APBN KITA DEFISIT⁉️ KEBIJAKAN MBG,, KOPDES MERESAHKAN‼️ PAK PURBAYA MENKU MENJaWAB
Kok Desi itu sebenarnya arahnya kemana sih?
Saya juga bingung Pak, jujur.Bangun di tengah hutan, itu pengawasannya bagaimana?Apa semua di tengah hutan?Enggak semua.Cuma kan kalau ada para...Berapa pasangan di tengah hutan?
Dihitung.Karena gini, penyelewen pasti ada.Kita bukan hidup di surga lagi.Tidak semua yang hidup di sini orang baik.Yang penting itu dikendalikan dan dihukum.Saya nggak kematan terhadap adanya penyelewen, tapi kalau sampai detik melayakan negara, kita sikat.
Kita nggak pernah mainan masalah itu.
Soalnya banyak kan jabat publik sekarang kalau menjawab sesuatu bikin masyarakat bukannya tenang malah tambah resah.
Bukan pejabat yang ngomong gitu kali.
Pejabat?
Mau siapa?
Tiktoker -tiktoker itu yang bikin kacau nggak?Jadi kan gini, pejabat ini ngomong, disambut dong sama masyarakat.Nah, mereka tuh akhirnya kan membahas apa yang disampaikan.Jadi kadang -kadang apa yang disampaikan itu, apa ya, kayak tidak berempati, kayak tidak transparan, Kayak banyak yang ditutupi.Jadi permasalahan komunikasi publik itu yang aku sering analisa, Pak.Makanya hari ini...
Ini aku udah mulai aja ya, Pak, ya?Ngobrol -ngobrol gini aja.
Udah mulai?
Iya.Makanya hari ini tuh kebetulan Bapak bisa datang ke sini tuh saya seneng banget.
Saya seneng banget bisa datang ke sini.Udah berapa tiga kali saya batalin, ya?Iya, saya ngerti, Pak.
Bapak kan pasti sibuk.Saya juga paham.
Enggak.Enggak sibuk.Belaga sibuk aja biasa.
Cuman memang ada orang tuh yang nyorotin Bapak.Ini Pak Purbaya kenapa jadi kurus banget?Saya pas lihat di foto memang sempat kurus banget, Pak.Kurusnya udah gemuk lagi?Iya, udah agak gemuk kan.Kenapa, Pak?
Stres gara -gara MBG gitu?
Itu ada pertanyaannya di situ soalnya.Stres gara -gara nggak dapet MBG, jadi kurus.Begitu dapet, gemuk lagi nih.Gemuk lagi ya?
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeTapi tadi ngomong sedikit sama Humas di depan.Katanya Bapak kan dari sebelumnya kan di...
Lembaga Penyamin Simpanan.Iya, Penyamin Simpanan, Pak.LPS.Iya, LPS, Pak.
Nah, sekarang kan Bapak di Kebangsaan.Keuangan ini kan lebih mobile katanya.
Lebih banyak kerjaannya.Kerja lebih sedikit.Masa sih?Masa gedean disono?
Pokoknya iya.Tapi kan bukan itu yang Bapak cari kan sebenarnya?
Enggak, kita pengen lihat.Waktu itu kan ekonomi lagi agak morat marit kan.Protes di mana -mana kalau nggak diselamatin itu nggak bisa berhenti protesnya.Jadi kita ngusulin sedikit pemecahan ke Pak Presiden.Dia setuju, yaudah kita suruh kerjain.Jadi kita ingin membalik ekonomi.
Karena keributan yang besar tiba -tiba hanya tanpa orang sadar, bukan dari politik.Mulainya dari kondisi ekonomi.
Betul.
Kalau dari politik ya ada demo -demo -demo, tapi kalau kondisinya bagus, rakyat nggak akan turun.
Ibaratnya kan kalau ada uang kan orang santai.Kalau uangnya nggak ada kan orang ribut, kan?
Ya itu yang kita jaga.Jadi kalau orang susah cari makan, pasti gampang sekali turun ke jalan karena kesal juga.Tapi ketika kondisi membaik, ya mereka akan susah diajak turun ke jalan karena lebih suka cari uang.Waktu saya ngomong gitu, pertama orang marah -marah.Katanya saya sotau.Tapi kan kalau kita lihat berapa, 8 bulan terakhir kondisi semakin membaik kan.
Dari mana parameternya, Pak?Dari pertumbuhan ekonomi lah yang paling gampang.
5 % itu lagi?
5 ,39, 5 ,6.Tapi itu kan nggak bisa jadi acuan pasti, Pak.
Pertumbuhan ekonominya 5%.Gaji gua sama.
Tapi pengeluaran saya gede gimana?5 .4 sama 5 .6.Oke.
Anggaplah 5 poin sekiannya ini.
Sebelumnya gini.Sebelumnya 5 atau di bawah 5.Sekarang kita mau break ke arah yang lebih cepat.8 % rencananya.8 % tahun ini kita coba dorong ke 6%.Mungkin walaupun triwala yang kedua agak keganggu sedikit.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeMaksudnya nggak secepat yang saya harapkan.Tapi saya yakin 3 -4 akan tumbuh lebih cepat lagi.Oke, itu optimismenya ya.Angka itu adalah penyumlahan dari angka -angka kecil, mikro -mikro level, di jumlahnya jadilah makro ekonomi itu.Jadi nggak benar kalau orang bilang angka ekonomi bagus tapi kehidupan sehari -hari susah.Mungkin belum sesenang yang mereka harapkan.
Mungkin bahan -bahan pokoknya segala macam naik, Pak.Karena kan dolarnya naik, importnya naik.
Nah kalau kita lihat dari inflasi.Inflasinya oke.Tiga, sekarang naik sedikit, 3 ,4.Tapi masih under control lah kalau segitu.Cuma emang dolar melemah.Eh rupiahnya melemah.
Rupiahnya melemah.Itu bukan karena fondasi ekonomi yang jelek, tapi karena sentimen yang berlebihan di pasar, di kalangan pengamat yang mungkin nggak ngerti ekonomi, mereka bilang kita mau hancur.Di situlah angle dimana demo -demo itu masuk lagi.Tapi kalau fundamental yang lain kan lumayan bagus.Tapi kalau kita melemahnya, sebetulnya ada ketidak optimal kan di manajemen nilai tukar kita.Karena kalau dibanding negara -negara tangga kita, kita melemahnya sebetulnya, jangan lihat satu bandung, kita lihat yang kepanjang sedikit.
Kita melemah sendirian, sebetulnya.
Itu PR -nya dari siapa sebenarnya, Pak?
Di BI?Kan tugas BI hanya satu, menjaga stabilitas inilai tukar, sebetulnya.Bukan tugas saya.
Berarti?Jangan salahin saya, kalau gitu.Jangan lotot ke saya, kalau gitu.Itu nggak dibawa otoritas Bapak untuk kesana?
Nggak.Karena kan ada KSSK, Komite Stabilitas Sistem Keuangan.Itu meeting kita setiap 3 bulan sekali.Level pimpinannya, level deputinya setiap bulan sekali.Tapi tetap mereka, kita bekerja di koridor masing -masing.Jadi kalau diskusi sudah jelas mau diapain -apain, tapi kan saya nggak bisa ikut campur.
Nggak bisa independen.Dan kita percaya BI sudah cukup canggih untuk mengendalikan itu.
Cuma indeks harga saham gabungannya turun terus ya?
Itu sama.Ketika sentimen atau orang beranggapan ekonomi akan jatuh, orang takut lah keluar semua.Padahal fondasi ekonominya nggak apa -apa.Masih akan membaik lagi ke depan, membaik lagi, membaik.Cuma kan masalahnya kan masyarakat dibawa.
Ini kan banyak suara masyarakat ya, Pak.Maksudnya bukan mau menyampingkan pendapat Bapak.Masyarakat ini kan tetap jadi acuan ya.Di bawah ini mereka merasa resah nih.Oke, Bapak ngomong kayak begini, tapi kami kan merasa di bawah ini kami sulit nih, Pak.
Saya juga coba melihat keadaan sebetulnya di pasar seperti apa sih.Saya kan sering jalan -jalan tuh ke pasar -pasar.Bagus juga.Terus kalau kita jalan Sabtu -Minggu aja di mana -mana kan.Tapi kan Bapak nggak ke semua pasar kan?Nggak mungkin saya ke semua pasar, kan.
Iya, nggak mungkin, kan.Bisa ke semuanya.Nggak mungkin, gitu.Nggak mungkin ke semua pasar.Jadi saya ambil titik -titik yang ini, dan saya sebar anak buah saya juga, saya suruh lihat, gimana keadaan sih.Masih rame nggak?
Masih rame.Tapi memang..Beneran pergi nggak anak buahnya?Pergi.Orang ngasih ngirim foto, dia.
.Oh iya, oke.Jogja macet.Surabaya macet.Pasarnya di sini macet.Jadi macet.
Itu.Jadi..Dari HP -nya dia bener itu, Pak?Dari HP -nya.Jadi mungkin ada.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started free.Kondisi yang belum sebagus yang diharapkan.Tapi kita tidak sedang menuju krisis.
Yaudah, krisis ekonomi belum melambat.Oke, ini tadi ada satu pertanyaan.Ini saya mau ngambil pertanyaan -pertanyaan dari teman -teman di threads ya.Mana tadi pertanyaannya tuh?Nah ini nih, dia tanya.Jujur Pak, APBN kita masih aman atau tidak?
Atau sudah melebihi ambang defisit?
Dia butuh kejujuran, Bapak.Saya nggak mungkin berbohong, karena kan di audit.Sama BPK dan lain -lain.dijaga di bawah 3 % dari PDB.Tahun lalu hanya 2 ,81%.Tahun ini mungkin juga dia akan dibawah 2 ,9%.
Limitnya kan 3%.Rasio utang kita ke PDB masih sekitar 40%.Mungkin plus minus sedikit.Belum sampai 60?Masih jauh dari 60.Kita masih aman.
Kalau kita dibanding Amerika, 100.Jepang, 275.Jerman, 60.Singapura, 175 kalau nggak salah.Thailand hampir 70 -an.Malaysia agak tinggi juga, 60.
Kalau lihat dari standar -standar internasional yang paling ketat pun, kita masih prudent.Semua negara udah melanggar itu.Cuma kita yang nggak, dengan tahun lalu aja dengan 2 ,81 % aja tanpa ngelebihin 3%, kita bisa menciptakan pertemuan yang lebih cepat di tribunan terakhir.Dengan cuman pindahin uang dari BI ke perbankan, uangnya nggak dihabisin, cuman dipindahin aja.Itu kalau teori moneter, saya ekspansi.Bukan saya.
Ekspansi moneter.Seolah -olah.Tapi itu cukup untuk pertumbuhan ekonomi yang membalikkan triwan keempat sama triwan pertama tahun ini.Hanya itu.Kita taruh uang di sana.Uangnya nggak dihabisin.
Uangnya masih punya saya, tapi ekonominya tumbuh lebih bagus.Artinya saya menciptakan perbaikan ekonomi tanpa modal.Sedikit orang yang bisa mikirin itu.
Iya.
Tapi kan..Sekarang, antanya jujur apa enggak?Betul, anganya betul, seperti itu.Karena nggak mungkin saya berbohong nanti kan diaudit.
Iya.Paham, Pak.Cuma kan..
Ini saya udah jawab pertanyaan tadi ya?Enggak, Pak.Tapi kan belum keseluruhan ya.Jadi kan sekarang gini.
Orang tuh yang..Saya nggak tahu ini Bapak nyampe atau enggak.Keresahan masyarakat itu nyampe nggak keseluruhan kepada Bapak?Karena kalau saya tangkap dari pertanyaan tadi, ada keresahan yang mana.tuh kan mempertanyakan uang -uang pajak yang masuk sebagai APBN negara baratnya.
Terus ngeliat kebijakan -kebijakan yang terjadi nih, Pak.Kok uang kita dipakai buat begitu ya?Kan begitu.Nyampe nggak tuh keresahan itu, Pak?
Yang mana pasti Anda mau kritik BGN, ya?BG, mau nanya.Mau mempertanyakan, mewakilkan masyarakat.Atau Koperasi Merah Putih, kayak gitu.Itu kan program unggulan Bapak Presiden.Kita nggak bisa hapus.
Tapi yang paling kita jalankan adalah membuat itu lebih efisien.Karena MBG itu juga program yang bagus sebetulnya.Konsepnya bagus.Iya.Kalau Anda kan orang badannya gede, pasti dari kecil makannya bagus.Tapi banyak orang yang susah hidupnya.
Jadi dengan itu, orang -orang yang susah bisa terbantu.Hanya saja memang pelaksanaannya banyak bolongnya kemarin.Sekarang sedang berbaiki.Jadi kalau tadinya kita alokasikan 330, turun ke 270, nanti mungkin turun lagi ke level yang lebih rendah lagi dari itu.Jadi akan dilakukan efisiensi yang besar -besaran yang diperintah Bapak Presiden.Itu jadi nggak usah takut.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKalau program pertama pasti banyak polongnya.Belum juga yang berani datang ke BGN cuma saya kan, yang lain nggak ada yang berani.Itu pun ketika saya datang ke sana pada ribut.
Khawatir dong kalau uang Bapak dipakai ini untuk sesuatu yang tidak efisien.
Oh kita khawatir dan kita tahu dan kita sudah laporkan pada waktu itu.Tapi kan itu urusan, bukan urusan kita, urusan kepala BGN.Dan sekarang kan udah dibetulin.Yang kedua, Koperasi Merah Putih.Oh gimana pandangan Kementerian Keuangan?Katanya, untuk saya sih sama aja.
Nggak ada perubahan.Kenapa?Sebelumnya dana desa disebarin ke desa 70T, 60T lah.Terus sebagian besar kan nggak jelas juga.Iya kan?Sekarang.
.Apaan maksudnya?Maksudnya lokasinya tiba -tiba.
atau tiba -tiba ada di kuburan?Tiba -tiba nggak dipakai.Tapi habis.Tiba -tiba latihan militer.Sekarang 2 per 3 -nya dipakai buat Koperasi Merah Putih.1 per 3 tetap ke desa.
Untuk saya ada risikonya.Nggak ada.Sama uangnya.Nggak ada tambahan anggaran.Cuma nanti yang 2 per 3 itu ke Kepresiden Marah Putih.Kalau berhasil, ada dampak positif tambahan.
Iya, itu udah pasti.Nggak mungkin nggak.
Yaudah, ya untuk saya nggak ada rugi.Paham.Tunggu, tenang dulu.Sekarang Bapak punya duit nih.
Saya pilih ya, Bapak punya duit.
Duitnya berapa triliun.Pak, minta duit dong.Mau bikin apa, Nak?Saya mau bikin kooperasi.Oh iya?Buat apa?
Gini -gini saya jelasin.
Udah nih, uangnya Bapak kasih.Oh, bukan gitu.Prosesnya bukan ke saya.Itu rapat kabinet nentuin akan gini -gini.Oke.One take one uangnya ada?
Ada.Itu aja.Kita bayar.
Lah, Bapak nggak bisa kasih masukan.Sudah.
Itu kan yang dua pertiga itu hasil diskusi.Kalau nggak, mungkin...Semuanya kali, itu udah hasil diskusi, udah cari titik tengah yang optimal dari semua alternatif yang ada.Oke, saya pilih lagi ya.
Kalau anggap Bapak kasih otoritas di situ, mau uang ini terserah Bapak, Bapak mau kasih atau tidak?
Nggak, nggak begitu.Kutusan kabinet, kita akan menjalankan ini.Keuangan ada nggak?Bisanya berapa sekian.Yaudah, jalankan.Abis itu nggak bisa saya potong senak jidat.
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
— Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeNanti kan saya ngelanggar kabinet.Nanti saya jadi presidennya saya dong kalau gitu.Nggak ada keuangan saya.
Jadi susah saya gitu.Tapi pernah ngasih masukan nggak, Pak?Selalu.Ini kurang bagus nih.
Selalu.Tapi kan nggak terbuka.Kalau diskusi paling rapat.Selalunya rapat kabinet terbatas.Mungkin 10 orang.atau kurang.
Itu yang ini.Jarang sekali rapat paripurna yang memecahkan masalah.Tapi pengambil pusatnya di situ semua.Dibimbing oleh Bapak Presiden.
Yang masyarakat pengen tahu dari Bapak sebenarnya adalah, Bapak sebagai pemegang anggaran, Bapak kan orang keuangan.Pasti ngerti lah larinya nih uang, investasinya efisien atau nggak.Masyarakat pengen tahu.Apakah Bapak bersetuju nih dari POV sebagai orang keuangan?Wah ini dananya ke sini bagus nih.Kalau di atas kereta kan programnya bagus.
Kan ada BPKP yang meriksa, ada ini.Dulu kan saya nggak boleh masuk bahkan.Tapi sekarang kan diperbaiki.Sekarang saya buat di daerah -daerah saya punya BKN Badan Kebenaran Negara untuk meriksa SPPG.secara reguler.Nanti mereka ngasih laporannya ke saya.
Nanti saya akan, kalau memang jelek, yang jelek -jelek saya akan laporkan ke BGN.Untuk dia ambil tindakan.Nah, kalau nggak ambil tindakan dalam keadaan seperti itu, baru saya bisa potong anggarannya.
Oke.
Berarti jalurnya itu ya?Semakin jelas sekarang.Karena kan program MBK masih baru.Pasti banyak kelemahan -kelemahan yang melaksanakan waktu itu, mungkin masih baru juga, jadi masih mana yang bagus, mana yang nggak menyadari beberapa kelemahan yang ada.Sekarang sudah disadari dan akan diperbaiki.Jadi nggak apa -apa, itu program yang bagus, kita jalankan ke depan.
Yang penting pelaksanaannya lebih ketat, lebih dimonitor.Sekarang kami akan monitor, dan kepala BGN yang baru setuju minta Keuangan, ekonomi ekonomi.
Sebagai konsep, bagus.Pelaksanaannya itu, Pak.Pengawasannya bagaimana, efisiensinya bagaimana.Maaf nih, saya tanya nih soal sederhana.Sekarang orang mau jadi manajer.Di KOPDES.
Latihan militer.Bapak.nih, masuk di akal nggak?Masuk di akal nggak?
– Jadi gini, Koperasi Merah Putih itu, saya hanya membayar cicilannya.Dia minjem ke bank.Itu kan di Badarnara, minjem ke bank Himbara.– Iya, baratnya kan Bapak yang modalin.– Nggak, nanti saya hanya bayar aja bunganya.Dan gini, saya hitung, bandingannya kan hilang semua.
Jadi udah clear.Apakah Anda akan membentur tembok untuk menghalangi yang clear?
Tidak kan?
Di ekonomi itu ada yang namanya optimalisasi.Memaksimalkan yang ada.Subject to budget constraint.Budget constraint adalah politik atau kebijakan.yang dijalankan.Jadi kita nggak bisa ambil yang sebagus, semaksimal mungkin maunya kita.
Itu kira -kira.
Tapi Bapak nggak bisa tuh bikin notes gitu, kasih ke pimpinan, Pak ini maaf nih, pelaksanaannya keuangannya nggak bagus nih, kalau kayak begini keuangan saya lama -lama berantakan nih.Nggak berantakan, kan udah di ke hembara.Ih, berapa banyak yang bisa ditabung tuh Pak kalau nggak usah pakai pola begitu?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeSaya cuma 40 itu setiap tahun ya.Itu pun udah lebih bagus, bayarnya 40 triliun ya setiap tahun.Itu lebih bagus dibanding dihabisin semuanya.Asumsi saya, berhasil 50 % udah untung saya sebagai ekonomi.Itu yang namanya optimalisasi.Paham.
Cuma kan meminimalis hal -hal seperti itu, pengeluaran seperti itu kan juga bagian penting dalam pengaturan keuangan, Pak.
Jadi gini, kita nggak hidup dalam keadaan ideal.Kalau itu yang terjadi ya perlahan -lahan diperbaikin terus.Makanya perlu masukan dari masyarakat juga.Itu yang ribetnya sekarang.Nah ini salah satunya.Pasti dikoreksi.
Enggak, begini lho, Pak.Maaf ya.
Saya simplif...Iya.
Itu bukan program saya.Iya, paham sih.Cuma Bapak nggak bisa tuh.Gini lah, kalau mindset -nya kan begini, saya punya uang.Uang saya dipakai untuk program itu.Saya kan bisa dong ngomong, Pak, itu kenapa uang saya dipakai buat program begitu?
Itu kurang bagus loh itu.
Kata siapa?Saya belum ngomong.Kan saya nggak usah ngomong sama Anda.Anda buat saya bukan.Saya nggak pernah lapor sama Anda.
Cuma kan masyarakat itu kan pengen tahu apakah komunikasi ini berjadi atau tidak.
Pokoknya kita jalankan seperti mungkin dengan batasan yang ada.Jadi waktu MBG ngaco jaman dulu tuh, sebelum -sebelumnya, bukannya Pak Presiden nggak tahu, Presiden tahu.Cuman dia punya pertimbangan sendiri kan, saya nggak tahu pertimbangannya apa, dia mungkin biarin dulu di tes, di tes, di tes, sebaiknya data -datanya clear.Sikat semuanya.Jadi bukan Presiden nggak tahu lakukan keadaan seperti ini, dia tahu betul.Dari mana Bapak tahu dia tahu?
Kan kalau ngomong suka, suka kalau ngomong malam -malam.Oke, berarti dia komunikasikan ke Pak Purbaya kan?
Ya nggak ke saya aja, tapi saya tahu dia ngerti.Oke.Berarti komunikasi itu ada ya?
Oh ada lah.Kan setiap minggu ketemu.Oke, jadi masyarakat itu clear.Karena masyarakat itu, dia menangkap bahwa ini sesama mereka di dalam ini ngobrol nggak sih?Oh ngobrol lah.Oke.
Tapi nggak semuanya menteri ya.Mungkin kalau saya yang sering ikut tuh 10 orang, 12 orang.Yang itu.
Yang sektor -sektor penting.
Kalau saya kan bagian bayar.Saya lihatin kenapa saya dipanggil.Karena pasti buntutnya minta uang, kan?
Lucu banget.Pak, pertanyaan supaya...
Ini contohnya.Jangan dipikir gua diem aja.Lu mau nganggepnya gua uming aja.Ada usulan suatu saat.Kami usulin proyek, oh nggak boleh ngomong itu ya.Nanti ketahuan menterinya siapa.
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeSuatu proyek besar, sekian.Nanti gua susah juga.Jadi dengan proyek itu, kita akan menghemat sekian.Jadi subsidi -nya akan hilang.Gini, gini, gini, gini.Saya kan tahu.
Saya di bidang itu juga kebetulan saya tanya.Lama -lama gua pusing kan, dunia saya mau menjadi yang 70 miliar dolar nih.Kan banyak.Hampir seribu triliun ya.Seribu triliun lebih sekarang.Enak ya ngomong seribu -seribu triliun ya.
Udah orang kaya nih.Kita jadi sejuta ya susah ya.Jadi saya pikir, Pak, udah Anda hitung belum?Dijualnya berapa?Dijualnya sekian.Anda jual ke dia berapa?
Sekian.Lebih tinggi.Jadi subsidi -nya masih ada, Pak.Masih ada ya?Masih ada, Pak.Jadi bukannya untung, Pak.
Saya rugi.Langsung presiden, oh jadi masih rugi nih?Masih sufidi?Masih, Pak.Malah lebih besar.Batalin.
Ada kayak gitu.Jadi diskusi bebas.Tapi setelah diambil keputusan, oke gini -gini, saya ambil risikonya, ya sudah.Oh ada juga yang begitu.Karena melihat mungkin ada faktor lain yang pengen dikejar.Jadi kewajiban kita adalah membeberkan semua resiko yang ada kepada pimpinan.
Ada itu Pak ya?Ada, saya selalu begitu.Kalau enggak gue udah bangkrut.
Ini yang tidak sampai ke masyarakat kadang -kadang, seolah -olah tuh kayak apa ya?
Enggak lah.Kayak gak ngobrol gitu loh.Contoh nih, saya punya istri kan.Istri saya kan pasti ngasih tau, eh kamu ngapain pake uang buat disitu?Kan begitu.Ya gue ngomong gitu, Pak Presiden ngapain?
Enggak lah.Ya secara struktural lah.Gini, gini, gini, gini, gini, gini, gini.Dia orang pintar, cepet sekali adjustnya.Jadi ada menteri ngomong, ini satu.Pak, saya gini, gini, gini, gini.
Presiden itu beri uang arah.Kamu gimana?Kenapa lama banget kamu?Kamu saya suruh, kenapa kamu minta waktu setahun lagi?Pak, saya gak minta setahun.Kamu kan tadi minta di studi kelayakan lagi.
Itu minimal setahun.Jadi dari situ saya tahu Presiden itu pintar banget inget angka -angka yang kita sebutkan.Jadi habis itu saya nggak boleh ngibul.Kalau jelek kita ngomong aja.jeder, jeder, jeder, biar dia ambil keputusan.
Dia orang pintar itu.Tapi kok bisa dikebulin si Pak Dadang?Bukan dikebulin, dia tahu.Dia hatinya baik.Maaf ya Pak Presiden ya.
Pak Presiden hatinya baik.
Iya.Aku denger katanya kan orang yang dia percaya awalnya segala macem.Yang nggak dipercaya juga dia baik.
Pernah saya mempecat orang, ya...Karena dia baik nggak jadi pecat.Padahal dia tahu kesalahannya orang itu.Jadi saya pikir, oh dia orangnya baik.Yaudah.Tapi kalau sampai titik membahayakan negara, kita sikat.
Oh ada hal seperti itu?Oh ada.Kita nggak pernah main -main masalah itu.Iya.
Cuman aku sering...Jadi gini nih.Orang pikir presiden sembarangan.Bapak curhat beneran di sini.Enggak curhat.Entah -entah katanya penyintas presiden seperti apa.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeIya, iya.Orang banyak salah sangka Presiden, sangkanya waktu APBN segala macam dia sembarangan kan.
Dia pasti akan nembus deposit di atas 4%.
Pertama dia ngomong gitu, gimana kalau tembus?Wah jangan Pak, saya bilang.Kenapa?Kalau sekarang kita tembus di atas 3%, semua pasti meribut kan, kita diserang, kita nggak bisa jaga stabilitas.Nanti Pak, kalau kita udah tembus 7 % -8%, kita hajar 3 % -4%, nggak apa -apa.Kenapa Pak?
Kita udah nggak peduli lagi angka -angka itu.Ketemunya ada kencang.Dia adjust lho.Oke, kalau gitu tertunda aja.Nah sekarang dia malah berbalik arah.Gimana kalau kita buat no deficit -nya?
Jangan, Pak.Ekonomi masih butuh dorongan.Kita atur pelan -pelan ke bawah.Jadi, dia bisa dimasukkan, diabsorb, dan diterapkan dengan baik.Cuma kenapa banyak orang itu di masyarakat itu
banyak yang apa ya?Kayak kesel sama Pak Presiden.
Ya dia nggak pernah ngomong sama Presiden aja langsung.
Presiden itu pintar, jadi jangan takut.Iya.Cuma masalahnya...
Nggak mau nanya apalagi, gua jawab deh.Nama Presiden.
Cuma kan masalahnya begini, Pak.Orang tuh selalu kadang -kadang ngelihat Pak Presiden itu kok kebijakan -kebijakannya itu kok nggak proraket ya?Itu satu.
Terus?Nggak.Dia kan sumitonomik pasti.Stabilitas, pertumbuhan, apa?Pemerataan.Stabilitas dan pemerataan jadi satu.
Yang di program -program utamanya dia itu.Pemerataan sama stabilitas.Tapi udah banyak dibahas kan?
Masalah MBG, masalah KOPDE, sebentar lagi adalah sekolah rakyat.Itu kan udah banyak orang -orang yang membahas itu yang orang -orang pinter lah.Maksudnya kan?Masalahnya adalah efisiensinya, penggunaan anggarannya, itu yang selalu menjadi pokok permasalahan terus.
Ini bukan menyerah Pak Presiden atau pemerintah ya?Bukan, gitu.Setiap sahabaru pasti ada risikonya.Betul kalau itu.Berani ngambil risiko.Kalau saya akan ambil, tapi nanti kita perbaikin terus ke depannya.
Itu gue setuju, Pak.Daripada saya ngambil yang jeblok, yang dulu jaman -jaman terus kita jeblok.
Iya, itu nggak ada masalah.Ya sudah.Itu kan kita, di situ kita diukur kemampuan kita, kan?Iya, kan masih jalan.Cuman sekarang pertanyaan, saya juga bingung nih, Pak.Sekarang kayak gini nih.
Itu COPDES itu sebenarnya anahnya ke mana sih?Saya juga bingung Pak, jujur.Bangun di tengah hutan, itu pengawasannya bagaimana?Pak, maaf ya Pak, itu memang meresakan pasti.
Apa semua di tengah hutan?Enggak semua.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
— Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeCuma kan kalau ada para...
Berapa pasangan di tengah hutan?Dihitung.Karena gini, penyelewangan pasti ada.Kita bukan hidup di surga lagi.Tidak semua yang ada di sini orang baik.Ini saya suka nih, ini gentle.
Penyelewangan pasti ada.Memang itu ada faktanya.Yang penting itu dikendalikan dan dihukum.Ah itu maksudnya.Kenapa Tuhan bikin kita suci segala macam?Karena kita semuanya selalu deviate dari yang baik kan?
Iya betul.Supaya ada parameter yang jelas kan?Iya gitu.
Itu sama.Kita betulin terus ke depan.Oke.
Jadi saya nggak tutup mata terhadap adanya penyelewangan.Bahkan tempat saya di pajak, beacuknya udah digebukin aja.Masih aja terus.Saya udah kasih tau, lu jangan main -main lagi ya.Lu dimonitor, tetap aja main.Lu punya istri bala, lu dimonitor juga, main aja tetap.
Akhirnya ditangkep.Pas ditangkep, belaga jadi orang baik.Jadi, bahkan di tempat saya yang kecil aja, yang sudah saya monitor, masih ada itu, seperti itu.Jadi tempat saya sekarang saya main kasar aja.Kalau Anda saya curigain, gua kotakin aja, gua nggak perisa -perisa lagi.Baru mereka sekarang tertip.
Pajak tumbuhnya sekarang 23 persen.Tertinggi selama ini.Jadi, Anggaran saya semakin aman.Bayacuka juga saya obrak -abrik.Yang ribut -ribut saya pindahin.
Apa aja Pak yang Bapak temukan di Bayacuka yang Bapak obrak -abrik itu?Apa aja?Kelakuan -kelakuan apa aja, Pak?
Jadi yang under -invoicing, sebagian orang terima -terima uang.Terus yang import ilegal, sebagian orang saya terima juga.
Oh termasuk itu yang kemarin ya?
Yang kemarin itu, ya.Dan sekarang yang Jakarta pun seperti itu, sama.Padahal pejabatnya baru.Nggak boleh ngomong kali ya.Tapi ada yang monitor bahwa itu masih melakukan hal yang ini.Kita monitor terus.
Udah kita obrak -obrik pun, masih seperti itu.Yang jelas, nggak lama lagi kita tangkap.Gitu aja.
Kenapa nggak langsung eksekusi aja sih, Pak?
Kan dicari.Jalurnya ke mana aja.Mendingannya ke mana aja.Biar dapat semua.
Kadang -kadang kebentur ya jalurnya ya?
Nggak.Kalau saya nggak peduli.Mereka aja bilang ada...Orang kuat di belakang, gini -gini.Cuman gak pernah lapor sama saya.Saya duga mereka pake -pake aja gitu.
atau mereka undang orang kuatnya supaya sama -sama bagi -bagian aja, gitu.Sekarang sih nggak ada urusan begitu ketahuan yang kita sikat.Jadi, biar cukup saya obrak -abrik S -Landway saya ganti semua yang bagus -bagus, yang tadinya itu saya pindahin ke daerah.Sebelumnya ini saya nggak tahu bahwa saya boleh ngerumahin orang.Yang sebelumnya bilang...Oh, Bapak nggak tahu itu?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeSekian yang sebelumnya bilang saya nggak bisa, katanya.Yang saya lebih berani.Bisa Pak, saya mulai rumahin sekarang.Kalau nggak cong aja, rumahin aja udah.Saya nggak usah pusing cari dosanya.Rumahin aja.
Itu utama.Karena Pak, kalau udah di rumah...Efek disiplin kan?Efek disiplin di rumah, dan orang ngeliat.Saya nggak main -main.Kalau cuman muter -muter, saya semuanya misalnya jahat, ya cuman pindah tempat aja.
Ada Bapak dimain -mainin.Karena habis Bapak tegur, besok dilakuin lagi.Iya.
Atau bagi -bagi rejeki.Jadi satu...Kenapa ditawarin?Gue juga nggak tahu.Saya maunya ditawarin.Berarti Bapak pernah ditawarin, tapi Bapak nggak tahu.
Saya nggak tahu kenapa nggak ada yang nawarin saya.
Karena Bapak tidak pernah ditawarin.
Nggak ada yang berani rupanya.Saya juga pengen tahu kenapa nggak ada yang berani.Nawarin aja, paling gua tangkap.Atau gua pecat.
Jadi gitu.Tadi gue spil dikit ya.Beliau kemarin ngobrol tadi di sini, beliau dikasih batik.Terus beliau nanya sama pengawalnya, itu batik kita bayar kan?Jangan sampai saya kena gratifikasi, katanya.Berarti cukup sangat detail melihat hal -hal yang seperti itu.
Kita kan ngerti masuk ke tempat yang tricky.Pasti banyak jebakan.Saya kan banyak lihat, saya kan masuk ke tempat baru kan.Yang sudah berpuluhan tahun seperti itu.Ya gini, zaman dulu sebelum saya masuk situ, Pajak dan biaya cukai itu nggak boleh diperiksa oleh Kejaksaan, KPK, dan lain -lain.Saya juga nggak tahu.
Begitu mereka mau itu, pasti mereka menterinya ke...untuk minta diperhentiin.Jadi tempat itu tempat yang terlindung.Nah, baru tahu kan?Jadi koruptoris itu terlindung.Sekalian saya buka aja itu.
Yang sana masuk, masuk aja.Tapi jangan lama -lama.
Ada perlawanan nggak waktu Bapak bukain?
Ada yang jelek -jelekin karena katanya saya yang ngasih nama mereka.Saya nggak ngasih nama mereka.Nama mereka punya dosa aja, dikejar.Dia bilang ke Pak Jaksa Agung.Kalau ada yang salah ya periksa aja Pak.Kita di mata hukum sama.
Tapi jangan lama -lama.Maksudnya jangan sepanjang tahun.Nanti nggak kerja lagi orang -orang saya.Jadi sekarang bebas KPK boleh masuk, ini boleh masuk.Tapi asal buktinya clear.
Aturan siapa Pak waktu itu?Kenapa nggak bisa di...
Ada aturan, tapi intervensi dari atas.
Oh.Unwritten ini ya?
Iya.Jadi menteri yang itu...Unwritten rules ya?Intervensi.Jadi makanya susah ngerubah kebiasaan seperti itu kan.Perlu waktu.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeSaya baru berapa?8 bulan.Tapi udah membaik sedikit.Karena ancaman Presiden jelas.Kalau dalam waktu setahun nggak ada perbaikan, Becukai akan dibebarin.Diganti sama SGS.
Apa itu?
Itu Sosial General Surveyor dari Swedia, apa, Swiss kalau nggak salah.Sistemnya gimana?Ini aja di outsource.Dia ngerjain semuanya, kita terima duit.Oh, jadi outsource semua?Jadi orang pajaknya sama Becukai pecat semua kira -kira gitu.
16 ribu saya rumahin.Kan nggak bagus.Saya bilang, Presiden saya beresin lepas setahun.Oh, udah ada wacanya itu?Udah diputuskan tadinya.Waktu saya ngancam -ngancam Bia Cuka itu, orang Bia Cuka banji semua sama saya.
Dia bilang,Dia bilang, apa dosa B .A.Cukai sama Pak Purbaya, sehingga Pak Purbaya mau bubarin B .
A.Cukai.Yang mau bubarin Pak Presiden bilang?
Dia nggak tahu tadinya.Lama -lama gue kesel.Ini rapat besar, saya panggil semua pimpinannya.Mas, bapak -bapak ibu -ibu, B .A.Cukai itu sudah diputuskan dibubarin di rapat terbatas.
Saya justru ngegebuk Anda ini supaya Anda bisa memperbaiki diri supaya nggak diubahin.Saya bisa ngerai presiden setahun.Iya.Kalian berbenang.Baru mereka agak baik sama saya.
Tadinya, oh, setiap saya datang, oh, ini orang apa nih?
Oh, dia berburuk sangka.Berburuk sangka.Padahal gue kan baik.
Iya.Sambil gebukin tadi.
Eh, kalau itu terjadi, ilang itu semua.16 ribu itu mereka.Iya, 16 ribu orang x 4, saya keluar dari yang 4.Kan 64 ribu orang jadi susah.Iya, iya.Kalau gitu pemimpin yang bertanggung jawab nggak?
Nggak kan?Saya gagal juga di situ.Jadi saya minta betulin itu sampai September ini.Saya akan masuk lagi kesana ngobrol -ngobrol semuanya.
Ya intinya harus ada orang yang bisa membenahi sebenarnya.Dan Bapak kan salah satu orang yang dipercaya di situ.Sejauh ini sih saya melihat image Bapak di sosial media masih positif.Emang bukan negatif ya?Banyak yang negatif.
Saya mah fair -fair aja Pak.Nggak apa -apa.Kan kita nggak bisa buat senang semua orang.Misalnya gini, kita ingin memperbaiki itu aja.Saya ingin sebagai ekonom, saya ingin melihat Indonesia jadi negara maju.Cita -citanya itu.
Cita -citanya itu aja.Kalau 8%, 8 % dulu.Tapi 8 % itu yang banyak orang menertawakan tadinya kan, itu masih kurang sebetulnya.Menurut Bapak parameternya?Bukan menurut saya, menurut pengalaman dunia negara -negara maju.Harusnya?
Kita harus punya, bisa tembus double digit berturut -turut lebih dari 10 tahun.Bisa emang Pak?Cina, Korea, Jepang.Mereka udah?Kita belum.Makanya kalau kita mau jadi negara maju, mau jadi negara Indonesia emas, Itu harus dikejar.
Pak kira -kira?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeDuluan?
Orangnya membawa lari uang Bapak.Oh siapa?Oh enggak.Ya iyalah.
Mereka membawa lari uang negara itu banyak Pak.Pertama kita lapikan dulu mesin pertempuran ekonominya.Fiskal dulu jalanin, beresin.Monitor jalanin biar semua.private sector, government sector, investasi bisa jalan.Itu setuju.
Nah, investasi kita buat tim debotlenecking, kita debotleneck semua.
Lahan korupsinya cuma kan ada di situ juga.
Tempat saya kan udah diberesin.Nanti yang lain juga akan bertahap.Kan nggak bisa beres sekaligus.Jadi saya ciptakan yang fiscal monetary itu diperbaiki dengan investasi udah 7%, 6 -7%.Untuk sana baru yang lain diberesin semuanya.Tapi kan itu perlu tahapan yang jelas.
Pak Presiden punya program sendiri yang bagus sekali, saya pikir bagus.Kita hanya mendukung saja untuk memastikan yang itu tadi bisa berjalan.
Pak, dari semua kebijakan Pak Presiden, kan banyak yang dikritisi.Banyak yang dikritisi banget sama masyarakat.Itu kan kita tidak bisa sepelekan bahwa masyarakat merasa anggaran APBN itu dipakai untuk sesuatu yang mereka ngerasa ini nggak bijak, gitu loh.Bapak melihat itu sebagai sebuah parameter yang perlu didengarkan atau sesuatu yang, oh ini nggak masalah sebenarnya?
Nggak, Presiden mendengarkan kemasukan itu.Buktinya BGN kan diobrak albrik dan dilakukan penyelamatan besar -besara.Itu memang terjadi, walaupun agak lambat menurut masyarakat.Akan kita potong lagi dalam beberapa bulan ke depan.Anggarannya tahun depan juga akan kita turunkan lagi.Dan akan kita awasinkan sekarang dengan kejahatan dengan kementerian keuangan.
Terus yang kooperasi mungkin juga sebentar lagi akan diobrak albrik oleh Bapak Presiden.
Berapa dana kooperasinya, Pak?
Dan kooperasi itu 240 triliun untuk 80 ribu kooperasi.Itu untuk 60 triliun.program 6 tahun.
Ini baru awal kan?
Bisa nambah?Enggak, segitu aja.Saya hanya bayar Rp40 .000 setiap tahun.
Ya benar.
Yang ada, jadi ada.
Ya benar.
Jangan sampai naik nanti.Desain awal seperti itu.Cuma ada beberapa orang yang over kreatif, bikin ini, bikin itu, bikin ini.Yang sebetulnya nggak pernah diketahui bahwa proporsi dan paling nggak nggak di depan saya.Itu akan dikendalikan.Pengendaliannya mesti dikasih hukuman lah.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeSaya kendalikannya saya nggak setuju aja anggarannya selesai.Oh jadi nggak bisa jalan?Nggak bisa jalan.Karena koperasi itu akan diganti oleh pemerintah uangnya setelah diaudit BPKP.Jadi kalau mereka belanjanya sembarangan, ngelulus audit ya nggak saya bayar.
Berarti musuh Bapak banyak ya?
Banyak.
Lu juga musuh Bapak kan?Enggak lah.Kalau saya emang positif aja.Enggak.Saya nggak ada kepentingan.Musuh saya banyak emang, tapi...
Biar aja.Ada soalnya di situ yang komentar, Pak Ditres.Komentarnya positif.Dia khawatir.Katanya, mana tuh ya?Nih.
Banyak yang sayang sama Bapak Purbaya.Khawatir Bapak jadi tumbal pemerintah.Ini bahasa idea ya.Bapak kepikiran riset nggak?
Nggak.Saya nggak pernah mundur.Saya maju terus.Ini, untuk ekonomi seperti saya, inilah tempat yang paling pas.Untuk memastikan saya bisa menerapkan ilmu saya semaksimal mungkin, seoptimal mungkin, untuk membantu mengantarkan Indonesia menjadi negara yang lebih bagus.Itu istori yang Bapak buat ya?
Karena saya, enggak, bukan istori, di kepala saya begitu.Karena saya waktu di Amerika juga lihat, oh orang Amerika bagus -bagus, hidupnya enak ya.Orang Indonesia kan pengen pindah sana kan?Kalau saya nggak gitu, saya harus pulang ke Indonesia, buat Indonesia kayak Amerika.Nggak gampang, tapi kita perlu langkah, melangkah, mulai melangkah.Jadi saya gak akan pernah mundur.
Untuk saya ini fanko.Saya menerapkan pengetahuan saya di dalam ekonomi.Emang passionnya di situ?Passionnya di situ.Nggak passion sih.Kepapet juga sih belajar.
Tapi kalau di kepala kan sebel kan?Yaudah kita betulin lah sekarang.Karena kita tahu itu bisa dibetulkan.Jadi nggak ada masalah.Program Pak Prabowo juga bagus.Tinggal didukung aja supaya jalannya maksimal.
Itu aja.
Tapi kan tidak bisa cuman didukung satu sektor kementerian aja.Harus semua sektor tuh bisa bekerjasama dengan baik.Tapi setau saya, setiap sektor itu, Bapak kan nggak bisa intervensi masuk.Begitu aja, walaupun Bapak yang pegang keuangan mereka semua.
Kata DPR sekarang udah boleh.
Kata DPR sekarang udah boleh?
Karena untuk kontrol uang, bolehlah dalam misi kontrol uang, boleh saya masuk.Tadinya nggak boleh?Tadinya nggak boleh.Saya masuk dikit aja ribut.Mereka ngapain tuh?Menteri Keuangan masuk ke tempat lain.
Uang gua disono, kan gitu ya logikanya?Tapi ini kan proses politik, kan?Kalau DPR waktu ribut, Masyarakat juga banyak ngeribut.Ya kita mesti hilangkan keributan.Yang penting ekonomi maju agak nunggu dulu.Akhirnya Bapak dibukain jalan.
Sekarang mereka boleh hajar aja, yaudah kita hajar.Jadi saya bisa lihat nanti.Berarti banyak yang positif ya sebenarnya yang masyarakat nggak tahu ya?Banyak yang positif masyarakat nggak tahu.Cuma kan nggak langsung besoknya jadi setek.Begitu dikasih, besoknya jalan.
Yang nggak bisa harus terus bertahap.Karena saya mau merafikan juga orang -orang saya juga kan.Tapi saya sih optimis ke depan akan semakin baik.Cuman bini gua marah -marah kali.Kerjanya makin keras.Makin kurus ya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeBiar aja lah sekali -sekali.Karena emang, gimana ya, gini, saya pernah mikir gini, dulu waktu saya di LPS kan enak nih.Kalau di Bantung nggak itu negara meruntu.Duitnya agak lebih gede lagi.Terus di Bantung nggak negara meruntu waktu itu kan.Kita udah tahu setahun sebelumnya.
Kita udah punya indikator.warning system yang akurat setahun sebelumnya.Ini akan jatuh, dibantu apa nggak?Saya diskusi sama orang -orang LPS.Saya panggil pimpinan -pimpinannya, gimana kita bantu nggak?Bantu apa nggak?
Harus bantulah, kan negara, Pak.Bukan urusan saya, kan.Sebetulnya saya di LPS.Tapi saya pikir gini, kalau saya nggak bantu, saya dikasih pengetahuan, walaupun sedikit, nanti saya kayunus.Putus asa pergi memakan ikan.Jadi gua bilang, yang gua nggak tahu ikannya apa yang makan gua.
Gua ngeriah, ayo kita bantu.Kira -kira gitu seandainya.Jadi kita coba terapkan pengetahuan semaksimal mungkin yang kita punya.Berarti memang benar ya, Indonesia tuh nggak kekurang orang pinter.Kurang orang jujur aja kadang -kadang.Ya gua nggak jujur -jujur amat sih.
Masa sih Pak?Suka ngibul sama istri dikit -dikit.
Cuma yang kayak begini kan lebih apa ya, orang tuh lebih ngelihatnya, oh ini orang nggak terlalu jaga image, tapi dia bekerjanya dengan benar.Itu mungkin salah satu hal yang paling orang sukainya dari Pak Purbaya kan.Makanya mereka khawatir kayak tadi.
Tapi satu saat kan bisa masuk juga itu, masukan kita.Harusnya sih pelan -pelan akan membaik.Jadi, Bukan saya nggak tahu gimana cara berpertandingan cepat, tahu.Cuman kan kita mesti hati -hati.Nggak mungkin Anda sendiri lawan semuanya, kan.Itu saya setuju, Pak.
Jadi itu yang kita jalankan.Dan kita mendapat dukungan penuh dari Bapak Presiden.
Pak, waktu Bapak katanya tinggal 5 menit lagi.Ini ada pertanyaan titipan.Pemerintah katanya mulai serius mengawasi pajak influencer.
Iya.
Iya kan?Kreator hingga pedagang online.Apa alasan utama dibalik kebijakan tersebut?Apakah negara sudah kekurangan uang?
Saya sekarang punya sal aja Rp430 .000 yang nggak kepake.Banyak kok.Saya nggak mau gratisan.Saya bekerja.
Banyak yang mau masuk podcast saya, mau bayar, saya nggak terima.
Kita bayar nggak?
Saya yang bayar, Bapak.
Buat transportasi.Tapi takutnya gratifikasi.Waktu saya ke daerah -daerah, ke pedagang -pedagang di pasar, mereka komplain ke saya, Pak, nggak fair dong, Pak.Kami bayar PPN.Itu yang online nggak bayar PPN.Jadi kami dirugikan.
Ke setiap pasar bilangnya begitu.Yaudah, saya pikirin deh gimana caranya biar mereka selesai.Jadi kita pertamanya ingin membuat persaingan yang balance, yang fair antara yang online sama offline.Itu ide utamanya.
Pelaksanaannya tinggal bayar aja mereka.Karena parameter -parameternya mau dipakai gimana?Kayak influencer.
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
— Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeKalau influencer lain lagi.Ini yang online dulu yang 10 % itu gampang.Jadi itu berharap nanti yang pasar -pasar tradisional bisa hidup lagi, yang jual offline bisa ramai lagi.Karena harga jadi sama.Jadi bersaingnya sehat.Kalau influencer, itu yang penghasilan besar kalau nggak salah.
Kalau yang kecil yang masuk UMKM, nggak kenapa.Mau wakil diri sendiri?Saya masante, pajak saya bagus.Oh bagus ya?Iya.Kenapa komplain?
Nggak, saya nggak komplain, saya mau wakilkan masyarakat, Pak.Bukan saya, saya nggak ada masalah.
Jadi gini, kan semua orang sama, kalau punya penghasilan tinggi aja dipajakin.Jadi equal treatment untuk semua warga negara Indonesia.Bukan diincar.Tapi memang kalau punya penghasilan yang bayar untuk membantu, katanya mau jadi negara maju, Kalau bukan uang Anda -Anda, uang siapa yang bisa bangun negara?
Karena menurut saya sih sebenarnya masalah pajak masyarakat itu tidak berkeberatan.Masyarakat hanya berkeberatan.Yang saya tangkap dari perasaan masyarakat adalah penggunaan uang pajak itu saja.Jangan dipakai buat hal -hal yang ...Kesannya jadi begitu, Pak.Walaupun idenya tidak konyol ya?
Idenya nggak konyol.Jadi gini, itu kan effort yang baru, dan menurut saya bagus.Karena saya waktu kuliah juga sering kelaparan kan, misalnya MBG ya.Nggak punya duit, puasa dulu.Jadi nggak semuanya kaya.Apalagi orang di bawah saya kan banyak juga.
Lagi di kampung -kampung yang banyak yang kundat -kundat, yang nggak tinggi.Saya masih untung tinggi.Usaha yang bagus.Di LPS saya pernah menerapkan itu juga di satu kampung, berapa ribu orang saya buat program sejenis.Tapi waktu MBG belum ada di LPS, saya jalanin, oh ternyata emang bagus.Pengendalian gizi lah.
Ibu -ibu yang hamil aja cuma perlu dikasih waktu makan bagus 4 bulan selama hamil, udah bagus loh.Bisa begitu.Di China juga, Pak.Betul.Jadi saya bilang, yaudah kita bayar.Di LPS saya banyak uang lah, saya bayar.
Duitnya banyak, sekarang tinggal 300 triliun kali di LPS.Jadi saya pikir ini program yang bagus, cuman ya itu laksanya diperbaikin terus dari waktu ke waktu.Saya pikir itu yang harus kita jaga bersama.Jadi masyarakat terus aja komplain kalau ada yang salah, nanti Pak Prabowo pasti dengerin, pasti diperbaikin.Oke.
Itu fair sih sebenarnya.Dan aku harap sebenarnya dialog seperti ini tuh bisa hadir terus, Pak.Jadi tolong, Pak, Bapak pulang ke pemerintahan nih, Bapak kasih tau Deni Sumargo, siap.berdialog bersama dengan masyarakat supaya dialog itu jalan, Pak.Gitu.Gimana puranya maksudnya?
Maksudnya gini.Kayak Pak Seskar datang lah sini ngobrol.Pak Presiden datang ngobrol.Jadi maksudnya gini, Pak.Kedekatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah itu terbangun.Selama ini ya sering terjadi.
Maaf ya.Bapak ngomong nih di sana.Dipotong -potong.Set.Nyampe masyarakat.Masyarakat emosi duluan segala macam.
Ribut, ribut, ribut.Karena kan kalau komunikasi antar pemerintah dan masyarakat tidak berjalan dengan baik, kan mempengaruhi faktor perekonomian juga, Pak.
Setuju.Karena menimbulkan ekspektasi negatif yang membuat ekonomi jelik.Nanti saya coba sampaikan ke Pak Seva.
Siapa aja boleh datang, gitu.Tapi jangan bilang saya bastard pemerintah, soalnya saya nggak dibayar, Pak.Oh gitu?Mau dibayar?Oh enggak, Pak.
Udah ditawarin saya, memang.Ah, enggak ya, deh.
Iya, saya juga sama Bapak mah nggak beda jauh.Pertanyaan terakhir, ya.Wajib pajak telat bayar denda 2%.Kalau pemerintah telat bayar ke wajib pajak, apa juga kena denda termasuk ke masyarakat?Sedangkan kan pajak Bapak kan dari uang kami.Asik.
Begitu maksudnya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeIya, itu supaya disiplin.Karena kan setiap belanja kan ada waktunya.Oke.Terus pemerintah yang mana?
Pemerintah kalau misalnya telat bayar pajak, kena juga 2%.
Kalau lembaga pemerintah kan otomatis dipotong.Nggak akan telat.Cuma kalau pejabat -pejabat pemerintah, ya pasti diundang juga sama.Sama ya.Pemerintahnya saya nggak tahu.Pemerintah ngasih uang -uang saya telat gitu.
Programnya terlambat.Bayar nggak ke masyarakat?Ya nggak kelihatannya untuk sekarang.Cuma gini, kita pastikan semua program -program pemerintah berjalan tepat waktu.Jadi di tribulan pertama tahun ini kan, saya percepat tuh belanja pemerintah.Sehingga orang bilang, defisitnya gede amat.
0 ,9x4x4 berarti 3 ,6.Padahal emang saya percepat belanja ke depan supaya servis ke masyarakat nggak berkurang.Nah, tribulan kedua setelah banyak -banyak yang masuk, turun tuh defisitnya 0 ,6.Kalau kali tiga kan 1 ,8, tapi analis nggak ada yang bilang itu.Sekarang paling 1 % sepanjang 6 bulan tahun ini, tahun depan.6 bulan kedua, 1 % lagi paling 2 persenan atau 2 poin.
Harusnya kalau hitungannya gitu 2%, tapi kita sekitar 2 ,8 lah.Defisitnya masih aman dengan harga minyak dunia yang tinggi ya.Tapi yang jelas, service ke masyarakat nggak ada yang kita tunda.Saya yang mengendalikan uang itu, kalau itu saya bagi cepat -cepat suruh jalan.
Ya, termasuk kan dana -dana yang mengedap waktu awal Bapak masuk di kementerian langsung Bapak sebar itu kan?
Iya, termasuk pembelajaran, saya kritik marah -marah pembelajarannya.Tapi uang pembela tuh banyak yang nganggur.
Cuma saya mau tau, Pak, yang waktu Bapak masuk pertama itu, kan uang banyak ngedap tuh dari jamannya Bustina Mulyani.Terus Bapak lempar -lempar tuh supaya uangnya tuh bisa mengalirkan ya, daya beli semua naik segala macem.Itu kenapa sampai, menurut Bapak kenapa ditahan itu uangnya?Apa yang dijaga ya waktu itu ya?
Saya kurang ngerti juga mungkin emang karena Fiskal, sibuk fiskal aja.Fiskal fokus, moneter juga fokus moneter.Dia nggak ngerti keadaan di sistem seperti apa.Kalau saya kan biasa pengamat ekonomi kan jadi ngeliat semuanya.Saya menggantikan orang yang punya image bagus sekali kan.Once saya ada citra, saya li bodoh, selesai.
Jadi saya mau ceritain ke Anda, saya lumayan lah.Jadi kita lihat, sistem kering yang saya pindahin cuma di BI, saya pindahin 200 juta sehingga masuk di sistem.Diperbankan.Bukan saya yang kerja, bank yang kerja.Karena uang itu kalau nggak disalurkan dalam bentuk kredit, dia mesti bayar buang ke saya.Rugi dia.
Negatif.Kayaknya dia terpaksa kerja.Jadi saya memaksa invisible hand berjalan di sistem finansial.
dengan sistem yang Bapak sudah perhitungkan dengan baik, berdasarkan pengalaman Bapak dari 3 periode presidennya.
Dan itu orang bilang uangnya habis.Enggak.Cuma sopin -dain aja duitnya, Bang.
Bapak bisa pastiin itu ya?Oh iya, emang uangnya di situ.Kalau misalnya keadaan keuangan negara ini tidak baik -baik saja, Bapak bisa gentel untuk mengundurkan diri nggak kayak orang di luar negeri gitu?Kan Bapak pasti kan bisa tahu tuh, wah ini karakteristiknya.Saya kayaknya tidak berhasil, saya mengundurkan diri.
Kalau dari keuangan sih pasti berhasilnya, saya punya uang 40, 30 triliun nggak anggur sekarang, unused.Kalau hampir terdesak, saya akan minta ke DPR saya pakai uang itu.Tapi saya nggak akan terdesak, karena belanja kan kita kendalikan betul.
Ini Bapak nih pede banget ya.Berarti kalau saya tangkap perekonomian kita dalam waktu beberapa tahun ke depan akan baik -baik aja gitu maksudnya?
Selama saya jadi Menteri Keuangan ya.
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeSatu pertanyaan penutup.Pak, utang kita ini kan sekitar 9 ribuan triliun, ya?Terus, pemasukan kita di beberapa kuartal itu sebenarnya kan bisa dipakai untuk membayar utang, ya Pak?Iya dong?
Enggak, kan kita deficit.Artinya pengembangan masih lebih besar dari pendapatan.
Oh, berarti masih itu ya.
Jadi gini, itungannya bukan...
Berarti kenaikan 5 % ini sebenarnya nggak terlalu karun dong, Bos.
Begini.
Saya ajarin sedikit, Pak.
Saya ini belajar ini, Pak.Dalam fiscal itu, ada acuan -acuan untuk melihat negara itu utangnya berkesenamuan apa nggak.Yang gampang tadi rasio defisit ke PDB dan rasio utang ke PDB.Standar internasional yang ketat itu defisitnya 3%.Utangnya di bawah 60%, kita dua -duanya masih itu.Dan kalau kita tumbuhnya makin cepat, makin cepat, makin cepat, rasio utangnya pada awalnya akan turun terus.
Jadi bukan absolute value -nya yang kita turunkan, tapi rasio utangnya turunkan.
Emang utang kita pernah turun?
Rasio utangnya?Pernah.Utangnya?Utangnya nggak pernah, karena gini.
Kalau main rasio mah bisa beda cerita dong.
Kalau Anda perusahaan besar dibanding sama perusahaan kecil.Biasanya kan kurang utang lah Pak.Gini, gini.Mau ekspansi?Enggak lah.Pertama pasti kalau mau ekspansi itu pasti pada pinnya tuh dari perusahaan -perusahaan itu.
Iya, ekspansi kan efek -efek menjadi ribut di lawa -lawa.
Perusahaan kecil dulu, gue ajarin dulu.Perusahaan yang omsetnya 100 sama perusahaan yang omsetnya 1000.
Yang seribu kalau pinjam seratus kan nggak apa -apa tuh.Tapi kalau yang seratus pinjam seratus, silahkan, udah susah tuh.
Ibaratnya gitu.Makanya dibandingkan dengan outputnya ekonomi itu.Itu acuan yang dipakai oleh ekonomi -ekonomi dunia.Jadi kita mengacu ke situ, jangan nominal saja, karena Pada saat -saat perusahaan atau negara ingin tumbuh cepat, dia perlu punya leverage.
Yang penting rasionya masih aman.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeDan itu udah ada parameternya.Yang penting yang Anda bilang tadi, manajemen keuangannya benar, nggak dipakai sembarangan.Itu yang paling penting.Nanti abis itu rasion -rasionnya dijaga.
Nggak bangun MBG di tengah hutan, di kuburan, gitu kan ya?Harusnya begitu.
Bapak ngomong dong, kamu pelaksana, jangan bangun -bangunin diri.Nanti, sekarang kan Ketua MBK udah join sama saya, udah setuju.Dia bilang, kami nggak bisa ngawasin.Siapa?Bunani ya?Nggak pernah berani ke sini?
Apa?Lu nanya ngebully terus.Untung gua jagoan.Aku nggak ngebully, Pak.
Saya mewakilkan masyarakat.Karena kan masyarakat sebenarnya yang dilihat responnya.
Jadi gini, dia bilang, kami nggak punya orang.Di mana?Seluruh Indonesia.Ya udah, kalau gitu saya kasih orang saya untuk memeriksa itu secara reguler.Kebetulan saya punya orang hampir di semua daerah tingkat 2 di seluruh Indonesia.Jadi saya bisa bilang, oke kalau gitu, setuju.
Nanti kalau Anda rekomenasi tutup, saya tutup betulan, katanya.Jadi ini kerjasama ke depan yang lebih baik.Jadi manajemennya akan lebih baik.Tapi kan nggak terpikir di pertama.Pas implementasi langsung ingat, langsung ada di tempat.Karena kita nggak tahu problemnya apa waktu itu.
Jadi yang penting ke depan diperbaiki terus.Dan Presiden cukup fleksibel.Dan CIA cukup cerdas.
Ya, kalau itu kita terima semua, cuman kadang -kadang kan pasti kan ada perbedaan pendapat dan pikiran lah.
Gak apa -apa kalau itu.
Gak apa -apa.
Gini, ekonominya satu sama dua ekonom, pendapatnya bisa 10.
Iya, bisa beda gitu.
Bisa beda -beda, jadi gak apa -apa.Yang penting kita lihat, kita bergerak ke arah yang benar apa enggak.Ekonomi pertumbuhannya udah membaik.Yang lain -lain kita perbaiki terus.Pemerataan dan lain -lain.Itu nggak semuanya di tangan saya kan instrumennya.
Tapi kita akan coba aktifkan lagi sistem pengawasan anggarnya supaya betul -betul berjalan ke arah sana.Kebetulan DPR Komeis Sebelah sudah memberi izin ke saya, ya saya akan jalankan itu.
Iya, untuk bisa masuk ke sektor -sektor itu.
Untuk bisa ngintip -ngintip sebagai otoritas anggaran.
Iya, soalnya ruang gerak Bapak akan jadi kecil banget kalau masih pakai aturan yang lama.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
— Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeIya kan, karena dibilang katanya si orang itu bilang, saya katanya tukang bayar aja, jurubayar.Iya, jadinya kasir ya.Sekarang nggak jurubayar.Kita kendalin aja.Ekonomi kita kendalin betul.Atas perintah Bapak Presiden.
Jadi kita harusnya berjalan di arah yang baik dan akan cara membaik terus ke depan.Ada kelemahan sana -sini, ya biasa.Tapi yang penting kita perbaiki terus ke depan.Suara negatif dari masyarakat atau komplain dari masyarakat selalu diperhatikan oleh Bapak Presiden.Cuma kapan dia ngambil tindakan tergantung keadaannya.Yang penting gini, semua kebijakan implementasi diperbaiki, anggaranya dihemat semaksimal mungkin juga, pakam -pakam internasional tentang gimana mengelola fiskal akan dijaga terus.
Tapi dengan mesin -mesin yang lebih lengkap, Kita akan mencoba, kita akan mencoba, kita akan mencoba.
Nanti tidak ada pembungkaman ya?Karena kalau masyarakat mengkritik segala macam, itu semuanya didengarkan.Soalnya narasi pembungkaman itu kan banyak di sosmed.
Nggak ada.Yang nggak pantas adalah yang cuman maki -maki doang, nggak ada isinya.Yang pantas adalah kemasukannya apa, ini -ini boleh lah, gitu.Kalau jaman dulu saya jadi pengamat tuh, waktu jaman PSB pun, saya kan ting -tengnya dia, anggota ting -tengnya dia.Saya jadi penulis di Kompas tuh.Sengalaman setiap hari Senin.
Hampir setiap hari Senin.Itu dia, saya suka ngeritik.Jadi dia bilang begini, tulis aja terus, kritik terus aja saya, tapi kasih pemencahannya.Kasih solusi.
Tapi kan nggak semua orang kritik harus ngasih solusi, Pak.
Ya, paling nggak ngasih indikasi lah.Tapi jangan maki -maki.Pokoknya lo jelek lah, pokoknya lo jelek.Jangan begitu.Lo nggak cakep, tapi kalau di ini lo cakep sedikit lah, kira -kira gitu.Iya, Pak.
Siap.Jadi kira -kira begitu.Jadi ya harusnya yang membangun lah, ngasih masukan sedikit.
Jangan memprovokasi maksudnya, kan?
Memprovokasi juga nggak apa -apa, tapi asal ground -nya kuat.
Oke, kalau begitu Pak Purwaya udah harus pergi.Saya punya satu pertanyaan penutup saja.Pak, Bapak kan pegang anggaran.Bapak tahu kan di situ kan uang lari ke mana.Kira -kira kalau ada orang yang merugikan negara, itu pasti Bapak tahu duluan, dong?
Kadang -kadang nggak, karena implementasi sebelah sana, kan.Begitu diaudit, baru ketahuan.
Oh, Bapak udah lari uangnya ke sana, berarti Bapak udah nggak tahu nih kalau uangnya di sini dipakai dengan benar atau tidak?
Kalau rencananya bagus, ya nggak ada masalah.Tapi kadang -kadang rencananya jelek kan.Seperti beli motor itu buat...Oh, Bapak dikibulin ya?Saya dikibulin, sudah saya tolak, ternyata mau keluar lagi.Yang itu pasti bisa dikendalikan.
Tapi misalnya rencananya bagus...Pak, kok Bapak bisa dikibulin sih, Pak?Parahnya anak buah saya ada angkong kalekong juga sama mereka.
Lucu banget ya Allah.
Kenapa lucu?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeSikat Pak.
Udah saya ganti kerjanya kan.Oh udah diganti ya?Udah.Bawahnya belum, sebentar lagi.Jadi gini, kalau di sana dikasih proposalnya bagus ya kita nggak bisa deteksi sampai dia audit.
Tapi kalau rencananya ngaco, kita biasanya tau.Iya.Minimalkan Bapak udah jadi kasih, Bapak kan pinter.Pasti udah tau ini uang, eh dia mau pake buat macem -macem nih.Kadang -kadang juga anak buah ngelaporin ke atas kan.Oh.
Pak, ini siapa?Dia tutup.Tutup.
Makanya harus bagus anak buahnya.Jadi saya abrik mereka, supaya mereka kerja lebih baik.Disiplinin dulu.Jadi sebelumnya kan saya nggak bisa pecat, sekarang saya bisa rumahkan.Jadi mereka harus hati -hati.
Iya.Paling nggak kan..
Paling nggak itu semua memang perlu proses gitu.
Tapi yang penting Bapak sehat itu yang utama.Karena masih banyak orang -orang di luar sana itu menaruh harapan positif ke Bapak.
Ya doain aja supaya kita bisa bekerja lebih bagus ke depan.Kita mimpinya adalah kita membawa kemahmuran ke sini, membawa Amerika ke sini, bukan ngirim orang ke Amerika atau ke Jepang untuk mahmur.
Supaya warga Indonesia bangga tinggal di Indonesia.Bukan hanya ngomong -ngomong, saya bangga di luar negeri ya.Tapi pakai dana LDE.
Terima kasih.
Get ultra fast and accurate AI transcription with Cockatoo
Get started free →
