INI KASUS PALING MIND BLOWING TAHUN 2026 ‼️
Ibu, masih sakit kakinya.Dip***in pake rangben itu, besi.Itu dari mobil itu, tengkuruk.Ditempelin.Pistol.Di dor?
Iya.Nah ini kan masih di jalan.Kalo udah patah itu di ruangan polis nanti.Dirin itu diinjak, ininya pergelangannya ini, ditarik gitu.Jadi bunyi sampe ketaruh.Kita ngobrol dulu bentar ya.
Jadi...Jadi gini, Bang Din.Orang itu kan bingung.Kenapa tidak terlibatnya dimana?Terdakwa ini dirin ini ada di TKP kan gitu.Jadi...
Kenapa kalau tidak terlibat ada di rumah korban?Masyarakat ini kan?Kenapa kalau tidak terlibat ada sidik jari?Terdakwa.Ada sidik jari tuh.Terungkap di persidangan, di pintu geser dengan di botol pape.
Oke.Dan itu semua bisa dijelaskan nanti.Oke.Kalau POV saya ya, aku ngeliatnya ini kan kasusnya cukup sensitif karena narasi yang terbangun di publik adalah salah tangkap.Oke.Di satu sisi, apakah benar salah tangkap?
Di satu sisi, apakah benar dia pelakunya?Iya.Maaf ya Ibu ya.Ibu -ibunya Ririn ya.Terakhir aku liat itu di video kan Mas Tony sempet Ngelawan ya?Pada saat anak itu coba untuk diwawancara kan?
Iya.Ya karena ditarik sih kan.Sebenernya secara aturan gimana sih?Itu mah bebas di luar, udah selesai sidang itu.Cara aturan boleh?Ya boleh.
Itu kan begini sebenarnya itu.Kalau caksanya tidak menarik, Tidak menarik ririn ke ruang, mau ke pintu masuk ke ruang tahanan.Maka wawancara di situ ya kondusif.Pertanyaannya, itu kan sudah selesai.Jaksa memang harus membawa dia ke ruang itu?Ya kalau prosedur mah ya membawa, cuma kan tidak ada larangan.
Yang melanggar itu kalau lagi bersidang, hakim masih menyidangkan, kemudian apa namanya, Belum ketok palu, ya belum tok gitu kan.Terus bikin gaduh.Ataupun ngomong, ngomong aja gak boleh.Nah waktu itu kan kamu keberatan tuh Mas Tony.Keberatan itu mereka respon gimana?Gak ngomong ya mereka.
Ditermasuk di komentari wartawan juga gak memberikan statement juga.Intinya gini, makanya saya kasih gambaran dulu ya.Saya buat singkat lah.Ririn sama pelaku ini kan diduga ada 4 yang belum ketangkap kan.Iya, Aman Yani, Hardi, Yoga, Joko.Priyo yang ketangkap ini, itu dia terlibat semua menguburkan.
Oke.Jadi yang diduga diadam patoran belum tertangkap, inilah pembunuhnya.Ini pembunuhnya.Priyo ini, ya sudah tertangkap.Ada dua.Nah, yang satu, si Priyo, memang dia terlibat mengakui dia.
Oh, dia sudah mengakui?Iya.Dia menguburkan.Nah, yang satu, anaknya ibu, dia terlibat menguburkan.Dari mana kita bisa tahu kalau dia tidak terlibat?Iya, si pelakunya yang menceritakan langsung.
Prio?Iya.Itulah kenapa saya mau masuk Niela Riri.Oh, itu alasanmu.Iya, kalau kata prionya.Oh iya, terlibat.
Yang ngapain juga saya, Pak.Oke, tahan.Keterangan dari prio itu kamu dapetnya di mana?Di pas pengadilan atau pada saat kamu ketemu langsung?Di pengadilan.Jadi di pengadilan si prio sudah memberikan keterangan di depan hakim, di depan semua orang.
Jadi gini, Prio sama Ririn sama si Aman Yani, salah satu pelaku itu.Itu pamannya Ririn, si Aman Yani.Adiknya bapaknya Ririn.Dia kepala KCP, BJB.Ketika sama Tanindra Mayu, KCP Bankir.Jadi pejabat dia awalnya.
Nah, Ririn marketingnya.Sama Budi Korban.Lalu ketika jadi marketing itu di 2013, Ririn itu sering dapet komisi banyak.Karena per 100 juta itu dapet 3 ,5 juta.Sering dia dalam sebulan itu, close berapa besar?Intinya dia bilang antara 20 -30 juta.
Lalu, Paman ini, Aman Yani tadi, yang sering nabung nanti uangnya Om pinjem.Benar saja, setiap dapet komisi gede, dipinjemin tuh sama dia.Nggak tanggung -tanggung, totalnya 490 juta.Dari uangnya sih, Ririn?Dari Ririn.Dari komisi yang Ririn dapet?
Iya, komisi marketing perbankan, ya.Oke.Nah, alasan minjem itu kan buatanaknya sekolah, Ega, dimasuk ke kedokteran.Masuk kedokteran, ya?Jadi alasannya si Amaniani itu minjem, adalah buat...
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeMasuk anaknya ke dokteran, namanya Ega.Dan ternyata masuk, Bu, ya?Cuma nggak lanjut, ya?Nah, itu bahkan pakhirnya.Ini kan saya nemuin di lapas, ini setelah rame, kan?Nah, kemudian setelah itu, Ririndi itu berhenti.
Dari marketing BJB.Budi juga korban, juga berhenti.Nah, Aman Yani itu mengundurkan diri kayaknya ya, Bu.Berhenti lah.Berhenti intinya.Nah, utang ini, plus kontak kan, utang masih kurang lebih 490 juta.
Nah, Ririn menggunakan pengacara tuh tahun 2018.Menuntut.Ya, menagi.Ketemu.Ada pengacaranya.Nah, saya sampe, Ririn, kamu itu di dalam dakwaan jaksa, Motifnya itu gara -gara 750 ribu, Ririn mau sewa mobil ke korban Budi.
Uangnya sudah dikasih, mobilnya rusak.Nggak dibalikin.Itu motifnya?Menurut dakwaan jaksa.Lalu kemudian, karena nggak dibalikin, Ririn dendam.Mengajak prio.
Dihabisin sekeluarga.Kan nggak logis 750 ribu dihabisin sekeluarga, kan?Menurut keterangan yaksa.Iya.Nah, tetapi yang sebenarnya...Dan itu udah terpatahkan, Bang.
Iya, dari keterangan pria mematahkan itu.Enggak, di fakta persidangan...Fakta persidangan?Ketika...Kan yang mati ini...Budi.
Istrinya, Elis.Anaknya dua.Astagfirullahaladzim.Iya sih.Yang umur 7 tahun, yang umur 8 bulan.Bayi.
Bapaknya Budi.Jadi 5.Nah, menurut kakaknya Ewis, kakak kandungnya Ewis, yang dari Tangerang.Baru kemarin 29 April tuh diperiksa.Namanya Rocky Gemilang, Rocky Gemilang.Dan Bobby Budiman.
Itu kakaknya dua -duanya?Yang Rocky ini kakaknya, yang Bobby adiknya.Yang Teti ini ibunya.Kan ditanya sama Jaksa.Korban itu punya usaha Rental apa sewain mobil?Enggak katanya.
Di Jawa tidak?Enggak.Ya barangkali disewa -sewa.Enggak, enggak pernah katanya.Oh dia terus cucur di situ?Iya.
Untuk menguatkan motifnya maksudnya?Iya.Makanya saya keluar -keluar begitu luar sidang di media kan.Motif yang dari polda Jawa Barat dalam kompresi pers bahwa motifnya dendam 750 ribu yang belum dibalikin gara -gara mobilnya rusak.Yang mobil ternyata terbantahkan dengan saksi dari Jakarta sendiri.Iya kan?
Jadi artinya nggak masuk akal akhirnya kan setelah motif itu.Itu karena Budi nggak pernah nyewain mobil.Oke.Jadi bagaimana mungkin kalau memang ada urusan mobil dalam hal itu, gitu?Betul.Iya.
Nah, motifnya kan itu, ya.Oke.Nah, karena Amba Nyani nggak ditangkap, ya.Menurut polisi itu cuma dua orang ini yang pelakunya, kan itu.Sehingga saya menggali untuk menemukan bukti kepada hakim bahwa Amanyany itu ada, kan itu.Bahwa Budi itu punya utang sama Amanyany.
Bagaimana itu bisa ketahuan?Makanya kalau Amanyany mah udah ketahuan, orang papanya Ririn.Betul, tapi bagaimana bisa terungkap bahwa si Budi itu punya utang sama Amanyany?Ya ada saksinya itu, pria Osama Ririn.Iya.Berapa banyak utangnya?
Utangnya 150 juta.Baru dibayar 30.Sisa 120.Oke.Nah yang nantrin, Riri.Jadi setiap saksi yang datang, karena tertutup sekali, tidak pernah mengungkap Budi itu punya utang, itulah sebenarnya motifnya.
Iya, karena kan sekarang yang mau dicari motifnya ini belum ketemu.Anggaplah motif kepada Ririn ini tidak sesuai, jadi motif yang mana yang mau dipakai?Karena kan proses pengadilan...Ya, sepanjang yang dihukum adalah orang dua ini, yang nggak akan ketemu motifnya.Karena yang sebenarnya adalah pembunuhnya ada, belum ditangkep, motifnya adalah utang, kan itu.Oke, tahan dulu ya, kita bedak satu -satu ya.
Kita ambil kronologi dulu.Kejadiannya itu tanggal 24 Agustus 2025.Enggak, 28.28 Agustus.Iya.23 .50, kalau polisi menuliskan tanggal 29, karena bentar lagi 00, kan itu.
Oke.Tapi menurut saksi sih 20, menurut terdakwa 28.Oke.Ibu tau kejadiannya?Nggak tahu.Berarti Ibu tahu setelah anak dijemput ya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKita ke ini dulu, kronologinya.Jadi, pada saat itu, datanglah pengacara itu, pengacara itu bergerak atas permintaan Rin 2018.Mengenai utang.Tolong tagih utang saya ke Pak Aman saya, Aman Yani.Bikinlah kuasa.Lalu dia nagi ke Aman Yani.
Nah, dapet.Dapet dibayar?Dapet pesangon dari BJB.Kan dia keluar.Aman Yani kan kerjanya dari BJB.Dapet lah.
Aman Yani dapet pesangon?Dapet pesangon untuk ke Ririn, bayar Ririn.Dia bayar tuh?Ya, Rp190 juta.Mengurangi?Iya, jadi tinggal Rp300 juta.
Nah, Rp300 juta itulah yang lagi dikejar -kejar Ririn.Udah, 2025, Aman Yani telepon Ririn.teman kamu tuh, teman marketing kamu siapa?Budi kan?iya kan satu marketing tadi teman kamu ituRirin datang ke rumah Budi.
Ada Budinya, Bud.Itu ada om, ada om, om saya kan.Oh iya.Akhirnya Budi ke ruang tamu, diterima lah.Nggak banyak basah -basih, ya.Aman Nyanyi dateng, langsung nggak dikasih 30 juta.
Oh, ada dibayar?Iya, bayar.Yang tadi saya cerita 30 kan.Nah.Ibu mengetahui hal ini nggak?Nggak tau ya?
Nggak, udah berkeluarga sih.Ririnya.Ririnya, oke.Lanjut, lanjut.Udah punya istri.Pindah rumah.
Udah beda rumah.Lanjut.Ririnya pulang.Ya.Udah.Aman Nyanyi, Ririnya nggak tau tuh ya.
Aman Nyanyi kan pulangnya kapan.Udah pulang.Udah.Jadi uangnya Rp30 .000 dikasih ke Ririn?Enggak, ke Aman Yani.Ririn mah cuma nemenin Najwa aja.
Tapi kan pasti ada indikasi harapannya uang itu bisa dipakai untuk bayar hutang ke Ririn.Iya, tapi karena si Aman Yani ini, mungkin ya, kata Ririn itu nanti.Memang kalau diceritakan melalui naskah itu banyak hal tempoh, minta tempoh gitu kan.Nah, akhirnya pulang.Sudah, Ririn juga dikasih komisi Rp400 .000 karena nganter kan.Sampailah ke bulan Naas, bulan Agustus.
Itu kan BI waktu baru bayar 30 juta.Berarti sisa 120, kan, hutang.Sampailah bulan Agustus.24 Agustus 2025, Aman Yani telpon lagi ke Rin, Ketemu saya, ada bisnis.Bisnis apa, Om?Ya ketemu aja di kuliner Si Manuk, tempat makan di Indramayu.
Akhirnya ya sudah, ajak prio.Ini yang salah satu terdapat.Ajak lah ketemu di situ.Setelah ketemu,Amandiani mengatakan...Siri nanya, oh bisnis apa?
Amandiani mengatakan ada bisnis di Serang.Serang, Banten.Dan pekerjaan.Nah di situ juga, iya uang saya gimana, Om?Ya, yang 300.Ya nanti makanya ayo ke Serang itu, kamu dapet duit, saya dapet duit untuk bayar kamu.
Karena itu proyek, kan.Nah, akhirnya yaudah.Terus kemudian si Ririn disuruh beli nasi pecelamongan.Ririn, kamu beli dulu pecelamongan sana 4 bungkus.Ririn pergi, dikasih 200 ribu.Tinggal berdua nih sama Prio.
Prio, kamu mau kerja nggak?Kerja apa, Pak Aman?Nagi utang.Oh yaudah mau kalau nagi utang.Gak ada Ririn.Ini tunggu, keterangannya ini dari mana?
Kata si Amandyani, yaudah kalau memang mau, tapi nanti jangan kasih tahu Ririn ya, katanya, pekerjaan ini.Kasihlah uang, 1 juta untuk operasional, dikasih handphone untuk komunikasi.Handphone OPPO warna merah.Udah.Ririn kembali dari beli lamongan.Budi langsung, eh Budi.
Amandyani langsung bangun.Ririn, omnya pulang ya, udah.Nasi ininya, apa namanya?Nasi bungkusnya itu dibawa dua.Kan gitu.Terus yang ininya, Yang duanya silahkan buat kamu, kan?
Nah, akhirnya si Ririn ini, aman -yakin pergi naik mobil.Nah, pergi naik mobil itu, kemudian ada istrinya tuh di mobil, istri barunya.Mobilnya jenis Pajero.Istri baru?Iya, kan udah cerai sama pimpinnya Ririn itu.Ini kita lagi kayak detektif nih.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeKenapa sih saya bahas ada istrinya, ada mobilnya?Maksudnya kalau polisi satu -satunya lidiki, kan ada CCTV, kan enak gitu lho mobilnya itu, maksud saya.Iya, sebagai keterangan itu sesuai tidak.Nah, pulang kan udah.Tinggal berdua kan itu.Ya udah tinggal berdua itu, pulang.
Itu 24 Agustus.26 Agustus 2025, Itu, si Aman Yandi telepon lagi Ke Ririn, eh ke Priok Menggunakan handphone yang dikasih tadi Yang merah ya, Oppo merah Ririn, Priok, kamu punya palu nggak?Ini membunuhnya pake palu itu kejadiannya Tapi Prioknya udah tau belum rencana ini?Belum, ya makanya nih Priok, punya palu nggak?Kata si Priok kan, punya apa aman?Palu, ya buat apa?
Buat nakut -nakutin aja kalau lagi Yang besar apa yang kecil?Yang besar aja.Yaudah, Prio ambil yang besar.Berhubung masuk tas, nggak masuk.Akhirnya Prio, telfon amannya, Pak, nggak masuk di tas.Karena mau diambil sama orangnya Pak Aman Yani.
Akhirnya oleh Aman Yani dibilang, silahkan sana dipotong dulu di bengkel.Besinya sudah dipotong?Iya sudah dipotong.Jadi udah di mana?Panjangnya itu 50 -an.Hadir di persidangan?
Iya.Enggak, enggak ada.Barang bukti?Enggak ada.Enggak ada?Yang dihadirkan itu, bengkel yang motong palunya aja tuh kemarin.
Lah, di barang bukti kemana tuh?Hilang.Enggak ada.Nah, kemudian dipotong lah.Setelah dipotong, kemudian Pak Aman ini udah selesai dipotong.Ketemuan.
Di mana?Di Dayung.Di Dayung itu tempat obyek pisata ya.Nah, kemudian setelah ketemuan itu, ternyata yang datang anak buahnya Joko dan Hadi.Jadi tadi berarti Aman Yani, Joko, Hadi ini kan?Udah ketemu kan?
Joko dan Hadi.Udah, diambil, kemudian pulang.Nah, kemudian 28 Agustus 2025, 24, telpon ketemu di Kulinasi Manuk, 26, minta palu Pak Aman Yani, 28 Agustus 2025 jam 7, Si Ridin ini bersama Prio pergi ke rumah ibu.Oke.7 malam?Iya.
7 malam.Oke.Ke rumah ibu?Iya.Itu betul ya?Oke.
Satu desa tuh sama..Satu kelurahan sama korban itu rumahnya.Oke.Oke.Nah, begitu keluar, pulang.
.Iya.Itu melewati rumah korban.Oke.Nah, dia..
Dia ke rumah ibu ngapain?Cuma..Minum kopi aja.Basah -basih apa?Nggak ada.
Cuma itu pernah sebelumnya kejadian itu bilang sama aku itu, Bu, aku tuh punya uang sendiri, kayak susah banget diambilnya, kayak sejeroya kaca.Bilang kayak gitu pak sebelumnya.Iya, udah lamanya itu sebelumnya.Sebelumnya, tapi dia pernah cerita berapa uangnya?400 sekitar.Sekitar 400an ke ibu.
Terus ibu kasih nasihat apa waktu itu?Saya bilang, kamu bohong nggak sih?Saya bilang, uang dari mana?Uang aku kerja bu.Bilang kayak gitu.Oke.
Tapi ibu juga agak kurang percaya waktu itu?Iya.bilang, aku kan punya utang sama ibu, pengen nyawur, pengen ngembalikan, kayak gitu.Dia kasih tau utangnya itu ada sama si omnya itu, Amanyani itu?Nggak.Oh dia nggak kasih tau?
Jadi ibu nggak tau?Iya.Dia itu, orangnya itu apa ya, nggak terbuka gitu.Tapi pernah cerita nggak utang ke ibu, Amanyani punya utang ke ibu, pernah cerita nggak?Ya, pernah sih.Iya, makanya kalau ngomong, kalau nggak pernah gue ngomong.
Tunggu -tunggu, tolong dulu.Ririnya nggak pernah cerita ke Ibu kalau yang berhutang itu sama Yanni?Iya.Nggak pernah cerita?Iya, dulu waktu, dulu -dulu mah iya ngomongnya.pernah diutang sama om katanya.
Oh, berarti pernah, pernah cerita.Memang lama sih 2015.Tapi ama Yandinya gak pernah ngasih tau ke ibu kalau dia ada utang sama anaknya ibu, gak pernah.Oke.Ama Yandi ama ibu apa, sodara?Bukan, jadi dia itu adik Ipar.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeAdik Ipar ya?Oke.Nah lanjut cerita dari kejadian Palu dipotong itu.Setelah lewat rumahnya ibu, kemudian melewati rumahnya korban.Terus ada korban di depan rumah Budi.Iya, di depan kiosknya itu.
Karena temen satu marketing tadi kan, dia balik lagi, muter lagi.Ada apa, Bud?Nanti malam itu Pak Aman Yani mau kemari, mau nagih utang.Oh, dia ngasih tau?Iya, bisa nggak kamu?kemari jam 10, jam 11, ya nemenin Budi karena ada Aman Nyanyi mau naga utang kan.
Oke.Nah, lalu Budi, siapa?Ririn, oke.Kan gitu.Oh jadi si Budi minta tolong sama Ririn.Iya.
Jadi datang ke situ itu, kalau Ririn atas permintaan Budi.Dipanggil Budi.Itu ibu mengetahui hal itu nggak?Dari Pak Tony.Oh, dari cerita Pak Tony.Pak Tony mengetahui itu dari cerita siapa?
Dari cerita Ririn.Oh, dari Ririn ini keterangannya.Berarti keterangan bahwa Ririn ada di lokasi ini yang kita dapat dari cerita tadi adalah permintaan dari Budi.Nah, tetapi...Keterangan ini hanya datang dari Ririn, ya?Ririn.
Nggak ada...Sama, itu berdua sama Prio.Iya, main ke ibu tuh.Ririn sama Prio main ke ibu, abis itu dia lewat tempatnya si Budi, muter balik, Budi ngomong ke Ririn, nanti temenin gua dong, om lu mau datang sini nagi utang, gitu.Itu ada Prionya.Prionya ada.
Berarti dia mendengar.Mendingar.Makanya kesitu laginya juga sama Prio.Lanjut.Setelah itu kesitu, apa yang terjadi?Ini tuh udah mulai belum?
Udah, udah, udah, tadi udah mulai.Nah, kalau mulai mah saya akan cerita kayak gini.Udah mulai nih.Lucu banget.Lucu banget, Topi.Lanjut, lanjut, lanjut.
Enggak, kita kan ngobrol -ngobrol dulu, saya bilang pihak.Jadi gini.Kasus ini, ya, Bang Denny.Kasus pembunuhan yang menewaskan 5 orang.Oke.Dan ini pembunuhan sadis, pembunuhan keji.
Dan saya sepakat, ya, siapapun pelakunya harus dihukum berat.Ya.Tetapi, jangan sampai salah hukum orang.Ya, itu kita semua setuju.Nah, oleh karenanya, kemudian, kenapa saya masuk, hadir di kasus ini?Awalnya juga kasus ini saya tahu ya, 2025 bulan Agustus itu, saat itu memang saya lagi menangani kasus pembunuhan oleh Oknum Polisi.
Bd.Alfian Maulana Sinaga dari Polos Indra Mayu, terhadap pacarnya yang dibakar di kamar kos.Saya lagi menangani itu, dan saya mendorong agar segera ditangkap.Akhirnya alhamdulillah ketangkap.Nah, saya lagi dorong -dorong kasus itu, tiba -tiba ditemukanlah mayat berita ini.Ada 5 orang.
Rame muncul di berita, di media sosial, bahwa ditemukan mayat.Kemudian tim Inapis turun juga.macam.Belakangan, setelah 10 hari, ternyata itu korban pembunuhan dan pelakunya sudah ditangkap.Dan saya apresiasi saat itu.Karena ini pembunuhan sadis, kalau pelakunya sudah ditangkap ya saya bersyukur.
Saya apresiasi.Saat ditangkap itu Ririn Rifanto, anaknya Ibu Mastini, dan Prio Bagustiawan.Dua -duanya ini warga pepabri, perumahan pepabri desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.Nah, itu bertetangga antara Ririn Rifanto dengan Prio Bagustiawan.Nah, kemudian sidanglah berjalan.Setelah sidang, di sidang pertama, Prio Bagus Setiawan itu membacakan tulisan tangannya.
Sidang pertama itu kan agendanya dakwaan.Pada intinya dalam dakwaan itu, dua terdakwa ini melakukan pembunuhan berencana terhadap lima orang.Satu Budi, Budi Awaludin, 45 tahun.Kemudian yang kedua.Pak Sahrawni, 75 tahun, bapaknya Budi.Yang ketiga istrinya Budi.
40 -an tahun.Kemudian yang keempat anaknya, Ratu Khairunissa, 7 tahun.Dan yang kelima bayi, masih 8 bulan.Motifnya adalah, menurut dakwaan Jaksa, motifnya dendam.Karena si Ririn ini, terdakwa Ririn, nyewa mobil ke korban Budi, uang budi.bayar Rp750 .000, namun mobilnya rusak.
Karena uangnya belum dikembalikan, sehingga dianggapnya itu dendam.Itu menurut dakwaan Jaksa.Tahan dulu, dakwaan itu dari Jaksa, itu kan keterangan yang dapat dari BAP Kepolisian dong?Betul.Nah, BAP Kepolisian itu keterangan itu dari mana?Nah, BAP Kepolisian itu didapat dari keterangan Ririn dan Prio.
Namun, makanya kenapa -kenapa sekarang rame kakinya dipatahkan?Kan begitu?Karena, menurut keterangan Ririn dan Prio, sejak ditangkap ini dilakukan penganiayaan kekerasan.Dari Prio dan Ririn?Dua -duanya sejak ditangkap itu.Jadi si Ririn tuh posisinya sekarang kakinya patah?
Patah.Sebelah kiri.Ada bukti visum dan lain -lain memang patah itu?Ya memang patah bener, sidang itu memang patah.Masih sekarang juga waktu nengok tuh, ibu masih sakit kakinya.Dia bilangnya sama ibu kakinya dipatahin bagaimana ibu?
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
— Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeDipatahin pake drum band itu, besi, sapu.Drum band besi?Iya yang buat itu tuh, besi drum.Oh yang stick drum dari besi?Dia ceritakan digimanain Bu?Dipatahin di kakinya.
Maksudnya dipukul?Iya dipukul, bilang kayak gitu.Oh dipukul sampe akhirnya...Terus sapu katanya.Terus pernah bilang katanya, anduk itu yang diiket disini, selama 3 kali dia itu pingsan katanya Pak.Diiket di muka gitu?
Oke, sampe dia ga bisa nafas?Pingsan iya.Sampe dia pingsan?Itu dicerita semua ke Ibu itu?Iya, waktu aku nengok.Terus apa lagi yang dicerita?
Ya itu aja tentang, terus ininya itu ada bekas pukulan, usabetan gitu, item -item.Oke, Ibu tanya nggak siapa yang melakukan itu?Ya, aku mah cuma, cuma nangis.Pak.Nggak bisa ngomong apa -apa waktu udah di situ tuh.Mau, mau tahan gimana ya?
Dibilang si Ririnya, Bu jangan nangis, nanti akunya nangis, bilang kayak gitu.Jadi aku tuh nangis sambil begini, Pak, di meja.Nggak liat, maksudnya nggak tega itu liat anakku gitu.Meja ruang tahanan ya?Ini anak satu -satunya atau?Anaknya yang pertama itu, Pak.
Anak yang pertama.Kalau Ibu ngeliat Ririn karakternya, Mungkin gak seorang Ririn melakukan perbuatan seperti ini?Karena dia itu apa?Anupa, kayak gak ada tenaganya itu seperti aku tuh.Atau leer -leur kayak gitu tuh tenaganya.Jadi kalau untuk membunuh 5 orang, buat ibu itu udah gak masuk di akal?
Iya.Sedangkan, sedangkan aku pernah itu waktu ada pembunuhan sampe telpon sama istrinya, si Sela.Sela, dimana ini suamimu sampe bisa begini?Pernah mukul gak sama kamu?Enggak ibu.Ibu pernah mukul nggak sama anakmu?
Enggak, Ibu nggak pernah.Ya sama adeknya juga nggak pernah, Pak.Oh, jadi waktu Ibu mengetahui tentang Ririn ini menjadi tersangka, Ibu ngecek ke istrinya, mau cari tahu, jangan -jangan ini anak saya memang suka mukul atau gitu.Ternyata tidak ada itu.Terus aku bilang, suamimu sholat tidak?Suamimu sholat tidak?
Dia nggak ngomong, kadang sholat, kadang enggak.Katanya, ya Allah, itu aja.Oke.Bu, dari hati nurani ibu ya, kita bicara ibu ke anak ya, saya tahu pasti kan setiap ibu pasti ingin melindungi anaknya ya.Tapi saya nggak tahu apakah ibu sedang melindungi dia karena dia tidak bersalah, ataukah ibu sedang melindungi dia karena itu anak ibu.Saya nggak tahu.
Tapi kalau dari hati ibu, ibu kan bertanggung jawab sama Allah ya.Pasti ya.Karena semua akan disidang di akhirat.Menurut hati ibu, anak ibu melakukan pembunuhan atau tidak?Maaf ya, Bu.Tidak, Pak.
Aku yakin tidak.Ibu bisa bertanggung jawab, kan?Iya.Di akhiran.Bersaksi untuk anak Ibu.Nah, pada saat akhirnya keterangan yang lu dapet dari, si JPU mendapat keterangan dari penyidik, kan kita jadi punya pertanyaan nih sekarang, kan?
Kenapa harus dipaksakan?Ya, ini menurut saya, ya.Dugaan?Iya, dugaan.Bisa salah, bisa tidak.Masyarakat yang menilai.
Boleh dikontor juga?Ya, begini.Ririn Rifanto dan Priobagus Setiawan itu pada saat ditangkap di Mes Nelayan Kedokan Bunder, Indra Mayu, Ririn itu pertama kali langsung dihantam ini yang pakai gegang pistol.Oke.Kenapa dihantam?Melawan kah?
Enggak.Saya punya fotonya, karena fotonya disebar, itu dalam kondisi Dalam kondisi di kamar, di emes, yang di situ banyak orang -orang nelayan, teman -temannya yang pada tidur, kan ditangkapnya jam 4 -an, kurang lebih jam 4 dini hari.Langsung, Ririn dulu tuh dihantam, pake dagang pistol, kemudian langsung digebukin, ada 4 orang, langsung dibawa.Batu orang polisi?Batu orang polisi.Dibawa ke mobil.
Oke, Ririn nih?Ririn.Rionya masih tidur, menurut Ririn.Langsung diambil, langsung dipukulin.Kemudian dari situ dibawa ke mobil diseret.Nyampe di situ, kemudian ke mobil diseret, ke mobil diseret, ke mobil diseret, ke mobil diseret, ke mobil diseret, ke mobil diseret.
kemudian setelah nyampe di mobil, ya kemudian dibawa ke polsek setempat.Polsek kedokan bunder.Ya, itu kedokan bunder itu kesamatan nih ramai -ramai.Nah, di situ disiksa lagi.Termasuk dikasih handuk basah, katanya.Iya, pakai handuk basah.
Ketika sudah mau pingsan, nggak napas, udah dilepas.Diganti satunya prio.Terus dipukuli.Udah.Habis itu masuk lagi ke mobil, diikat.Pakai kain hitam, dua -duanya.
Ririn merasakan di rumput -rumput.Kalau di bahasa Indramayu itu namanya toang.Toang itu satu daerah yang jauh dari pemukiman.Iya, sehingga kalau ada apa -apa itu nggak dengar.Jadi Ririn langsung ditendang dari mobil itu.Keluar, tengkurup.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKelengkup.Nah, si Priot juga sama.Tapi Ririn dulu tuh.Langsung diinjek ini kakinya.Diinjek kakinya.Ditempelin pistol.
Ditempelin dia berarti.Oh berarti ini usaha polisi untuk mengungkap pelakunya ya berarti ya dengan cara yang seperti ini.Iya.Nah kenapa Ririn itu sampai dihajar sampai di dor itu.Oh di dor dia?Iya.
Di door temu.Iya, nah ini kan masih di jalan.Kalau udah patah itu di ruangan pores nanti.Oh, setelahnya?Iya, di door.polisi menduga lo pasti pelakunya ya karena di rumahnya ada sidik jari ditemukan sidik jarinya ririn dan motifnya alibinya polisi juga kuat saat itu kan ya karena ada sidik jari tadi jadi lo mau ngelak gimana mungkin kan gitu jadi ketika dia menyebut nama Amanyani sama Joko pelakunya langsung dihantemi dihajar jangan bawa -bawa orang lain Karena ada sidik jari itu kan.
Sidik jarinya Amaniani ada?Sidik jari Ririn.Enggak, Amaniani di lokasi ada nggak?Tidak ada.Ini saya penasaran nih.Rapi.
Rapi.Nah.Oke, nanti.Ya.Tembak nih.Iya.
Dua -duanya ini bolong.Oh dua -dua, kiri -kanan?Iya, kiri -kanan.Oke.Begitu juga Prio.Sama?
Sama.Setelah Ririn?Iya.Udah, setelah itu dibawa ke rumah sakit umum daerah Indrabayu.Itu di sana, Dia merasakan itu tidak dibius, langsung aja dijahit.Sampai kesakitan.
Peluru dikeluarkan?Peluru itu kayaknya udah tembus.Cuma dijahit.Lewat?Iya.Dia merasakan itu cuma dijahit aja.
Dari situ kemudian dibawa ke Polres Indramayu, ke markas.Nyampe Polres Indramayu itu jam enam -an lah.Jam enam, jam tujuh.Masuk ke Ruang Unik Jatahan Ras, di situ dia disiksa.Karena belum mengaku.Iya kan POV -nya polisi.
Jadi kita kan POV polisi belum mengaku.Berarti selama di proses dari perjalanan tadi sampai ditembak, dia tidak mengaku kalau dia yang melakukan.Yang kedua, Joko.Joko itu karena yang membawa Ririn keluar.Iya.Itu nanti, itu di terakhir ya.
Nah si Prio udah mengaku belum pada saat itu?Prio itu mengaku.Iya, tapi bukan saya pembunuhnya.Bukan pembunuh, saya cuma ngubur.Oh begitu keterangannya?Iya.
Itu si Hardi dan Om Nyaririn.Iya, Om Nyaririn.Kalau menurut Prio.Makanya di situ dihabisi.Nah, kemudian sampai di ruang fores itu, di ruang unit jatan ras itu, di situ lah di...Siksa lagi, karena memang jawabannya sama.
Kalau Ririn, setahu Ririn, Aman Yani sama Joko.Nah, kalau Priyo, ya sama Omnya Ririn.Kan gitu.Jadi, gue ambil POV polisi dulu ya.Polisi kan melihat, lu ada nih sidik jari.Lu bunuh 5 orang.
Dia kan pasti kejar dong.Ternyata ini orang nggak ngaku nih.Dia pasti makin penasaran, kan?Di kantor polisi Indramayu itu.Dia coba kejar dong.Kepalang, Pak.
Udah ketembak di sana.Yes, itu!Kalau ngikutin narasi ini ya.Tapi ini kan narasi, saya nggak tahu ini benar atau nggak.Cuma kan kalau ngikutin narasi ini.Pasti kan kejar lagi dong.
Karena begini, POV polisi pasti kan bukan mau bunuh orang.Dia pasti mau mencari pelakunya.Iya kan?Sejauh ini masih di situ kan, belum ada intervensi dari dari Pak Amayani.Nggak tau.Itu belum ada berarti ya, nggak tau ya.
Berarti kan proses ini akhirnya berjalan dengan tidak sesuai dengan SOP, yang akhirnya pada saat proses penyiksaan mengaku nggak akhirnya?Nggak, tetep.Tetep nggak?Iya.Nah, gini mengakunya.Jadi gini, setelah disiksa dari jam 7 sampai jam 1 siang, jadi tidak langsung di BAP itu.
Disiksa dulu.Karena mau minta dimengaku ya?Iya.agar mengakui kan.Karena tidak mengaku disiksa terus.Nah, terakhir itu kenapa dia mengaku, mengakui keinginan penyidik, terakhir itu dipatahkan kakinya.
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeKakinya itu diinjak, ini lututnya diinjak, ininya pergelangannya ini ditarik gitu.Jadi bunyi sampe kata Ririn.Jadi ini naik ke atas begitu?Iya, tapi ini diinjak.Ini ke dahan, ini naik ke atas.Jadi begini kaki?
Iya, jadi begini.Terus?Kata Ririn.Disitulah Ririn pingsan.Sakit kan?Iya.
Pingsan.Menurut prio yang melihat, sampai diimpus.Oh, prio melihat?Melihat.Oksigen, kasih oksigen.Nah, udah.
Akhirnya, apa kata polisi?Sudah, ngaku aja.Jangan bawa ke orang lain.Ya sudah, terserah.Jadi Ririn udah ngikutin karena udah takut dikukuli lagi.Udah gak kuat nahan sakit.
Sehingga di dalam BAP -nya, kalau saya baca, otak pelakunya yang merencanakan pembunuhan itu Ririn di situ.Itu keterangan keluar dari mulut Ririn?Kalau di persidangan itu semuanya disampaikan, kan ditanya nanti, Di BAP ini bener semua.Atau bagaimana?Ketika di BAP nanti Ririn dan Rion mengatakan itu salah semua, berarti kan sutradaranya penyedik kan?tidak kuat lagi, maka ya sudah, terserah penyidik kan.
Akhirnya di situ Ririn, ya dalam dakwaan kan tadi, dakwaan kan dari BAP ya, di dalam BAP dan dakwaannya ya itu dituduh sebagai otak pelaku yang merencanakan.Jadi ditulis di situ dialah pelakunya, dia mengakui.Dan prionya, BAP prionya juga, mendukung tanggal 24 Agustus 2025, yang kejadiannya itu sebenarnya Pak Aman Yani telpon Ririn itu adalah untuk ketemu ngomongin bisnis, tapi di situ 24 Agustus 2025, ada tanggal masama, dekan?Tetapi dalam BAPE -nya Ririn itu, Ririn sebagai saksi itu ngomong, 24 Agustus 2025 itu, Ririn mengajak saya merencanakan untuk mereka sekusi budi sekeluarga.Keterangan di BAP -nya.Iya.
Ya sama.Motifnya?Di dakwaan juga.Motifnya apa?Motifnya adalah... ...sewa mobil, ririn.Ya.
Rp750 .000 sudah bayar ke Budi.Tapi mobilnya Budi korban rusak.Uangnya belum dikembalikan.Tunggu dulu.Tunggu dulu.Gue kalau dengerin narasi penjelasan dulu ya.
Dari mana itu polisi?Ini kan gue dengerin.Gue ikutin ya.Dari mana itu polisi tahu kalau ini ada motifnya Rp750 .000 itu dari mana?Jadi kalau saya amati ya Bang Denny.Terkadang ada hal -hal yang nyata, tetapi dibuat suatu tindak bidana.
Nggak mungkin keluar dari mulutnya si mereka, kan?Nggak, orang dia nggak mengalami.Kalau dari narasi yang dikasih kan nggak mungkin, dong.Berarti kan...Ditulis nih.
Pastilah, itu dari penyidik.Sekarang, kalau mengarang bebas itu bagaimana sih?Iya, narasinya kan begitu kan.Berarti mereka mengakui dan di situ udah ada tanda tangannya dong.Ini digelar perkara, tersangka lempar ke jaksa.JPU ngeliat, berkas sudah lengkap.
Iya.Kan begini ya, Bang Denny.Berkas itu diterima, jaksa itu kalau memenuhisyarat formil dan syarat material.Itu memenuhi, Kak?Ya, karena orang ini sudah tidak berdaya.
Polisi itu, penyidik itu bisa.Kalau ini motifnya apa?Ya bisa dibuat.Artinya kalau benar -benar melawan orang yang seimbang, Orang kaya yang ditangkap, ya nggak mungkin.Nggak bisa.Iya.
Ini jadi mau memenuhi berkas yang dapat diterima oleh Jaksa tuh gampang.Karena lawannya udah lemah, udah nggak berdaya.Artinya tersangkanya ini udah nggak berdaya.Iya, kalau gua ngikutin narasinya Mas Tony tadi ya, maksudnya dari semua penjelasannya, gua nggak bilang itu salah ya.Ini kan ada dua POV pasti kan.Dalam kepala gua, ini polisi sebenarnya, ini yang gua tangkep ya, tujuannya pasti dia pengen cari pelakunya.
Iya.Oke?Atau memang dari awal dia meyakini kalau Ririn sama Prio memang pelakunya.Ya kalau saya sih berpikirnya begini, kenapa dia ini harus dijadikan, Ririn terutama ya, kalau Prio mah oke lah ya, emang dia mengakui.Dia mengakui.Iya, mengakui.
Walaupun dia tidak membunuh, tapi dia menguburkan.Oke lah, kita nggak usah bahas -bahas lagi ya.Artinya nggak, dalam arti, saya nggak usah bela juga nggak apa -apa, orang dianya ngaku kan gitu.Nah, menurut saya, tadi karena sudah terlanjur sejak awal ini, ya.nembak ini.Itu kan diperbuatan yang benar -benar...
Iya, iya, iya.Kita persingkat.Berarti setelah masuk pengadilan ini, iya kan?Ini kan belum phonish kan ya?Belum.Ini udah viral.
Di situ terungkapnya pembunuhan ini seperti apa?Kejadian malam itu.Itu yang kita mau dengar.Iya.Jadi, dalam sidang pertama, jaksa penuntut umum membacakan dakwaan, belum tuntutan ya, tetapi dalam pasal 340 itu ya sudah pasti itu.Ini sadis bahkan, iya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started free5 orang mati, sumur hidup, atau hukuman waktu tertentunya itu 20 tahun.Kalau dalam pasalnya apa ya.Kemudian hakim itu kan mempersilahkan kepada pihak terdakwa, barangkali ada yang mau disampaikan.Ternyata Priok, Dengan membawa kertas tulisan tangan.Ada di sini kertasnya?Enggak, enggak ada di sini.
Diserangkan ke Hakim.Dengan membawa tulisan tangan, dia benar -benar menyampaikan kepada Hakim.Bahwa?Kejadian yang sebenarnya.Ya tadi kita cerita nih.Ya, bahwa pembunuhan ini pelakunya adalah Amanyani yang punya masalah dengan Budi karena Budi punya utang kepada Amanyani.
Kemudian Hardi yang membunuh Budi.Kemudian Yoga yang membunuh Budi.Istrinya Budi, kemudian bapaknya Budi, dan dua orang anaknya.Nah, sementara...Joko itu sama saya menguburkan.Dia akui.
Jadi lima.Iya, jadi lima sama Priok.Oh, itu keterangannya udah keluar.Nah, lalu...Saya kan tidak masuk sidang nih, Pak.Sebelumnya.
Saya tuh belum jadi pengacaranya.Kok belum?Belum, ini.Baru jampin, pada saat itu viral.Iya.Belum, belum viral.
Iya, iya.Baru mau lah, ya?Belum.Nah, sidang pertama itu kan saya lagi di Jakarta.Iya, iya, iya.Kemudian ada wartawan.
Ngasih tau?Ngasih tau saya.Mas Tony.Ada mas?Iya, ternyata ada pelaku lain.Wah, menarik, nih.
Akhirnya, sudah.hari saya putuskan untuk bertemu dengan Prio Dandrini Lapas.Alasannya apa waktu itu?Penasarannya?Penasaran.Karena saya terang -terangan sama petugas Lapas, saya dimintai statement, saya bilang sama teman -teman wartawan, dan Lapas juga udah tau, denger.
Akhirnya saya diterima.Diterima.akhirnya ngobrol dikasih dikasih tau nah setelah ngobrol baru baru kan loh kok begini keterangannya ya bahwa tanggal 24 Agustus 2025 itu Ririn itu ditelepon oleh Aman Yani ketemuan di kuliner Cimanuk ya bersama Priyo kan itu nah kemudian ditawari pekerjaan nah terus Priyo ditawari kan ya ya tadi udah dicerita kan semuanya nah kemudian Sampailah tadi di 28 Agustus 2025 Ketika Ririn diminta oleh Budi untuk datang ke rumah Nanti ada Amanyani yang mau nagih utang Nah gitu Nah sementara Priyo ini yang ditugasi nagih utang ini oleh Amanyani Mendengarkan Budi ngomong Amanyani mau kemari nagih utang Priyo ini Jangan -jangan ini ya target yang mau ditagih, kan gitu.Karena Prio ini kan dikasih tugas 9 juta.Kalau yang nonton ngikutin pasti paham nih.Masalah, apa, Paluwitu tadi kan.
Iya.Nah, kemudian, ya sudah.Setengah sebelas itu, ya, Ririn sama Prio itu datang.Pada saat Rio dan Prio datang ke rumah Budi, sesuai permintaan Budi, di dalam itu sudah ada Aman Yani sama Joko.Jadi mereka udah duluan.Baru tiba.
Ada Aman Yani sama Joko.Belum ada kejadian?Belum.Lalu karena saya ini mau menggali yang sebenarnya,Rin, kamu masuk rumah Budi itu lewat apa?Lewat mana?
Lewat gerbang, Pak.CCTV itu beredar, Pak.Dari depan rumahnya korban.Ada itu toko bangunan material, itu CCTV -nya itu.Seberangnya langsung nyorot, nembak ke rumah korban.Jelas.
Saya punya rekaman CCTV -nya.Di dalam CCTV yang beredar itu kan ada orang, ya.Nah, ada orang.Nanti saya lanjut ke sini dulu.Di dalam ada aman nyanyi sama Joko.Kemudian nyampe di depan terbang ada mobil, saya bilang.
Itu mobil aman nyanyi atau bukan?Lalu kata Ririn, kayaknya sih iya, Pak.Oh ya sudah, lanjutlah cerita di sana.Di dalam obrolan itu, Aman Yani ngobrol sama Budi, membicarakan bisnis.Oh bisnis?Ya.
Menurut keterangan?Rin sama Prio.Oke.Saya sampai untuk menguji dia ini bener atau tidak obrolan.Apa, bisnis apa yang kamu dengar?Lu crosscheck nih, dua belah pihak.
Iya.Dia ngomong, Aman Yani itu Pak ngomong itu bisnis itu beras...Sembako lah ya, minyak goreng, katanya.Kemudian karting deng, juga apa.Dia sebut, artinya dia inget kan?Nanti bener, oke.
Terus dia bilang, nah, tidak lama, Ririn dulu nih.Ririn ini kan mau nagih utang nih ke Joko.Ke, sorry, ke Amaniani.Oh, ke Amaniani.Ke Amaniani, yang masih 300 juta itu.Si Ririn ini nagih.
Om, uang saya gimana?Si Amaniani ini, Pak, membuka tas ransel di rumahnya korban.Nih, kalau buat bayar kamu, Mak Adarin, tenang aja, tapi saya mau nonton.utang dulu ke Budi.Tahan dulu bentar, biar penonton agak jelas ya.Jadi mereka duduk nih, semuanya yang dalam nih ya.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
— Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeNgobrolin bisnis nih.Tiba -tiba si Ririn juga ada di situ.Ada, Ririn sama Prio ada.Oh, kalau utang saya gimana?Dia buka, ini uang nggak ada.Tapi kalau ini utangnya dulu dia bayar.
Jadi kesana nih obrolannya, kira -kira kan ya.Lanjut.Jadi, Ririn melihat Amanyani itu, ada uang yang untuk bayar utang ke Ririn, dia bawa.Sehingga di pikiran dia, Ririn, saya tanya dia, terus gimana?Ya kan kebetulan, Pak, karena kan lama tuh, ya.Setelah ngutang itu, nggak ketemu lagi, kan.
Nah jadi kebetulan ketemu, dia bawa utang, bawa uang, kan.Nah, akhirnya, tiba -tiba si Joko, temennya anak buahnya Amanyani ya, kompletannya Amanyani lah.Itu tiba -tiba ngajak Ririn keluar.Anterin saya ke Aspeng.Aspeng itu asrama penganjang.Disana tuh ada nama desa, namanya penganjang.
Nah, lalu Ririn ini kan tidak tahu bakal ada pembunuhan nih.Iya, dia nggak tahu ya?Iya.Sehingga...Tapi Prio udah curiga.Prio belum tahu.
Tapi udah curiga tadi pasti kan?Yang palu itu.Yang palu juga dia tidak nyangka kan.Tidak berpikir.Iya, tapi ada kecurigaan lah.Cuma dia masih belum tahu nih.
Karena kan tidak ada apa -apa ini ngobrolannya.Iya.Kan ngomongnya buat nakut -nakutin aja.Iya.Tapi pada saat ngobrol benar -benar ramai, Prio ada di dalam juga?Ada.
Yang ini kan masih Amaniani, Joko, Prio, Ririn.Pudi kan, korban ya.Satu lagi, Yod...Siapa?Yoga.Belum.
Ini belum kesana.Iya.Makanya ini kalau bisa ditaruh duitnya seperti ini ya.Panjang juga ya.Iya.Kalau tadi kan..
.Nanti penonton, kalau ada yang bisa ngerangkum, nanti tolong tulis rangkumannya di kolom komentar.Jadi orangnya juga clear ya.biar si Prio disini jadi Ririn itu tadinya ketika diajak Joko sama Prio ajak luarnya sana kan itu saya disini tiba -tiba Aman Yani sudahin nama kamu aja biar Prio disini Ririn nawarin nama Prio tapi Aman Yani bilang udah kamu aja Saya melihat sepertinya Amanyani ini, ini pikiran saya ya, Amanyani ini masih sayang sama ponakannya.Mau ngelindungi?Bukan, ya, agar jangan terlibat lah.
Karena saya yakin Amanyani itu udah merencanakan, Pak.Karena pesen palu ke Prio, kan?Iya.Biar ponakannya nggak terlibat.Apa masih dalam taraf mau mengancam?Tapi kebablasan itu bisa.
Bisa juga.Tapi nanti setelah saya cerita.Tapi nanti setelah saya cerita baru nih.Apakah niat, apakah...Apa sih namanya?Perencanaan.
Nah, pergilah nih, Pak.Ririn sama Joko.Tinggal Amanyani dong.Sendiri.Di situ...Yang Amanyani sama Priok.
Tinggal Amanyani sama Priok.Di situ menurut Priok, sudah cocok.Kalimat Amanyani, bagus.mana bayar?nah kata budi saya gak punya uang pak habis ketipukata Budi.
Kata Amania nih, ketipu itu kan urusan kamu.Balikin uang saya.Prio kan menyaksikan aja nih, Pak.Karena dia juga ditugasin dan dihutang, kan?Nah, lalu kata Budi, ya Pak nggak ada lagi gimana, kan?Minta tempo.
Tiba -tiba, datanglah Hardy sama Yoga.Dua orang itu.Oh, itu mereka baru datang?Baru datang.Terus?Priyo melihat, dua -duanya apa, Hardi sama Yoga, ini membawa tas.
Kalau Hardi, itu membawa tas yang diambil dari Priyo, isinya palu.Yang dipesen aman -yani tadi.Kalau Yoga, bawa tas, ya, itu bawa palu juga kalau menurut Priyo.Saya bilang, dari mana kamu tahunya dia bawa palu?Ya akhirnya kan Yoga juga yang ikut bunuh, kan?Nah, kemudian, ini Budi.
Ini ada sopa apa?Sopa tuh warna warna marun.Ini sopa ya?Sopa.Duduk siapa?Ya, sopa.
Nah, lalu di sini ada sopa juga yang ada pakaian kotor.Oh, oke.Nah, satu lagi di sini ini.Di sini sopanya agak 2 seat.Siapa yang duduk di situ?Budi duduk di sini.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeAmanyani duduk di sini.Priyo duduk di sini, di sebelahnya Budi.Mengapit ya?Iya, jadi Prio nemenin lah gitu kan.Iya, mengapit lah.Iya, kalau Budi duduknya disini, tetapi berhadapan dengan Amanyani.
Iya, lain ngobrol.Iya, nyerong gitu.Datang lah si Hardi sama Yoga.Masuk.Yoga duduk, berdiri disini.Berdiri disini, sambil Amanyani.
Iya, sambil Amanyani.Hardi berdiri disini.Depan sini.Iya, disini ada meja.Oke.Kata Yoga, kamu tuh gimana bud, dibantu -bantu, di tagi kok nggak ada...
terus ngomongnya.Nah, Hardi langsung ke sini.Di sini kan ada Prio.Langsung ke sini.Kalo menurut Prio itu, sampai ke kaki Prio itu sampai gini, Pak.Iya, karena dia mau ke sini.
Membelakangi Budi.Di belakang Budi.Prio menyaksikan sendiri.Buka tas.Ambil palunya, dihantem budi nih, Pak.Kepala bagian belakangnya.
Langsung?Langsung, kata Prio.Tiga sampai empat kali.Astaghfirullahaladzim.Prio menyaksikan sendiri.Ih, nggak kaget itu, Prio.
Makanya dia itu, Pak.Kenapa?Saya tanya, kamu kenapa nggak lari ke luar?Saya nggak bisa apa -apa, Pak.Dia takut juga?Ya, apa namanya?
Kalau bahasa Indramayu, Pak.Kami tenggengan.Kalau istilahnya psikologinya, shock trauma shock trauma jadi dia juga takut kan ya darahnya kemana -mana ya kemana -mana di sopa di lantai nah kemudian tergeletak tuh pak oh iyalah tergeletak di bawah meja nah tergeletak di bawah meja itu tetap masih di ini pak dadanya iya dadanya lah ini ama yaninya gak melarang atau apa gitu lah ini kan mungkin bisa saja pak disuruh aman yani Maksudnya Amayani ada kondisi ini nggak?Si Prio lihat nggak kayak, eh jangan digituin gitu.Nggak ada?Ya Amayani mah, menurut Prio itu nggak...
Nggak bergeming?Nggak.Nggak bergeming?Nggak, ya.Saya sih melihatnya kalau dua orang datang membawa...Ya sudah rencana, Pak.
Kemudian lagi terkapar begitu, Pak.Aman Yani ini minta Priok.Priok ambilin tali tambang di garasi.Tahu tuh Aman Yani.Biar dia mau pelajari.Buat apa, Wak?
Buat ikat kaki, kan gitu.Akhirnya Prio ambil, Pak Tambang itu.Nah, dia nurut tuh, Prio.Karena memang sudah nggak bisa apa -apa lagi.Nah, nurut aja.Lagi mau ngikut, tiba -tiba...
Dari...Kan ini ruang tamu.Itu ada pintu geser ke ruang keluarga.Jadi kan gitu, Pak.Ruang tamu, kan.Pintu geser ke ruang keluarga.
Di sini garasi.Pintu ke garasi.Nah, tiba -tiba dari kamar belakang...Muncul...Muncul Pasah Roni.Bapaknya Budi.
Lihat ke ruang tamu.Melihat, teriak, tolong!Langsung dikejar sama Yoga yang masih di situ.Dikejar sama Yoga, bawa palu sendiri.Dikejar sampe ke kamarnya.Prio nggak liat tuh?
Nggak liat.Lalu Oman Yani memerintah kepada Yoga.Surah sana, Hardi sama Prio.Lalu kesana.Nyampe disana itu memang sudah terkapar.Oh, jadi pada saat Prio sampai ke dalam ruangan berikutnya, si bapaknya Budi udah terkapar?
Udah terkapar, tapi masih dipukuli.Oh, lagi dipukuli?Iya, masih.Tapi udah terkapar, tapi masih lagi dipukuli lagi.Kepalanya?Kepalanya juga.
Prio melihat itu kepalanya juga.Nah, akhirnya dipukuli lagi di lehernya, kata Prio.Jadi dipukuli lagi.Jadi, Yoga yang mengeksekusi bapaknya, bapaknya Budi, Hardi yang masih di dalam kamar, Prio yang menyaksikan itu di pintu, Pak.Makanya dia lihat yang tukulan ke berikutnya.Kalau pertamanya nggak melihat.
Lagi terkapar begitu, Pak.Di kamar tengahnya, jadi kamar belakang, kamar tengah, ruang tamu.Di kamar tengahnya teriaklah perempuan.Istrinya Budi.Ketauan.Ini malam -malam ribut aja.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeAda apa sih kan itu?Dia belum tahu nih.Belum tahu.Dia keluar.Nggak, nggak keluar.Dengar teriakan terakhir.
si Yoga dari kamarnya Bapak Sakhroni, Masuk pindah ke kamar tengah.Si Priyo menyaksikan.Karena kamarnya sebelahan, kan?Begitu sini.Si Priyo menyaksikan lagi.Memang disuruh menyaksikan sama Amanyani, Priyo itu.
Nah, si istrinya Budi, ibu Ees, itu di kasur itu lagi duduk.Posisinya, masuk Yoga itu dia teriak, tolongan gitu, langsung dihantam pake palu bagian samping kepalanya.Wah, pake bagian samping.Nah, lalu oleh si Yoga, itu Yoga yang masuk ya.Oleh Yoga, itu palu itu, kepala palunya, menurut Priok ya, itu taruh di leher sini, di ganjang.Diinjak.
Oleh Yoga.Mati lagi kan?Sampai mati.Iya.Istrinya budi.Anak yang gede.
Ratu Herunisa, bangun, nangis, dihantam lagi kepalanya.Astagfirullah.Sama yoga.Nah, kemudian, yang bayinya ini.Baru berapa bulan ya?8 bulan.
Bella namanya.Diambillah oleh Amanyani.Diambillah oleh Amanyani, kata Priyo ya.Lalu Priyo suruh ambilin susu, karena di kamarnya Isi tuh ada botol susu di meja.Ambilin katanya.Diambillah sama si Priyo.
Dikasih tambahin, itu kan masih ada susunya.Ditambahin air di dispenser.Lalu setelah susunya ada sama Priyo, botolnya dikasih ke Priyo.Suruh nyusuin, suruh nenangin.Karena nangis itu kan.Karena disusuin sama Priyo itu tidak diem -diam.
Si yoga tadi ya.membunuh Ibu Ois sama ratu anaknya itu, langsung nggak sabar.Kamu bisa diamin nggak sih?Diambil sama si Yoga.Bawa ke kamar mandi, Pak.Dilelepin.
Kamar mandi.Mati lagi.Jadi sadis ini, Pak.Memang pembunuhan keji.Jadi saya juga sepakat pembunuhnya harus diukum berat.Cuma yang pembunuhnya yang sebenarnya.
Kemudian setelah itu, Aman Yani, Hardi, Yoga, Prio.Coko kan keluar sama Ririn tadi.Itu langsung membereskan jenajah, semuanya digotong, dibawa ke kamar belakang.Kamar tempat mesin cuci.Kemudian Aman Yani memerintahkan Prio agar ngepel.Darah -darah.
Yoga diperintahkan masuk ke kamar eis untuk membersihkan darah di tembok.Hardi ke sofa yang ruang tamu.Budi yang mati.Jelas ini Prio menyaksikan.Sampai detil.Kemudian, Prio lagi ngepel, melihat Aman Yani masuk ke kamar ais.
Masuk ke kamar ais.Udah.Yang 3 orang ini duduk di kursi tamu, yang tempat tadi Budi dieksekusi.Kemudian si Hardi ini Yang waktu itu siangnya itu ketemu Priyo kan kenal.Sehingga mengenalkan, ini namanya yoga.Lalu Aman Yani keluar dari kamarnya, atau Priyo, ngomong, kamu harus bisa jaga rahasia.
Nanti saya kasih 100 juta, kata Aman Yani.kan. Ya,Ya, dia udah nggak bisa apa -apa.Saya tanya, kamu kenapa sih nggak pergi aja?Iya, masih melawan atau apa gitu.Iya, lari.
Dia udah nggak bisa apa -apa.Mati gaya?Iya.Dan dia takut juga, Pak.Takut dieksekusi juga.Karena memang kejam -kejam itu melihatnya, kan.
Nah, kemudian dikasihlah uang 8 juta.Oh, si Prio.Prio, ya.Dikasih uang 8 juta sama emas.Anting sama gelang.Itu emasnya mungkin ambil dari masuk ke kamarnya Oes tadi kan?
Aman Yani yang pria lagi ngepel tuh melihat Aman Yani tuh masuk ke kamarnya Oes.Jadi ada sesuatu yang Aman Yani ada ambil juga dari rumahnya?Ya.Dikasih lah.Itu gelang sama anting.Semua 8 juta.
Ini buat lu lah intinya.Ya.Handphone -nya, Pak.Yang dikasih waktu di kuliner Cimanuk.Oppo Merah.Oppo Merah diambil.
Oh barang bukti.Keren nggak itu, Pak?Luar biasa itu merencanakannya itu.Tapi, menurut aku, ya maksudnya di era sekarang ini kan...Tetap, Pak, meninggalkan...
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeIya.Terus kemudian, pulang.Aman Yani, Hardy, dan Yoga.Keluar.Ini Joko sama si Ririn, kan?Masih di asrama penganjang.
Oke.Nah, ada satu kalimat dari Aman Yani sebelum meninggalkan rumah korban kepada Prio, ya.Jangan sampai Ririn tahu.Nanti, Kalau Joko kembali ke sini, Joko akan ngomong saudaranya Budi.Sehingga, pantaslah ada di sini, kan?Saudaranya Budi.
Akhirnya udah pergi bertiga.Setelah pergi bertiga, di situ kan si Priok sendiri, sama lima mayat.Tapi mayatnya udah di belakang.Kemudian tidak lama Joko sama Ririn datang.Ririn duduk di sofa yang tadi, Pak.Lalu Ririn, yuk.
Udah gitu ceritanya, Pak.Kata Ririn, yuk kok ini bau pesing sama amis -amis gitu.Ririn kehilangan target nagi uang Ririn juga temannya Ririn, kan?Budi sama Amanyani kemana sama Om?Dijawab oleh Joko Budi, WA saya, dia keluar katanya Iya, sama Amanyani, ada urusan bisnis Kalau istrinya kemana, kata Ririn?Kata Joko.
Jadi lagi dibawa sama Pak Sahroni.Ya, sama mertuanya itu.Sama dua anaknya itu dibawa nginak di rumahnya saudaranya, Sahroni.Saudaranya Pak Sahroni, gitu.Terus, ini rumah siapa yang nungguin?Kata Ririn.
Kan saya saudaranya, kata Joko.Oh, yaudah tenanglah kalau abang saudaranya.Kalau gitu saya pulang.Nah, maksudnya Ririn nanya siapa yang nungguin, kalau ada yang nungguin dia pulang, kan?Apa jawaban Joko?Ini Budi WA lagi.
kamu nemenin jaga rumah disini nama saya itu yang membuatnya Ririn berada dirumahnya korban terus karena dibohonginsama ya kan karena sudah tertangkap ya jadi kalimatnya kan dibohongi ya tapi saat itu Adrian percaya bahwa Joko ini selalu mengaku saudaranya Budi kemudian meminta Joko untuk jaga rumah terakhirnya itu nah akhirnya udah Pak disitu lalu bagaimana dengan adanya sidik jari sidik jari itu Pak terungkap di persidangan itu ya Bang itu di pintu geser Sama di botol semprotan nyamuk, botol pape.Di sofa nggak ada.Iya, tapi nggak ada.Nah, itu yang terungkap di persidangan.Ini fakta persidangan ya.
Bagaimana dengan adanya sidik jari itu?Itu Ririn kembali kurang lebih jam 1 -2. Hari Jumat, hari 29 Agustus 2025.Ririn mainan handphone kan disitu karena sudah tenang lah ada saudaranya Budi kan Joko lalu Ririn nanya Joko Bang ada autan gak?kata Joko gak ada ada juga semprotan nyamuk dimana?itu ambil aja sendiri di ruang keluarga makanya Ririn ke ruang keluarga melewati pintu geser tadi ambil lah disana di ruang keluarga Banyak itu Pak, botol pape itu.Ada warna kuning, ada warna hijau, ada warna hitam.
Dia ambilin satu -satu, mana yang masih banyak kan isinya.Ambillah kuning.Semprot -semprot lah di ruang tamu.Prot -prot, setelah semprot, ke sana lagi, taruh lagi.Jadi mereka masih nunggu di situ?Masih.
Jam3. Subuh?Iya, jam 3 pagi.Itu Joko meminta Ririn agar pindah ke kamar depan.Kalau rumah di kampung dibayar ruang tamu.itu kan sebelahnya kamar, kan?
Agak maju dikit.Nah, Ririn suruh pindah ke kamar depan.Kata Ririn, nggak enak lah, Bang, kan bukan rumah saya.Nggak apa -apa, saya saudaranya, katanya.Nah, lalu Ririn pindah ke kamar depan.Setelah pindah ke kamar depan, kata Prio, kata Joko, coba dilihat Ririn tidur belum.
Begitu dilihat sama Prio, sudah tidur, Langsung si Prio bercerita, Bang, saya dikasih uang ini, 8 juta, sama emas nih, anting sama gelang.Oh ya sudah, kata cerita si Prio, kata Joko, Sini, emasnya, udah uangnya buat kamu.Udah.Mayatnya kok nggak dikubur?Makanya gitu aja.Tuh!
Joko walaupun pergi sama Ririn, tapi tau kan?Itu makanya Joko pelakunya.Makanya lu mengungkapnya begitu.Iya, nah!Akhirnya, si...Prio diperintahkan oleh si Joko untuk ambil cangkul.
Dikubur lah.Belum, ambil cangkul.Setelah ambil cangkul, kemudian balik lagi ke situ.Joko kan masih di ruang tamu, kalau Ririn tidur di kamar depan.Jadi Ririn ini sebenarnya masih nungguin mereka balik ya?Ya, pokoknya Ririn mah nungguin, karena saat targetnya nagi uang ke Aman Yani, terus ini kan Budi temannya.
Akhirnya, Setelah canggul ditaruh di garasi belum dikubur.Si Prio kembali lagi di ruang tamu ngobrol sama si Joko.Joko tiba -tiba pamit.Nggak pamit, pergi.Keluar.Kurang lebih jam 5 -an balik lagi.
Kata Dio.Jam 5 pagi.Itu si Prio udah ngubur?Belum!Ini belum.Kata si Prio, Bang, dari mana, Bang?
Ini habis beli rokok sama kopi di warung Madura, Joko datang membawa rokok 2 bungkus, terus bawa kopi.Kopinya merk apa, saya bilang.Disebut kopi cair.Artisnya untuk menguji, Pak.Beredar, CCTV di luaran, Pak.Jam 5 .01, tanggal 29 Agustus 2025.
Jam 5 .01.Ada orang masuk lewat gerbang.Masuk ke rumah Budi.Dan saya tanya, CCTV ini ada di penyidik?Ada.Pasti kamu ditanya dong, ini siapa CCTV?
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeSaya sebut, Pak.Joko.Saya dihantemin malah, Pak.Jangan bawa -bawa orang, katanya.Itu.Jadi mau nyari pelak, niatmu cari pelak yang sebenarnya atau tidak di penyidik?
Kalo dikasih tau sama pelakunya bahwa itu Joko, kok malah dihantemin?Jangan bawa -bawa orang lain.Kan itu?Kalo semua keterangan yang lo kasih disini adalah fakta, karena ini kan bercampur ya?Ada fakta pengadilan, ada POV dari Prio, ada keterangan dari Ririn, ada keterangan dari Ibu -nya.Kalo kita ambillah 90 %nya benar, Ini masalah besar banget.
Wow, sangat loh.Sekarang aku mau tanya dulu, Ahmad Yani ini posisinya dimana sekarang?Ini kan udah viral ya?Ya, nggak tau dimana sekarang.Menghilang gitu?Menghilang.
Lu nggak mencari tau dia ada dimana gitu?Ya, kan ada polisi tugasnya.Ya, polisi kan tidak melihat dia sebagai orang yang harus dicari.Dia bilang presisi.Presisi itu kan sesuatunya harus responsif, kan?Jadi gini, Pak.
Kita anggap lah nggak ada kasus.Ada info.Pak, ada pelaku tindak bidana, kan cari tahu.Pak, bergerak.Nah kalau ini akunya ngomong, di persidangan terungkap, rame, viral.Ya kalau nggak gerak -gerak, ya jangan jadi polisi lagi.
Kan botok borodinnya presisi, bener nggak?Artinya gini, yang belum ada kejelasan saja, ketika ada info, ada tindak bidang, di sana ada jambret.Atau di sana ada penodong, ada darampong.Kan cepet tuh biasanya kan, Pak.Ini yang ngomong pelaku.Kalau yang ngomong pelaku itu kan dia pelaku nih, Pak, salah satu.
Ya kalau yang ngomong pelakunya kan Pak Alid, Pak.Lah kenapa nggak respon, kan?Ya nggak?Nah, itu, Pak.Jadi, nama -nama pelaku lain yang sekarang ini rame, muncul viral, itu jelas ada berdasarkan keterangan Priyo.Saya sebelum memutuskan mau jadi pengacaranya Ririn dan Priyo ini, itu ketika dia ngomong, ini kan saya lagi menceritakan ceritanya Priyo ini kan, ya, tapi nggak apa -apa lah saya selipin.
Ririn, kalau kamu bener, saya bilang, ceritanya seperti itu, ya, saya mau bantu.Tapi tolong jujur, kan itu.Nah, Prio juga, kalau kamu benar, saya bilang seperti itu.Saya bantu.Tapi juga tolong yang jujur.Kalau kayak gini ceritanya, Ririn ini, ini bisa bebas.
Dengan kesaksian kamu, Prio.Kan itu.Tapi kamu ini salah, yuk.Nggak bisa kamu.Masih bisa kena?Iya, kena.
Karena biar bagaimanapun, kamu itu ikut menguburkan.Jadi kembali, adanya sidik jari itu, ya.Tadi ceritanya kan sidik jari Ririn itu, ya.Ririn datang pun setelah kejadian nah mungkinpenyidik karena ada sidik jari itu, pak.Sudahlah, nggak usah ngelakkan gitu, pak.
Ini sidik jari pun ada.Tapi ada sidik jari di TKP itu belum tentu, pak.Itu pelaku.Pada saat malam setelah jam 5 itu, Joko balik lagi, bubarnya gimana tuh mereka?Jadi setelah Sampai CCTV ya.Artinya, bukti CCTV itu menandakan, itu bukti sentipik lho.
Ada pelaku lain.Kan itu?Kenapa nggak ditangkap?Kan itu?Dan itu ada di polisi katanya.Ada di polisi.
Makanya saya berharap CCTV itu harus dibuka secara utuh.Saya akan lihat sebelum Prio dan Rin datang ke rumah Budi, Sudah ada aman nyanyi sama Joko.Paling tidak kesorak.Tapi sudah dibuka di pengadilan belum?Belum.Ada wacana masuk ke pembukaan bukti itu?
Nggak tahu.Karena yang dua sudah dibuka.Yang berlindung sama hotel.Ya, itu beriling sama hotel itu, ya itu ceritanya dibilang panjang.Itu keluar itu disuruh oleh Joko ngambil uangnya, dananya Budi diberiling, kan itu.Terus, Joko minta Ririn mengantarkan ke Jati barang, karena mobilnya nggak ada, lalu disuruh ke hotel.
Sama di sana pun, iming -imingnya si Joko ini mau ketemu Budi dan Amanyani, gitu.Cuma kan CCTV yang dari depan rumah itu, Ya, ini yang penting.Kalau...Itu penting, gitu?Iya, makanya saya...Keluar masuknya jelas, itu.
Makanya saya berharap, ya, Bang Denny, CCTV yang dari depan rumah ini agar dibuka secara utuh.Karena akan kesorot lah siapa saja yang masuk ke situ.Di pengadilan, pada saat awal permulaan pengadilan, CCTV itu sudah ada masuk sebagai barang bukti atau belum?CCTV ada.Ada?Di dalam berkas...
Berkas ada?Di dalam ada.Di barang buktinya, ya...Satu CCTV toko bangunan.Toko bangunan ini CCTV ada depan rumah?Ada depan rumah.
Ya melihat.langsung ke rumah?Iya.Jadi kita bisa lihat orang belum masuk kan?Bisa.Siapa yang masuk.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeMakanya Joko yang jam 5 aja ke monitor.Jadi kalau dibilang itu piktir, itu CCTV itu Joko.Ngerti -ngerti.Nanti itu kan baru akan dibuka nanti kan?Iya.Makanya saya berharap dibuka itu nanti ketemu semuanya.
Lanjut ke ngubur.Jadi...Setelah Ririn tidur di situ, bangunlah jam 9.9 pagi.9 pagi.Saya persingkat aja, ya.
Yang penting -pentingnya aja.Nah, Ririn ini pingin pulang.Ke rumah.Iya, iya, Pak.Nggak pikiran apa -apa.Lalu oleh si Joko, jangan dulu.
Kamu makan dulu di sini.Nanti beli nasi.Lalu Joko menyuruh Prio beli nasi dengan...Ini hal penting yang mau sampaikan.Dengan memberikan emas.Suruh jualin emas tadi.
Jadi emas yang diambil oleh Joko tadi disuruh Prio untuk jualkan emas, sama beli nasi.Udah dijual sama beli nasi, balik lagi.Makan kan uangnya dikasih ke Joko.Jadi Prio itu hanya disuruh menjualkan saja emas itu, yang dari Amaniani.Nah kemudian, Setelah makan -makan, Ririn kan udah sana, kata Joko pulang.Nggak apa -apa, pulang dulu kan.
Ririn pulang.Ketika Ririn pulang, dikubur lah tuh berdua.Prio sama Joko.Kurang lebih jam 1 siang.Habis sholat Jumat.Itu selesai tuh?
Selesai.Setelah selesai dikubur, jam 2 -an, Ririn balik lagi.Ke situ lagi.Sampai malam lagi, Pak.Nungguin.Karena suruh jaga rumah ceritanya sama Joko.
Jokonya kata Budi, kan.Oke, terus?Nah, lalu malam lagi, ini soal mobil ya, kata si Joko, Rin, hanterin saya ke Jati Barang.Nanti sekalian ketemu Budi sama Aman Yani.Pakai mobil apa?Yaitu... mobilnya Budi katanya kan, yang sedan Corolla.
Nah itu kan rame viral, Pak, ditemukan di desa Babadan itu.Nah, akhirnya Ririn mau, karena memang kata si Joko ini kan ya selalu satu saudaranya, kedua mau ketemu Aman Yani sama Budi, kan gitu.Iya, Budinya ada kan mobilnya Budi, kan gitu.Oke, kata si Ririn.Nah, kemudian begitu mobil ini keluar, mobil pick up -nya itu dikeluarin lagi, Pak, milik korban.mobil pickup ini dikeluarin lagi beli korban lalu kata si Ririn karena udah di mobil kan yang nyetir kan Ririn itu kok mobilnya Budi kenapa dikeluarin yang pickup nah kata si Joko nanti ada saudaranya Budi saudara saya yang mau ngambil katanya kan saudara saya yang mau ngambil kata si Joko gak taunya itu Si Joko ini, ya terungkap setelah mobil ditemukan, itu nyuruh orang namanya Evan, suruh menggadekan mobil pickup itu.
Dan uangnya, suruh transfer ke rekening Budi.Handphone Budi itu kan udah dikuasai sama pelaku, sama Joko itu.Jadi dia seolah -olah menjadi Budi, suruh menggadekan mobil itu.Jadi ini terongkap dari keterangan Ririn dan Prio, ketika mau berangkat pakai mobil sedan, itu mobil pigapnya kemana?Kenapa dikeluarin?Kata si Joko nanti mau diambil saudara saya, kan?
Saudaranya Budi juga.Berarti kan dia yang memerintahkan si Evan untuk menggadekkan mobil itu dan uangnya di transfer ke rekening Budi, dan akun dana di handphone Budi itu udah dikuasai sama pelaku, Pak.Nah ya bisa dia bukti aja, kemudian nyuruh prio, jalan nih bak ke Jatibarang, jalan.Setelah jalan, kemudian arensananya itu gak ada ngomong ke hotel itu, cuma mau ngomong ketemusama Aman Yani.Di pertengahan, di daerah Jati Barang, mobil ini ngadak.
Lalu si Joko keluar.Udah, saya turun di sini aja.Lah, sayangnya gimana?Kata si Ririn sama Frio.Sudah, kamu cari penginapan aja hotel.Kan saya nggak bawa KTP, karena tadinya juga orang deket dari rumah Pepabri.
Rumahnya si korban sama Ririn kan deket.Dikasih lah KTP -nya korban.Ya nggak curiga, Pak.Karena kan memang dia saudaranya Budi dan mau ketemu Budi.Dikasih KTP -nya korban untuk booking hotel.Dikasih uang 500 ribu.
Dikasih lagi handphone yang inventaris itu, Pak.Ke Prio.Iya.Kasih lagi ke Prio.Nah, lalu sana cari hotel.Akhirnya dapetlah hotel.
Jalan lagi sampe hotel tuh kebetulan mogok.Tapi udah di parkiran.Nah, akhirnya Prio pesen hotel pake KTP Budi.Dan anehnya juga bisa lolos, kan?Makanya di persidangan itu resepsionis itu merasa lalai, lah.Karena orang check -in dengan KTP orang kok boleh, kan?
Singkat cerita di situ nginep, Pak.Dan terekam CCTV.sehingga CCTV itu diputar di pengadilan kenapa Ririn sama Ririn ya terutama ya yang gak terlihat nih Ririn kenapa Ririn bawa mobil ya itu tadi diminta oleh Joko untuk mengantarkan mau ketemu Budi ya gitu lalu ada habis itu besoknya besok kan nginep disitu besoknya si Joko itu telepon ke Priyo ke handphone yang inventaris tadi yo kamu buka handphone kamu di dalam hotel iya iya bang dibuka kamu download dana di download pakai handphonenya dia masukin nomor ini dimasukin lah ya nomor handphone 0875Itu dari Joko ke aplikasi dana tadi.Lalu ini PIN -nya, masukin.Kan perlu kode OTP.
Dikasih, kan OTP -nya masuk ke Joko berarti, handphone itu kan.Lalu dikasih OTP -nya ke Prio.Masuk, begitu dibuka apa, saya bilang, saldonya ada 14 juta.Ini yang dituduhkan dalam dakuan ini, hasil gade mobil pick up tadi, Pak.Karena menurut keterangan yang gade, Epan itu dapat 14 juta di transfer ke rekening Budi, ke akun dana Budi.Nah, tetapi sebenarnya akun dana Budi, berdasarkan keterangan Epan di persidangan itu ya, itu beda nomernya, Pak, dengan yang Joko Kasi.
Oh, beda nomor?Beda.Inilah penyedik, ya, menurut saya, tidak cermat, tidak memprint out.Kalau berdasarkan keterangan Evan, transfer ini kan nomornya 087727473139.Ini tertuang di dalam BAP, tertuang di dalam bukti Evan diirim ke Budi.Tunggu, Evan siapa nih?
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
— Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeEpan ini adalah orang yang disuruh oleh Budi.Oh, untuk jual mobilnya?Untuk gade.Tapi itu pelaku, bukan Budi.Tapi kan handphone Budi dipegang pelaku.Jadi WA -nya atas Budi.
Nah, ini lah.Jadi Epan ini...Kenapa Epan percaya?Karena dikirimnya juga ke dana Budi, kan?Kan dia tau nomernya.Kenal.
Memang pernah kerja di Budi, Epannya, kan?Nah, tetapi ketika Prio ngambil di beriling uang, disuruh oleh Joko itu menggunakan nomor beda apa ini kan 0877 -7788 itu mengakibatkan nah ya sebenarnya sih bukan tidak ada dampak apa -apa cuma kan kalau kalau menurut saya ini penyidik ya tidak teliti ya kalau menurutbahwa prio ini ya ngambil uang dari hasil gade tetapi ada bukti efan itu hasil gadenya ditransfer ke nomor ini sementara diambil ke nomor ini seharusnya penyidik ya bisa memprint out di nomor dana budi keluar kapan Lalu di dana yang baru, masuknya kapan?Banyak kasus -kasus seperti ini kalau menurut POV aku, aku yakin ada.Cuma ini kebetulan yang naik ke atas aja nih.Dan memang posisinya ini cukup rumit.
Tapi dari penjelasan Mas Tony, kita kan jadi kebuka nih.Satu POV ini, gua yakin nih rame nih.Rame.Nah, saya lanjut.Kemudian hasil beriling itu dapet ngambil di beriling Sunni 3 juta, ngambil di beriling Muhammad Rafli 10 juta, itu yang 3 jutanya buat menerin mobil, yang 10 .400 .000 diserahkan ke Joko.Ketemuan, Pak, di tempat sepi.
Ditelepon si... siapa namanya?Prionya.Dikasihkan tuh kesana.Jadi kalau ada CCTV, ya bahwa Prio ngambil uang di berilingnya diperintah oleh Joko, seperti tadi ceritanya.Jadi mereka ini mah orang yang dikorbankan ini.Lalu saya ini sudah merangkum.
Jadi kalau peran empat pelaku udah dan terungkap di persidangan, lalu bukti -bukti apa ada pelaku lain?Nah ini nih yang penting.Satu, ada rekaman CCTV toko bangunan yang di depan rumah, bahwa di dalam rekaman CCTV itu ada salah satu pelaku yang namanya Joko.Tangkap, pertemukan dengan Siapa?Ririn dan Priok?Karena mereka tahu.
Langsung di itu.Iya, di Konfrontir.Nah, jadi apa butuhnya ada pelaku lain?Di situ jelas itu.Iya, jadi kemudian Aman Yani.Ya jelas.
Saya ini sudah datang ke rumahnya Aman Yani.Ternyata kan sudah serai sama istrinya.Udah meninggal dari 2016.Tetapi yang disebutkan prio Aman Yani kan bukan fiktif.Ada.Ya, Bu.
Artinya kan bukan fiktif, kan?Orang ini ada, cuma kan nggak tau kemana, kan?Ya.Kemudian yang ketiga, yoga.Ah, penting nih, Pak.Jadi...
Orang apa ini yoga ini?Nggak tahu nih, Pak.Kalau dari keterangan, ya sebenarnya sih ciri -cirinya ada ya.Ya nggak apa -apa lah, buka aja.Jadi yoga ini, menurut Priyo, itu ciri -cirinya di sini ada tato, Pak.Ciri -cirinya ada tato.
Nah, yoga ini...Saya tuh, Pak, ciri -ciri udah sampe saya tulisin, Pak, semua berdasarkan keterangan Priyo.Ini seharusnya tugas penyidik, Pak.Yang digajolin negara, Pak.Harusnya.Iya, lu bantu lah.
Iya, pasti.Makanya kalau ada orang yang mau ngungkap ya jangan...Kalau di Amerika tuh ada tuh polisi kayak lawyer gini, dia detektif.Iya kan, detektif namanya kan.Dia melakukan penyelidikan gitu.Yoga itu tinggi badannya kurang lebih 1 ,80m.
Badannya kekar.Agak buncit.Kulitnya sama mata.Tato -nya itu di sini.Kayak tato suku.Kemudian garis lurus melingkar, di tangan lengan kanan, muter.
Terus ada anting sebelah kanan, rambutnya cempak pendek.Ini keterangan.Kenapa saya nggak tulis kalau si Aman Niyani, jelas Aman Niyani ada di Indra Mayu, maksudnya alamatnya ada.Terus Hardy itu ada, tinggi badan 180 -185, badan kekar, kulit sawo matang, tangan kiri, lengan belakang ada tato, tulisan latin, usia kurang lebih 48 tahun.Joko, tinggi baris 1968.Jadi Tan, sampai sekarang ini proses peradilan ini belum menghadirkan yang diduga pelaku yang lain dari keterangan fakta pengadilan yang ada, begitu kan?
Ya belum, karena itu tidak mungkin kalau dihadirkan, kecuali polisinya nangkap.itu jadi saya lanjut jadi artinya bukti -bukti bahwa ada pelaku lain itu jelas kan nah untuk yoga ini saya pernah telponan sama ibunya Eist ibu teti ya dalam obrolannya ya saya telpon Ibu Teti menceritakan, Kamis malam, 30 menit sebelum kejadian.Atau menjelang kejadian.Dia menyebutnya sih, waktu itu malam Jumat atau Kamis malam.Kan kejadiannya itu.Itu saya telponan katanya sama Eis.
Itu di situ tuh, Eis ngomong, lagi ada tamu.Disebut kan tuh sama Eis.Kepada ibunya tuh.Ini Abudi, lagi ada tamu.Yoga.Dan teman -temannya berempat.
Artinya, polisi tuh biasanya siapa?Dengan siapa korban terakhir kali bertemu?Atau korban ini, yang sama korban terakhir ini siapa?Kalau dari keterangan Eistadi kepada ibunya, ya itu ada nama Yoga.Yoga itu sementara disebut oleh Priok.Tetapi ketika dihadirkan, di BAP nggak ada.
Iya nggak ada semua kan?Iya!Dihadirkan di persidangan, saya menanyakan soal itu karena saya mengungkap pelaku -pelaku yang sebenarnya.Eh dia tidak ngakui.Oh, Yoganya dihadirkan?Udah?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeBukan, ini ibu teti.Oh, ibu tetinya?Loh?Tidak ngakui.Loh, ditelepon sama itu?Ngaku, ditelepon sama saya.
Tetapi katanya tidak ngomong begini.Untungnya saya rekam, Pak.Jadi nanti buat bukti saya.Bukan berarti saya...Ya, itu kan di pergaduhan aja.Iya kan?
Nah, kemudian...Ada keterangan dari Apriana dan Nurwita.Bisa dibilang agak tetangga lah, kesana.Pada malam itu, malam Jumat, kurang lebih jam setengah sebelas atau jam sebelas, dia pulang dari tutup kontor handphone, melewati rumahnya Budi, ada mobil jenis Avanza warna hitam.Dia melihat.Sama kayak Prio dan Ririn juga waktu datang melihat.
Jadi lu cari tau tuh semuanya.Oh, kalau saya, Pak.Kalau sudah turun, ya.Kalau sudah turun berarti saya sudah menemukan fakta -fakta.Iya.Lu udah tulusuri dengan baik.
Artinya ada mobil itu berarti ada pelaku lain.Kemudian, ini, Pak.Kejanggalan -kejanggalan yang terungkap di persidangan.Satu, akun WhatsApp di handphone Ririn itu dilockout.Kenapa dilockout?Saya tanya, kenapa Pak Jaksa ini di -lockout?
Kata Jaksa, ini dari penyidiknya seperti ini.Padahal, potensi menggali perencanaan itu biasanya paling gampang lewat alat komunikasi.Lalu apa?Bagaimana?Saya pentingnya handphone WA Ririn itu harus dibuka.Ririn melalui WhatsApp.
Setelah mayat ditemukan, Ririn scroll -scroll Facebook, itu melihat berita mayat ditemukan kemudian telpon kelima orang melalui whatsapp apa kata -katanya?kata -katanya semuanya sama itu Budi di kasus pembunuhan Budi meninggal, bener nggak?ayo masa pelaku gitu nanya ya nggak?kalau menyidik, yaksa, ludu pelaku dia ditanya kelima orang diantaranya salah satunya istrinya dan istrinya sudah dihadirkan di sidang kemarin bernamaSela benar mengatakan waktu telpon Bu Siririn itu tanya kepada istrinya bener gak Budi meninggal bener gak Epan yang menggadakan mobil itu ditangkap coba dan keempat orang lainnya juga sama jadi saya melihatnya penghilangan atau di lockoutnya akun whatsapp ini ini sengaja untuk menutup atau agar tidak terbongkar pelaku yang sebenarnya Entah apa tujuannya, nggak ngerti saya juga.Lalu kemudian, dua kartu SIM milik Ririn.
Kartu SIM milik Ririn, mbak.Itu hilang.Nggak ada.Diganti kartu telkomsel yang bukan milik Ririn.Padahal milik Ririn itu tri.Ini nomernya.
Ada.Nah, kepentingnya kalau itu masih ada.Antaranya nih waktu telpon itu menggunakan nomor seluler.Dan ada riwayat panggilannya.Riwayat panggilannya dihapus, Pak.24 Agustus 2025.
Artinya kalau saat itu nggak dihapus, kan gampang, Pak.Ketika Ririn ngomong Aman Yani, apa kamu buktinya Aman Yani?Ini Pak Aman Yani telpon saya.Mana handphonenya?Ya nggak?Buka.
Dicek.Lokasi dimana?Sekarang dimana?Mati kapan?Ya nggak?Dicek ke provider.
Dicek.Wah, udah nggak.Ah, ketemu ah kalau niat.Nah, kemudian ada, Pak.Yang bikin rame kemarin itu, waktu Ririn berontak, itu gara -garanya saksi Priok, sebagai saksi mahkota ini ya, itu dalam percakapan sama Jaksa menutup sidang itu, seperti tidak mau dihadirkan oleh Jaksa.Kenapa?
Ya karena kan terbongkar semuanya!Bahwa BAP itu adalah bohong semua.Pelaku yang sebenarnya ada.Nah, ini aneh.Di mana -mana, yang namanya saksi mahkota ini,dihadirkan untuk memberatkan pelaku lain peranannya.
Saksi mahkota itu kan untuk menerangkan peranan pelaku lain.Sekarang gini, dari 21 saksi yang dihadirkan, satu pun tidak ada yang melihat Ririn merencanakan pembunuhan, tidak ada yang melihat Ririn melakukan pembunuhan.Hanya ada sidik jari, Dan CCTV itu bisa dijelaskan tadi kan?Sekarang kalau memang ini bener pembunuhnya Ririn, kan satu -satunya yang dapat memberatkan Ririn itu Prio harusnya.Tapi kenapa Prio tidak dihadirkan?Jadi kalau jaksa tidak mau menghadirkan, ya terserah.
Berarti hakim melihat bukti -bukti yang diajukan jaksa hanya sebatas itu.Lalu siapa yang menerangkan Ririn membunuh kalau Prionya tidak dihadirkan?Maaf, Pak.Kita udah denger semua penjelasan ini cukup sangat detail, ya.Menurut aku, tinggal dari pihak penyidik dan jaksa untuk membantah hal ini, kan.Karena menurut aku, ini kan awal mulanya dari penyidik, ya.
Iya.Jadi ini bisa ada cerita di balik cerita lagi, nih, Pak.Betul.Sampai terungkap satu poin di mana terjadi intervensi kepada penyidik, wah ini gila.Ya, dugaannya bisa kesana, tapi harapan saya jangan.Karena ini kan istitusi negara.
Pastikan istitusinya nanti yang jelek, gitu.Udah gitu lah ya kalau kita intervensi atau apa kan ya.Tapi lebih membutuhkan ego.Dalam arti, saya udah bener loh menangkap 2 orang itu kan gitu.Berarti kan ego, Pak.Ya korban sendiri.
Bisa juga dia awalnya yakin, akhirnya kejebak.Ada 2 POV.Ya, nggak masalah.Saya sudah melaporkan.Dugaan tindak pidana penganiayaan berat.Yang diduga dilakukan oleh...
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeBerapa nama?Ada 24.Nama anggota lah ya.Tapi kan yang melakukan bukan semua.Ada juga kawan saya yang polisi baik di situ kan.Ini sudah, Pak.
Kepada yang torhomat, Bapak K. Polri, Bapak K. Bareskrim, Bapak K. Dipropam.Ini tulisannya ini langsung tulisan Ririn ini.Yang tanda tangan tuh dua orang.Menceritakan sejak ditangkap, dilakukan penganiayaan, sampai ditembak, sampai ditembak kakinya, sampai disiksa, sampai dipatahkan kakinya.Ini sudah diterima oleh Bareskrim Polri.Tanggal 8 April 2026.
Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut.Dan yang kedua ke Kadipropam Polri.Tapi kalau dari Kadipropam, saya sudah dapat tembusan.Ya, surat pemberitahuan bahwa penanganan dilimpahkan ke Bitpropam Polrajabar.Dan saya juga Sudah WF Kapolda.Karena Kapolda ini dulu Kapolda Sindramanyu.
Kapolda baik, hubungannya sama saya baik.Pak Kapolda, mohon maaf, Ridin sudah mengadukan, sudah dumas ke Pak Polri, dan sudah dilempar.ke Polra Jabar, saya bilang kan.Nah, bagus responnya.Ya sudah, hubungi Kabit Propam, kan ya itu?Nah, di dalam SP3D atau pemberitahuan Dumas itu ya, perkembangan Dumas, juga memang ada, tercantum siapa yang menangani kan, harus menghubungi siapa kan.
Tapi ya kita tunggu saja.Berapa nama sih penyirik yang lo laporin?Ya kalau dilaporkan kan tidak mencantumkan nama, Pak.Cuma ada surat tugas penyelidikan yang menangani dua orang itu.Iya, tapi ada nama aja lah pasti.Ya ada.
Ya biarkan ada profam atau bares krim yang menanyakan, kan?Karena nggak semua itu, kan?Turun semua.Ya, mereka yang akan melakukan penyelidikan, gitu.Paham?Nah, itu.
Jadi ini, kenapa ini kami buat dumas ke bares krim dan ke Profam, awalnya saya itu hanya meminta agar Kapolres menangkap pelaku yang sebenarnya.Saya sampaikan secara terbuka, kalau Kapolres punya inisiatif untuk menangkap pelaku yang sebenarnya, maka saya akan mentolerir tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Ririn.Kepada Ririn?Iya.Kepada Ririn.Kenapa?
Karena saya nanti kerja di persidangannya itu Pak enak, santai.Karena dihadirkan.Nggak ditangkap kan dihadirkan.Ngocel lah yang sebenarnya.Enak kan kok bebas tanpa harus nangkot -nangkot.Karena tidak ada respon.
Kan harusnya ada respon.Eh, Tony ini kenceng banget.Suruh tangkap -tangkap.Kan banyak yang kenal sama saya.Panggil kayak, eh, Tony, kamu itu teriak -teriak terus.Suruh tangkap.
Kamu punya bukti apa sih?Kan gitu ya.Kita diskusi.Maksudnya tunggu, akan langsung ditangkap, ya nggak?Tony, lu punya bukti apa?Kita gelar kan, Pak.
Ya.Nih.Seperti yang saya sampaikan.Bukti -bukti adanya pelaku nama -nama lain tuh ini, ini, ini.Kan gitu.Kalau memang logis, tindak lanjuti.
Kalau memang kuat, ada bukti -bukti tindak lanjuti.Kalau nggak, ya jangan.Tapi kan saya kuat, ini kan.Ya.Nah.Tidak ada respon.
Sampai 2 minggu.Ya saya wujudkan!Tadinya kan saya bilang, jangan sampai saya keburu lapor ke Bar Eskrim.Karena dua minggu tidak ada respon, berarti ini kan nggak niat, Pak.Kan kasihan ini kalau orang yang tidak bersalah kemudian dihukum, kan?Dan perlunya melaporkan juga nanti untuk bukti juga di persidangan.
Mengenai apa?Mengenai BAP!Yang dalam proses sejak penangkapannya itu ada kekerasan.Kalau dibuktikan ada bukti, Pak.Jadi saya berharap Kapolri ya menindaklanjuti ini segera.Sudah sangat lengkap ya?
Kalau yang kurang -kurang, nantilah dalam prosesnya.Tapi selama saya bikin podcast ya, ini kasus pembunuhan yang paling mind -blowing, yang pernah hadir di podcast gua.Kalau yang Vina kan dulu udah terungkap ya?Iya.Terus kemudian dia bawa kembali kan.Kalau ini kan belum terungkap apa -apa nih, baru proses mau terungkap.
Ngerti dong?Iya.Berarti kan prosesnya masih panjang nih.Siapa menutup siapa?Apakah ada diintervensi siapa?Siapa yang berbohong?
Siapa ini penyelidiknya ada main apa enggak?Apakah memang mereka benar atau enggak?Ini kan masih panjang.Dan ada lu di situ kan jadi tambah panjang ya.Ya kan?Gini, Bang Denny.
Saya nih ya, sudah tahu setelah menyelidiki.Nama pelaku lain itu ada.Di CCTV ada Joko.Aman Yani saya telusuri.Orangnya tuh nggak fiktif.Lalu kalau saya dengar,
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freesementara saya mengerti hukum, dua orang ini berhadapan dengan hukuman mati, misalnya saya tidak menangani, tapi saya yakin bahwa dia ini tidak bukan pelaku, Ririn ini ya, kalau Prioma terlibat tadi kan.Lalu kemudian Ririn lah dihukum mati, ya gara -gara tidak ada yang berani membela, maka saya berdosa, ikut jolim juga, dan menyesal.Kenapa ya saya Tadi nggak tangani nggak bantu kan gitu jadinya tapi kalau saya masuk ini ya mengungkap kebenaran Kalaupun fakta -fakta dibersidangan, ini Ridin bersalah, ya pasti dihukum, Pak.Iya, nanti kan diadu di situ.Iya, tetapi sebaliknya kalau Ridin tidak bersalah, pasti dibebaskan.Jadi bukan berarti saya masuk itu supaya dibebaskan.
Enggak, agar fakta -faktanya terungkap yang benar seperti apa.Biar nanti hakim yang memutus.Yang gua tangkap, lu datang untuk bawa terang aja.Yes, good girl.Supaya terang itu kelihatan dan itu bunyi, kan, gitu.Dan terakhir mungkin kepada Ibu.
Bu, ini kan anaknya yang dihadapi itu tuntutan Hukuman mati, garis miring seumur hidup, garis miring ya 20 tahun.Ibu udah mengetahui hal itu kapan?Udah lama dong berarti ya, pas dilaporkan.Apa yang ada di benak ibu pada saat itu terjadi?Baru saat ketangkep itu ya, tiga anak itu di tempat tidur nangis, Pak.Cuma bisa nangis aja.
Mama, terus Mama gimana?Ini AA kayak gini.Nggak tahu deh, saya bilang, gimana aku sampai kayak gini.Terus bilang yang satunya lagi, Mama aku malu, Ma, katanya.Gimana aku sekolahnya gimana, nanti dibully?Nggak.
Berhenti aja, Ma, sekolahnya.Jangan, deh, jangan berhenti.Kamu terus aja biarin.Biarin orang, kan yang salah itu Aa, bukan kamu.terus tiba -tiba ada tetangga datang gedor -gedor gitu kan bu, bu, buka bu katanya apa ini, mau demo?saya bilang enggak bu, enggak demo, aku kasihan sama ibu anaknya kayak gitu iya gimana?
terus ibu jangan lihat media sosial, jangan katanya itu katanya anaknya si Ririn kayak gitu enggak tega bu lihatnya Berarti di awal ibu tuh masih bingung nih beneran anak saya yang ngelakuin atau enggak ya?Iya, waktu pertama mah.Ya setelah munculnya itu Pak Tony, baru aku tuh agak tegar gitu.Agak tegar ya, karena kan ibu tidak ada di lokasi.Setau ibu, anak ibu nggak begitu.Tapi kan..
.Kalau memang benar, ya siapa yang tahu, gitu kan.Tapi dalam hati aku, masa sih segitunya?Ya, A 'a tuh kayak gitu, kayak nggak percaya nih Mama -Mama.Terus bilang katanya, nggak tahu, Ma, katanya A 'a segitu ya.Tapi aku juga katanya, Ma, nggak percaya.
Si adik -adiknya itu kan, kok kalau bilangin, bilangin aku aja pake celana pendek aja dimerahin.Ibu kan tuh ketemu di, sama anak Ibu, Ririn, di apa, di tanan, ngobrol.Ibu kan bisa lihat matanya ya?Ya, waktu begitu aku duduk di situ, terus Ririn datang sambil diseret kakinya, aku sudah menangis, Pak, gak kuat liatnya.Terus ngomongnya, Bu, jangan nangis, Bu.Nanti kalau Ibu nangis, akunya ikut nangis.
Terus aku tahan itu.Aku tahan langsung aku begini, sambil nangis, sambil si Ririn ngomong.Enggak, Bu, salah, Bu.Aku enggak membunuh.Bilang kayak gitu.Yang ngomong itu, Om.
bilang kayak gitu, bener gak kamu, bener ibu.Kan itu saksinya.Priyo.Kalau ibu gak percaya, kenapa Priyo katanya ngomong?Kan kalau Priyo itu kan disumpah, bu, ngomong begitu.Dari omongannya Ririn, ibu kan kenal anak ibu lah pasti kan.
Omongannya, sorot matanya pada saat dia bicara.Apa yang ibu tangkap, ini anak jujur atau ini anak sedang menyembunyikan sesuatu?Pak, kayak jujur begitu ngomongnya.Dia biasa ngomong ke orang tua kayak gitu.Tapi terlihat sangat terpukul?Kira -kira kalau anak ibu nonton, ini si Ririn nonton, ibunya hadir di sini.
Coba untuk membela anaknya.Apa kira -kira yang ibu bisa sampaikan supaya anak ibu ini bisa dibebaskan dan Ririn juga bisa dengar hati ibunya?Kalau menurut aku sih, pengadilan itu ya diadilin yang se -adil -adilnya.Itu satu hal.Kasihan dia nggak bersalah menurut aku.Kalau buat Ririn sendiri, Biar dia kuat.
Iya.Apa yang Ibu pengen sampaikan?Iya.Kalau menurut aku biar doa -doa aku itu semoga dia itu sabar menghadapi begini.Terus dia itu harus kuat supaya dia itu sehat gitu, Pak.Itu aja.
Sabar, sehat.Terus doa -doa aku biar itu kakinya yang kayak gitu tuh cepat sembuh.Jangan sampai diseret -seret kayak gitu.Kemarin eh tadi pagi juga nengok itu masih kesakitan kakinya tuh.Ibu masih sakit, katanya kakinya.Siapa yang gak sakit kemarin aja?
Kamu waktu di penghadilan itu, Pak, diseret -seret.Aku lihat sendiri, kan.Keseret -seret, didorong -dorong, Pak.Kalau di Lapas kemarin, setelah kejadian ribut itu ya, setelah tidak boleh berbicara, terus rame kan, ketarik -tarik, ya itu lepas.Tulangnya itu.Saat itu, saya beberapa harinya datang ke sana, besok baru dikasih tongkat.
Karena tadinya nggak pakai tongkat, cuma berdua sama Priyo aja, gitu kan.Kayak di tayangan -tayangan itu kan, berdua sama Priyo.Tapi tadi pagi dikasih tongkat, ya Bu, ya?Iya, pakai tongkat.Karena udah gara -gara kejadian kemarin itu, yang tarik -tarikan sama jaksa itu, ini lepas.Iya, terus yang mau lu begitu tuh, sakit -kesakitan.
Karena belum dijahit, belum dioperasi, kan.Jadi masih...Oke.Ya biarnya ya biar lihat lah itu, orang bar es krim sama propampolri.Yang kita takutkan itu, takutnya kanker tulang itu, Pak, kalau kelamaan.Nggak -nggak, paham.
Kita bisa ngelihat narasi dari Mas Tony, cukup clear.Tinggal kita ngelihat counternya seperti apa.Karena kan ini tetap harus diuji, dan memang kita tahu lah, ada plus minus lah dalam hukum kita.Tapi saya sih tau penonton juga tau kebenaran itu akan menemukan jalannya sendiri.Betul.Dan terang itu nanti akan hadir di penghadilan, itu yang saya percayai.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
— Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeTapi kan kalau buruk -buruknya terjadi, Ibu udah mikir sampe kesana atau belum?Udah mikir?Udah sempet mikir buruk -buruknya Bu?Buruknya siapa?Buruk -buruknya tentang kondisi anaknya Ibu nanti.Iya.
Apa yang Ibu pikirkan?Masa depan dia, Pak.Masa depannya?Iya, masa depan dia masih panjang.Siapa yang mau kerjakan dia nanti sedangkan kakinya itu masih panjang.Maksudnya gini, kalau memang Ririn bener pelaku, buruk -buruknya, ya Ibu nggak masalah dihukum.
Nggak masalah, iya Pak.Kalau memang bener pelaku ya Bu ya?Ibu tidak akan komplain atau apa kalau memang dia pelaku?Nggak, aku akan diem.Kalau pelaku, terbukti.Tapi kalau bukan pelaku sampai dia dihukum, Ibu akan gimana?
Ya tetap aku perjuangkan, Pak.Bagaimanapun caranya?Iya.Ya sebisa -bisa aku, biar dia itu lolos dari ceratan begini.Siap kalau begitu.Makasih banyak Mas Tony.
Bu, udah jauh -jauh dari Indramayu perjalanan tadi sampai mobil mogok.Besar banget energinya datang sini.Thank you ya.Makasih banyak.Makasih.Thank you, Bu.
Makasih banyak.Thank you.
Get ultra fast and accurate AI transcription with Cockatoo
Get started free →
