JEJAK HARTA TRILIUNAN MANTAN PRESIDEN DIBONGKAR, DOKUMEN SUDAH DISERAHKAN KE KPK DAN KORTAS TIPIKOR
Bayangkan dalam 5 tahun saja, itu ada 510 triliun di korupsi.
Berapa?
510 triliun.Kritik disitu, maksudnya analisa lebih kritis.Apakah Presiden tidak terlibat dalam praktek korupsi yang sangat besar itu?
Dengan mobil -mobil mewah mereka, rumah -rumah mereka, semua ditanggung oleh negara.Sementara negara menanggung beban hutang 9 .920 triliun, yang depth service ratio -nya tinggi, utang per PDB -nya mencapai 40 % lebih sedikit.Nggak layak, nggak bermoral di situ.Maka ketika tidak ada moral, Anda tahu apa yang terjadi?Nggak ada etik.Ketika tidak ada etik apa?
Nggak ada batasan.Batasan.Pertanyaan besarnya menjadi.Apa hubungan Kaesang dan Gibran dengan Antoni Predipta?Gitu ya.Pertanyaan besarnya.
Bagaimana Antoni Predipta mengenal mereka dengan jalur apa?Bagaimana modal Ventura bisa mempercayai GK hebat ini?Gitu ya.
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan sebagai masyarakat yang berencana menuju ke masa depan.Yaitu... membicarakan dan membahas hal -hal yang dianggap tabu.Sebenarnya soal tabu itu juga kadang -kadang kita bingung munculnya dari mana.Kenapa kita harus takut dan menjadi tabu?Tidakkan negara ini memilih kita bersama?Pembukaan yang sedikit agak unik karena kami akan membahas hal yang dikenal orang itu sebagai bahasan pinggir jurang.
Apa itu?Pertanyaan seperti ini.kita mau jawab.Layak gak sih sebenarnya kekayaan para pejabat, khusus para pemimpin negara, bersama dengan keluarganya, anak, istri, dan menantu -menantunya, yang kemudian baru ketahuan jumlahnya ketika tidak lagi menjadi pejabat?Ya, bahasan pinggir curang, tapi gimana lagi?kita sudah memilih untuk mengatakan kita menuju ke masa depan.
Untuk itu saya mengajak dua orang yang saya jamin atas pengetahuan saya, memiliki cukup kapasitas untuk membahas itu.Yang pertama adalah mantan politisi, ekonomi mungkin masih ada sekarang, peneliti juga.Isadora Norsi.Bang Gijan, cukup lama baru hadir lagi ya.
Iya, ini yang kedua saya.
Tiga tahun yang lalu lah saya.Yang kedua, Kang Ubaid, Ubaidullah Badroun ini dosen, masih dosen?Masih.Kan katanya di pecat?Jabatan di pecat.Oh, oke.
Dari peneliti dan dosen dari Universitas Negeri Jakarta.Ubaid itu pernah melakukan riset menyangkuti ini?2002 ya?2002.
Oke.
Pertanyaan pertamanya begini.Seseorang menjadi pejabat wajar.Seseorang menikmati jabatannya itu wajar.Hingga ada batasan bernama.Selayaknya, kira -kira kan gitu bahasanya.Ke Bang Ican dulu, anda kan senior ya, mantan anggota DPR ketika gua masih di jalan teriak -teriak gitu.
Membongkar banyak hal.Bagaimana sih sebenarnya kita ini seharusnya menyikapi yang kayak begini?Kenapa kita bicarakan terus?Seseorang jadi penguasa, setelah itu tiba -tiba menjadi kaya raya dan kemudian kita memberikan permaluman.
Kalau dialog saya dengan almarhum Kanjeng Gusti Pangeran Harjo tahun 87 -88.Saat itu yang muncul adalah Tidak etiknya Soeharto memberi peluang bisnis kepada anak -anaknya.Itu tegas -tegas disebut oleh Kanjeng Gusye Pangeran Harjo, jatiku sumo pada saya.Dalam sebuah dialog makan siang.Kami bicara bukan hanya anak -anak Kepaharta, termasuk Prabowo Subianto dan Sumitro.Karena waktu itu Kanjeng Gusye Pangeran Harjo diperintah oleh Ayani untuk ke Padang mencari Sumitro.
Dialog yang mendalam adalah tadi tentang bagaimana, waktu itu istilahnya P3, Putra Putri Presiden.bagaimana berhasil.Pak Harto diingatkan oleh Tanyenggus Pangeran Harjo, Pak Harto diingatkan oleh beberapa kalangan lain.Pak Harto menjawab secara konstitusi tidak dilarang kata Pak Harto.Tapi ada batasan etika yang tersentuh di situ.Jadi yang dipersoalkan pada periode itu saja sudah muncul problematik etika.
Bahwa ketika seorang pejabat menduduki satu posisi tertentu, maka semestinya sanak istri keluarga beberapa generasi ke kanan kanan -kiri, ke atas -bawah gitu ya, dia tidak boleh terlibat dengan kepentingan kejahatan itu.Itu muncul di perbankan, kebijakan itu setelah krisis.Berarti seorang pemegang saham dengan seorang pengurus harus punya batasan bahwaanak istrinya kerabat kanan kirinya ke atas bawahnya.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload β Transcribe β Download and repeat!"
β Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeTapi kenapa kemudian itu selalu terlanggar?Dan itu kita catat dalam sejarah perjalanan kebangsaan kita.
Karena Anda masuk dalam dunia liberal yang tidak ada batas.Jadi panggung, saya ingin mengatakan begini, Pak Akbar.Saya mengikuti misalnya pertarungan terakhir ketika Hunter Biden terkena ya.Hunter Biden terkenal.Saya mengikuti...Kasus Ukraine ya?
Kasus Ukraine.Begitu juga saya mengikuti bagaimana Jared Kushner ikut -ikutan menjadi pemasok pengadaan senjata di Department of War.Melalui perusahaan di New Jersey waktu itu.Iya betul.Dan sampai sekarang.Begitu juga bagaimana Jared Kushner menyediakan base, militer base di beberapa negara Teluk Tengah.
Dan itu tidak bisa dihindari siapa Jared Kushner.Misalnya kalau gitu pertanyaannya.Artinya saya mau bilang adalah ketika Anda masuk dalam panggung liberal dan batasan etik -etik itu rentan, saya gak bilang melemah ya, rentan, maka dia mudah disusupi.
Saya bawa dalam situasi kita Bang Ican, apakah memang kita tak punya garis demarkasi yang jelas.Hingga kemudian pembahasan seperti ini terus kita bahas.Dulu ketika Pak Harto berkuasa 32 tahun kemudian jatuh, pandangannya itu begitu riu ya.Kasus hingga kemudian ada pemenjaraan putranya gitu ya.Masa itu ditangkap oleh Pak Tito Karnavia waktu itu.Dan seterusnya, dan seterusnya.
Nah, dalam Sejarah modern kita juga seperti itu.Terutama sekali pada dua presiden terakhir, masing -masing 10 tahun.Jadi 20 tahun itu kita menghabiskan diskusi seperti ini.Apa memang tak ada sebuah garis demarkasi?secara perundang -undangan, apalagi etik ya.Itu, seperti itu kenapa terus terjadi?
Secara konstitusional sebenarnya ada.Apa itu?Di Al -Inidiyah 3 bunyinya.Berkat rahmat Allah yang maha kuasa dan didorongkan, kalimat didorongkan oleh keinginan luhur itu, itu artinya seorang pejabat dia harus membatasi dirinya.Sepanjang keinginan -keinginan adalah keinginan negara dan bangsa, dia harus jalanin.Tapi begitu menyangkut kepentingan keluarga, kepentingan diri, kepentingan golongan, dia harus tinggalkan.
Itu batasan moral konstitusional.Moralnya iya.Moral konstitusionalnya ada di situ.Problematiknya adalah moral itu mungkin melempem, saya ulang, Akbar.Moral itu mungkin melempem ketika saya menyampaikan pada Prabowo Subianto dalam satu kesempatan saya berdialog di 2019.Saya bilang begini, ini dalam satu kesempatan dialog.
Ketemu langsung ya?Ketemu langsung.Bagaimana mungkin saya bilang, sebuah negara yang punya beban utang demikian tinggi, begitu banyak pesa pejabatnya, dari Esolon II ke atas, itu menikmati kemewahan dan kenyamanan.Logikanya apa?Saya pernah menjadi pejabat Akbar.Bukan sekedar menjadi anggota DPR.
Saya pernah menjadi pejabat keuangan.Tapi saya tidak mau menikmati.Karena saya tahu disitu ada beban rakyat.Saya dapat fasilitas 5 Star++.5 star plus -plus saya dapet, tapi tidak mau sedikit pun saya nikmati Akbar.Ini saya bukan sedang bercerita pendiri saya, tapi saya ingin mengatakan bahwa...
Gue tidak ingin terjebak disitu, dan saya melihat orang -orang itu menikmati dengan gila, beban hutang sedemikian tinggi, mereka bisa bermewah -mewah.Anda bisa lihat sekarang di jalan raya, orang -orang yang hanya ber - sorry to say harus saya bilang, karena saya pernah ngomong terbuka pada waktu itu calon presiden, sekarang presiden.Saya pernah ngomong terbuka dan saya ulang -ulang, maka kenikmatan yang sedang terjadi pada sejumlah orangnegara, dengan mobil -mobil mewah mereka, rumah -rumah mereka, semua ditanggung oleh negara.Sementara negara menanggung beban hutang Rp9 .920 triliun, yang depth service ratio -nya tinggi, utang per PDB -nya mencapai 40 % lebih sedikit.Nggak layak, nggak bermoral di situ.
Maka ketika tidak ada moral, Anda tahu apa yang terjadi?Nggak ada etik.Ketika tidak ada etik apa?Nggak ada batasan.Batasan.
Oke.Berarti kita sudah sampai pada sebuah garis demarkasi yang jelas.Terlanggarnya berbagai tatanan etika dan moralitas.Saya ke Ubat dulu.Anda kan pernah melakukan riset.Terpaksa sekali agar kemudian ini tidak menjadi semacam pembahasan yang juga tak jelas ujung pangkalnya, maka kita harus bicara tentang barangkali bahkan nama ya.
Barangkali bahkan tentang angka.Kalau nggak salah, Mas Ubed itu pernah melakukan riset 2022.Apa yang Anda teliti dan Anda riset dan apa temuannya?
Jadi sebetulnya itu dimulai di November 2021.Tapi kemudian kita melakukan aksi itu Januari 2022.Ketika November 2021 itu, kita cukup heran, karena beberapa pengamat mengamati perilaku elit ya, termasuk anak -anaknya.Pada November 2021 itu, Kaesang membeli saham.Kaesang.Putra Presiden.
Saya mulai dari situ ya.Yang angkanya lumayan besar untuk pemula bisnis yangwaktu itu saya masih 26 tahun.
26 tahun.Bisnisnya apa dan di mana?
Ya ada kuliner, ada macam -macam lah ya.Tapi eskalasinya yang begitu cepat itu yang kemudian kita tanda -tanya.Kenapa kita baru tanya?Karena dia adalah anak presiden.Apa yang salah dengan itu?Yang salah?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeBukan salah.Yang membuat kita penasaran adalah dia hampir membeli 188 juta lempar sahamnya.Yang nilainya hampir 100 miliar.Lalu kita bertanya, sebetulnya seorang yang masih pemula dalam bisnis, dengan angka yang cukup besar ya, dalam usia yang sangat muda dalam bisnis, kok bisa dengan angka sedemikian besar?
Mungkin dari bapaknya.Karena bapaknya adalah, selain sebagai seorang presiden, 2022 bapaknya masih presiden.Katangga lah kalau dikatakan itu bukan dari kantornya presiden.Mungkin dari usaha bapaknya.Dia pengusaha besar.Lalu kita telusuri, ya kan?
Ternyata yang bersangkutan pada waktu itu, itu membuat perusahaan yang di dalam perusahaan itu ada seorang putra juga dari manajing director sebuah perusahaan besar.
Apa itu?
PTSM lah kita sebut ya.
PTSM?Anda tidak mau menyebutkan nama lengkapnya?
Mungkin saya tidak bisa nama lengkapnya.Jadi, tapi yang pasti korporasi besar?Sangat besar.Bergabung lah mereka ini.Antara putra dari manajing director perusahaan besar ini dengan putra presiden.Perusahaan ini yang kemudian membeli saham itu.
Lalu kita cek tuh sampe ke temen kumham identitas perusahaan ini.Ternyata kebencian sahamnya itu memang keliatan sekali.Pergeseran saham, kemudian kebencian saham itu keluarga.presiden begitu cepat begitu untuk mendapat porsi yang besar di dalam dinamika pemerintahan saham itu dan ternyata memang kita menemukan informasi yang cukup bisa dipercaya ketika kemudian informasi juga di -publish bahwa perusahaan ini kuning mendapat suntikan dana dari sebuah perusahaan Ventura yang angkanya juga kurang lebih hampir sama tapi perusahaan Ventura itu tidak ter -refidiasi dengan PT SM tadi Kami menganalisis, ada.Kami menganalisis, ada waktu itu ya.Sekarang mungkin masih bisa dibuktikan gitu ya.
Tapi kami menganalisis masih ada.Karena orang -orang juga pernah berapelasi dengan data SM ini.Nah, perusahaan Ventura itu memberikan sundikan dana itu dimaksudkan, kan ini startup nih.Untuk membangkitkan usaha dari perusahaan itu kan.Yang terjadi, kita analisis, kemudian besar membeli saham yang hampir yang hampir 100 miliar itu, 92 ,2 miliar itu, adalah uang yang disuntikan dari Ventura ini.Jadi artinya, ada dugaan kuat bahwa uang itu tidak digunakan sebagainya mestinya.
Tapi dipakai untuk membeli saham di perusahaan lain.
Agak bingung saya.Jadi, Anda melakukan analisis, riset, soal kualitas risetnya nanti kita bicarakan, seorang anak presiden pada masa itu bernama Kaesang Pangarep, masih berusia 26 tahun, tiba -tiba berhasil atau mampu membeli saham senilai 100 miliar kurang, yang ternyata setelah Anda identifikasi, itu ada indikasi setelah dia mampu melakukan itu, setelah terjadidengan seorang anak dari sebuah konglomerasi besar.Yang kluster keduanya adalah ternyata ada indikasi juga, ada campur tangan dari sebuah perusahaan Ventura dari situ.
Yang perusahaan Ventura itu Anda identifikasi teraviliasi dengan PT.SM tadi.Ada jaringan yang teraviliasi dengan PT.SM.Jadi uang 100 miliar itu sebenarnya tidak untuk mengembangkan perusahaan itu, tapi untuk membeli yang lain.Ya, bukan untuk membeli saham.
Tapi harus untuk mungkin mengembangkan.Oke, dilengkapi kan?
Mekanisme -nya begini.
Silahkan.Saya gak nyebut, saya gak pake inisial ya.Ada namanya, saya catet nih.Ada namanya...
Memang abang, kalian berdua harus hati -hati.Karena ini pembahasan pinggir jurang.Saya gak mau lah dari sini anda nanti kena pendana gitu.
Ada Antoni Predipta.Antoni Predipta ini anak Gandhi Sulistianto.Gandhi Sulistianto ini tokoh besar di Sinar Mas.Saya ngomong apa adanya nih.Karena memang realitanya begitu.
Maksudnya ganti sulisento yang mantan dubes di Korea Selatan.Oke.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
β Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeDan diangkat di era Joko Widodo.Ventura ini tadi yang dimaksud oleh Ubed punya relasi dengan Sinarmas.Mas Dhanasini, dari Dhanasini masuklah ke perusahaannya Kaesang.Dia membeli saham sebanyak Rp188 .240 .000 lembar.Dengan harga Rp92 .233 .600 .000.Waktu itu nilainya 8%.
Setelah terjadi aksi korporasi, terjadi di situ aksi korporasi, maka tidak lagi 8%.7 ,27%.Pertanyaan besarnya menjadi, apa hubungan Kaesang dan Gibran dengan Antoni Predipta?Pertanyaan besarnya, bagaimana Antoni Predipta mengenal mereka dengan jalur apa?Bagaimana modal Ventura bisa mempercayai GK Hebat ini?Ini menarik karena itu terjadi di 21.
Lalu memang muncul disini beberapa alasan.Alasannya bisa disebut disini bagaimana bisnis portal itu berkembang dan kemudian mendukung kegiatan UMKM.Jadi UMKM.Memang ada kajian saya, Faik Akbar.Kajian saya adalah Indonesia adalah satu -satunya negara yang tidak siap memasuki pertarungan UMKM di kawasan ASEAN.Itu dibutuhkan.
Sebentar, saya perjelas.Ini berbeda kajian dengan UBET kan?Enggak, aseta ini sama.Tapi beda obyek ya?Obyeknya sama?
Saya yang dikembangan.
Oh, oke.Sama, sama.Enggak beda, sama.Saya cuma meruntunkannya.Dari obyek tadi bicara Ventura.Venturanya nyebutnya SM Yasin Armas.
Masuk Ventura, Venturanya masuknya ke sini.Gitu lho.Gitu lho ya.
Memang datanya begitu gimana?
Datanya memang begitu gimana?Gitu ya.Ada Antoni Pradipta.Antoni Pradipta bisa kenal Kaesang.Antoni Pradipta itu, maksudnya.Nah dari situ mereka beli saham.
PT Panca Mutri Muter Padana gitu kan.Besarnya asalnya 8%.Padahal banyak saham 188 .240 .000 lembar.Nilainya 92 .237 .600 .000 gitu kan nilainya.Terjadi eksplorasi sehingga dari 8 % turun ke 7%.Pertanyaan besarnya.
Bagaimana mungkin sedekat, sehebat itu gitu loh.Lu dapet kepercayaan sudah.miliar, dapet kayak gitu.Lalu bagaimana Antoni langsung bisa kenal?Relasinya kayak apa?Nah itu yang di pinggir jurang tadi bahasa anda.
Pertanyaan kritisnya disitu, apakah mungkin jika Kaesang bukan anak presiden, dia mendapatkan suntikan dana hampir 100 miliar?
Saya jawab sekarang, pertanyaan itu.Saya jawab.Dalam pengalaman saya pribadi, Gandhi itu pelobi ulung.Ghandi Sulistianto itu pelobi ulu.Saya buka aja, biasa aja itu.Jadi saya tahu.
Saya pernah dihubungin si Narma soalnya.Makanya saya ngomong apa adanya.Ya untuk satu kegiatan ekonomi.Waktu itu dalam mereka ada strukturisasi.Kalau dia pelobi ulung apa masalahnya?Kan biasa itu.
Betul.Tapi bukankah di situ sesungguhnya ketika Anda bilang biasa, itu terjadi juga sebagai bentuk intervensi korporasi ke negara?Kalau saya balikin gitu gimana?
intervensi korporasi.
Apa yang mereka minta?Loh, kepentingan mereka dong.
Apa misalnya?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeAksesibilitas, pengurangan pajak, macem -macem, transfer pricing, sehingga aman, hayo.Anda ngomong apa?
Setelah transaksi suntikan anda dari Ventura itu, kalau nggak salah ya, sepekan kemudian, kurang lebih 10 hari, GS ini diangkat jadi dubes.
Ada relasi nggak tuh?
Cuma Jabatan Dubus biasa aja itu.
Kuria Selatan lho.
Kuria Selatan itu masuk...Memang kita punya aset di sana yang mahal.Apa itu?Kantor kedubus kita yang ribet dulu di masa Pak Sudi kan gitu.
Saya masih ingat itu.Dan itu cukup menjadi perhatian karena beliau bukan diploma karir.Satu.Yang kedua ada lagi.Yang kedua apa?
Aksesibilitas.
Oh iya itu.Mahal aksesibilitas.
Aksesibilitas itu bagi korporasi.untuk bangsa langsung direct udah...
Ada nggak yang nyata dari situ?Ada yang nggak nyata dari situ?Ya misalnya, oh dia mendapatkan potongan pajak misalnya kan kita nggak pernah baca soal itu.
Itu bentuk apa namanya, ya pemberian jabatannya diantaranya.Ketika akses bisnis anaknya cukup di Bukalebar, kemudian mendapatkan posisi misalnya.Lalu dengan pertanyaan tadi ya Bang, kemudian selain itu juga setelah beberapa bulan kemudian, kita masih ingat pimpinan otorita IKN itu dari perusahaan yang sama.
Siapa namanya?
Saya lupa.Dari PT.SM juga.Jadi itu juga kita ternyata sebegitu dekatnya seorang presiden dengan perusahaannya.
Kalian pernah membicarakan ini, terutama UBET saya nonton itu di beberapa waktu yang lalu.Betul.Saya hanya membicarakannya karena saya ada pertanyaan nantinya di ujungnya.Oke, itu satu kasus.Yang lainnya, kan bukan cuma itu saja.Ada ketemuannya teman -teman ini.
Bang Ican.Jadi, setelah kasus panjang multi perdana tadi gitu ya.Saya teringat di 2022 -2023.Orang yang tidak pernah punya pengalaman main pengelolaan bola gitu ya.Tiba -tiba jadi pemegang saham terbesar.Persis solo.
40%.Menarik tuh disitu.Ini asik juga nih posisinya.
Berapa nilainya?
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
β Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeKalau corporate value -nya nggak jelas.Karena perusahaan tertutup kan?Jadi saya tidak mau masuk ke dalam satu...nilai.Jadi karena corporate value -nya belum jelas, kami tidak bisa.Kecuali cuma bicara tentang bagaimana rebranding, bagaimana dia bersama Eric Tahir, gitu ya.
Bersama Kevin mengelola PT Persis Solo.Itu menarik.Orang nggak punya pengalaman tapi...
Kalau dalam kelas Persis Solo itu di tempat lain, kalau misalnya Tangerang teman.Itu nilainya hampir ratusan miliar.Nah kalau ratusan miliar itu 40 persen lah kira -kira.Saya sebenarnya mendengarkan ini ya.
Karena kita kan juga gaul ya.Kan kita gaul juga.Kalau angka segitu tuh betapa parah memang situasi kita.Saya menggunakan kata, kalau angka segitu nggak terlalu fantastis.Karena sebenarnya yang kita dengar di luar itu, itu puluh -puluh kali lipat dibanding itu, Bang Ichan.Bang Gebet.
maka kemudian, gini loh saya nggak mau kemudian kita nanti dituding bahwa ini framing ada data kan?jadi ini bukan framing, ada datanya bantah saja ini ketika Anda membuka di salah satu tempat soal ini nggak ada yang membantah ya?nah itu dia, maka kemudian kita berjelas lagi tapi saya pengen tau yang lainnya kan saya buka tadi dengan Bang Ichan itu adalah kenapa kemudian anak -anak pejabat itu anak para penggede itu begitu cepat kaya begitu cepat hebat dan kemudian ketika bapaknya tidak lagi menjabat tetap kaya bahkan cuap -cuap seakan -akan tak punya dosa dan tidak ada penanganan setelah itu baik penanganan hukum barangkali itu yang kamu tanyakan di ujung nantinya tapi kita disini dulu ada yang lain bang sebetulnya tapi ini basisnya informasi yang tidak ke publika jadi saya bertemu dengan
sebetulnya orang ini adalah klien saya, cukup lama.Dia biasanya ngajak diskusi soal isu ekonomi dan politik.Dia juga punya bisnis yang kemudian produknya itu dibeli oleh salah satu oligarki.Setiap kali dia bertemu dengan oligarki itu, itu selalu ada cerita yang tidak pernah ditutupi.Informasi yang didapat dari oligarki ini, Bahwa oligarki bercerita baru bertemu dengan K di sebuah negara.Dan itu store hampir angkanya kurang lebih 5 miliar, eh 5 triliun.
Kurang lebih 5 triliun.Pertemuannya di negara mana?Malaysia dan Singapura.Lalu uang itu diapakan?Kan saya tanya, masa sebesar itu?Langsung dibelikan saham di perusahaan -perusahaan tertentu di negara lain.
Jadi angkanya triliunan.Ini informasi ya yang mungkin saya harus sampaikan juga bahwa Kenapa kita mesti bicara soal korupsi?Ini kan salah satu faktor menjualan kita yang nggak maju -maju.Memang harus dilesaikan.Apalagi angkanya sangat besar.Tidak hanya ratusan miliar, tapi juga sudah triliunan.
Nah itu yang bisa membongkari itu sebetulnya pihak berwenang.Informasi ini sebetulnya sempat dicium juga oleh mantan penasehat KPK.Namanya Abdullah Hemahwa.Sempat di media sosial dan dia terang -beneran bahwa adaangka sekitarnya kurang lebih sama lah.Hampir 5 triliun lah kurang lebih.
Itu setoran, itu satu oligarki.Kita gak tau berapa oligarki yang memberikan setoran kepada salah satu putra mahkota itu.
Bagi Jack.Jadi kalau cerita -cerita kayak gini kan mengingatkan cerita lama bahwa orang kaya selalu mempengaruhi penguasa.Dengan uangnya mereka memainkan kekuasaan.Kalau pakai bahasa kerennya dengan uangnya mereka Beternak kekuasa, penguasa.Lalu mereka bertransaksi.Persoalan pokoknya menjadi, sampai seberapa jauh pertanyaan Akbar tadi?
Batasan -batasan yang kita punya.Saya ngebangunnya dalam pendekatan konfigurasi sistem, Akbar, sejak awal.Nah konfigurasi sistem itu melibatkan bagaimana negara, bagaimana elit politik, bagaimana korporasi bekerja.Makanya saya tidak menggunakan tesis market versus state.Tapi saya menggunakan market versus corporate.State versus corporate.
Bukan market versus.Jadi corporate versus.Karena sama -sama pelaku.Kalau konfigurasi sistemnya adalah corporate versus state.Maka kita bisa ngeliat dengan enak.Beyond dari masing -masing corporate.
Beyond dari masing -masing statenya.Kalau kita ngambilnya begitu, salah satu sistemuan yang saya bangun Akbar ya, ada dua.Sejak yang namanya jatuh kebus berkuasa, terjadi pergeser mendasar di Amerika.Luar biasa pergeserannya.Demokrasi itu ditangani oleh korporasi jadinya.Mereka nyebutnya sebagai oligar.
Demokrasi dipegang oleh korporasi.Korporasi ini menempel dengan partai politik dengan caranya.Saya mempresentasikannya, saya bandingkan dengan angka -angka ketika namanya kampanye.Jadi sejak jadwal kebus berkuasa hingga kemarin, data menunjukkan biaya kampanye dari masing -masing.Sampai dengan biaya kampanye dari perkembangan konglomerasi, itu tinggi naik.Baru kemarin diakui oleh berbagai media di barat, istilah billionaire itu muncul dalam bahasa Kongres.
Betapa orang kaya ini merasuk.Di Indonesia sama, gak ada bedanya.Bahkan saya melakukan sebuah research, 2004 itu berapa biaya per pemilih?Cuma 347 sekian.Tapi begitu saya lompat ke 2024, berapa biaya per pemilih?Bagaimana kemudian masing -masing kita ambil dari APBN, dari APBD ke biaya korporasi?
Nah itu munculnya modalnya sama.Iya, maka kemudian KPK memberikan usulan agar kemudian biaya kampanye itu direvisi gitu.
Persoalan pokoknya bukan soal biaya kampanye di revisi.Saya menyangkut 2 hal.Bagaimanapun cerita sejarah di dunia adalah, orang kaya selalu nabrak 2.Saya bilang nabrak dana petik ya.Nabrak gereja dulunya, dan nabrak pemerintah.Karena mereka tidak ingin gereja mempengaruhi demikian rupa umatnya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeMereka tidak ingin pemerintah mendemikian masuk kedalam posisi bisnis mereka.Nah karena itu, orang -orang kaya ini sampai dengan sekarang itu selalu mempertahankan posisinya, bagaimana dengan uang yang mereka punya mereka menentukan.Nah bisa gak melakukan penetrasi?Undang -Undang Dasar 45 menggunakan bahasa yang cantik sekali.Berkat rahmat emah yang maha kuasa dan didorongkan oleh keinginan leluhur.Artinya apa?
Anda harus sadar bahwa kekuasaan yang Anda punya, apakah ekonomi atau politik, itu harus berkendara dengan emah dan diurinkan ke leluhur.Lalu kemudian bagaimana muncul prakteknya?Di sini muncul masalah.Ketika negara memberikan hajat hidup,orang banyak, baik barang maupun jasa, dalam perspektif sumber daya, dalam perspektif sumber produksi, begitu juga.Dalam perspektif distribusi dan delivery, begitu juga.
Maka negara dikalahkan.
Tergambarkan dengan nyata hari -hari ini ya.Bang Ichan, anda selalu membuat saya terperangak kalau membuat analisis berbasis literatur seperti ini.Kan itu yang kita baca ya, ada banyak.
Ada kalimat terakhir yang menarik, Akbar.Pada kasus COVID -19 sampai dengan sekarang terakhir perang, itu yang terjadi adalah kudeta korporasi.Iya, iya.Kudeta korporasi.Oke.
Kudeta.Lagi -lagi agar kemudian kita mencoba menghubungkan analisis literaturnya Bang Gijan tadi berikut dengan beberapa, bahkan sudah menyebut nama, dan hasil riset tanda.Agar kemudian kita, para penonton saya yang...Atau lumayan banyak ini punya persepsi mengatakan, oke ternyata ini memang masalah.Karena tampaknya dengan penyikapan kita yang ambigu, ragu -ragu bahkan menghindar selama puluhan tahun kita melihat situasi ini.Itu saya tiba -tiba seperti dianggap sebuah, ah itu kewajaran yang tidak perlu dipersoalkan.
Kita lihat beberapa data ini.Ini perbandingan kekayaan anak -anak.Kita bicara tentang presiden dulu ya, Bang Echan ya.Ini ada Pak Harto, SBY, Jokowi, dan Pak Prabowo.Tetapi yang paling, yang paling apa, selain dari Pak Harto ya, karena itu kita sudah catat itu.Sudah masuk dalam buku -buku sejarah.
Ini ada dua mantan presiden yang kemudian kelihatan bahwa bagaimana kekayaan anak -anaknya itu, itu agak ekstrim gitu ya.Terutama sekali anak -anaknya Pak Jokowi yang sudah Anda bahasakan tadi.Masih ada data kita yang lain?Nah ini bahkan lebih detail lagi nih.Ini tentang PT.Pancamitra Multi Perdana tadi ya, TBK.
Dari Kaesang yang sekarangmemimpin partai.Ada yang lain, ini poin -poin utamanya ini, nanti saya minta Anda yang menjelaskan ini.Dijelaskan poin -poin utama, kenapa sampai kemudian kekayaan itu dari mana, dan kemudian ternyata banyak sekali hutangnya.Data yang lain, ini bahkan lebih detail lagi menyangkut dengan Jokowi ya.Ini ada langsung, tidak langsung, gratifikasi dan melalui undang -undang.
Jadi pola korupsinya luar biasa.
Iya, pola korupsinya gitu ya.Tadi Bang Gijan bahkan sudah menyebut namanya tadi.Makin mengeri aja kita.Nah, ini ada harta kekayaan Jokowi dan keluarga yang tercatat di HELA KPN.Bahkan Pak Jokowi itu, hartanya itu selama 10 tahun, naik sekitar 60 miliar ya.Wajar sih sebenarnya ya?
Enggak dong.Enggak wajar?
500 juta per bulan?Enggak miliar.Presiden?
Per bulan?
Nggak nyangka 500.Kemudian Gibran, Kayasan, loh ada juga Bobi nih.Ini menantu ya?Yang di Sumatera Utara.
Tapi ini kacau nih.Ini NKPE.Artinya bisa saja lebih besar dari itu.
Sebenarnya itu Bang Ican, Ubed, kenapa sampai kami akhirnya memilih untuk membicarakan ini karena Kenapa begitu riu di luar sana, tetapi tak cukup ada penjelasan dari para pihak.Baik dari orang yang dituduh maupun seharusnya yang bersikap berdama pendegar hukum untuk masuk ke sini.Itu yang membuat kita bertanya, ini apa sih sebenarnya?Kenapa kemudian ketika ada seorang ibu -ibu mencuri kopi, bukan mencuri, itu kebutuhannya ya.Bahkan ada seorang bapak yang lagi mencari makanan, tapi dikeroyok sampai mati gitu.Kami sedang mencoba menguli kembali bagaimana rasa kita sebagai sebuah bangsa.
Jadi, saya ingat indinya siapa?Stand up and risky, Bang.Soal kleptokrasi.Jadi kita pada satu episode yang sangat buruk, dimana negara sudah isinya para maling lah semua ya.Dan praktik maling itu dipertontonkan oleh lapisan elit paling puncak.Presiden dengan keluarganya.
Nah, yang kemudian menjadi soal adalah Ini sudah menjadi konsumsi publikan.Bahkan sudah ada datanya di KPK, mungkin juga di kepolisian, mungkin juga di kejaksaan.Itu semua ada datanya.Tetapi kita juga heran, kenapa kemudian ini tidak sampai...Pertanyaan perum ini.Iya.
Sampai pada proses sekarang.Ini sistemik problemnya.Pertama, jika kita berharap pada KPK, KPK itu menurut saya tidak...Sejak 2019, ini yang tadi saya sebut.bahwa pola kenapa korupsi begitu luar biasa kan dia menggunakan undang -undangnya.Pola undang -undang ini, yang sebelah sini.
Jadi, bagaimana supaya praktek korupsi itu dilindungi, KPK -nya dilemahkan.Revisi Undang -Undang Kerajaan.Revisi Undang -Undang Kerajaan tahun 1919, misalnya.Itu kan nyata -nyata yang ditolak oleh banyak kalangan, saya kira.Tapi kemudian...Katanya Pak Jokowi menolak waktu itu.
Pak Jokowi itu, ketika didatangi oleh pahala cendikiawan, dia bilang apa?Ya, saya akan pertimbangkan untuk membuat PRPU.Karena kan DPR mengesahkan, kan?Lalu kemudian proses pengesahan juga itu ada surat dari Jokowi untuk hadir di forum DPR itu.Tapi ketika dihadapan para sendikiawan di Jokowi,itu dia memberikan harapan.
Akan sekemungkinan besar membuat terpu untuk membatalkan undang -undang itu.Tapi kan yang terjadi kemudian tidak.Jadi artinya secara tidak langsung maupun langsung presiden waktu itu mendukung adanya undang -undang KPK ini.Dan parahnya kemudian dilanjutkan untuk didorong ada namanya tes wawasan kebangsaan waktu itu kan.Sehingga 57 penyelidik yang kompeten Dan kredibel itu kemudian disekirkan.Betul.
Saya mau mengatakan bahwa ini sangat sistemik.Undang -undang direvisi, KPK lemah, sehingga KPK tidak lagi punya gigi seperti dulu.Yang kedua, KPK juga kan sebetulnya lahir dari proses politik.Diseleksi oleh presiden, tim seleksinya dibentuk oleh presiden, lalu kemudian nama -nama yang sudah diseleksi oleh tim yang dibuat presiden ini, dikiriman ke DPR, Ada fit and proper test, dan itu adalah politik begitu.
Artinya, Ubaid ingin mengatakan bahwa presiden dalam hal ini Pak Jokowi di masa itu tidak bisa mencoba untuk melingkar atau menghindari atau mengelak bahwa seluruh analisis kita ini dia lakukan.
Itu yang terjadi.Ada opportunity -nya yang Ubaid sampaikan ini masih dalam perspektif dalam kajian Iksandari Nursi yang disebut dengan function and regulation.Regulasi yang simpan yang fungsional saja.Padahal kita punya problem struktural, fundamental, fungsional.Strukturalnya ketika seseorang ada di atas, dia akan mengalirkan berbagai otoritasnya ke bawah berbasis pada fundamental.yang dia punya fondasi apa yang dia punya?
fondasi yang dia punya adalah pasal 6a ayat 2 bahwa presiden itu akhirnya menguasai keseluruh partai politik dipertegas lagi oleh pasal 4 yang menyatakan presiden adalah pemimpin tertinggi pemerintahan apa dampak dari 6a ayat 2 dan pasal 4 undang -undang dasar 2002 dampaknya adalah I am the law I am the king.Maka Presiden bisa melakukan 3 hal.Dia bisa melakukan yang disebut dengan komersialisasi.Dia bisa melakukan politisasi.Dia bisa melakukan kriminalisasi.Sudah terjadi Bang.
Ya artinya, yang Ubah ceritakan tadi ketika ditanya tentang apa dasarnya, kemana larinya, kita mesti tau dulu.Regulasi fungsi -fungsi ini, dia punya pijakan kokoh.Artinya ketika tadi disebut sebagai sebuah kesalahan sistem, maka kita mesti tau dulu, sistem yang terjadi itu kayak apa.Buat saya, ketika misalnya...Anda tadi menyebut SBY, dalam gambar Anda.Anda menyebut Joko Widodo dan sekarang masuk ke Prabowo, Subianto gitu ya.
Itu sebenarnya karena memang sistemnya menyediakan diri.Sistemnya menghampar jalan terbentang untuk Anda melakukan itu.Maka dibikin lagi dengan regulasi.Unang -unang KPK -nya begitu.Ya kan?Unang -unang pemilunya begitu.
Unang -unang bisnisnya begitu.Unang -unang pasar modalnya begitu, gitu.Dibuka semua habis di situ.Oke.
Ini selalu penjelasan yang bagus seperti ini.Meskipun ini bukan yang pertama kita bicarakan, Bang Gita.Apalagi Anda.Saya belum jadi politisi, Anda sudah membahas ini.Ini senior soalnya.Tapi begini, sejarah sudah tercatat.
Peristiwa sudah terjadi.Angka -angka terpapar dengan jelas.Perilaku -perilaku tergambarkan dengan detil.Orang -orang yang melakukannya teridentifikasi dengan baik.Garisnya sudah jelas.Sekarang kita menuju ke masa depan.
Mau tidak mau pada situasi seperti ini, maka setidaknya ada mekanisme yang bekerja, bernama hukum.Saya dengar tadi, Anda berdua Bang Gijan bahkan menyerahkan data itu kepada Kortes Tipikore.Apa yang Anda serahkan itu?Kita mulai bicara tentang data ini.Setidaknya kita mengingatkan para pihak ya, para pemegang kewenangan bahwa apa namanya, civil society sudah bergerak loh.Dan memberikan kepada Anda.
Kita lihat nanti bagaimana kelanjutannya.Tapi apa yang Anda serahkan?
Poinnya adalah begini.Nah kan di sini kelihatan.Ada Giriban, ada Kaesang Pangaruk.Tapi kan tidak disebut disini berikutnya ada Bobi di bawah.Dalam kasus misalnya, Blok Medan.Ingat ya kasus Blok Medan ya?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeSampai gubernur Maluku nya segitu ya.
Maluku Utara?
Iya.
Menurut Gandika Suba?
Iya.Yang kedua kemudian kasus illegal export Niko.Hilang ya?Itu ya.Berikutnya yang sekarang medan fashion apa gitu, saya lupa, MFF gitu.Kan terbuka semua sesungguhnya.
Jadi sesungguhnya ketika mereka tahu baik lembaga dalam begitu ngerti, mereka sebenarnya tinggal ngelihat apakah mereka punya penyali untuk melanjutkannya apa enggak.Nah yang saya dapet gitu ya, suka tidak suka, memang mereka berdapat dengan high profile.Apa yang Anda dapet?Ya mereka dapet data kan sudah.
Bukan, maksud saya...katanya lah bicara si Bobi misalnya.Apa yang anda dapet kan?
Waduh.Mestinya kalau kita bicara detailnya itu bagaimana cerita Blok Medan itu enak sekali.Bagaimana cerita tentang Blok Medan yang sedemikian rupa tergelar sampai akhirnya gubernurnya meninggal gitu, luar biasa gitu.Dan sudah menjadi alat bukti hukum yang kokoh.
Kenapa tidak ada yang menanganinya?Baik itu kepolisian, kejaksana, atau KPK?
Tadi, relasi struktur kekuasaan itu ke bawah ke dalam itu benemikian manceng.
Artinya pada bagian ini Anda ingin mengatakan bahwa tentakel istana Demikian kuatnya hingga masuk ke lembaga -lembaga penegak hukum.Tadi hingga kemudian ini tidak muncul lagi.
Kalau saya ngelihat bahkan bukan cuma sekedar ke aparat penegak hukum, kalau saya ngelihat.Mereka juga masuk ke berbagai media.Serius!Ini bagian dari tesisnya Juklain.
Tapi disini belum.
Saya kebetulan menggunakan tesisnya Pirbor, Ju, Akbar.Simbolik torture.Simbolik torture itu bergerak ke semua lini.Lalu kemudian saya ngeliatnya berdasarkan tesisnya Juklain gitu ya.Bagaimana kekuasaan, keuangan, kekuasaan politik itu merambah ke berbagai lini.Anda tidak pernah punya pengalaman, tiba -tiba Anda menjadi ketua umum partai politik, hebat gak?
Hebat dong.Anda tidak punya kejelasan pendidikan, tapi Anda punya jabatan tinggi.Ini Abang mau ngomong tentang apa sih?
Enggak, tugas saya Bang Gijan, tugas saya di sini pertanyaan.Boleh dong saya tanya?Boleh.
Sekarang pertanyaan sederhana itu kan bisa dijawab.Apa pengalaman Kaesang tiba -tiba bisa jadi Ketua Umum PSI?Apa pengalaman Gibraltar Kabuming bisa kemudian menjadinya namanya Wakil Presiden?
Bet, kita menuju ke akhir -akhir diskusi kita.Makanya saya bilang tadi, ini kalau soal satu jam ini nggak cukup sebenarnya.Itu tadi, sejarahnya sudah tercatat, bahwa itu sejarah hitam atau putih, biarkan anak cucu kita nanti yang menghitung.Peristibanya sudah terjadi, orang -orangnya jelas, angka -angkanya jelas, apalagi anda melakukan riset.Hari ini 3 Agustus 2026.kita berharap sih besok 4 Agustus dan seterusnya dan seterusnya bangsa ini bergerak tidak ada lagi seperti ini pendiaman secara no sil no ada polisi besar bagaimana ada orang tiba -tiba sangat kaya atas fasilitas dari orang tuanya hingga kemudian setelah itu seperti tidak ada apa -apa tidak fair bang Jijan anda yang mengajarkan saya loh kata tidak fair itu, ubat saya mau membangun kesadaran dulu ya bahwa salah satu problem besar kita untuk Sangat sulit untuk menjadi negara maju itu problem ini lah.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
β Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeKorupsi.Kenapa disebut sebagai marajalnya lah.Dan ini dasar karena angkanya, bayangkan dalam 5 tahun saja, itu ada 510 triliun di korupsi.
Berapa?
510 triliun.Siapa?Itu data PPATK.
PPATK.
510.
Oh, para pihak.Para pihak.Tentu saja dengan pola yang kalian jelasin tadi ya.
Jadi bayangkan 510 triliun itu sangat besar.Oh besar sekali.Saya membangun satu kritik disitu, maksudnya analisa lebih kritis.Apakah presiden tidak terlibat dalam praktek korupsi yang sangat besar itu?510 triliun.Dan itu dalam kekuasaannya.
Bahkan proyek strategis nasional itu kan sampai 36 % di korupsi juga.
Artinya Anda ingin mengatakan bahwa tidaklah mungkin kalau kemudian semua itu terjadi itu tanpa campur tangan presiden.
Dari situ, sebetulnya, kalau ini kekuasaan yang baru ini mau membongkar, itu tinggal minta PPATK kok.Jelas ya?Jelas.Panggil PPATK, saya ingin tau itu uang 510 triliun itu kemana saja?Mereka punya.Kecil itu 510.
36 % bang.Jadi...Iya kecil.Maksudnya ada lebih besar dari itu ya?
Iya kecil.
Kecil dalam hitungan terhentang waktu yang panjang itu ya?
Iya.Anda bayangin kali 10 tahun berkuasa, rata -rata kita ambil rata -rata APBN.APBN ya?Kita ambil rata -rata APBN 2 .500 triliun.Kita kali 10 berapa?
Ya bisa...
Bocornya berapa?Kenapa sampai saya bilang bocor?Ubeh.Bank dunia menyatakan pembangunan infrastruktur Joko Widodo hanya mampu menurunkan kos logistik 0 ,3 % dari 24 % menjadi 23 ,7%.Kerja di kebocoran luar biasa.ICOR -nya tinggi, incremental capital output ratio -nya tinggi.
Dan itu diakui oleh para ekonom.Oh iya, capital output ratio kita sampai 6 ,5, 6 ,7.
Anda ingin mengatakan bahwa selain manfaat dari jalan tol itu kita nikmati bersama, tetapi ternyata ada lubang hitam di antara kita.tinggalkan.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freePertanyaan besarnya sama seperti kasus Woos.Kan saya bilang, kalau anda baca buku saya, Bangsa Terbelas, saya bongkar habis disitu.Bawa bukunya kita umumkan disitu.Bagaimana juga saya misalnya ngebongkar cerita tentang kudeta korporasi di Prahara Bangsa, jelas sekarang.Jadi poinnya kalau kita mau ngambil gitu ya dalam tatanan.Buat saya, Ubat masuk sudah dalam kajian sistem dan aktor.
Saya senang.Karena biasanya orang cuma ngeliat hanya pada aktor.Itu dia, tulit aja dia.Tapi kita harus ngeliat, kita dapat ternyata ada sesuatu.Misalnya relasi tadi, ketika kita tau bagaimana kekuatan korporasi, dia tidak melulu pada core -nya, pada intinya.Tapi dia main pada lapis ketiganya.
Padahal tetap aja jaringannya sama.Cuma lapis 3 pemainnya, gitu contohnya tadi gitu ya.Begitu juga pada politik.Bermain pada lapis kedua, lapis ketiganya.Bukan intinya.Tapi kalau kita ambil dalam hangkar makro, makin kelihatan.
Apa iya angka makro ini kosong?Karena ternyata Jokowi dulu hanya mampu menurunkan biaya logistik cuma 0 ,3%.Berdasarkan penelitiannya Bank Dunia.Nah gimana coba?Artinya kan kita mesti mikir, kok ekor tinggi punya relasi kental dengan namanya?Rendahnya penurunan.
Biaya logistik.Seperti Suri Mulya ini waktu Menteri Keuangan mengeluh.Kita tidak punya daya saing nih.Kalah kita, daya saing kita sama biaya logistik.Dalam bahasa yang lain gitu ya.Selain tadi persoalan konsensi tambang, konsensi pertobohan.
Biasanya sih soal tambang itu yang selalu menjadi mengemuka.Menjadi faktor atau sektor yang paling banyak dibicarakan menyangkut dengan isu ini.
KPK sudah punya data berdasarkan riset Australia.
Udah punya.
Udah punya.Jadi kita tau persis kok siapa -siapa yang melakukan.
Artinya abang ingin mengatakan gini, Bang Gita ingin mengatakan bahwa sebenarnya tidak lah.cukup fair bagi kita jika kemudian aparat pendekatan hukum itu, setidaknya ketiga lembaga ini, KPK, Kejahatan Komunisian, mengatakan bahwa mereka tidak tahu dan tidak punya datanya.
Betul, betul sekali.Jadi mereka tau kok peta pertarungannya, peta medannya kayak apa.Kenapa mereka tidak bergerak masuk?
Lagi -lagi ke situ?
Lagi -lagi balik lagi.Mereka cuma bagian dari, kan Pak Jokowi sudah mungkin presiden lagi.Loh, tapi kan dia masih punya kekuasaan.Dan orangnya kan punya posisi transaksi panjang, bukan hal baru.Sistemnya.Anda boleh bilang dia bukan, tapi sisa kekuasaannya, derivatif kekuasaannya masih tetap berjalan.
Masih tetap hidup jejarinya.
Sebetulnya yang...Ia paling mudah itu pakai data dari PPATK.Karena kalau mau membongkar detail seperti Bank Nursi kan, butuh riset lebih dalam ya.Tapi yang 510 triliun itu, itu dengan mudah menurut saya, ditelusuri.Karena resmi.PPATK mengumumkan itu.
Itu tinggal dibongkar.Sebelumnya uangnya kemana saja.Itu di masa periode kekuasaan Jokowi -Dodong.Nah, kemudian yang lain menurut saya, posisi pemerintahan sekarang menghadapi kejahatan korupsi itu seperti apa sih sebetulnya?
Apa rekomendasi anda?Kita menuju ke akhir dari diskusi kita.Apa rekomendasi anda kepada pemerintahan yang sekarang dengan isu yang sedang kita bahas?
Menurut saya, buat garis demarkasi yang jelas.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload β Transcribe β Download and repeat!"
β Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeApa itu?
Bahwa ini waktunya untuk memberantes korupsi sampai...Sudah dikatakan itu, Pak.Tapi kalau sudah dikatakan harus lebih konkret dong.Bagaimana misalnya KPK di...Mungkin diajak ngobrol secara serius bahwa kita mau bangkit sebagai sebuah bangsa dan selesai syarat kebangkitan itu adalah Memberantas korupsi sampai ke akar -akarnya itu.
Termasuk ke yang lainnya.
Jaksaan dan lain -lainnya.Karena wajah.Kita ini hampir...teori transpolitika ini dysfungsi semua.Legislatif kita nggak sangat serius untuk mengawasi eksekutif, eksekutif kita korup, yudikatif kita juga bermasalah.Dan hampir semua indeks yang dibawah standar semua.
Kan indeks korupsi pemerintahan kita hampir nggak diambil.Dan seterusnya lah, indeks pendekat hukum kita hanya 0 ,5%.Jadi merah semua.Ini yang membuat kemudian kita nggak mau bangkit dari persoalan itu.Pertanyaan terakhir saya kepada UBH.
Anda melakukan riset, sudah pernah mengatakannya, mengungkapkannya, dan sekarang buka lagi di sini.Sudah pernah diundang oleh aparat pendagang hukum untuk konfirmasi berbagai data dan angka itu?Pernah.Ke KPK.Sudah pernah diundang?Berapa kali?
Sekali.Sekali.Apa waktu itu mereka pingin tau?
Hampir kurang lebih tiga jam ya.Lupa ya.
Dan diserahkan semuanya?
Eh kita sampaikan.Disampaikan atau diserahkan?Diserahkan, disampaikan, kemudian ini di ujung dari diskusi itu KPK bilang begini nih, benar -benar saya tidak salah ya, Pak Subed, ini kalau dianalisis semuanya, ini terlihat kami harus memanggil presiden dong.Iya, saya bilang.Nah itu masalahnya.KPK sejak undang -undang 2019 diserahkan, Gak bisa manggil Presiden.
Waktu itu KPK pimpinan Pak Wirly.
Dikatakan itu, colon diulangi.
Bahwa dari diskusi ini, dan dokumen yang kami buat analisisnya itu, karena ini menyangkut anak Presiden, dan Presiden terlihat ada konektivitasnya dengan perusahaan besar dan semacamnya.Kami perlu memanggil Presiden ini, kalau pakai logika begini.Ya iya, saya bilang.Tapi gak ada undang -undangnya, Bang.Itu dasarnya nggak ada.Saya kira untuk kepentingan lebih besar bisa diskret sih, saya bilang.
Kan gitu.Jadi, itu.Itu sehingga saya terakhir diskusinya itu.Sehingga kemudian mereka tidak bisa melanjutkan.
Dan dalam prioritasnya, sejarahnya mengatakan itu tidak pernah dilakukan oleh KPK ya?Tidak pernah.Oke.Bet, thank you ya.Saya ke Bang Echan.Bang, Karakter forum ini adalah kita keluar dari ruangan ini dengan sebuah pesan kepada sejarah.
Kita sudah membicarakannya.Bukan yang pertama juga sih sebenarnya.So kalau begitu situasinya, maka apa yang harus dilakukan oleh para pihak dalam hal ini DPR?Saya dengar mereka sedang merancang dengan serius undang -undang pencucian uang.Saya dengar seperti itu.Jadi beberapa kawan DPR mengatakan, nggak kok kita jalan kok.
Meskipun suara berbeda di luar.Oke.
Yang kedua, di tingkat eksekutif, Presiden menunjukkan komitmennya.Tinggal barangkali memberikan perintah.Presiden memperintah dong.Wajar itu.Memerintahkan kepada para penegak hukum untuk melakukannya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKita tunggu itu.
Dari sisi civil society, mungkin memberikan dukungan yang semakin keras ya.Kita sudah melakukannya.Termasuk di forum ini.Apa rekomendasi Anda?
Saya punya 3 rekomendasi Akbar.98 itu orang sadar bahwa krisis moneter telah melahirkan krisis multidimensi.Tapi orang tidak mencoba menarik akar.Apa ini maksud dengan krisis multidimensi?Dalam wawancara saya dengan jawapus waktu itu, merujuk padamakna yang saya maksud sebagai krisis multidimensi adalah terpotong satu generasi.
Sekarang jadi kenyataan.Yang disebut dengan terpotong satu generasi adalah embruknya kualitas kehidupan satu generasi.Apa dasarnya?Dasarnya tiga, rusaknya kepercayaan.Bahasa ilmiahnya social distrust.Yang kedua, social disorder.
Yang ketiga, social disobedience.Nah ini sama situasinya, 1968 dengan sekarang sama.Kemunculan social distrust, kemunculan social disorder, kemunculan social disobedience itu jadi fakta dimana -mana.Demoni yang tidak dimunculkan oleh media tapi terjemur bak dimana -mana, itu menggambarkan ketidakpercayaan.Yang luar biasa, yang memunimbulkan pembangkangan.Salah satu pembangkangan adalah misalnya, kami tidak mau bayar pajak selama uang kami dikorup.
Itu public disobedience.Itu sudah public disobedience, sudah pembangkangan publik ketika mereka menuntut uang mereka tidak dikorup.Itu tesis pertama.Jadi tesis pertamanya adalah, mari kita perbaiki social distrust.Ini sebenarnya sudah saya sampaikan juga ke beberapa media, media -media mainstream ya dalam diskusi.Jadi, mari kita perbaiki social distrust kita.
Mari perbaiki social disorder kita.Mari kita perbaiki disobedience kita.Anda tahu apa yang terjadi di jalanan?Begitu rupah rusaknya disorder kita.Begitu rupah rusaknya disobedien kita.Dari orang kecil sampai orang yang paling atas.
Itu kelihatan di jalan raya.Jadi sesungguhnya fenomena yang muncul sekarang ini adalah fenomena di mana kita tidak punya etik.Kita tidak punya lagi keteraturan.Kita tidak punya lagi rasa kepatuhan.
Dalam bahasa yang bisa lebih mudah dipahami adalah kita tidak punya wajah Indonesia yang bermertabat itu.
Itu bagian dari tesis saya ketika kita ngebangun suatu sistemekonomi politik berbasis ekonomi konstitusi namanya.Pernah saya sampaikan juga sekilas di Akbar Faisal.
Kesungguhan pemerintah untuk menegakkan hukum adalah kunci penting untuk menyembuhkan sosial distress.
Problemnya bukan di soal penyembuhan hukum.Jadi kalau pakai tesis sosiologi hukum, saya gunakan cara berpikir beda.Tentang, karena saya tidak mau langsung, disini saya tidak mau terjebak ke format berpikir teman -teman.Yang rame -rame menggunakan se -legal substance, se -legal structure, se -legal culture, gitu bahasa sedarananya.Saya lebih menggunakan konstruksi bagaimana sesungguhnya.Seorang pejabat, dimanapun dia, dia adalah teladan.
Ketika dia menampilkan keteladanan buruk, maka yang terjadi lah keteladanan buruk di bawah.Jadi kerangka itu, jadi dia tidak berdiri sendiri soal hukumnya.Dia berwujud pada perilaku aparat.Dia berwujud pada perilaku pejabat.Ketika aparat, pejabat tidak bisa menampilkan keteladanan atau katakan menampilkan keteladanan yang buruk, maka lahirlah keburukan.Maka, kata kuncinya yang pertamanya adalah, bagaimana pemimpin yang paling atas menunjukkan keteladanan yang positif.
Jadi perlu baik itu, itu yang kedua.Yang ketiga, ini saya bukan ngejawab karena ini bukan riset.Sepuluh tahunan.Tadi saya mulai dari 97 -98 dimana saya diwawancari oleh Jakarta Jawapus.Dan itu saya bicarakan disitu dan itu masih terbuka dengan lebat gitu ya.Itu yang kedua.
Yang ketiga sekarang yang kita lihat.Kalau kita tahu bahwa ternyata oligarki politik dan oligarki bisnis berpadu menjadi satu.Dan menempatkan diri dalam rangka.Ini gak enak nih emaknya.Menjadi hegemon predatorik.Saya menggunakan istilah Stephen Walt.
Loh?Hegemoni Predatorik.Iya, maka mesti ini kita atasi.
Fadi Hadis istilahnya ini, oligark Predator.
Iya -iya, Profesor Fadi itu mengungkap dengansangat detail soal itu.Bang Yuchan, waktu habis ada satu pertanyaan dari saya.Pertanyaan klasik sekaligus naif.Tapi saya harus tanyakan.Kenapakah gerangan masyarakat kita yang baik hati ini, begitu tetap mengeluh -elukan bahkan kepada orang yang telah dicatat oleh sejarah, menimbulkan kekacauan dalam segala hal.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
β Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeTerkhusus kepada para calon presiden, mantan presiden.Symbolik torture.
Symbolik torture.Jadi kalau pakai teorinya Pir Buarju dia symbolik torture.Bahasanya lemah -lembut, saya masuk gorong -gorong, saya punya produk SMK, pertumbuhan 7%, saya akan ngebangun kerja -kerja -kerja, lapangan kerja.
Lantas apa yang harus dilakukan untuk mencegah orang -orang yang tidak paham ini, untuk tidak terus -menerus melakukan kesalahan.
Revolusi pendidikan, aku baru jawabannya.Revolusi pendidikan.Itu, Anda begitu langsung, itu yang menggugah saya dalam...Mereka sedang berusaha memperbaiki udara nasihasi pendidikan.Tapi saya ingin mengatakan bahwa revolusi pendidikan tidak dimulai dengan regulasi.Revolusi pendidikan dimulai dengan perilaku, sistem, mora, para pejabat dan aparat.
Saya memang sedang berusaha untuk kembali menghadirkan sahabat kita, Menteri Pendidikan Mas Mudi ke sini.Bang Ican...Mas Ubat, terima kasih ya.Beberapa hari yang lalu saya tulis di Exile ya, sedikit agak gimana gitu ya, sampai rame.Saya katakan gini, selalu ada cinta dari orang -orang yang tidak paham.Ini menyangkut dengan seseorang yang terus -menerus menyatakan diri tokoh.
Forum ini telah bersikap untuk menghalangi orang -orang yang telah menimbulkan kerusakan, mengambilperan -peran di masa depan kita.Saya punya anak, Abang punya anak, Obed punya anak.Kita jangan memikirkan diri kita lagi, anak -anak kita.Maka itulah kenapa kemudian pemerintah bersikap.Sekali lagi terima kasih.
Para penonton Akbar Faisal Mansensor, Ini sebenernya tidak cukup dibicarakan hanya dengan 60 menit.Sudah lewat waktunya.Kita ditatai -tatai 45 menit di sini.Tapi karena betapa berat problem yang kita hari ini, maka kemudian saya melebihkan waktunya.Apapun namanya, mari kita cerdas melihat masa depan itu.Jika tidak menyangkut dengan diri kita, itu menyangkut dengan anak -anak kita.
Maka mari serius.Mari kita bersikap.Terima kasih telah menyaksikan percakapan ini.
Get ultra fast and accurate AI transcription with Cockatoo
Get started free β
