KELILING INDONESIA KETEMU SAKSI HIDUP TRAGEDI SAMPIT, ORANG BUNIAN & TEROR PULAU KUNTILANAK #OMMAMAT
Total sudah berapa tahun keliling Indonesia naik camper van?Ini kita masuk tahun ke -6.
6 tahun nggak pernah pulang nih?6 tahun.Ko John bilang, aku sudah ketemu dengan, lihat langsung di mata kepala.Pick -up, jamar itu ya, pick -up membawa rombongan orang yang memang mau diungsikan, ditutup terpal.Oke, pick -up ditutup terpal, dalam ada beberapa orang.Oke, dibawa lewat kerumunan yang lagi chaos.
Sudah sampai tujuan, pas dibuka, beberapa kepala putus.The real Mando terbang bukanlah Mando terbang, tapi angin.Sebenarnya kisah tentang orang -orang di Kota Gali itu udah nggak aneh.Papaku pernah ketemu soalnya.Mabunian.Kan nggak mungkin papaku bohong aku dong.
Ada beberapa bapak tua, datanglah nggak tahu dari mana.Muncul di tokonya, minta kopi, minta gula.Dia kasih lah satu bungkus kantong kresek, kasih barang.Isinya itu apa?Isinya itu jahe.Kalau nggak jahe, biasa itu adalah kunyit.
Papaku tolak.Kan biasa kalo orang naik sampan tuh selalu ada suara ini, selalu ada suara dia turun ke sampan, ngambil gayungnya, pasti ada cipuk, cipuk.Kebetulan di jaman itu, tiba -tiba di momen itu, papaku tidak denger suara itu.Lho pas papaku burunya ada, pas dia ke depan itu, udah nggak ada orang.
Bisa gak sih kita hidup gak punya rumah, jadi tinggalnya kayak dari satu tempat ke tempat lainnya aja?Misalnya hari ini kita nginep di daerah A, besok di daerah B, sampai di daerah Z. Enak gak sih hidup kayak gitu?Dan apakah ada pengalaman horornya?Nah langsung aja nih, kita sapa nih orangnya nih.Jajago Indonesia.Halo Jajago Indonesia.
Halo abang.
Makasih udah dateng ke RJL ya.
Terakhir ketemu kita adalah pas YouTube event ya.
Waktu itu udah lama banget ya.Lama.Ini gue manggilnya Bang Jago berarti ya?
Boleh Bang Jago, Ko Jon juga boleh, bebas.
Kirain Jajago itu Bang Jago, bukan?
Bukan.Kalau Bang Jago lihat ini, anda mau tag nanti kita boleh sih.Kan ada Bang Jago namanya.
Oh iya bener juga, ada juga Bang Jago ya.Jadi Jago -Jago itu apa?Jalan -Jalan Gokil.Jalan -Jalan Gokil Indonesia.Jadi guys, ini Jago -Jago ini nggak pernah tinggal di rumah ya.Total udah berapa tahun keliling Indonesia naik camper van?
Ini kita masuk tahun ke -6.
6 tahun nggak pernah pulang nih?6 tahun.Ini tahun ke -5, saya di The Imlek.Jadi tahun depan sebalik.Karena udah dapet ultimatum dari mertua.Kalau tak pulang, coret lagi kode KK 2 kali nanti.
Itu 6 tahun nggak pulang, rasanya gimana?Enak nggak sih?Enak nggak enak, Bang.Nggak ada pilihan.Karena kan rumahku aku kontrakan.Oh, akhirnya rumahnya dikontraki.
Betul.Jadi barang -barang rumahku udah aku jual semua.Mobil -mobil kita jual.Rumah dikosongin, kita kontrakin.Jadi sekarang aku pulang ke Pontianak, nggak ada rumah.Jadi ya tahan -tahan dulu lah.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload β Transcribe β Download and repeat!"
β Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freedan kemarin video dari kojon ini sempet viral eh eh yang mana yang viral ini?kita tonton bareng -bareng dulu nih
Jadi kemarin tuh sempet ketemu kuyang kok.Cakep.Memulai hari dengan kuyang.Aku suka.Jadi kita untungnya nggak bisa lihat.Jadi kita itu tidak sensitif.
Cuma mau nggak mau kan kita harus menghargai orang lokal kan.Jadi kalau dibilang Bang jangan kesana ada kuyang, ya kita cari aman, nggak kesana.
Gimana pengalaman waktu itu ketemu kuyangnya tuh?
Ketemu kuyangnya ya?Jadi kalau di Kalimantan Barat, bahkan di Kalimantan Tengah, dan di mana pun soalnya Kalimantan, kan terkenal dengan kuyang.Yang kepala terbang dan membawa usus -ususnya.Yang kata Bang Fajar tuh kaya raya dia, satu kaya terbang 5M.Nah, jadi untuk hal -hal kayak gitu, itu memang sangat umum.Kalau Kalimantan Barat itu paling terkenal itu pusatnya di Kendawangan.
Kendawangan.Itu katanya sih pusatnya.Karena kita ketemu orang lokal, ya Pak Antoni, dia cerita.Kojo emang gak tau, dia bilang, kendawangan ini pusatnya nih kalau untuk perkuyangan.Lalu saya tanya, ya kuyang itu seperti apa?Dia kan banyak orang kira kuyang itu hantu.
Padahal bukan ya.Kuyang itu adalah orang yang memang mempelajari ilmu tertentu.Yang sekarang kita bilang ilmu hitam, tapi menurut aku, di versi mereka zaman dulu, itu tuh ilmu untuk survival.Ilmu bertahan hidup.Ada yang bilang untuk awet muda, ada yang bilang tambah kuat dan banyak hal.Dan ternyata kuyang itu nggak cuma di Kalimantan.
Nyebar juga sampai terakhir aku ketemunya itu di NTT, di Alor.Jadi NTT, ada sebuah pulau paling ujung sana, itu nama Alor, udah dekat sama Timoleste.Juga sama.Bang hati -hati bang, kalau Maghrib ada Kuyang.Dia seru.Dia tuh sampai ter -explore sampai ke NTT.
Kalau di Sumatera juga ada yang mirip.Namanya Palasik, betul nggak sih?
Iya, Palasik terkenalnya.
Beda nama, tapi sama -sama pala terbang juga.
Oke.Nah, yang di Kalimantan sendiri ceritanya gimana tuh kuyangnya?
Kalau yang di Kalimantan Barat, itu setiap tempat -tempat yang cukup teplosok pasti selalu diingatkan tentang kuyang, hatinya dengan kuyang.Untungnya adalah kali ini mungkin banyak kisah yang cerita tentang pertemuan kuyang.Cuma kali ini aku akan lebih sedikit ngangkat tentang Cara menghalau kuyang.So seru.Karena ini ilmu yang diajarin dari temurun.Jadi kayak contoh misalnya kan, kan aku asli dari Kalimantan.
Dari Pontianak tepatnya.Pontianak itu kan memang dari awalnya kata Kutilana.Sampai hari ini pun kalau pergi ke Malaysia, Bilangnya apa?Pontianak.Itu Kutilanak.Dan itu memang yes, kalau kita cari lihat secara legenda dari awal mulanya, Pontianak itu dulunya itu sangat banyak Kutilanak.
Sampai Sultan Syarif Abu Rama atau Sultan Syarif apa itu, Al -Qadri ya, dia harus nembak meriam.Hanya buat membebaskan si hutan ini dari Kutilanak.Itulah asal -muasalnya.Even sampai hari ini pun, di Pontianak itu ada namanya tradisi nembak meriam.Setiap kali kalau udah mau lebaran, wah itu anak -anak tuh berbaris tuh di Kapwas tembak muriam.Buam!
Buam!Kalau sekarang di festival, kalau dulu adalah untuk mengusir kutilanak.Nah karena itulah, dari zaman dahulu kala, orang tuaku itu, bahkan papa mamaku, papa mama Riana juga, itu udah ngajarin.Kalau kamu nanti ketemu kuyang, caranya adalah berlari zigzag.Berlari zigzag?Kalau ketemu kuyang nih?
Katanya, kuyang itu jagonya lurus.Nggak jago belok -belok.Jadi kita jalannya zigzag.Kedua, masuklah anda ke kebun bambu.Kepercayaannya adalah, kuyang kan bawa dia punya segala perintah -perintah tentang organ.Gampang kesangkut sama bambu.
Dan bambunya cari, kalau bisa, bambu kuning.Jadi itulah kenapa dari awal, kayak kuyang, kayak aku sama Riana, kita tuh udah dari kecil tuh kayak, oke, ini ada barangnya.Yang kedua ada kutilana.Itu juga selalu diajarin tentang cara untuk menangkalnya.Sampai hari ini kau boleh tanya semua orang -orang di Pontianak itu, mungkin orang tua -orang tua mereka pernah ngajarin.Kalau nanti kamu hamil, taruh gunting di bawah mantel.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKarena kutila gak takut dengan besi.Katanya begitu.Dan kedua kalau di versi kami, dia kasih labu.Labu?Labu, taruh dekat mantel tempat tidur.Tujuannya adalah nanti si kutila kudatang, dia akan kira itu bayi.
Jadi colok.Nanti gukunya nancap.Di labu itu.Nah, makanya kalau soal kuyang, itu aku sangat tertarik.Jadi pas kita main ke Tanah Tanah Barat, kemudian si orangnya bilang, Ko Jon, ini kendawangan nih.Pusatnya kuyang.
Oh, wow.Saya cuma ingat satu.Jam berapa aku gak boleh keluar.Karena ada jamnya.Biasanya tuh ada jam kayak sebelum maghrib.Dia akan pergi.
Karena kisah ini aku juga dengar sama pas di Kalimantan Tengah.Pas aku ketemu orang -orang di Kalteng.Dia tinggalnya tuh, dulunya tuh tinggal di daerah Gunung Hemas yang sepi banget.Dia cerita, Ko Jon, jaman kami kecil.Kalian sering lihat kuyang?Gue kayak gimana bentuk kuyang itu?
Bener -bener kayak kepala terbang bawa organ?Oh, gak pernah, Ko Jon.Kita gak pernah lihat sedekat itu.Bentunya tuh kayak marah api, Ko Jon.
Bar api?
Kayak bar api.Gue bilang, menyalah.Menyalah.Jadi dia terbang.Cara lihatnya itu gampang.Kuyang yang lagi lapar katanya ya, itu warnanya terang.
Itu lagi lapar.Habis dia udah makan, contoh dia makan oro apa gitu, makan darah apa, dia akan pulang kembali ke sarangnya dengan warna lebih reduh.
Bentar, ini relate banget nih sama narasumber gue kok.
Yang mana?
Dia pernah, waktu itu lagi ngerantau Kalimantan.Terus dia lihat kayak ada kuyang, tapi nyala ini merah.Begitu maksudnya ya?
Yang nyala apanya?
Dia nggak tau, pokoknya disini nyala merah.Karena kan dia dari Jawa kan?Itu maksudnya nyala tuh begitu tadi.
Mungkin kali.Oh menyala.Beseru.Berarti kan glow in the dark, ngelewatinya juga.Iya kayak gitu.Cuma dikasih taunya adalah udah.
Kalo kalo nengok udah hindarin aja.Walaupun nanti akan ada kesamaan dengan air pulong.jadi nanti tuh kalau misalkan si kuyang mungkin warna merahnya tuh menyala ada cuma ada satu lagi tuh kayak bola api nah itu tuh kayak mereka tuh berkawan kadang -kadang kalau nengok antara itu kuyang atau itu pulong pulong tuh kayak bola api menyala bedanya ini pulong tuh buah hantu dia tuh kiriman kalau di kempacan kami kalau dirimu liat gitu di kalimantan kamu tunjuk dia kalau liat pulong terbang nih kau tunjuk diaTapi jangan sebut nama.Karena kadang -kadang kalau kamu nunjuk, kamu sebut nama temenmu misalnya, nanti ini akan hantam temenmu.Tapi kalau kamu lewat dia terbang, kamu tunjuk dia gitu, biasanya akan jatuh.
Itu kepercayaannya.Seru kan?
Tapi ada nggak dari kenalan kojon gitu yang diteror kuyang atau ngelihat langsung si kuyangnya gitu?
Ah iya, iya, iya.Di Kalimantan Tengah itu kan kami super ditawarin tuh.Ditawarin.Ko Jon mau ketemu Kuyang gak?
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
β Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeWih seru kali.Udah tawarin nih sama warga lokal.
Ini cukup lama.Setelah kita udah cukup akrab.Ketemu dia.Ngobrol sama Ngidul.Kita udah mungkin ada kali.Aku kan sekitar hampir 2 -3 bulan aku di Kalimantan Tengah.
Jadi kita berbual.Aku kenal sama orang dari sana.Di hari terakhir.Ketika aku udah mau pergi.Dari Kalimantan Tengah.Ditawarin.
Ko Jon.Kan aku liat Ko Jon ini sangat tertarik nih dengan barang -barang ginian.Ko Jon mau gak aku ketemu sama Kuyang yang langsung?Aku bilang, serius itu kuyang?Iya.Jadi kalau John, kuyangnya keturunan, dia bilang.
Karena ada kuyang -kuyang mula -mula yang memang nyari ilmu kuyang.Dan level keduanya adalah level yang keturunan.Jadi misalnya ibunya itu kuyang, akan turun kepada anak ceweknya.Kalau dia nggak lepasin, dia punya ilmu kuyangnya.Jadi kepercayaan adalah, kalau orang -orang itu punya ilmu kuyang, dia cantik banget pas dia masih muda.Dan pas dia udah tua, dia udah nggak lepasin ilmunya, dia tuh matinya susah.
Susah mati.Jadi dia harus lepasin ilmu itu.Nah, kadang -kadang ada yang mati sebelum lepasin.Walaupun susah matinya, tapi meninggal juga.Itu turun ke anaknya.Nah, yang mau diketemuin adalah si anak ini.
Yang mana si kuyang ini tidak tahu bahwa dia kuyang.Dan aku nanya, kau gimana tahu bahwa dia kuyang?Karena dia merakui dia kuyang.Setelah tau.Jadi, cewek ini tuh kerja di perawat kalau salah.Perawat rumah sakit.
Dia baru nyadar dia kuyang setelah dia melewati sebuah tempat.Apa sih yang buat orang lahir tuh?Rumah sakit.Persalinan lah ya.Jadi, dia lewatin sebuah ruangan dan dia mencium baunya tuh kayak wangi sekali.Wangi ayam goreng, gitu.
Wangi sekali.Pas dia pergi ke ruangan itu dia baru nyadar.Yang dia cium itu bukan ayam goreng KFC gitu loh.Tapi adalah orok bayi.Di momen itu dia tau bahwa dia kuyang.Sejak saat itu katanya dia udah gak kerja di rumah sakit itu.
Dan dia gak tau kerja di mana.Nah, temanku ini kebetulan masih kenal.Mau ngajak ketemu.Kapan lagi kita bisa podcast?
Bukan cerita kuyang, interview kuyang.
Nanti saya kasih kontennya.Tapi terakhir aku udah telepon.Jadi sebelum aku ke podcast ini, aku telepon ulang.Si nama abang Birong, aku telepon ulang dia.Bang, gue bilang.Masih ada gak orang ini?
Cewek ini, gue bilang.Kalau mungkin rame, mana tau Bang Fajar nganggur kan?Umurnya berapa itu Kuyangnya?Nggak tau, aku udah nanya di IPL.Karena dia sepantaran temennya, mungkin umur 30 -an harusnya.
Kapan lagi interview Kuyang ya?Jadi dia itu nggak sadar kalau dirinya Kuyang.Betul.Makannya apa tapi?
Makan normal.Cuma gini mas Ananya, yang setau aku yang keturunannya, dia itu tidak sadar pas dia terbang.Jadi ada 2 mode.Ada mode Kuyang, ada mode normal.Yang bikin aku tidak mau interview dia kemarin adalah karena tidak ada yang menggaransi.Aku nanya sama abang Birong, abang Birong bilang, ini kalau interview aman gak aku nih?
Nggak tau ya ko Jon, dia bilang.Kalo temanku sih orangnya baik, aman.Cuman kuyengnya aku nggak tau.Oh ternyata tuh sebenernya itu dua kepribadian, dua.Dia ada mode normal dan mode kuyeng.Takutnya kita interview dia pas mode normal, happy -happy aja tuh.
Dia yang pas kita udah pergi, mode kuyengnya udah kembali.sama kita, bisa dikejar.Karena ini kisah tuh mirip banget sama pas aku lagi ngangkat tentang Lea di Bali, dan Sela di Lombo.Miripnya gimana sama yang Lea?Kita tidak boleh kasih tau ke siapapun kalau dia Sela atau dia adalah Lea.Kita berkumpul nih berlima.
Tiba -tiba bang Fajar tau, ko Con, si ini Lea, terus ini Sela.Kalau ko, kalau anda membocorkan hasilnya dia, Maka biasanya anda yang di peril di malam hari.Kisahnya sama kayak itu.Karena saya membawa istri saya cantik, kita perjalanan masih panjang, saya bilang, oh terima kasih tawarannya, saya belum mau.Karena bukan cuma ada dia, tapi ada kampungnya.Kampung Kuyang.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeAku merasa aku nggak kaget, kenapa?Karena aku udah dengar dari awal pas ke Rimantan Barat.Ada kendawangan, ada kampungnya.Memang desa -desa yang memang orang -orang itu tidak heran dengan ilmu Kuyang.Jadi mungkin suatu hari nanti kalau RJ5 mau bikin film baru ya, bolehlah kita berdua bersama -sama ke kamugunya gitu.
Kayaknya seru nih kita kesana nanti ya.
Boleh.Aku lagi nyari info juga.Aku nggak ngangkat ini lebih ke arah bukan sisi, cuma horornya doang ya.Tapi pasti ada sisi -sisi.Kayak budayanya.Nah, itu mau aku angkat.
Karena walaupun kisahnya agak mirip, dan dia tuh kan jauh -jauh ya ke Albar, ke Kauteng, sampai aku ketemukan siapa yang di NTT kan.Uniknya adalah pantangannya semua sama.Aku bilang, bener gak kalau kuyang itu kita menghalaunya pake bambu?
Oh iya, iya, bener.
Oh sama rupanya.Jadi aku bingung, dari manakah orangtuaku tau tentang pantangan ini dan cara menghalaunya?Padahal orangtuaku dan kakek -kakekku tidak pernah ke Kalimantan Tengah.
Menarik ya, kayak tadi asalnya Kojon juga kan Pontianak ya.Tempatnya Kuntilanak.Saya juga masih mikir, kok bisa nyampe Jawa juga nih si Kuntilanak ya?Eh!
Walaupun aku pernah denger katanya.sih barang -barang gituan tidak bisa melewati laut.Dan aku sudah patahkan mitos itu.Bohong, aku yang ada sampai ke NTT.
Namanya sama dan wujudnya sama gitu ya.Pernah juga di Kalimantan digigit mandau.
Oh iya, jadi bukan digigit, lebih ke arah kita harus menggigit.Kan aku suka ngangkat tentang kayak barang -barang daerah, kan lucu -lucu.Jadi aku minta lah izin.Dia bilang, bu, pak saya mau review ini mandau boleh?Oh boleh, boleh.Dia bilang.
Nah, ada beberapa mandau tuh.Nah, ada satu mandau yang memang paling tua banget.Dibuka, bentuknya tuh udah bekarat banget.Kayak ada sesuatu, something gitu.Dia tuh udah tua banget.Dia kuliput dengan bahagia.
Selesai.Thank you ya, waktunya pak kita pamit.Pas kita mau keluar dari pintu, ditahan sama neneknya.Dia bilang, tadi kalian ada lihat mandau ini ya?Dia bilang, iya, Nek.Kamu gigit dulu.
Dia bilang, yaudah kita buka.Tapi gigit tiga kali, hak -hak.Itu otak kepala.Karena dia bilang takutnya kamu nanti sakit.Karena dia terlalu kuat.Jadi, beberapa mandau lain aman.
Mandau itu tuh ada isinya.Takutnya kamu tidak kuat.Mungkin kena energi terlalu kuat, kan?
Itu mandau yang dilihat kayak gimana, Ko?
Bentuknya tuh parang biasa.Kayak parang dalam sangrung, gitu kan?Nah, pas dibuka itu udah cukup karat sebenarnya sih.Bekarat?Cukup bekarat di mata aku ya.Semoga itu karat.
Karena warna merah, merah yang sangat pekat itu merah yang udah tua banget di dalam dulu.Semoga itu karat ya.Aku nggak tau itu apaan lagi.
Tapi mirip karat ya?Mirip karat.Aku ngebayangin sih.Iya, iya.Mereka lah orang tua.Itu digigit, si merah itu?
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
β Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeIya, iya.Ikut aja lah.
Rasanya gimana?
Kayak macam besi, Pak.BTW kan darah kita itu kalau kita...Ocup -Ocup kan kayak ada after test -nya ada after test besi ya.Kayak gitu, besi bekarat.Dia nggak mau nanya.Itu dari malah rasanya nggak mau nanya.
Hat -hat -hat, udah tarap dah, pergilah kita udah denger.
Itu yang bisa terbang itu kan?Nyari kepala musuhnya sendiri.
Jadi aku tidak tahu, karena ini banyak banget pola pandang.Cuma karena aku pergi sendiri, jadi semua kisah yang kuceritakan ini adalah kisah yang kami temukan langsung.Jadi kalau mau bilang itu bohong atau enggak itu urusan Anda, karena aku ketemu langsung ya.Aku pernah nanya sama orang yang temanku itu, orang Anda itu asli, dan dia itu pernah hidup di era yang masih zaman perang itu ya.Aku nanya dia, Bang, nanya lucunya, Mandau terbang tuh beneran ada ya, aku tanya.Mandau yang terbang muci kepalanya.
Dan temanku ini tuh adalah orang yang ikut turun.Jadi bukan mendengar kisah ya, dia ikut turun.Ketika lagi ada masak kios itu.Dan dia bilang, Ko Jon, kami aja yang turun lapangan.Kami gak pernah lihat mandau terbang, Ko Jon.Yang Ko Jon bilang tuh bukan mandau terbang mungkin.
Angin, dia bilang.Jadi, di versi aku dengar ya.The real mandau terbang, itu bukan mandau terbang.Tapi lu ngasih liat.Dia kayak angin lewat.Oh, langsung terbas?
Angin lewat saja, betul.Dan ini kisah yang aku dengar beberapa kali, kisahnya sama.John bilang, aku sudah ketemu dengan, lihat langsung di mata kepala, pick up.Zaman itu ya, pick up membawa rombongan orang yang memang mau diungsikan, ditutup terpal.Oke, pick up, ditutup terpal, dalam ada beberapa orang.Oke, dibawa lewat kerumunan yang lagi chaos.
Sudah sampai tujuan, pas dibuka, beberapa kepala putus.Yang kedua, ini lagi sama.motoran, pakai jas hujan, dia mau nutupin dia punya partner pasangannya dia buat diungsiin, melarikan diri dari kekacauan itu.Pas dia lewat, sama.Sampai itu aku putus.Akhirnya, temenku bilang ke aku, Ko Jon, sorry nih, aku kan cerita apa adanya.
Kalau mandaw terbang, aku nggak pernah dengar.Tapi kalau Ko Jon bilang tentang angin, aku pernah lihat dia bilang.The real mandaw terbang bukanlah mandaw terbang, tapi angin.
Yang diliat sama temennya Kojun itu berarti?
Karena dia di lapangan dia ngomong, nggak seheboh yang Kojun bilang.
Tidak ada mando, tau -tau palanya putus gitu?Betul, angin.Itu lebih seru lagi bagi aku.
Makanya aku kayak, wah, ini kisah langsung di lokasinya ini.Karena kita nggak tahu, pas cerita ini bener -bener -bener -bener, dan kan bubunya begini banyak tuh.Jadi kayak ada sesuatu yang sebenarnya seheboh itu nggak.Karena yang temenku cerita, Nggak seheboh yang Kojon bilang, tapi lebih seram sebenarnya.
Iya, iya.Ini tapi kan banyak versinya gitu ya, maksudnya banyak kepercayaan, banyak versi juga.Nah ini versi dari temennya Kojon.Betul.Dan maksudnya kita juga nggak membahas luka lama gitu ya.Betul.
Makanya aku agak jarang mau bahas luka kayak gini.Cuma kalau ditanya tentang memori, ini kan adalah sebuah histori ya.Menurutku kita belajar sejarah itu boleh.Kan itu sesuatu udah berlalu.Cuma setidaknya aku pengen kita tuh kasih anda lihat.Indonesia itu memiliki hal -hal yang sangat seru.
Menurut aku itu budaya -budaya yang mind -blowing.Salah satunya adalah segala hal yang berisifat horor, perhantuan, itu yang seru.Aku suka ngangkat -ngangkat wargituan.Karena pas kita ke lokasi tertentu, mau nggak mau aku harus nanya tantangannya.Takutnya kita orang luar datang, kita nggak nanya -nanya, kita lakukan sesuatu yang kita nggak tahu bakal ngelanggar.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeYa kan dari cerita horor itu bisa kita lihat sosialnya, ekonominya, pengetahuan lokalnya.Tadi angin itu Aku jadi inget Enim gitu, karena aku kan suka nonton Enim.Nah Uto itu punya rasa yang ganil angin, itu begitu modelnya.
Mirip pak.Iya pak, dan dia terinspirasi dia.Bisa jadi, berarti harusnya kita harus ada Enim di Kalimantan punya.Benar.Kita udah gak kalah dari yang dibandingin luar negeri.Salah satu kekuatan itu.
Oh banyak.Banyak banget kan.Ini pernah juga ke Padang 12 nih.
Oh iya iya iya.
Kita coba dengerin.Oh ini seru -seru nih.
Gimana itu kok?
Aku suka mendengar tentang Padang 12 dari zaman kecil.Kisahnya sangat banyak.Jadi mumpung saya punya kesempatan untuk main ke Ketapang, namanya Kabupaten Ketapang, dan daerah Kendawangan, dan itu jaraknya nggak jauh -jauh amat ke Padang 12, yaudah.Aku pengen buktiin.Cuma sebelum ke sana, kan aku nggak main sendiri.Aku sebuah orang lokal.
Kita mulai dengan kisahnya dulu nih.Yang bikin aku excited adalah pas aku sampai ke Ketapang, dan ketika aku main -main ke daerah Kendawangan itu, semua orang punya cerita yang sama.Ko Jon nanti kalau mau ke Padang 12, jangan pas Maghrib.Habis Maghrib cepat pulang.Oke, kenapa?Udah lah kok, nggak usah cari masalah.
Oke, fine, aku bilang.Yang kedua aku nanya, emang ada apa di sana?Nggak tau ya konconya.Cuman sih, dia bilang, itu tuh kan ada kota gaib.Wiss.Sebelum Saranjana viral.
Jadi sebelum Saranjana, padahal sebelum viral di Kalimantan Barat, daripada itu.Jadi semuanya taunya ya bukan Saranjana, taunya pernah 12.Oh ini lebih dulu viral ya?Lebih dulu, di jaman itu.Kan dulu pernah dapet informasi kayak, Raja Dangdut pergi manggung di sebuah kota super megah?Padahal dia bukan di sana, dia tuh perginya ke Padang 12.
Itu bukan saran jana, Padang 12?Iya.Itu kisah tuh pas kau ketik Google aja, Padang 12 Dangdut, atau Padang 12 siapa lagi ya?Dari Padang Review 1, ada beberapa di Google.Ya udah, kita mau coba buktikan dong.Nah, pas kita kesana, memang harus diakui, itu tempatnya tuh cukup sepi di jaman kau pergi.
Dari Ketapang aja ke Berangkat itu aja, kita harus lewatin banyak jalan yang rusak.Bulubang -bulubang rusak.Nah, mendekati Padang 12, tiba -tiba jalannya udah bagus.daerah keunikan.jalan yang bagus itu, nggak cuma itu, di kiri kanan itu penuh dengan pohon -pohon kayak pohon -pohon pinus, pohon -pohon cemarah.Dia tuh di kiri kanan rapi dan bagus, padahal itu kau tidak akan temukan dimanapun.
Aku kan kering -kering dari mata barat, aku kering semuanya gitu kan.Semua tuh adalah pohon -pohon yang di tanah gambut, nggak pernah aku lihat pohon pinus gituan.Nah, mulai beda tuh.Jadi tanaman berubah.Sampai ke lokasi, temen orang lokal yang temenin aku tidak mau ikutan.Kok John, aku tak ikutan ya.
Kok John, pergilah kau ngerekam.Aku tunggu di luar.Aku bilang, temeninlah.Aku tunggu di luar.Jangan terlalu dalam masuknya ya.Jadi kalau orang nanya ke aku, padang dua belas secara fisik gimana bentuknya?
Bentuknya hanya semacam sebuah padang pasir kecil, pasir putih, kemudian banyak pohon -pohon, dan selesai.Ini kan aku ngasih TV ya.Tapi yang menarik adalah, bukan di Padang 12 -nya.Sebelum ke Padang 12, itu ada penjual rujak.Bapak -bapak jual rujak di tepian jalan antar -berantah.Sana hutan semua, sini hutan semua.
Cuma dia sendiri.Pas aku lewatin, aku bilang ke temanku, aku bilang, ko, itu ada yang jual rujak, aku bilang.Di antar -berantah gak ada siapa -siapa, aku bilang.Kutar balik yuk, kayaknya sih dia tuh kayaknya kena itu, aku bilang.
Kena tutup matanya.
Kan banyak kisah ya, yang kayak penjual makanan, yang tuh kayak jualnya Di kota gaib gitu loh, kayak dia tuh gak keramaian.Padahal tuh dia di kuburan disana gitu loh.Eh kita pernah balik?Putar balik?Aku udah siapin kamera nih, mau interview bapaknya kan.Apa yang bapak lihat gitu loh?
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
β Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeBapak kok jual disini?Oh iya adek, ini kandangan luas dibilang, gampang mobil putar balik.Oh iya iya iya.Ramai ya pak yang belanja sini?Oh ramai.Oh aku mulai takut.
Bapak ini melihat apa?gitu kan.Ramai dia bilang.Siapa yang beli pak?Karena pas aku interview dia gitu, itu nggak ada orang lalu lalang sama sekali nggak ada bangunan.Oh ini nanti jam pulang kerja ramai.
Kerja gua.Ini kan jalan panjang pak.
Apa kok pilih bukaan sini pak?
Oh ramai orang lalu lalang.
Hah?Maksudnya gimana pak?Ternyata, oh ternyata, anda boleh cek Google sekarang.Ketik kata kunci Padang 12 akan muncul.Ketik kata kunci Pagarment Timun, kalau nggak salah.Pagarment Timun itu salah satu daerah terdekat dengan Padang 12 itu.
Dari sana, hanya jarak beberapa kilometer, anda akan menemukan sebuah pabrik, smelter, boxing, seingat aku.Salah satu yang terbesar di Kalimantan Barat.Gede banget, kayak kota kecil.Banyak karyawan di sana.Akhirnya, setelah aku lihat itu, aku mulai berpikir dengan otakku yang jahat.Apakah kisah ini sengaja dibuat untuk membuat orang tidak bersenang?
Cuma sampai hari ini pun, Padang -Doblas masih tetap eksis.Sampai hari ini.Dan lo mau naik semapun ke sana, akan bilang hal yang sama.Maghrib, jangan lewat sana.Dan yang kedua, dan semua orang lewat punya pol yang sama.Setiap kali lewat Padang -Doblas, di flakson dua kali.
Mimpi, tikungan, flakson.
Tapi cerita si Padang -Doblas ini dari kecil udah ada emang?Udah ada.Nah tambangnya dari kecil udah ada belum?Nggak tahu.
Boleh ada ketik di Google, cari tambang snelter terbesar di Kalimantan Barat sejak kapan yang muncul.Cuma sebelum itu, masa sebelum Pandang 12 itu yang karena ada lokasinya, sebenarnya kisah tentang orang -orang di kota Gai itu udah agak aneh.Karena dari zaman kecil, kami di Kalimantan Barat itu ada kisah namanya Orang Kebenaran.Kalau orang -orang lain ngomongnya dalam suku Bunian.Kalau kami bilang Orang Kebenaran,kisahnya mirip.
Cuma versi ini tuh yang enak.Orang kebenaran itu akan muncul kepada orang -orang yang berhati tulus.Papaku pernah ketemu soalnya.Orang bunian?Kan gak mungkin, papaku bohong aku dong.Papaku itu dulu pas masih muda.
Dia itu pergi jualan sembako di tempat -tempat kem sawit.Jadi orang -orang biasanya dulu nyari kayu, nyari sawit tuh ada kem.Nah, papaku tuh berdagang disana.Jual kopi, jualan gula gitu loh.Di itu di tepian sungai, ada bapak -bapak tua datang lah nggak tau dari mana.Muncul di tokonya, minta kopi, minta gula, sama minta rokok.
Rokok yang linting jaman itu lho.Ya papaku kasih tem.Lalu si pak tua dia bilang, aku nggak punya uang.Pak gula nggak apa -apa, ambil aja nih buat kamu.Pak tua tuh kayak merasa, oh jangan, jangan.Dia ngasih lah satu bungkus kantong kresek.
Kasih barang.Isinya tuh apa?Isinya tuh jahe.Kalau nggak jahe, biasa tuh adalah kunyit.Papaku tolak.kemudian si pak tuannya ngeke, gak apa -apa ini buat kamu jangan sampai aku ngambil gratis, gak usah ini buat kamu aja setelah papaku tolak ya sudah, papaku kembalilah ngurus -ngurus toko nya tuh kemudian si pak tuannya kembalilah ke JT jadi toko papaku tuh selalu ditemui sungai pas dia pergi ke JT kan biasa kalau orang naik sampan tuh selalu ada suara ini selalu ada suara dia turun ke sampan ngambil gayungnya pasti ada chipuk chipuk kebetulan di jaman itu tiba -tiba di momen itu papaku tidak mendengar suara itu Tidak ada suara orang dari sampan, jadi dia bagaimana datangnya.
Loh, pas papaku bernyadar, pas dia ke depan itu sudah tidak ada orang.Papaku sudah hilang.Sesampainya papaku kembalilah ke kampung, bertemu dengan keluarga besar, ngobrol dengan orang itu, dia kena marah oleh kakekku habis -habisan.
Kenapa kau tidak ambil itu barang?
Jadi sebenarnya kalau orang kebenaran itu, dia pas kasih kita adalah si jahe atau si kunyit, kalau kita ambil, sekarang butuhnya jahe.Nanti kepercayaan adalah, besoknya atau malamnya akan berubah menjadi?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeMas.
Betul sekali.Dan kabar gembira adalah, dia hanya muncul pada orang -orang dengan hati yang baik dan yang enggak tahu kisah ini.Karena Anda sudah tahu kisahnya, maka dia tidak akan muncul lagi.Tidak muncul lagi ya?Karena aku akan menunggu Pak Mana Jahenya.
Berarti sudah tahu yang muncul adalah Dajjal nanti.Selesai.
Bukan orang kebetulan lagi.
Ini menarik ya, karena Kojon ini kan di Kalimantan Barat ya.Tidak jauh dari hutan sambas kan?
Oh iya, iya, iya.
Nah di situ memang terkenalkan suku bunian kan?
Oh iya, iya, iya.Kalau sambas aku setuju sih.Karena aku pernah ketemu di Atamajo.Temajo itu masih dari Sambas, dia itu temajo di ujung ekornya Kalimantan Barat.Dan ya, untuk anda ngomong itu ya, aku mau nyadar kesamaan ceritanya lho.Padahal dari Sambas, Temajo itu sampai ke Kendawang itu jauh banget.
Sampai Belom itu jauh banget.Tapi kisah mirip.Kisahnya dua -dua ini mengenai ada orang, Bang, kirim mobil.Mobilnya udah dipesan.Udah lunas katanya.Dikirimlah ke lokasi Pak Haji Mana yang pesan.
Sampai lokasi yang dikasih tahu rupanya nggak ada apa -apa, hutan.Kisah itu selalu ada.Baik di Sambas maupun di Kedahuan, cerita sama.Orang yang order mobil ke sana, nggak ada.Orang yang konser di sebuah kota metropolitan, megah.Padahal dia konser di hutan, misalnya gitu.
Nah, itu kisahnya selalu sama.
Tapi yang dari Ko Jon tau gitu ya, kalau di tempatnya itu suku bunian kan kadang suka digambarkan gitu yang aku dengar ya.Kayak dia nggak ada garis mulutnya gitu.Sama ya?Sama.
Dia itu sama persis.Jadi kalau di Kalimantan namanya suku bunian dan orang kebenaran, di Sulawesi itu namanya adalah Wentira.
Kota gaibnya nih.
Betul.Kalau di Kalimantan Selatan kan Saranjana.Nah gitu padang 12 Kalimantan Barat, Saranjana, Kalimantan Selatan, Wentira kalau di Sulawesi.Dia di jalan di antara Palu sampai ke arah Pargimautong itu loh.Padahal selama jalannya aku pernah ngomong, salah ngomong.Bang, aku mau ke Wentira ditawain.
Abang ngapain ke Wentira?Dia bilang.Jadi nama itu Jalan Kebur Kopi.Nah, sama.Persis.Dan kisah juga sama.
Nggak ada ini.Dan biasa kisah adalah mereka nikah.Nikah dengan orang Wentira.Dan kisah ini juga setelah Hanif dipercaya di Malku Utara.Di Malku Utara namanya Ngorong.Sama aja sih.
Kota gaib.Nanmega dengan orang -orang yang gaib.Cuma yang aku selalu dengar itu baik ya.All good.Semua yang tidak ganggu.Paling kau hilang aja gitu lho.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
β Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeTapi hilang juga bagus.Katanya kalau dia suka sama dirimu, kau ditampakkan nanti.
Dan cantik -cantik.
Wibu kan?It's a guy.Makanya nggak balik lagi ya?Nggak, ngapain balik?Cewek cantik.
Nah, dari 6 tahun berkeliling di Indonesia, apa yang kau Jon sama istri ngerasa?Ini kayaknya pengalaman paling horror deh.
Jadi ada beberapa kisah nih, menurut aku horor ya.Walaupun untungnya, jujur aku sama Riana tuh mempantang untuk nonton film horor.Karena sejak kita mulai perjalanan, aku udah bilang ke Riana, kita nggak boleh nonton film horor.Kita nggak boleh liat film hantu, nggak boleh liat film tentang hiu, nggak boleh liat film tentang buaya ataupun vilanha.Karena ini akan bikin kami parno.Karena kalau aku di kota, aku nggak masalah.
Karena kan aku tahu di kota.Cuma kalau kita udah main bener -bener ke pelosok, tinggalnya di hutan.Dan aku sama Riana tuh seringnya sering di hutan.tidurnya tuh di dekat kuburan.Terutama di NTT.Karena bagus, di depan kuburan tuh luas.
Jadi aku waktu itu juga happy.Kan mobilku gede banget kan.Bayangkan kalau aku pecinta film horror zaman itu, pasti kalau mau kuesnya ketakutan.Makanya kami pantang menonton gituan.Cuma memang aku harus tidak pungkiri, barang itu tuh ada.Dan tersebar seluruh Indonesia.
Kisahnya tuh selalu ada di mana -mana.Akhirnya ya, Pas kami main ke Natuna, kan Natuna itu luas banget, Pulau Natuna.Kami main ke salah satu tempat, namanya itu Pulau Pabelan.Pabelan itu ada di Kepulau Bintan.Di jaman pagi kami kesana, itu masih jamannya risik susah.Sinyal susah banget.
Dan pantangannya adalah, di mana -mana nggak tau kenapa banyak kuntilana.Di mana -mana banyak kuntilana?Aku juga bingung.Aku disana, aku bilang, aku mau mancing.Boleh kok.Yang penting sebelum Maghrib pulang ya, sana ada kuntilana.
Aku bilang, yaudah gak usah kesana, aku ke tempat yang lain disini aja.Oh s**t juga jangan kok, ada kutilanak juga.Jadi banyak kutilanak juga.Cuma karena aku sana tinggal semingguan, dan aku bosan banget.Akhirnya aku paksain bareng temen kita pinjam motor.Yaudah lah kita mancing, nganggur kita.
Gak ada apa -apa disini.Pergi aku mancing.Dari jam 3 aku mancing sampai Maghrib.Karena makin malam, biasa kalau orang hobi mancing tau, makin masuk Maghrib, itu jam ikan makan.Banyak lah kemancing, lagi seru -serunya nih.Alah, datanglah si orang dari kampung datang, naik motor, abang itu datang.
Datang nyusulin kami, wah kami kena marah.
Kan sudah aku bilang, aku bilang kok.Dia bilang, jangan kesini kok gini, gini, gini.Ini saya datang nih buat temenin koko, kalau pulang gimana, kenapa -napa.
Aku bilang, enggak lah bang.Aku bilang, kan aku bawa barang temen.Ya kan abang gua orang luar, dia bilang.Oh iya, iya, iya.Akhirnya udah.Beresin pancing, pulang bareng.
Jalur yang kami lewati, aku baru nyadar.kenapa dia temenin kami.Kita nggak bakal nampak jalannya.Kan itu jalan sempit ya, setapak.Hutan lebat, nggak ada lampu.Jadi pas siang kesana enak.
Wih, bagus ya hutannya bagus.Pas kita pulang malam tuh sepi, nggak ada orang, nggak ada lampu.Yaudah, kita ikutin dia.Jadi motor dia di depan, motor kami bakal ngikutin.Tiba -tiba lagi di tengah -tengah.Di antara tikungan gini tuh ada bukit, kananku tuh laut, kiriku tuh bukit.
Ini semua tuh adalah kayak hutan -hutan di kiri kanannya.Dia berhenti, di dekat tanjakan.Berhenti, tep.Aku ikut berhenti, tep -tep -tep.Kenapa bang?Tunggu, dia bilang.
Tunggu dulu, tunggu dulu.Jadi saya di kiri, dia kasih kode gini.Tunggu dulu, tunggu dulu.Lalu dia ditutupi rokok.Lakuin aja dong.Bang, yuk jalan!
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKok ngapain di tengah -tengah?Kita di tengah -tengah, gak ada apa -apa.Kiri kanan tuh gelap, gitu loh.Bang, yuk jalan!Kok matiin mesin dulu, dia bilang.Karena aku lihat muka berubah.
Kan beda ya muka orang serius dan muka orang bercanda kan.Aku mau matiin mesin.Aku tak mau ngerokok, dan dia ngerokok kan.Nunggu dia gitu.Di motor nunggu gitu.Aku nunggu.
Lama kami disana.Ada nggak 10 menit?
Riana kan di belakang.
Mau jalan kemana sih?
Nggak berani, aku bilang.Ini abangnya nggak mau jalan, aku bilang.
Masih hutan tuh ya?
Hutan, yang setapak.Kita motor setapak itu nggak ada apa -apa.Nunggu.
Nggak ada yang lewat siapapun?
Aku nggak lihat.
Tapi mata beliau gini.
Kayak gini, dia ngeliat sesuatu yang aku nggak liat.Nah, itulah momen aku diam dan menunggu.
Itulah, Mak.Setelah selesai, kok udah?
Jangan lagi.Sampailah kami kembali ke kampung.Sampai kampung kena marah lagi lah sama yang jaga dirumah kan, Mak Nga namanya.
Kalian ngapain kesana?om?
Sorry Mak Nga, aku bilang, kami tuh kan gak apa -apa.Aku bilang kan aman.
Itu anak Mak Nga satu jebuk kalian loh, kenapa takut kalian kenapa -napa?Dia bilang gini -gini.
Yaudah, selesai.Kita mandi di air kasih makan.Nah, pas lagi makan.Karena abang yang bawa kami kan lagi pergi gak tau kemana.Tinggal si Mak Nga itu.Aku nanya lah sama si Mak Nga.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload β Transcribe β Download and repeat!"
β Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeMak Nga tuh sebelah ibu disana.Mak Nga, aku bilang, tadi tuh abang napa ya?Aku bilang.Dia tuh di depan sana itu, berhenti mendadak gini -gini.Saya cerita gitu kan.Kalian dimana?
Dia bilang.Di jalan yang sini, yang ada Bukit Buini.Aduh, kalian ini berani.
Di sana itu kemarin, dia bilang.Itu yang ada cewek mati di sana.
Gue makin horor.Nah pas Mak Nga lagi sibuk cerita, abangnya datang.Napa, napa, napa?Oh, enggak bang.Penasaran ya, bang.Tadi tuh abang napa sih berhenti mendadak?
Kalian itu, dia bilang.Kalau enggak ada, enggak ada abang.Enggak tahu kalian kemana, dia bilang.Rombongan lewat.Jadi rombongan itu lewat.Rombongan?
Rombongan.Dari gunung mungkin turun ke laut.Rombongan.Rombongan.Rombongan ramai kok, dia bilang.Itu aku begetar, dia bilang.
Nunggungan itu begetar.Gila, Boy.Jadi, Kak, kisahnya ya.Kalau kamu orang luar, kamu nggak tau apa -apa.Cewek yang kemarin meninggal itu di sana.Dan mereka percaya bahwa roh orang meninggal itu...
Yang meninggal nggak bagus ya.Meninggal dengan tidak menang.Itu tuh serem.Karena dia tuh roh yang penendam.Nah, itu tuh ngumpulin di sana.Dan itu tuh tempat mereka lelalang.
Kalau kami kemarin enggak bareng si abang itu, aku enggak tahu apa terjadi kalau kami kena.Rombongan tuh lewat.Kan kita enggak lihat.Dan kita kayak, lo lewatin dia, lo enggak ada berhenti ngerti apa gimana, kan bahaya.Dan itu bener -bener merinding banget sih.Akhirnya sejak saat itu, dari hari itu sampai aku pulang, aku tidak pernah lagi bermaga.
Aku nunggu dengan bodoh -bodoh di Singapura.Jadi setiap kali Maghrib, aku udah di rumah, udah tidur, udah.Tapi dia jelasin nggak kok, itu rombongannya kayak gimana gitu yang lewat?Nggak, aku nggak mau nanya.Karena cara beliau cerita aja tuh bukan cerita yang menyenangkan.Itu cerita yang khawatir, kecewa, dan marah.
atas kelakuan Ko Jon.
Aku tuh kesana sampe demi -demi jemput kau gitu loh.Daripada aku nanya -nanya, kena marah lagi, aku diam.Oh iya, iya bang, iya bang, maaf bang, aku tak bisa lagi bilang.
Soalnya kan tadi dia bilang kan, di sini ada kuntilanak, di sini ada kuntilanak, gak jajan di kampung kuntilanak.
Semoga jangan, semoga jangan.Soalnya kayak dimana -mana kan?Iya.Karena kisah ini juga aku sama -sama ketemu pas lagi di Myangas.Jadi, dia tuh punya pola yang sama, Bang.Pulau -pulau kecil, kayak kan kemaren kami ke Tambang, ke pulau kecil di Antaberanta tuh, ke pulau Tambang tuh jauh banget.
Dan yang kedua tuh di Miangas, ujung utara Indonesia.Pulau kecil tuh sama.Ketika kita kesana, di sore hari, kan udah nganggur tuh.Nggak tau ngapain.Aku tuh mau meliput kegiatan malam orang -orang di sana.
Mau keluar, dilarang juga.
Bang, jangan, dia bilang.Baik songkok kalau malam.Songkok.Songkok.Songkho itu sama juga orang -orang dengan ilmu khusus, tapi beda dengan kuyang adalah kalau kuyang kepala terbang, ini adalah orangnya terbang.Dan cara dia membunuh orang adalah dengan cara ditangkap, diterbangkan, lalu dicatukan.
Kita kan seru kali kan?Pernah ada yang kayak gitu?Banyak.Tanya aja orang -orang sendiri.Tanya songkok, oke.Ketawa dia, ngapain kau tanya songkok.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKarena kalau kisahnya cuma orang -orang biasa, oke lah aku tidak akan berdebat.Wah, kau kan warga lokal.Tapi aku memang udah ketemu langsung sama orang -orang yang cukup terpelajar istilahnya.Cukup civilized.Orang -orang yang kerja di bandara.Kerjanya dengan level cukup tinggi, wow seragamnya bagus, jabatan oke.
Dia kucerita tentang Songko ini.Bang, benarkah si be Songko?Iya bang, dia bilang.Kembali aku ketemu Songko.Dia ketemu sendiri.Akhirnya karena gitu, ya aku sebenernya kukira halulah.
Ini kan mahluk -mahluk yang kayak kadang ada ketangga.Jadi beliau itu kan Di Sangihe namanya.Sangihe itu memang di utara banget sama Sulawesi.Pulau -pulau gitu.Dia itu jaga.Hobinya mancing.
Jadi pas sore -sore, jam 5, mancing nih.Mancing ikan sidak kayak gitu.Jadi pas dia sama temennya berdua mancing di bawah jembatan, tiba -tiba dia ngeliat ada temen yang lain.Berlari.Lari.
Woy lari!Ada songkok!Ada songkok!
Ketawa temennya.Hah!Itu orang apa itu?Apa itu?Tapi mancing lanjut.Sambil mancing, saya mancing.
Nah, tiba -tiba lagi banyak nih, keras -keras, mulai sama.Setiap kali lagi maghrib, menuju maghrib itu ikan tuh banyak makan.Nah, lagi banyak nih, lagi banyak dapat.Temennya tiba -tiba, woy, woy, gulung pancing, gulung pancing, gulung.Eh, lagi banyak ini, gulung, gulung, gulung pancing, gulung.Karena mukanya udah berubah, di gulungan coba -coba.
Ternyata mereka denger suaranya.Songkok itu ada suaranya rupanya.Suara kayak ayam kali.
Nah, ada suaranya itu.
Dan dia tuh punya pola sama sekali.Kalau kamu dengar suaranya itu jauh,berarti dekat.Kalau kamu dengar suaranya dekat, berarti dia jauh.Nah, versinya beliau adalah pas dengar suara keras, lama -lama makin pelan suaranya, berarti dekat.Lalu pas lagi gulung, tiba -tiba temunya ke atas.
Di atas jembatan banyak mesin -mesin tuh.Rupa udah di atas jembatan, songkoknya.Aku nanya, songkok tuh kayak gimana bentuknya?Cewek bang, rambutnya panjang kebawah gini dong.Dia liat di atas, dia kebawah gini.Langsung dilempar pancingnya.
Mereka pake sendal swallow itu.Sendal dilipat, lari ke atas sini.Lari.Pelarian.
Berarti ini kan banyak yang liat si sosok cewek itu kan?
Banyak.Akhirnya kisah itu jadi sesuatu yang gak aneh.Justru kamu yang aneh, kalau kamu gak percaya.Atau kalau kamu nantang.Karena saya tidak main nantang.Ya sudah kita percaya saja.
Karena juga mereka kan cerita sama.Tanteku dibilang itu dibawa songkok kok.Ditangkap sama songkoknya.Jadi songkok yang tadi itu kalau kamu nggak lari, dia nangkap kamu.Habis ditangkap, dibawa terbang.
Dicatuhin.
Nah, yang tantenya itu ditangkap, dibawa terbang, dicatuhin ke pohon sagu.Luka -luka dia.Luka -luka ada patah juga.Tapi nggak meninggal?Nggak meninggal.Nah, aku nanya.
Bang, aku dengar tentang tante ini yang kena tangkap songkok.Oh ya, tante si ini ya, dia bilang.Ya, itu betul.Kisah itu beredar dari Sulawesi Utara, Myangas, sampai ke Sangiheng.Anda pendatang, cuma sendiri, berdua sama istri.Berani kau menantang, aku tidak berani.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
β Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeKan ada filmnya ya?Film Sampo sekarang ya?
Ada tuh.Pernah baca.Tapi belum pernah nonton sih.Ya karena di satu sisi juga ini ya, menghargai kepercayaan lokal gitu ya.
Aku sih pilih percaya aja.Jangan kau debat.Kan kayak tamu kan.Dia mau cerita aja udah syukur.Berarti kan dia kan kayak sayang sama kamu, gitu loh.Dia mau jaga kamu.
Mending percaya.Karena aku pernah juga ditegur gara -gara sembarang ngerekam.Di sampas.Sama kayak jadi mobilnya sampas itu.Aku pernah pas malam -malam itu lewatin sebuah jalan yang kecil.Di maghrib gitu, maghrib ke arah malam, aku liat tuh sebuah pohon.
Pohon bulat.Kayak pohon beringin.Kan caranya aku liat, sebuah pohon bulat gitu.Dan ini kan karena gelap malam.Aku penasaran, rekam lah aku rekam, rekam.Sayangnya betul lewat rekam.
Sampailah aku ke rumah warga, kan aku tinggal bareng warga di kamarnya.Aku sama temanku bilang, wuih kalau dia rekaman kita, mana tau nampak sesuatu.Wuih, bisa viral nih, aku bilang.Lagi nonton -nonton, kami ketawa -ketawa kan.Datanglah abangnya yang punya rumah.Dia buka pintu kamar, dia bilang, kok makanan udah siap?
Oh iya, iya, bang, aku bilang.Lalu dia tanya, abang ngapain tuh?Oh enggak bang, nih aku lagi rekam ini.Di depan sekolah tuh kayak ada pohon, bang.Gede, bulat, aneh, aku bilang.Langsung muka abangnya berubah.
Dari ketawa -ketawa, eh nonton apa tuh?Yuk makan, nasi udah siap.Langsung berubah.Mukanya langsung jadi masam gitu.Abang ini orang luar.Mending jangan aneh -aneh, Bang.
Kaget aku.Kayak aku, eh kenapa ini?Abang rekam apa tadi?Enggak, ini rekam ninja.Lucu.Abang hapus aja.
Aku mau nanya dalam debat?Tengok mukanya berubah?Ah, udahlah.Ya, aku hapus.Abangnya pintar tau gak sih?Normalnya kalau aku kok berpikir, kalau aku hapus sekarang, hapus top itu, kan dia masuk ke trust.
Ke gallery yang trust itu kan.Kan tinggal aku ambil gembala di restoran, kan?Dia minta aku hapus itu dari yang galeri, hapus sampai ke bagian yang satu di hape.juga.Aku tidak tahu apa -apa yang dia jaga kami sampai nggak boleh rekam, aku tidak tahu apa.Habis itu suasana makan kami sangat tidak menyenangkan.
Mukanya masam, marah kan?Aku nggak tahu dia marah kenapa.Kita makan, aku pun nggak boleh nanya.Makan diam -diam, dia juga makan diam -diam.Padahal saya kan tamu di rumah dia nggak enak toh.Aku lagi nunggu dia ngomong, kan nggak enak aku banget.
Tiba -tiba dia ngomong.Bang, sorry, dia bilang.Maaf, saya harus negur.Karena abang orang luar.Abang nggak tau nih ada apa di sini, bang, dia bilang.Jadi, saran aku, abang tuh jangan semang rekam kalau malam -malam.
Saya nggak boleh debat lagi.Selesai.Besok pagi ya saya bangun, kan.Kita kan mau keluar dari kampung itu.Jalan yang kulewati, ada sekolahnya, betul.Pohon yang kulihat semalam tuh tidak ada, lho.
Hah?Serius?Nggak ada pohonnya.Makanya aku bingung.Yang malam kulihat itu apa?Saya kan nggak tahu jawaban.
Pohonnya nggak ada, bener.Pas malam kulewati tuh pohon gede.Yang kutakut adalah, bagaimana kalau itu bukan pohon?Kan bentuknya kayak pohon.Kan malam gelap dan ada lampu.Bagaimana kalau itu bukan pohon?
Karena awalnya mikirnya pohon.Gede coy, gede itu.Sejak saat itulah, saya sudah mulai berhati -hati di tempat -tempat tertentu.Jadi kalau ada yang nanya, ya jago kenapa banyak banget cerita -cerita horror atau cerita -cerita tetap pantangan.Karena kami harus nanya.Aku sudah beberapa kali nggak tegur.
Mending aku nanya duluan.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeTapi kita balik lagi ke songkok itu ya.Kalau kayak kuntil anak itu kan, banyak sekali narasi yang beredar itu dia seorang wanita yang dihabisi karena diperkawas gitu lalu didi hutan.Nah sosoknya itu muncul untuk mencari keadilan.Nah kalau songkok itu digambarkan?Songkok itu orang yang mencari ilmu.
Beda berarti sama kuntilanak ya?
Beda.Kalau kuntilanak kan adalah hantu.Hantu roh yang dendam.Bahkan kalau versi yang dirimu cerita itu benar.Yang cewek meninggal karena dipekaos, ada versi kunti itu ada dua lagi.Ada kunti putih, ada kunti merah.
Yang merah itu yang pengen jahat katanya.Kalau yang putih paling cuma kamu demam.Tapi yang merah itu bisa sampai bunuh orang katanya.
Ini di Pontianak nih ya?
Pontianak untungnya banyak putih.Kenapa enggak gitu?Karena kan dulu aku kerjanya di marketingnya, di tim seles.Jadi bukan hal aneh.Kalau kami meeting bareng tim -tim seles, kemudian ada teman kita satu demam.Nggak masuk.
Laku nanya, apa sih itu tak masuk?Kemarin di luar kota, lalu nyala di luar kota lalu ketemu kutilanak kok.Demam.Udah.Karena versi -versi yang kami percaya, hantu itu tuh energi negatif.Lu kalau ketemu dia, lu lemas.
Energimu kesedot.That's why teman -teman kita yang indigo, itu sangat males ketemu hantu.Setiap kali dia ketemu hantu, dia tuh kayak lemes gitu loh.Sering sakit.Nah kayaknya nggak heran kalau di versi kami, kalau ketemu hantu, dia udah demam kalau nanti malam.Itu kutilanak yang putih.
Kalau kutilanak merah, Itu yang jahat.
Saya juga lemes kok.Kalau lihat harga pertama, saya lemes.Iya.Beda ya?
Beda, beda, beda.Airnya kesedot.Kesedot.
Apa lagi nih cerita yang paling horror selama berkeliling nih?
Yang di Kalimantan tengah mungkin.Jadi ini kisah nyata.Karena temanku itu kan hobi motoran, hobi touring.Naik motor ya.Kalau orang tahu rute, dari Kalimantan Tengah, kalau mau tembak ke Kalimantan Timur, itu jalurnya itu kiri kanan penuh hutan.Banyak sekali hutan -hutan dan ada sebuah bukit atau tanjakan yang orang terkenal banget namanya Bukit Lambutan.
Jadi perjalanan itu dari Kalimantan Tengah, mereka touring.Touring -touring sampai ke Kalimantan Timur.Harusnya nggak boleh malam, cuma karena mereka warga lokal ya, mereka udah terbiasa lah.Jadi rombongan itu pergi dan nyampe ke Kalimantan Timur itu di jam subuh.Di jam 3 subuh kayaknya.Mereka bergerak lewatin hutan tuh di jam 12 malam.
Sampai lokasi di jam 5 pagi, udah agak terang, baru ketahuan.Temennya satu hilang.Akhirnya mereka sisir.Dari pagi tuh pergi sisir balik tuh.Cari kembali temennya.Hilang.
Dan sampai jam 9, 3 -4 jam nyari.Nggak ketemu orangnya.Tidak ada tanda -tanda itu di mana orangnya.Dan karena sinyal juga susah.Nggak berkabar.Akhirnya, mereka terus mencari.
Sampai 24 jam, nggak ketemu.Kawannya hilang entah kemana.Akhirnya cari timsar.Timsar turun, Pak.Buat nyari orang ini hilang.Disisir di sana.
Mereka sudah cari orang pintar juga.Pergi nanya, si ini kemana?Orang pintar bilangnya apa?Ada di sana.Dia di bawah pohon.Disisir lagi nyari, nyari, nyari.
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
β Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeNggak ketemu.Rame nyari.Nggak ketemu sama sekali.Sampai udah berselang beberapa hari, itu sampai orang tuanya marah -marah.Karena anaknya hilang.Akhirnya ya sudah, mereka berusaha cari.
Sampai timsah udah stop cari, ketemu, hilang.Satu bulan berlalu, tiba -tiba saja si ibu ini yang anaknya hilang, dapat mimpi.Mimpinya tuh didatangi sama satu orang kayak orang pintar itu lah, dia ngomong.nanti kalau tiba -tiba anakmu pulang, jangan kamu teriaki, jangan nangisi, jangan panggil namanya, dan jangan kamu tahan dia di rumah.Mimpi itu muncul.Dan habis mimpi, kan dia mimpi -mimpi apa gitu ya?
Paginya, si ibu kembali memasak buat adik -adiknya yang sekolah.Pas adik selesai ke sekolah, dia lihat pintu diketok.Anaknya datang.Mak aku pulang.Dengan baju yang sama persis pas dia pergi.Datang, mamanya tuh shock sampe tak bisa berkata -kata.
Tapi dia ingat mimpinya.Tidak boleh kaget, pokok kamu tuh gak boleh heboh lah intinya.Kayak biasa aja.Jangan sampe itu kamu heboh sendiri.Anaknya pulang, minta makan.Kayak biasa aja?
Kayak biasa.Kasih makan.Mamanya itu bikin makan sebegetar.Kasih dia makan nasi, kasih lauk.Makan.Kayak biasa.
Mama tuh nangis.Karena dia gak berani, gak berani berekspresi kan.Karena kan mimpi gak boleh, gak boleh heboh.
Ingat pesan itu?Ingat pesan itu.
Anaknya menghina oleh mamanya, makan.Mak, makan.Mama itu makan, bergetar sampe nahan nangis, sampe nengok -nengok banget buat nahan nangisnya.Karena dia gak boleh nangisin.Selesai makan, si anak bilang, Ma, aku pergi dulu ya, pamit.Mama gak bocok aku lagi.
Di momen itu, aduh, aku sedih banget sih ceritanya.Jadi dia bilang, Mama tuh gak perlu nyari aku lagi.Itu, hah, gila, itu si ibu tuh nahan nangisnya, sampai anak pergi.Karena dia gak boleh manggil.Dia gak boleh nahan dia juga gitu.Selesai, pokoknya anak udah pergi, baru dia nangis, dia telepon suaminya.
Lalu ditelepon semua tim klub -klub, klub motor tadi tuh, yang hilang itu, yang tim yang rombongan.Panggil balik, ceritain.Sambil nangis, cerita tentang anaknya datang.Lalu pas ibunya cerita tentang pakaian yang dipakai sama anaknya, itu persis denganpakaian turing yang dia pakai pas berangkat.Anaknya itu udah hilang.
Dan yang ditemukan tuh sama siapa tau gak?Yang ditemukan tuh partnernya dia.Jadi mereka motot berdua.Yang satu hilang.Satu yang lain gak ditemukan.Yang satu ditemukan.
Setelah gak tau berapa lama ditemukan, kondisi udah linglung.Bajunya itu udah luntang -luntung.Padahal itu baju turing semua.Dan tim SAR itu pas bilang, itu tuh dicari kedua kali.Karena disuruh sama si ibunya.Dia bilang, temennya ada di sana, di pohon ini.
Pas dicari ketemu saat tim sarnya, kondisinya itu berlendir.Kayak berlumar lendir gitu loh.Berlendir?Berlendir.Udah linglung, berlendir.Dan sekarang itu temennya itu udah masuk ke awalnya di rehabilitasi di rumah.
Kan linglung kan?Di rumah, tapi karena dia suka kayak chaos itu, kayak tantrum sendiri, marah -marah, dia sekarang masuk ke rumah sakit jiwa.Tanya aja, ini kisah nyata yang ada di tim Turing yang ada di Karantangan Tengah?Itu kisah cukup heboh, karena tim sarnya sampai turun.Dan sampai hari ini, memang Bukit Rambutan itu di Karantangan Tengah itu tuh sangat banyak pantangan.Makanya kayak kemarin aku lewatin daerah -daerah di Kalimantan Tengah itu, aku harus banyak nanya.
Kayak contoh, ketan nggak boleh dibawa.Dia naik mobilnya kokor, ketan nggak?Nggak boleh dibawa, ketan.Kemudian kayak ada telur apa, itu nggak boleh dibawa.Pisang, ada pisang -pisang kayak pisang emas ya, itu nggak boleh dibawa.Jadi pas lewatin kebun rambutan itu bener -bener tuh masih cukup.
Mungkin sakla atau angker itu.Jalannya kayak gimana sih?Bukan rambut?Wih, gila.Itu tanjakan paling parah tuh sana tuh.Tanjakan paling parah?
Tanjakan.Jadi dia jalannya itu kayak jalan teras Kalimantan biasa.Kelokang, kiri, kanan.Kelokang, kiri, kanan.Kemudian dia nanja parah, gitu.Dan itu karena Kalimantan terasannya kan jalan dua arah ya.
Jadi kayak lu harus siap -siap berhadapan dengan supir -supir kayak truk yang bawa sawit, truk -truk gede, lewatin sawit dulu.Itu sangat berbahaya, sih.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeDan ini cerita aku dapetin saat ketemu siapa?si...
Ya, ketemu kita di Kremasa Tengah itu.Nah, dia lah orang yang sama.Itu namanya Pak Birong.Dia lah orang yang sama juga yang kasih tau kami tentang Kuyang.Kasih tau kami tentang Bayi Pantangan.Beliau itu punya banyak ilmu dan punya banyak kisah.
Cuman memang aku harus sortir.Ada beberapa yang memang boleh diangkat, boleh nggak boleh diangkat.
Ada juga yang nggak boleh diangkat ya?
Iya, saya mau halang pati beliau lah.Jadi aku bilang, nanti lah bang, tunggu aku balik ke Kalimantan Tengah, kita cerita -cerita lagi gitu.
Nah ini kemarin sempat juga ada video yang viral juga.Ini Ko Jon ngalamin kejadian horror.Kita tonton bareng -bareng nih.
Oh ini, ini laos.Nah kalau liat kan, ada sesuatu kan?
Itu tadi apa aja?Nih kita ulang lagi ya.
Sekebat!Nah ini, ini, ini.Liat baik -baik, divaks dibuka pintu loh.Ngo.Di kamera nggak jelas, tapi yang kulihat jelas.Kayak hologram?
Nggak, sekelebat bayangan.
Oh itu pas nggak di kamera kelihatan jelas di mata?
Kan di mataku kan aku rekam ini.Makanya pas aku lihat tuh kukinya kerekam.Yang direkam ini dapatnya kayak glitch.Coba yang kulihat itu sekelebat bayangan keluar.Itu ceritanya gimana awalnya?Gara -gara kan kami sama Bang Ridwan pergi touring, kami touring mobil dari Indonesia ke ASEAN, ASEAN pergi ke Cina.
Itu Ridwan siapa?Ridwan Hanif.Oh Ridwan Hanif.Betul.
Nah, kita sampai ke sana, kita tiba di Los Kemalaman, nyari lah hotel -hotel yang seadanya aja.Nah, ini hotel, pas Riana masuk ke dalam, kok ini udah capek banget, touring seharian dong, Riana bilang, John, di WC ada orang.Aku bilang kau ini halu, aku bilang enggak mungkin lah ada orang.Cuma nanti berkira -kira enggak ada orang.Ya udahlah sama istri.Udah komplain, yaudah aku siapin kamera.
Ayo kita memperhantam semantul.Bercanda aku, capek.Aku buka pintu, beneran sesuatu keluar dari luar.Ternyata ada awal mulanya.Jadi pas aku liat itu kok kaget.Untungnya dia nggak liat.
Bagus lah dia nggak liat, kalau dia liat akan dipanik.Yaudah selesai, aku langsung ke kamar sebelah.Karena aku melihat sesuatu yang aku merasa ini udah gak bener.Ada di kamarku, gitu.Kesebelah aku.Di kamar sebelah ini Ritwan Hanif nih?
Ada Ritwan Hanif di kamar sebelah kiri.Yang kanan tuh ada tim -timnya.Ada bapak, ada adik, dan semua videographer disini.Pas ngumpul, aku ceritakan apa yang aku lihat.Ketawa mereka, hahaha gitu kan.Ternyata, mereka baru cerita.
Karena aku lihat story.Sebelum aku kena kejadian itu, mereka tuh nongkong di depan balkon.Menantangin hantu.Bang Pahla nanya, di Laos ada gak ya kuntilana?Di rekam -rekam tuh, di rekam -rekam tuh, apakah ditempatkan tuh pohon -pohonan.Tuh mana kuntilana, kuntilana Laos itu.
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
β Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeAku kena di kamarku.Selesai, belum rupanya.Saya kembali ke kamar, aku bilang, mau kupinjuin orang -orang pergi kerjaan.Mereka kena nge -tanya.Sampai jam 3 pagi tak tidur.Karena?
Kamar mereka diganggu.Pintunya goyang -goyang.Kayak ada yang toko -toko.Sampai kami pas bangun pagi, kak aku udah bangun dengan celianya, ya utuh kamar itu tidak apa -apa.Ternyata si b***** marah -marah.Semalam tuh Kojon ganggu kami, kak.
Kayak kerjain.Ngapain aku kerjain kau?Aku udah capek.Aku bilang, hoi, jujur lah Kojon, aku bilang.Kau kan ke kamar aku kan?Dia bilang, kau ketok -ketok kan?
Hah?Apaan aku ketok?Ternyata tuh mereka diketokin.Kamar diketokin.Pintunya tuh kayak pintunya yang dimainin, tok -tok -tok gitu loh.Menakaramah mereka.
Tak tidur sama lama mana.Nikmatilah tuh aku bilang.
Termasuk sih Ritwan Hanif juga.
Khabar gembira.Bang Ritwan itu untungnya tipe tidok itu tidok mati kalau mau tidak tuh.Tidok itu nyenyak sekali.Dia aman, karena beliau baik -baik.Tidak seperti tim mereka yang sengaja datangnya hantu.Sejak saat itu aku percaya.
Sekian lama aku keliling Indonesia, aku tak pernah kerekam hantu.Kerekamnya adalah di Laos.Ya sudah, ternyata sudah sampai sana.Dan ada hantunya, aku lupa nama hantu di Laos.Ada istilah nama hantu di sana, aku lupa.P. P. Namanya P. Hantunya itu P. Hantunya Laos.
P itu kalau nggak salah yang kayak kuntilanak gitu?
Iya.Kuntilanak lokal.
Kuntilanak sana tuh bernama P. Untungnya kami aman sentosa, Pak.Sejak saat itu kami belajar.Jangan kau coba -coba nata hantu di luar negeri.Ada nggak hantu di sana tuh?
Tapi tim itu digangguin kayak sekali doang atau berkali -kali?Berkali -kali.
Nggak tidur mereka.Bagus.Kena kualat mereka.Aku bersyukur.Thank you, P. Yang sudah datang mengganggu mereka.
Ini ada video lagi nih, kita tonton bareng -bareng nih.
Harus berhati -hati kalau traveling ke semua tempat, jangan sembarang main ke pulau.Karena barusan kami di Dermaga bertemu dengan bapak -bapak yang kami minta antar ke sebuah pulau.Dia bilang, ngapain kau ke pulau itu?Karena barusan dia mengantar dua mayat ke pulau tersebut.Karena ternyata tujuan kami adalah pulau yang isinya semua kuburan dan gak ada tempat lain.
Ya, namanya itu Pulau Imam.
Seru, Pulau Imam.Itu gimana?Memang ada, jadi di Weda Halmahera Tengah, itu ada sebuah pulau gak jauh sih, dekat dari warga sana.Itu pulau memang isinya semua kuburan.Awalnya aku kan kira pulau biasa, dan aku suka, aku memang tipe yang suka untuk nge -review pulau.Cuman karena aku tidak banyak nanya, dan kan kalau kotak Google ada namanya.
Cuman karena aku tidak cek apa di sana dulu.Aku lihat ada banyak bangunan -bangunan.Ada atap -atap, ya aku kira ada perempuan -perempuan.Pas kita ke dermaga, aku sama Diana pergi nyari orang -orang kapal.Pas aku nanya, aku bilang, Bang, aku mau ke pulau itu.Diana nanya, ngapain kesana?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeHah?Gue bilang kayak, perasaan apa?Kenapa nggak boleh?Karena aku baru ngantar dua mayat kesana, katanya.Kaget lah aku.
Memang ngapain, Bang, ngantar mayat?
Ya memang kerjaanku ngantar mayat kesana.Kebetulan hari itu ada dua, dia bilang.Ternyata itu adalah kuburan massal.Jadi sebuah pulau yang memang didisek khusus buat kuburan.Di kacamat aku, oh bagus.Mereka tahu tentang kayak tata letak tempat gitu, ada pulau khusus buat kuburan, kan bagus dong.
Tapi ternyata ada kisahnya.Jadi, ini Pulau Imam, tuh dulunya tuh kayak ada apa ya, mereka kepercayaan sih.Dulu tuh ada orang -orang punya ilmu lah, yang di sana.Dan kemudian mereka tuh ada bikin kayak semacam, jadi ada dua -dua kisah yang beredar.Kisah lokal, yang tentang orang -orang pintar dan orang berilmu.Ada kisah tentang sebuah riset juga.
Jadi sana itu, kubur di sana, mereka tuh jasadnya itu nggak bakal busuk.Yang kedua, percaya adalah tidak penuh.Jadi udah ribuan mait pun di kubur desa tuh nggak penuh -penuh pulaunya.Bisa sampe terus bertambah terus.Dan memang itu kuburannya tuh desainnya tuh kayak ada podok -podok kecil.Jadi ada kuburannya, atasnya tuh ada kayak rumah kecil gitu, kayak rumah seng.
Jadi wajar kalau kita orang luar pas lihat, kira itu bangunan perumahan biasa.Rumah itu semua kuburan.Dan bahkan sampai ada kisah legenda.Cek Google aja.Legenda kisah rakyat di Pulau Imam.Jadi disana tuh ada beberapa teori.
Yang pertama orang pintar yang disana dikubur, dan kemudian banyak sampai hari ini, banyak orang kesana untuk kayak apa istilahnya?Minta rezeki ya?Berhajat gitu loh.Kayak ada nyari ilmu gitu, bertapa sana.Ada versi kedua adalah, itu ada penelitian tentang wabah.Wabah penyakit disana.
Oh di pulau itu pernah ada wabah?Betul, itu kisah yang beredar.Wabah apa?Gak tau penyakit apa, mereka cari -cari apakah di sana itu.
Berarti yang meninggal masal gitu ya?
Karena di kisah itu ada tentang itu, jadi ada dua versi yang beredar sekarang.Apakah benar atau tidak, semibiasa, kita gak tahu ya.Tapi si bapak itu kan sempat ngomong ya, suagi?Ah iya, aku nanya tentang ini, aku bilang kan banyak kuburan.Berarti serem dong?Nggak, nggak serem, dia bilang.
Suanggi kadang -kadang ada.Fuih, kaget aku.Bagi warga lokal, Suanggi nggak serem berarti.Oh gitu?Bagi mereka nggak serem.Karena aku nanya, Suanggi itu bisa ngapain?
Ya ganggu lah kok, dia bilang.Gangguin kita.Jadi ada beberapa versi aku dengar itu adalah, cara ganggunya antara bikin kau parno.Kayak, kayak apa ya?Kayak nggak tenang gitu, dikanggu terus gitu.Yang kedua, dia lemparin kau sesuatu.
Karena aku bukan.Mas Wangi suka lempar tanah kuburan.Di tempat -tempat kuburan, karena gue susah ikut nemu.Jadi dia taunya dilempar tanah kuburan itu gimana?Karena di kuburan -kuburan kan kadang -kadang lagi ada tanah -tanah yang baru ya, baru dikubur.Kemudian kalau hujan kan basah.
Mereka pernah tuh di sana, ada orang -orang yang memang lagi jaga kuburan gitu kan.Lempar tanah, tapi tanahnya itu gak basah, tanahnya kering.
Nah itulah yang kau membedakan.
Kau lepar tanah beneran sama suanggi atau hantu di sana.Tanahnya kering.Nah, pulau imam itu di mana kok?Di Weda.Di Weda itu hal mehra tengah, maluku utara.
Bentuk suanggi di sana itu kayak gimana katanya?Ah, good question.
Aku nanya, suanggi kau itu kayak gimana bentuknya?Suanggi versi mereka itu kayak kuyang.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
β Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeKalau namanya songkok kan orang terbang.
Suanggi itu kuyang versi mereka.Wujudnya sama begitu?Katanya kepala terbang juga.Suanggi.Tapi nggak tau ada jeruannya gitu ya?Kalau ada, kucari lah.
Cuma aku selalu ketemu pokok yang kuyang paling jelas itu Kalimantan.Mereka menggambarkan sama.Cuma kalau yang Sulawesi, ngomongnya cuma suwangi -suwangi.Dan mereka sama, berbunyi.Bunyinya kayak anak ayam katanya.
Oh, kedatangannya?
Kayak anak ayam.Kan disana ada beberapa.Ada suwangi, ada kuyang, ada pokok.Sama ada nama yang satu, Palakang.Ini top 4.Top 4 Sulawesi.
Karena aku juga proyeksi ini.Atau top berapa di Kalimantan.Aku cari, aku catat gitu.
Luar biasa.Bisa bikin kamus nih ya?
Bisa, bisa.Nanti kita bikin kamus tentang urban legend di Indonesia.
Nah ini ngomong -ngomong maluku ya.Jadi pernah juga ngalamin kejadian horror berhubungan dengan suku Moro.
Oh, suku Moro.Iya, iya, iya.Itu gimana lo?Jadi pas kami tiba di Melku Utara tuh ternate.Ternate sampai ada beberapa cerita tuh tentang Sukumoro.Tentang orang -orang gaib.
Akhirnya daripada ngelor ngidul, aku bilang...Boleh enggak aku meliput, benar -benar pelajari tentang Moro.Enggak nantang ya, hanya meliput lho.Kalau nantang bahaya.Yaudah, kami pergi dari Tenate, itu cukup jauh, ke sebuah pulau namanya Pulau Morotai.Morotai itu kalau enggak salah, nama asli itu adalah dari kata Morotia.
Tempatnya si Moro.Nah, Moro itu suku gaib.Dia itu orang yang enggak kelihatan.Sama kayak orang Bunian lah, dan dia sama -sama gak ada ini juga.Cuman Moro disana itu yang paling sering ketemu adalah yang Orang Nikah Dengan Moro.Bisa kamu cek sekarang, ada filmnya juga.
Namanya filmnya adalah Toon.Film judulnya Toon itu adalah kisah tentang orang yang nikah dengan Moro.Dan polanya semua sama.Orang -orang yang nikah dengan Moro, nanti pas dia nikah, kalau tau kapan dia nikah, adalah dia menghilang.Bapak ini akan sering menghilang beberapa hari di hutan, dan dia muncul kembali.Itu kalau dia udah nikah dan selalu linglung.
Di kita, dia linglung.Karena di versinya yang asli, rohnya tuh udah ketarik di sana.Dia udah punya keluarga di Moro, dia punya keluarga di sana.Dan Moro tuh selalu diibaratkan, tuh punya kota metropolitan canggih, dia punya baik tentara -tentara Moronya rame.Dan mereka kebanyakan adanya di Tanjung.Daratan yang menjorok ke laut, itu tuh kayak kerajaan mereka.
Cuman yang aku ketemu adalah orang -orang habis kita ketemu nih belajar tentang Moro, kan?Akhirnya aku pergi ke sebuah pulau.Namanya adalah Pulau Kokonya.Ini Morota ini.Kau udah jauh banget.Nah, ada pulau -pulau kecil lagi.
Namanya Pulau -pulau Kokonya ini yang pertama aku ketemu.Aku ketemu bapak yang lagi manja kelapa.Dia lagi potong kelapa, aku nanya.Ini bapak rupanya, dia tuh tinggal sendirian di Pulau Kokonya itu, Bud.Dia bercocok tanam, nyari ikan, gitu.Aku interview dia, woy, seru nih, woy.
Ini lagi survival di pulau, macam film -film Castaway.Ternyata pas aku interview -interview, dia bilang, oh saya nggak sendiri.Ramai kawan -kawan saya.Kaget lah aku.Hah?Kawan dari mana?
Apakah kan Bapak sendirian?Ramai.Padahal 500 orang di sini.Di momen itu aku nyadar, oh yang dia bahas itu adalah kawan -kawan Moro -nya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freePadahal nggak lihat apa -apa.
Itu pulau kecil, itu pulau paling kita kalau Keliling itu paling cuma 10 -20 menit selesai.Kecil bukan vlognya?Baru aku nanya, mumpung aku ketemu orang yang dengan sangat sadar.Aku tinggal sama Moro, aku tanya interview, Pak Moro itu baik kah?
Baik kan?Oh baik.
Yang penting adik nggak aneh -aneh, hatinya bersih, aman lah.Tapi jangan sama Jia, Jia jahat.sampai ada namanya, nama Moro nya ada Moro jahat sama Gia namanya.Oh si Gia jahat, ya dia gak suka anak -anak.Emang kalau Moro yang jahat itu gak suka anak -anak dia ngapain?
Dia ditenggelumin, ditarik ke laut ditenggelumin.
Oke, mungkin agak serem.Cuma tenang adek kalo disini sama Pak Min aman lah, dia bilang.Tapi gak ada aneh.Jangan takabur, jangan kecing sembarangan.Oh iya, iya.Siap, siap Pak Min dulu ya.
Selesai dong, kita interview selesai.Keluangkan.Di hari terakhir, ketika aku sudah mau meninggalkan Morotai, kami camping bareng.One last day, camping bareng dengan guide aku yang ada disana.Di pulau Dodola.Jadi kalau Kokoya di sini, Dodola di sini.
Nggak jauh -jauh amat.Pas kami camping di sini, nah kayak biasa lah, mancing, tidur kayak biasa.Pas aku udah keluar dari pulau ini, kan aku belum tau apa -apa nih.Pas keluar dari pulau ini, nah temenku si Gad itu adalah orang asli Jakarta.Dia bawa istrinya dan bawa anaknya itu pergilah ke Morotai.Tinggal udah lama di sana, beberapa tahun.
Aku nanya lah temenku, Bang, kemarin di Dodola ada lihat sesuatu nggak?Baru dia cerita.Aku kemarin nggak mau cerita kok.Tapi anak aku lagi diajak main.Diajak main di jam 2 pagi.Di jam 2 subuh.
Jadi dari malam, dari jam 12 sampai jam 2 itu, anak nggak tidur.Lagi diajak main.Bayangin, kalau anak -anak berlari, main pasir, bagiku normal.Namanya abocah.Tapi kalau anak -anak sudah berlari sambil tertawa, seperti ada kawan, padahal itu nggak ada siapa -siapa, kan lucu.
Aku bilang, Abang nggak jaga anaknya?Nggak bawa pulang aja anaknya?
Nggak, nggak apa -apa.Kan dijaga sama ibunya.Yang penting ya pantauin aja, jangan sampai ke laut.Nah, ternyata aku baru nyadar, yang ngajak dia main, kita nggak tahu itu Moro yang mana tuh.Tapi pas aku cari info, rupanya di Pulau Dodola itu, sudah ada beberapa korban jiwa di sana.Anak -anak.
Mungkin nggak anak Moro itu tuh kayak ngajak dia main, lalu ajak -ajak dia main ke pinggiran laut.Itulah si jia yang benci sama anak -anak.Itu Moro yang jahat.
Ini cerita suku Moro sebenernya pernah Erjel Bas juga tuh ko, Cun.Waktu itu, tapi video membership ya.
Wih, membership.Makanya kalian harus gabung di member.
Nah, jadi ya.Ada satu kisah lengkapnya.Jadi dia sebenernya orang luar.Lagi liburan ke tempat yang dia kini dihuni sama suku Moro itu.Oke.Nah, dia nggak salah gitulah.
Nggak salah.Satu kampung itu repot karena harus ngurusin dia gitu.Ya gila.Karena malah petaka itu.Videonya waktu itu kalau nggak salah di membership ya.Kalau nggak salah ya.
tapi di versi dirimu moral lo jahat atau baik?
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload β Transcribe β Download and repeat!"
β Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freekarena ceritanya itu dia sebenarnya udah dikasih tau pantangan -pantangan tapi dia justru nantang apaan sih ini gitu di ceritanya, tapi kan baik lagi ya memang harus tonton dulu fullnya karena kalau sepotong -sepotong takutnya kan jadi sebab akibat padahal kan bisa ada fenomena lain kan makanya kalian yang nonton harus segera gabung di membership Betul.Mantap.Klik -klik dibawah gitu ya.Nah ini mau nanya juga ya, Ko.6 tahun keliling begitu mandinya, buang air besarnya, repot gak tuh?
Untuk kami untungnya udah terbiasa, cuman bagi orang -orang yang...mungkin enggak.Tapi menurutku langka juga sih.Contohnya kami kan harus selalu kalau tidur.Awal aku tidur tuh parkirnya, kan enggak ada camping ground -nya.Di Jawa enggak ada camping ground -nya.
Kami Kalimantan, Sulawesi kan agak sebarangan pergi.Jadi tidurnya tuh di depan Alfaman, di depan Ruko Orang.Parkirnya tuh di depan SPBU.Kadang -kadang parkir di masjid.Dan sekarang aku paling banyak ketemu adalah yang paling cocok buat aku tuh tidur di Polsek.Di Polsek paling aman buat aku.
Sepi.Dijaga.Aku harus aman.Karena 4 tempat ini aku pernah parkir, tidur, nggak pernah nyenyak.Diganggu terus.Tenang.
Bukan kayak gauh hantu.Diketukin orang.Kayak orang penasaran, ini apa sih?Ini apa?Jual apa?Jadi kayak orang penasaran, kan lucu.
Akhirnya aku nggak bisa tidur.Akhirnya aku sekarang lebih pilih tidurnya di Polsek.Kalau kayak BAB ya, tergantung.Kalau ada pemukiman, kami biasa cari warung atau cari SPB atau apa buat Pup.Cuma kalau nggak ada ya di hutan.
Oh jadi bukan di campernya ya?
Campernya ada.Jadi camper kami tuh ada toilet.Tapi kami bikin kesepakatan.Barang siapa yang pup di sana, dia harus bersihkan.Kalian ingat?Mobil itu punya tempat untuk BAB.
Kan di tangki.Kayak kita bah.Mungkin di kereta atau di damping kan biasanya ada untuk pup.Kan disimpan di tangki tuh.Nah, tangkinya siapa yang bersihin?
Rempong lah ya?
Rempong.Akhirnya aku bilang ke Riana.Kalau kau yang berak, kau yang bersihkan.Aku berak, aku bersihkan.Karena kami berdua sama -sama gak mau bersihkan tayi, ya aku pilih.Udah langsung aja gue utangin.
Karena kami selalu bawa sekop sama bawa tisu basah.Mandi juga di luar, kadang puk juga di luar, cuci baju juga kadang -kadang kami cuci baju di WC SPBU atau di WC mana aja.Rekorku yang paling kubanggakan adalah aku pernahmenjemur pakaian di depan posek.Oh gitu?Boleh izin?
Ikat tadi jemuran?Oh boleh, ikat aja tuh.Saya ikat di pohon nangka, tarik ke pohon nangka.Di depannya posek.Jemur, jemur pakaian.Itu orang posek banyak -banyak sih.
Tapi kan gini ko, sering banget kan ngeliat alam luas begitu ya.Gimana sih sekarang setelah 6 tahun hidup?pindah -pindah gitu, ngeliat hubungan antara manusia dengan alamnya.
Wih, sedalam sekali hubungan manusia dengan alam.Apa nih hubungannya nih?
Kalau dari Ko Jon sendiri gimana ngeliat alam Indonesia dan hubungan kita dengan alam tuh gimana sih?
Oh, kalau makin ke kota pasti mereka udah kehilangan ini ya, soul -nya ya.Di kita sering kan ngomong kayak, kau lagi jenuh vitamin C, yuhe, pergilah ke laut.Pergilah ke gunung, gitu kan.Tapi bagi orang -orang yang memang udah hidupnya di alam, Kayaknya itu bukan jadi hal aneh ya.Dan menurut aku, makin kau dekat ke alam, kau kayaknya makin umur panjang deh.
Gitu ya?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKayaknya iya.Ini yang kau jangan temuin ya?Kayaknya iya.Karena aku banyak sering ketemu orang -orang di ibu kota, senyum tuh sesuatu yang sangat langka, Pak.Kita di busway, rame orang kan?Semua kan sibuk main HP masing -masing tuh diam -diaman.
Kita lalu -lalang nih, tiap hari kan lalu -lalang ribuan orang.Nggak pernah senyum kan?Nggak pernah apa -apa kan?Hubungannya tuh udah hilang.Interpersonal hilang semua.Kita udah nggak anggap lu orang.
Gua anggap lu tuh hanya...Ya, figuran lewat.Tapi kalau di kampung, kan lebih sepi ya.Setiap kali kalau lihat orang kampung lewat satu sama lain tuh, please sering panggil.Jadi aku ngerasa kayak makin ke kampung itu, ke pelosok itu, aku lebih kayak happy sih.Lebih kayak event ya.
Banyak orang bilang, wah itu orang -orang kampung tuh udik.Masih percaya barang -barang.kepercayaan mitos -mitos.Gitu tau?Ya monggo.Kau mau merasa kau lebih pintar -pintar silahkan.
Cuma kalau aku tiba di udang main ke banyak tempat, aku merasa ya, aku lebih cocok di kampung.Lebih pure.Maksudnya lebih tulus.Senyumnya tuh tulus.Nggak kayak di kota ya udah saat dingin gitu lho.Aku pilih kampung, biar banyak kuhilana, biar banyak kuih.
Aku senang.
Gue juga sering ngerasain kojon ya, kalau suka ke Jawa kan gue kan.Nah di Jawa itu, Kita gak kenal ya sama bapak lewat naik motor kan?Mari deh, gitu.Oh, mari pak, gitu kan?Kita berasa kayak jadi manusia, gitu.
Iya, manusia.Makanya ke kota, kau kehilangan jiwamu sebagai manusia.Karena kau kayak mesin bekerja, sibuk hasil, sibuk cari duit, gitu kan?Kalau kau mau merasakan gitu, kau ke kampung lah, kau rasakan lah.Betapa ramahnya mereka tuh.
Kita tuh bisa ngobrol yang gak penting sama orang yang gak kenal, gitu kan?Betul.Dan dia kadang ngasih informasi yang...Di luar kau tau punya kan?Iya jadi, oh kita jadi dapet informasi nih gitu.Kayak kebun.
Baik banget gitu.
Ramah.Karena aku merasa, kalau aku ada kenapa -napa ya, di kampung aku nggak takut.Karena mereka sosial yang tinggi.Lo kenapa -napa dibantuin kok?Ada musibah di jalan, orang berhenti.Kenapa deh?
Kenapa ya?Kenapa?Karena kita kebanyakan diskokin sama kejahatan di sini.Contoh ya, sekarang kalau ada musibah di depan jalan nih, di jalan, kecelakaan, lo nggak boleh dibantu.Takut disalahin.Ada orang nih, mobilnya rusak di tepi jalan.
Kok mau turun, kok pikir -pikir?Ini komplotan maling kalinya.Aku nak bantu, nanti aku dibegal.Saking kebanyakan kisah -kisah yang jahat itu, orang -orang kota hatinya mulai tawar.Nggak kayak orang -orang di pelosok yang masih ramah, baik.Dia bisa ngundang, ini anak dari mana?
Oh Jakarta, dek.Wih, sini ke rumah dulu makan.Belum tentu kau nih orang baik, orang jahat.Maling pun diundang, sini mau ke rumah makan.dulu.Itu yang tidak ada lagi kutemukan di kota -kota besar.
Itu jangan sampai hilang kayak gitu ya.
Betul.Even kayak hal -hal kita bahas ini, mungkin banyak orang akan bilang, wah itu halu, itu hoa.Menurut aku itu sih yang bikin Indonesia tuh jadi kaya unik sih.
Ya karena keragaman itu kan sebuah kekayaan ya.Dan bagaimana kita memandang keragaman itu yang harusnya diedukasi, kan?
Banyak orang kan yang, kalau aku tak percaya, berarti kau salah.Kan kebanyakan gitu ya?Iya.Hei, Bang Fajar nih halu, gitu.Hei, S2 antropologi, coy.Iya, sama juga sering dibilang, kan?
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
β Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeSering, sering banget.Ya padahal itu memang kepercayaan kolektif aja, gitu.Dan selama enggak gangguin orang, enggak ngerugiin, udahlah, gitu loh.Terima saja.Kenapa harus kodebat?Karena aku takutnya gini, makin banyak tradisi kita yang unik dan menarik gara -gara banyak komentar -komentar kayak gitu tuh genzi -genzi jaman now.
Jangan percaya logika mistika.Lama -lama punah ini barang.Padahal ini tuh kalau kayak kita bahasa dia, di Jepang ini dijadikan apa?Sebuah objek.Enim.Jadikan sebuah objek wisata.
Kayak contoh sekarang ngomong tentang Ramalan.Anda percaya Ramalan?Ramalan apa nih?Ramalan, ramalan.Kayak tangan dibaca gitu.Kau percaya orang ituan gak?
Kenapa memang ya?Karena aku ngerasa ya, orang -orang ini kan ngomong kepercayaan.Ada yang bilang, apa ngapain di ramal, masa depan itu percaya sama yang di atas, misalnya gitu kan.Barang gini, kalau disebut ramalan, orang bilang itu adalah sebuah hal yang mistis, gelap.Tapi kalau dijadikan nama fortune teller, Tarot.Orang keren kali.
Di Jepang kan ada tuh, kadang -kadang tuh kayak di tempel -tempel selalu tuh kita bayar duit, nanti kocok -kocok ngambil lucky fortune.keberuntungan.Itu jadi wisata.Oh di sana wisata ya?Banyak sekali.Bahkan Cina.
Jadi negara -negara maju itu tidak menghilangkan dia punya budaya.Kita kebalikan, Pak.Pelan -pelan kita ngebunuh kita politanisi.
Ya itu makanya gimana caranya buat translasinya gitu ya?
Itu.Itulah pentingnya Bapak Fajar ya yang sudah nanti S2 Antropologi ya.Untuk mengemas tradisi kita buat jadi sesuatu yang menarik.
Tapi ini ngomong tradisi juga ya, Ko ya.Pernah nggak sih diterima sama masyarakat lokal itu sangat welcome, seakan -akan bukan orang asing?Ais!
Aku punya kisah yang sebenarnya ini sangat penting dan aku rasa itu mengubah aku cara hidup.Aku ada cerita kan tentang Pulau Tambelan, yang ada Kuntilanak banyak itu, Kuntilanak, kemudian sampai dibantu sama warga lokal.Pertama kali aku kesana, itu kan pulau tidak ada sinyal yang belum bagus, listrik susah, kan tidak ada informasi.Aku tidak punya hotel di sana.Aku tiba sampai sana, disambut sama warga lokal.
Dari mana, Dek?Dari Kuntilanak.Wih, jauhnya.Itu warga -warga apa yang ngumpulin?
Lalu semua pada menawan rumah.Tidur di mana?
Belum tau.
Oh di rumah Bapak saja.Jangan -jangan di rumah saya saja.Semua saling -saling beradu.Di hatiku, aku mikir sama Riana.Matilah.Kita mati, Beb.
Ini pasti kita nge -scam.Dipotong kita.
Maksudnya dipotong?
Maksudnya kayak dibakal di itu, dipalak.Oh duit.
Masa saja.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeIya dong.Aku bilang, ah matilah aku.Aku bilang, gak usah Pak.Aman -aman, gak usah, gak usah, gak usah, gak usah.Gue bilang, nanti saya cari pelan -pelan.Oh, kalau tidak ada, ke rumah saya saja.
Rumah saya ada ini.Ya sudah.Aku carilah pelan -pelan.Tidak ada hotel doang.Ya sudah, tidak ada hotel.Akhirnya terpaksa saya tinggal di satu -satu rumah.
Rumah Mak Ngah itu.Aku tinggal satu minggu di sana.Satu minggu?Satu minggu.Dikasih makan tiga kali sehari.Tidur nyaman, makan nyaman.
Pokoknya lo mau apa nih?Bantuin.Di hari terakhir, aku udah mau pergi kan?Aku udah bilang ke Riana, ah sudahlah kita kena apalah, kena apa -apa.Karena gak tau harga.
Iya.
Gak tau mau bayar berapa juga.
Enak juga ngomong di depan kan?
Pas mau pulang, dia kasih satu kartus ikan asin, cumi -cumi yang udah dikeringkan, boleh -boleh buat bawa pulang.
Aduh, aku bilang, nah bayar berapa lagi nih?
Kan kita kan orang kota ya.Selalu menggambarkan kebaikan dengan uang.Lu back sama gua.Lu pasti ada butuh sesuatu ya.Lu bantu gua sesuatu nih.Aduh, ini mau bayar lu berapa?
Kayaknya supaya uang.
Transaksional.Transaksional.
Di akhir -akhir, ketika gua pergi.Mak Nga, pamit dulu ya Mak Nga.Pas aku gini nih, aku kasih selipin uang.300 ribu kalau gak salah.Gak kasih 300 ribu.300 ribu gue lupa deh, aku kasih duit -duit.
Tau gak ngomong apa?Ini buat apa?Dia bilang.Matanya tuh mata yang kecewa dan marah.Ini buat apa ko?Untuk Mak Nga, kubilang kau sudah bantu saya.
Di otakku mungkin Rp 500 ribu tidak cukup, aku sudah siapkan duit ini.Rp 1 juta untuk memboki lagi, ini kan seminggu lumayan lama.
Ini jangan buat kamu, aku bilang.
Dia bilang, jangan Mak Nga, Mak Nga sudah bantu saya.Aku bilang, saya tidak mau.Itu dia marah, dia ngomong itu dengan nada kecewa dan marah.
Mak Nga ini memang mau jamu kamu, dia mau kasih kamu makan.Jangan ini uang buat apa, tidak mau.
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
β Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeDi hari itulah saya belajar, aku itu manusia rusak.Kita sudah kelamaan dengan ibu kota, kelamaan dengan transeksional.Kita lupa.Sebagai manusia, awalnya kita adalah manusia yang baik dan tulus.Dan ini semua nggak ada di kota kan.Tapi di kampung -kampung itu masih ada.
Nggak kasih duit dong.Kenapa?Karena aku tahu.Contoh, lo baik sama gubernur.banget dengan ini semua kan.Selesai ini.
Kita pot ke selesai ini.Nih Bang, buat kamu.Anda akan merasa tuh kayak aku menghina dirimu.Kau kira aku nih jamu kau sebagai transaksional.Aku itulus sama kamu.Nah, di momen itu aku belajar.
That's why kadang -kadang, sekarang aku ya, kalau aku main pelosok, aku nggak berani semangkuk.Bukan karena pelit.Aku tuh yang tersinggung.Aku nggak pernah tahu kapan tuh kau tuh tersinggung sama uang ini.Uangnya nggak seberapa, tapi kan tersinggung lumayan.Dan itu menurut aku sih sangat mind -blowing sih.
Ini yang kadang tuh orang kadang liatnya dari kacamata luar begitu ya.Kadang kan orang liat cerita si kampung kuntilanaknya.Padahal ada sosial, cara jadi manusianya, di kisah -kisah kayak gini kan.
Nah kan menurut aku tempat -tempat yang pelosok dengan banyak kepercayaan aneh, menurutku lebih human.Kenapa ya?Kayak di hutan.Kamu jangan ngomong kotor ya.Kamu jangan sembarang kencing.Kan itu barang baik ya.
Cuman kan sekarang karena ada hebel -hebel hantu -hantunya, ya orang -orang Ginzi bilang apa?Mitos.Kan itu cara kita menghargai alam.Jangan tembang pohon sembarangan ya.Pohon ini sudah lebih lama dari kita.Dia ada isinya.
Kita harus hargai dia.Jadi sebelum potong, harus ada ritual.Minta izin.Menurut aku, mereka lebih human dibanding orang -orang kota, para penambang misalnya, yang dengan otak pintarnya sangat cerdas, babat berapa puluh hektare.Aku lebih suka orang -orang kampung, bahkan dengan dia punya segera mitos.
Kadang kalau tadi nemu -nemu yang kayak tadi tuh, yang ko Jon ya, kadang kita jadi mikir lagi ya, tujuan hidup tuh apa ya?Duh ihh dalem sekali, dalem -dalem.Betul, betul -betul.
Iya kan sama mama lo?
Dia kok kayak gini ya, gitu ya.Sedangkan kita tiap hari pengen nyari untung terus kan.
Tujuan kita hidup apa ya?Karena kita memang hidup di era yang terlalu hustle.Dan itu gak salah.Buat kita yang punya ambisi besar monggung.Cuma kan lama -lama kamu jenuhnya.Lebih ke arah burn out sih.
Karena kau mengejar sesuatu yang gak ada batasan.Kok bisa?Gara -gara sosial media.Bapak membuka HP, baru buka bentar, tak sampai 5 menit.Anda bisa mengetahui perkembangan hidup 10 teman -teman Anda yang tak di mana.Si ini udah sukses jadi Amerika, si ini udah nikah ya, si ini udah punya ini itu ya.
Cepat banget berkompar.Karena kenapa?Sosial media jaman now.Kalau di kampung tak ada sinyal.Yang kau lihat cuma yang di matamu.Si Budi, si Acoy, si Akyang, ini satu komplek doang.
Si ini doang.Perbandingannya lebih fair.Kampung yang sama, ya kita compare sama salah satu sama lain.Sekarang, sekarang jaman HPS kayak buka, compare -nya luas sekali.Wajar kita insecure.Wajar kita sekarang banyak meng -compare.
Makanya aku suka di kampung.Aku suka cerita -cerita hantu.Kenapa?Daripada aku cerita tentang yang lain, saking berinformasi.Ngumpul aja sekarang tuh topik terlalu banyak, Pak.Sosial, politik, perkembangan teknologi.
Terlalu banyak topiknya.Pas kami di hutan, di kampung tuh, Topiknya selalu hal yang sangat sepele.Eh, kamu tau nggak itu?Sapinya Pak Imam itu.Lahir anaknya.
Kan memikirkan sangat enak ya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeBeranah tapi bahagia ya ngomongnya.Itu dia.Makanya mungkin secara kesuksesan, pakaran banyak, kita nampak lebih sukses, lebih jago.Tapi secara fundamentalnya, kembali ke basic.Mereka lebih bahagia dari kita.
Masihnya kosong.
Kosong?Ngapain itu tanya -nya?Uang baik itu tanya -nya ngapain?
Makanya ada pepatah zaman dulu kan?Makan nggak makan asal kumpul.Kalau sekarang kan..orang gak bisa makan dasar goblok gitu ya.Iya kan?Kacau ini.
Terakhir nih gue ya.Ternyata udah 2 jam ini ngobrol gak berasa.Kalo diliat dari keliling Indonesia, apa sih yang jarang muncul di media?Wah ini gelap nih.
Ini gelap nih.Yang, oh justru balik.Menurut aku itu balik.yang sering tuh yang jahat yang muncul.Oh gitu?Aku sama Riana itu sekarang jujur kalau kami mulai traveling, kan aku udah ada beberapa patangan tuh.
Satunya kayak nonton film horor nggak boleh.Kedua tuh berita.Aku jarang mau follow tentang berita -berita.Berbahaya.Kalau sekarang kami membaca tentang berita, kami nggak bakal berani main ke Kalimantan.Ketika saya ke Kalimantan, munculnya selalu image -nya tentang hutan, hantu, pokok tempat -tempat terpencil yang kayak susah -susah gitu loh.
Akhirnya ketika kami, Pas kami roadtrip ke Kalimantan, tuh orang kayak bangga -banggain.Wih, pasangan sudah kelihatan Kalimantan, keren sekali.Udah tinggal bareng dengan suku -suku yang seram.Aku selalu nanya, kamu tuh dapet image itu dari mana sih?Kan terpatri di kepala kita.Pas ngomong Kalimantan, yang muncul apa?
Hutan, kuyang, pelosok.Misalnya kita ngomong tentang NTT, yang muncul langsung image -nya?Oke, suku -suku yang tinggal di tempat pacaran cil, pelosok, gitu.Media itu tuh kadang -kadang membuat pola pendek kita tentang suku -suku berubah.Aku pribadi, sangat sering ketemu media -media itu yang menghebohkan sampai jadi sebuah image yang jelek.Contoh yang gampangnya Bima.
Bima itu sebuah daerah yang kalau kamu di Sumbawa, tembak langsung, ini lurus, ada Sumbawa, Dompu, Bima.Bima itu, kalau cari Google sekarang, semua beritanya itu serem -serem.Konflik, busur, kelayi, tawuran.Semuanya jelek -jelek.Hadang jalan, bakar dia punya ban.Tempatnya sangat mengerikan.
Aku pas baca tuh takut.Pas pergi, biasa aja.Bye -bye orang Bima.Cuma karena ingat, kalau berita kasih judul, contoh.Kota Bima baik -baik saja dan menyenangkan.Siapa yang mau nonton?
Tapi kalau ada satu konflik, dua konflik, itu berita nggak bohong ya?Itu berita real.Cuma gini, dari seribu berita, 99 itu baik.baik -baik saja lah.Satu berita yang lagi ada chaos, ya ini yang dimunculkan.Akhirnya yang kita tahu sebagai orang luar tentang daerah -daerah tersebut adalah ini yang jelek, ini jelek, ini jelek.
Nah itu pelan -pelan akan mengubah kita punya pola pikir.Akhirnya bikin orang apa?Orang takut mau keliling Indonesia.
Padahal mau baik -baik aja sebenarnya.
Baik, lebih baik yang baiknya.Walaupun oknum ada, oknum selalu ada.Dimanapun ada oknum.Tapi menurut aku, masa kecuma gagal itu lo takut untuk lo menjelajahi lo punya negara sendiri.Karena sebenernya Indonesia itu baik -baik aja.Contoh yang gampang nih, ini aku tidak melehat siapapun ya.
Tau kasus yang kita punya BBM lagi naik tinggi?
Iya.
Heboh di mana -mana tuh.Sebelum BBM naik, kami itu sudah berada di Kalimantan, yang mohon maaf, solar itu langka.Biosol langka, kenapa ya?Lu pusing kantrinya sampe berhari -hari, berjam -jam.Kami lebih sering pake daxlite.Kita nggak pernah demo.
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
β Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeNggak pernah ngeluh juga.Karena bagiku itu kayak hal umum kali ya.Maluku Utara itu kayak barang langka, Pak.Langka banget.Di mana -mana isi Pertamax.Pertamax, kadang -kadang aku isinya bukan di SBBU, karena SBBU jauh.
Kalau dari kota besar ada SBBU, cuma di antaranya kan nggak ada nih.Isinya di ECRN.1 liter 20 ribu.Biasa, Kak.Orang sana tuh kayak biasa aja.Nah, makanya aku kayak apa ya, kadang -kadang
-orang kita anggap, wow, Kalimantan tuh pedalaman, Malkutar tuh pedalaman tuh, jauh -jauh.Mereka tuh lebih lego oleh kita.Terbiasa dah, beli pertama 20 ribu ruslo aja.Jauh lagi mau belinya.Jauh lagi.Tapi nggak ngeluh.
Makanya ya ada baiknya kita harus banyak -banyak ke sana.Buat belajar tentang, bukan tentang terkecilnya, tapi tentang kebesaran hati mereka di sana gitu loh.Itu sih menurut aku.
Ya banyak pelajaran yang bisa diambil.Banyak sekali.Oke deh kalau gitu, terima kasih ya.Terima kasih banyak.Angkat daerah -daerah di Indonesia.Itu deh guys, akhir dari episode ini dimana kalau tadi kita dengerin nih ceritanya dari Jago ya, sebenarnya sama juga kayak RGL ya bahwa jangan sampai budaya kita ini hilang di era modernisasi.
Nah kalau bukan kita, siapa lagi yang jaga budaya kita?Gue Fajar Ritya, RJ5 undur diri.Ciao!
Get ultra fast and accurate AI transcription with Cockatoo
Get started free β
