All Content

Peran Sjafrie Sjamsoeddin dan Sufmi Dasco Ahmad dalam Konflik Polisi-Jaksa | Bocor Alus Politik

Tempodotco87 views
0:00

Jaksa Agung meminta Polri untuk, yaudah kusut aja, tapi jangan dibawa ke KPK.

0:06

Loh kenapa sih kok Jaksa Agung justru meminta agar kasus ini ditangani oleh polisi saja, tidak sampai melebar ke KPK?

0:13

Presiden itu juga marah sama Polri saat itu.Betul, Kapolri dianggap ingin memecah belah institusi antara Polri dan Kejaksaan Agung.Sebenarnya ada pertemuan setengah kamar terpisah yang dihadiri tanpa Presiden.Ada Menteri Pertahanan, Cafri Samsudin, Jaksa Agung, dan juga ada Febri.Ada permintaan dari Febri.Pertama, permintaan supaya Febri tidak dijadikan tersangka.

0:39

Yang kedua, dia minta ada yang mengakui duit hasil pengeledahan Polri dan juga emas itu milik orang lain.ada rencana untuk mengevaluasi kapolri dan mengganti kapolri.

0:53

Kalau teman -teman perhatikan Prabowo manggil lagi tuh, manggil lagi para pejabat -pejabatnya ke istana.Bahwa disitu Jaksa Agung masih mencabar ataupun nggak terima karena Febri ditetapkan sebagai tersangka tanpa pemeriksaan terlebih dahulu.Presiden itu agak panas juga karena dia mendapatkan laporan bahwa ada penebalan suatu pasukan di dekat Widechandra.Prabowo marah dan bahkan dibilang, kalian ini mau sabotase pemerintahan saya ya?

1:23

Ini semakin mempertegas bahwa Indonesia itu bukan negara hukum, tapi negara kekuasaan.Halo, jumpa lagi dengan Bocor Alus Politik, bareng gue Raymond Serikang.Gue Husein Abri Dongoran.

1:52

Francisca Visturasana.

1:53

Bagi pemirsa Bocor Alus Politik dan pembaca Tempo, jangan lupa terus berlangganan Tempo Plus untuk mendukung jurnalisme Indonesia.Dan laporan utama atau cover story Tempo sekarang terbit setiap hari Minggu jam 5 sore.Silahkan membaca dan berlangganan edisi digital Tempo di situ.

2:11

Dan jangan baca dan sebarkan konten bajakan karena ada hak ciptanya.

2:14

So, kita main apa ini?Kita menjawab ini nggak?Permintaan netizen ya?Netizen.Kemarin tuh rame, Shin.Ketika kasus pengledahan ya, kejaksaan, agung, dan juga kepolisian minggu lalu ya di sebuah kafe, itu timeline media sosial, bocor alus politik itu dibanjiri request.

2:36

Kok kapan bahas apa nama soal febri?

2:39

Iya, berani gak tempoh membahas kejaksaan?

2:42

Dan polri.

2:43

Iya.Katanya, membahasnya polisi terus.Apalagi polisi yang hendam jagung.Nah meskipun sebenarnya Tempo sudah mengulasnya pada podcast Tukang Kupas Perkara.Tapi kali ini kita juga mengupas kembali tapi dengan angle yang lebih makro ya.Lebih politiknya ya.

3:02

Power struggle di tengah atau di antara dinamika -dinamika.perseteruan antara Kejaksaan dan juga Polri.Dan ini kembali lagi -lagi seperti yang sering kita bahas juga ya di podcast ini, menyangkut orang -orang terdekat Presiden.Siapa itu, Seng?

3:19

Menteri Pertahanan Safri Samsuddin dan Wakil Ketua DPR Soefri Dasko Ahmad.

3:24

Oke, jadi dalam dinamika Kejaksaan dan juga Polrisi ini ada peran atau dinamika di antara kedua tokoh itu.Apa bocorannya?Pertanyaan netizen itu kan paling penasaran itu.

3:41

Ada sayembaranya.

3:42

Apa umroh sekeluarga?Makanya Pak kalau nonton, apa namanya, nonton Piala Dunia itu di rumah aja.

3:48

Iya kan udah mau final sih, mau nonton bola di sana juga gimana, udah telat, nonton aja di TVRI kan?

3:53

Ya, tapi TVRI itu...ada nih masalahnya di TV gua nih.Harus langgaran volago.Iya, balik lagi dong.

4:00

Terus setelah ketahuan malah mutasi orang.Aduh pupu.

4:05

Jadi kita mau bahas soal kesejahteraan dan juga kepolisian ya dan bagaimana peran antara Safri dan juga Dasko dalam pusaran kasus ini.Nah kalau pemirsa bocor alus dan juga pembaca tempo membaca atau mencermati ya laporan utama yang terbit pada pekan ini yang ditulis oleh tim hukum itu ada kita menemukan peristiwa atau rapat -rapat di mana presiden merespons kasus antara kejaksaan dan juga kepolisian.Salah satu pertemuan itu terjadi di Wisma Danantara.Di Wisma Danantara itu Presiden setelah dia menerima salah satu penasehat ya dari Danantara, mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin, dia kemudian memanggil satu persatu pejabat -pejabat yang terkait dengan kasus ini.Ada jaksa agung tentu saja, kemudian ada 5 TNI, kemudian ada kepala bin juga, dan juga ada kapolri di situ.Itu sudah kita tulis.

5:05

Rupanya kita menemukan ada rapat -rapat yang lain yang kemudian menentukan bagaimana posisi atau duduk perkara kasus yang menjerat mantan jaksa agung muda pidana khusus.Febri, Adrian, sehari ini.Temuan lu gimana, Tusin?Pertemuan -pertemuan itu.

5:20

Ya, Kang.Jadi banyak sekali pertemuan -pertemuan yang sifatnya tertutup ya antara kepala elit -elit di negeri ini.Antara kepala lembaga maupun antara presiden dan para menteri -menterinya.Salah satunya adalah di hari Rabu, itu nggak lama setelah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri itu menggeredah suatu kafe di Cipete, Jakarta Selatan.Setelah itu ada pertemuan tuh, Jaksa Agung bertemu dengan Kapolri Jendralist Yosigin.Jaksa Agungnya Burhanuddin begitu ya.

5:48

Nah, gue tanya nih...seorang pejabat tinggi dan penegak hukum yang mengetahui pertemuan itu.Dia cerita, gue tanya juga seperti ini.Sebenarnya apa yang dibahas?Kok langsung bertemu begitu?Ini kan memang ada suatu kegaduhan ya di lapangan, di publik juga bertanya -tanya ini kasus apa dan seterusnya.

6:06

Jadi keduanya duduk bersama.membahas ini sebetulnya ada apa sih.Karena kejaksaan ini kaget kan.Tiba -tiba tadi kafe itu yang berafiliasi ataupun dimiliki orang dekatnya Febri dikeledah sama kepolisian.Dan belakangan kan baru ada dari kejaksaan maupun dari TNI kan yang berada di sekitar itu.Lalu dijelaskanlah bahwa ini proses -proses hukum dan polis sudah menyediknya sudah lama.

6:32

Lalu juga ada berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang dan lain -lain.Nah, di situ...Apa namanya jaksa agung meminta?Pori untuk yaudah usut aja, tapi jangan dibawa ke KPK.

6:45

Loh kenapa sih kok Jaksa Agung justru meminta agar kasus ini ditangani oleh polisi saja, tidak sampai melebar ke KPK?

6:52

Nah gua wawancara juga tadi kan, dua narasumber itu ya, gua tanya juga kenapa?Ada beberapa alasan kan.Yang pertama agar kasus ini nggak melebar kemana -mana, ketika itu kan, di hari Rabu.Lalu yang kedua, biar ke Jaksan itu tidak ada beban juga.Kan ini kan semuanya diusut oleh Pori kan.Sementara yang dikobok -kobok atau menjadi sasaran itu adalah jampit susnya, kejaksaan agung begitu.

7:17

Nah, tapi di Pertemuan itu tidak ada keputusan apapun.Ya hanya mendudukan masalah, mengetahui, dan yaudah bubar begitu kan setelah itu.

7:24

Oke, itu artinya baru sebatas ide jaksa agung dalam kira -kira first minute respon ya?Karena pada waktu itu kan baru meledak terjadi dan membingung kita di masyarakat.Wartawan sendiri juga masih merabar -raba ini kasus mengenai apa, dan pada waktu itu kan baru dijelaskan soal blackoutkita masih ini kaitannya seperti apa dan lain sebagainya gitu jadi pertemuan itu juga baru apa jam -jam awal ya pengledahan itu terjadi juga betul betul dan ketika itu Kapolri juga baru dari luar daerah kan sampai ketemulah Jaksa Agong itu dan kemudian besoknya kan baru ada pertemuan yang dalam konteks ini resmi ya, digelar oleh Presiden gitu dalam arti bagaimana Presiden sebagai pemimpin tertinggi merespon kasus yang terjadi pada Adi Rabu dan kita sudah menulis itu di majalah Tempuh Pekan ini bahwa ada tadi yang gua sebut pertemuan di Danantara dan disitu ada Kapolri yang dipanggil pertama kali Pak pejabat -pejabat yang tadi kita sebutin itu kan dipanggil secara terpisah ya, satu -satu.Nah yang pertama itu kan Kapolri ya, dipanggil untuk menjelaskan permasalahan ini.

8:36

Iya Kang, gue wawancara juga nih seorang pejabat tinggi ya yang ada di pemerintahan Prabowo, sebetulnya apa yang terjadi di hari Kamis ini?Nah dia bilang, Prabowo itu masih istilahnya belanja masalah begitu.Ada apa sih sebenarnya terjadi kegaduhan ini, penggeledahan dan seterus -terusnya.termasuk dia bertanya kepada Kapolri yang dipanggil oleh Prabowo ke Wismada Nantara.Nah berbeda dengan pertemuan sehari sebelumnya, justru Kapolri ini mengajukan kepada Presiden Prabowo agar kasus Febri ini diusut atau diselidiki oleh KPK.Kenapa?

9:10

Agar dua institusi, Polri dan Kejaksaan ini bisa seiring berjalan begitu ya kan.Kalau di publik dan kita ngobrol ke wawancara orang -orang DPR juga kan terkesan ada Persaingan gitu ya.Berantem lah ya antara polisi dan kejaksaan.Nah, disitulah disampaikan oleh Kapolri, Listiosikit Prabowo.

9:28

Tapi di tengah -tengah pertemuan itu juga, Sen, yang kita denger juga ya, Kang, dari beberapa narasumber yang langsung berkomunikasi dengan Kapolri, sebetulnya presiden itu juga marah dengan Kapolri.itu.Betul.Kenapa?Karena ada dua hal yang menjadi kondisian Presiden.Satu, penggeledahan itu tidak atas izin Presiden.

99.9% Accurate90+ LanguagesInstant ResultsPrivate & Secure

Transcribe all your audio with Cockatoo

Get started free
9:46

Atau tidak atas pemberitahuan dari Kapolri ke Presiden.Yang kedua, Kapolri dianggap ingin memecah belah institusi antara Kapolri dan Kejaksaan Agung.Sehingga, keluarlah solusi untuk memindahkan, bukan memindahkan, Problem itu ke KPK.Penyelesaian problem itu ke KPK.

10:06

Ya, benar Ca.Gue juga nanya tuh ke narasumber yang berbeda ya.Kita wawancara.Ini sebetulnya Kapolri ini memberitahukan ke Presiden nggak sih soal pengeledahan seperti itu?Nah, pejabat tinggi ini cerita bahwa Kapolri tidak memberitahukan pengeledahan itu ke Presiden Prabowo.Makanya tadi Cicak bilang Prabowo marah.

10:25

Nah, apa responnya Kapolri kepada Pak Prabowo?Siapa salah pak presiden?Tapi menjelaskan bahwa kalau misalkan ada pelaporan segala macam itu perkara kasus ini bisa bocor dan ada mitigasi -mitigasi lainnya dilakukan oleh kelopok sana.

10:40

Dan ini kemudian diikuti dengan pemanggilan terhadap jasa agung.Tadi kau bilang ya, Ci Zain, bahwa pejabat -pejabat di lingkaran Prabowo itu dipanggil satu persatu.Nah setelah Kapolri ada beberapa pejabat yang kemudian mengikuti.Dipanggil secara terpisah, salah satunya adalah Jaksa Agung.Nah, Jaksa Agung merespon soal rencana pelimpahan atau penyerahan kasus ini yang semula ditangani Polri ke KPK.Nah, di situ kembali Jaksa Agung ini, Burhan Udin, konsisten tuh.

11:15

Sebagaimana dia usulkan ketika bertemu secara terpisah, sehari sebelumnya dengan Sigit, dia mengatakan bahwa sebaiknya ini tetap ditangani oleh Jaksa Agung.Polri, jangan sampai kemudian ini ditangani ke KPK.

11:30

Nah di hari yang sama Senkang sebenarnya ada pertemuan setengah kamar terpisah.yang dihadiri tanpa presiden.Ini ada tiga orang yang hadir dalam satu pertemuan di sebuah tempat di Jakarta.Ada Menteri Pertahanan, Cafri Samsudin, Jaksa Agung dan juga ada Febri.Yang nanti tentu saja apa yang didiskusikan akan ditulis Husein di Majalah Tempo.Selengkapnya ya.

11:54

Boleh di -spill dikit gak?

11:55

Ada permintaan dari Febri.Pertama permintaan supaya Febri tidak dijadikan tersangka.Tapi dia menjamin dia akan mundur.Dia mundur gak apa -apa.Yang kedua dia minta ada yang mengakui duit hasil pengeledahan polri dan juga emas itu milik orang lain.Dan disitu juga Kang Sen Febri diduga berkomunikasi dengan sejumlah pengusaha yang kita cross check ke lebih dari enam narasumber ya, ada sekitar tujuh narasumber yang langsung berkomunikasi juga dengan para pengusaha itu, mereka dihubungi oleh Febri Untuk meminta agar uang dan emas itu diakui milik mereka Pengusaha ini macem -macem lah Dua di antaranya terkenal Ciri -cirinya ya?

12:49

Satu dari Kalimantan Waaah, gua udah punya bayangan Pagi!Padahal gua belum sebut pengusaha tambang Kan gua belum haji aja langsung Dan pengusaha ini langsung terbang ke satu tempat nih Yang ada proyeknya itu?

13:03

Betul, yang ada proyeknya Tau gua siapa ini Satu lagi, satu lagi, ada gak?

13:07

Ada, ada.Yang pernah berhubungan dengan sepak bola gitulah.

13:12

Oh, pengusaha tambang yang pernah ada di suatu sepak bola.Bisnis sepak bola.Ataupun di asosiasi sepak bola Indonesia begitu ya.Betul, betul.Oh, istilahnya yang ada I -E -nya itu kan ya.Oke, oke, oke.

13:27

Oh, pantas Ci.Gue jadi nyata.nih dengan kronologi peristiwa yang terjadi pada...Akhir pekan itu ya, jadi setelah ada komunikasi ya, dugaan komunikasi Febri dengan sejumlah pengusaha tambang tadi, Febri kemudian kan menggelar konferensi pers.

13:47

Hari Jumat pagi gola basah.

13:49

Disitu salah satu substansi yang sangat gua ingat dari konferensi persnya Febri adalah dia mengatakan Benar itu rumah sentul adalah rumah saya.Tetapi dia juga menyatakan di situ bahwa uang atau temuan yang ada di dalam berangkas di rumah sentul itu ada pemiliknya.

14:12

Ada kegiatannya.

14:14

Oh rupanya itu adalah bagian proses dari komunikasi yang dia jalin sebelumnya dengan sejumlah pengusaha itu.

14:21

Pengusaha dan ya menurut tujuh narasumber kita itu, Febri sudah confident bahwa karena ini sudah ada yang mau mengakui nih, atau diminta untuk mengakui, maka dia akan selamat lah.

"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."

Peter, Los Angeles, United States

Want to transcribe your own content?

Get started free
14:34

Nah Ca, ada pertemuan lagi nih Presiden dengan para mentri -mentrinya atau para pembantunya.

14:39

Setelah dari pertemuan yang terpisah setengah kamar tadi.

14:42

Setengah kamar tadi Menhan, Jaksa Agung, dan Febri.Nah hasil rapat setengah kamar itu antara Safri, Jampit Sus, dan Jaksa Agung dibahas juga tuh dengan Prabowo ketika dia kembali atau pulang dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.Di hari Jumat Malam berarti.Rapat ini di mana?Di Widechandra, di rumah Dinas Menhan dulunya, tapi kan tetap dipakai oleh Presiden.Yang ada kolam renang 32 derajat itu.

15:09

Kolam renang yang paling penting.

15:11

Nah, di situ Safri menyampaikan kepada Presiden, agar febri tidak dijadikan tersangka oleh polisi.Lalu yang kedua, agar kasus ini dilimpahkan dari kepolisian ke kejaksaan.Nah, mendengar apa namanya...sahabatnya presiden, Safri kan sahabatnya presiden.Kemudian Prabu itu menghubungi Kapolri yang tidak hadir dalam pertemuan itu.Di sana Prabu menyampaikan atau bertanya kepada Sigit Kapolri, Pori itu akan menetapkan Febri sebagai tersangka dalam perkara ini.

15:43

Sigit menjawab, tidak Pak, Febri tidak akan ditetapkan sebagai tersangka seperti itu.Presiden juga menyampaikan, jangan, nggak boleh supaya tidak gaduh.Makanya di hari Jumat itu kalau teman -teman bisa apa namanya, lihat di pemberitaan atau segala macem, kan di Jumat ada agenda tuh.Rilis di Polda Metro Jaya akan menetapkan atau perkembangan kasus soal penggeledahan.Sampai malam itu ternyata Polda Metro Jaya hanya menampilkan barang bukti berupa uang dan emas serta duduk perkaranya tanpa menetapkan satu tersangka.Barulah kemudian di hari Sabtunya, Pol Damietro Jaya mengumumkan Febri dan Don Rito sebagai tersangka di perkara ini.

16:25

Nah, dalam pertemuan Jumat Malam di Widiacandra itu, Senkang, sebetulnya ada satu cerita lagi.

16:31

Weh, apa itu?

16:32

Yang tidak kalah menarik dan panas.ada rencana untuk mengevaluasi Kapolri dan mengganti Kapolri di dalam pertemuan itu.

16:42

Ide itu muncul bagaimana Ci?Ide evaluasi ya terhadap Kinerja Sigit itu tiba -tiba muncul.

16:50

Awalnya memang Presiden menyorot Kapolri atau Polri lah ya, institusi polisian yang tidak melaporkan, lagi -lagi tidak melaporkan ya, pengeledahan di Rabu itu kepada Presiden.Nah ini jadi satu konsernya Presiden.Karena dianggap tidak melaporkan dan lain sebagainya, ini dianilai sebagai bentuk pembangkangan.

17:11

Oleh Menhan Safri Samsudin ya.

17:13

Oleh Menhan dan juga oleh Presiden waktu di forum malam itu ya.Dan disitulah kemudian muncul usulan.mengganti Kapolri.Usulannya dari mana?Dari Menhan Safri Samsudin.

17:25

Ya, gue juga cek juga tuh informasi itu.Ternyata Menhan Safri tuh mengusulkan satu nama.Yang saat ini juga menjabat di bintang tiga Puri.Yaitu Kabah Harkam Mabes Puri.Komisaris Jenderal Karyoto.

17:40

Oh, mantan Kapolda Metrojaya....presiden bahwa karyato ada di sekitar Wijayachandra.Jadi stand by.

18:14

Yang lucunya nih Kang dalam pertemuan itu setelah bubar gitu ya para peserta rapat... ...ada yang bisikin Prabowo, Pak Prabowo...Karyoto itu besarnya KDM lho Pak.

18:26

Oh, Kang Deddy Mulyani.

18:29

Nah Prabowo respon.Loh nanti kalau jadi Kapolri, Karyoto ini kerjanya bukan buat saya lagi.Buat KDM.Masuk KDM channel.

99.9% Accurate90+ LanguagesInstant ResultsPrivate & Secure

Transcribe all your audio with Cockatoo

Get started free
18:39

Artinya ini ada aspek -aspek politik juga ya.

18:41

Kan Prabowo kan melihat orang -orang yang punya loyalitas ya.Apalagi kan kita pernah dibahas di Bocor Alus Politik ini.Tingkat elektabilitasnya KDM itu kan...Lumayan tinggi begitu ya.

18:52

Diatas Prabowo.Tapi intinya dalam rapat di Vidya Chandra pada Jumat malam itu, peserta rapat bersama dengan Presiden membahas peluang untuk melimpahkan kasus Febri Adriansa ini ke kejaksaan.Yang mulai ditangani oleh kepolisian dan jugabagaimana mengeksersaize ya penggantian kepala Polri Generalist Yosikit Prabowo.Nah tapi pada waktu itu apakah ada keputusan yang diambil oleh peserta rapat?

19:28

Belum ada sama sekali keputusan.Yang keputusan yang diambil saat itu hanya soal pelimpahan kasus saja.Jadi soal penggantian Kak Polri akhirnya Antiklimaks disitu.

19:40

Dan gue juga mendengar dari sejumlah narasumber ya yang mengetahui dinamika diantara polisi dan jaksa dan juga pertemuan dengan presiden itu, Ci.Salah satu keputusan penting, tadi lu sudah sebut beberapa, tapi diantaranya adalah presiden meminta ini cooling down.Ada upaya -upaya mitigasi.yang harus dilakukan oleh baik Menteri maupun anak buah Prabowo di pemerintahan agar kasus ini tidak terus menggelinding.Nah salah satunya itu tadi yang lo sebut ya Ci, bahwa kasus dari kepolisian bisa dilimpahkan ke pejasaan sebagai bagian dari upaya yang tadi disebut sebagai mitigasi itu.Nah, senyampang dengan proses dinamika itu berjalan, ini tentu saja Ketua Umum DPR wakil ketua DPR sebenarnya, Sufi Dasko Amat juga memanto lah perkembangan kasus ini dan disitu karena dia sudah mendengar ada beberapa update ya karena itu sudah Jumat malam menjelang Sabtu Dini Hari kasus ini sudah berjalan kurang lebih 2 -3 hari dan Dasko kita juga mendapatkan informasi sudah cukup terupdate dengan kesepakatan -kesepakatan itu tadi dia meminta kepada Kejaksaan Agung karena itulah kemudian Ada video Kapuspen ya, yang gue inget banget itu.

20:58

Beredar dan rilis sekitar Sabtu dini hari ya, diatas jam 12 malam lah.

21:05

Ketika jurnalis tertidur.

21:07

Tertidur, tiba -tiba ada rilis.Deng, keluar begitu kan.Satu.Terus kemudian yang kedua, Bang Dasko ini juga meminta kepada kepolisian agar, karena sudah komit nih pelimpahan kekencangsaan, agar jangan terlalu lama lah.

21:20

Limpahin lah kasusnya kekencangsaan.

21:22

Jangan terlalu lama dipegang oleh kepolisian.Nanti dikira kepolisian ini tidak komit.Salah satu pesannya adalah kalau itu mau segera dilimpahkan, jangan lebih dari hari Senin karena penanganan perkara ini sudah berlarut -larut.

21:36

Dan supaya tidak menimbulkan kegaduhan yang berlarut -larut lagi.

21:40

Seperti pesana Prabowo kan, jangan buat gaduh gitu.Tapi, rupanya, Sabtu itu masih tetap gaduh.

21:46

Ya, betul.

21:48

Karena polisi akhirnya menetapkan tersangka kan tadi.Febri, ya.Febri dan Don Rito.Kontraktipikor itu.Dan tadinya, sesuai dengan kesepakatan tadi yang lo ceritakan berdua kan, harusnya itu kejaksana agung yang menetapkan Febri sebagai tersanggal.Tapi kan belakangan atau lebih cepat dari pori begitu kan.

22:08

Nah gadu lagi tuh kan keadaan situasi dan seterus -terusnya.Makanya...Di hari Sabtu malam, kalau teman -teman perhatikan, Prabowo manggil lagi tuh.Manggil lagi para pejabat -pejabatnya ke istana.Dan seorang pejabat tinggi cerita.Itu selesai sampai jam 11 malam, Kang.

22:25

Waduh.Alot -alot juga tuh rapat Sabtu malam itu ya.

22:28

Alot, alot, alot sekali.Nah, di dalam pertemuan di istana yang berlangsung alot itu, ada sejumlah pejabat tinggi yang hadir.Di antaranya adalah Menteri Pertahanan, Sahuri Samsuddin.Kepala BIN, Muhammad Herindra, Mensetnek, lalu juga ada Panglima dan Wakil Panglima dan sejumlah pejabat tinggi lainnya, seperti itu.Nah, Prabowo itu masih marah disitu kan, karena kan di rapat sebelumnya dia minta kasus ini diselesaikan, jangan membuat gaduh begitu kan.Dan dilimpahkan kejaksaan.

22:58

Tapi dengan tadi, pendetapan tersangka segala macam masih membuat kegaduhan.Lalu juga dipertemenin menurut orang yang lain,di pertemuan ya, gua tanya dia seperti itu, bahwa di situ Jaksa Agung masih mencabar ataupun nggak terima karena Febri ditetapkan sebagai tersangka tanpa pemeriksaan terlebih dahulu.Nah, makanya disitu ribut dan terus -terusnya.Agak panas situasinya ya?Agak panas.

"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."

Adrian, Johannesburg, South Africa

Want to transcribe your own content?

Get started free
23:22

Termasuk juga dibahas soal mirip dengan pertemuan di hari Jumatnya.Dengan tadi ya banyak disuruh adem tapi tetap Ribut begitu kan.Muncul lagi -lagi bahwa narasi Polri mau melakukan pembangkangan.Lalu juga Presiden itu agak panas juga karena dia mendapatkan laporan bahwa ada penebalan suatu pasukan di dekat Wodechandra.Artinya ada khawatiran Wodechandra akan diserbu oleh pasukan itu.Makanya Prabowo marah dan bahkan dibilang, kalian ini mau sabotase pemerintahan saya ya?

23:58

Kalian ini mau menjatuhkan saya ya?Begitu.Nah, gue tanya krosek -krosek informasi ini kepada Narsum.Mereka bilang, memang begitu mas, marah sekali presiden.

24:07

Di tengah suasana yang panas tadi Senkang, ada satu peserta yang sebetulnya tidak diundang.Satu pejabat yang tidak diundang kemudian jump in di pertemuan dengan presiden.Ini membuat hampir semua peserta terkaget -kaget.Kenapa ada satu pejabat ini?Nah, satu pejabat itu duduklah di satu kursi yang menggeser kursinya Jaksa Agung jadi Jaksa Agung dan seterusnya itu geser ke samping kemudian presiden menjelaskan situasinya kami tadi sudah membahas ini itu evaluasi polri dan lain sebagainya kemudian ada penebalan pasukan khusus dan lain sebagainya nah disitulah pejabat ini pejabat yang datang terakhir ini menyampaikan soal status pasukan yang ada di sekitar Widya Chandra itu dan juga Sebetulnya satu pejabat ini menjelaskan bahwa tidak mungkin Polri mensabotasedan sebagainya.

25:01

Kalau kepalanya diganti, tidak akan mungkin kemudian kepalanya itu menumbangkan presiden.

25:07

Karena pergantian Kak Polri itu hak prerogatif presiden.Setelah itu pertemuan bubar jam 11 malaman.Dan makanya setelah panas -panas itu, Kan agak tone down tuh situasi kan dari hari Minggu, slow.Bahkan di hari Senin itu Kapolri keliling -keliling tuh kan.Oh iya betul -betul ke beberapa tempat ya.

25:28

Ke Mabes TNI, kantor Kejaksana.

25:31

Betul -betul.Gimana tuh ceritanya sih?Jadi gue mengawancara juga ya beberapa pejabat tinggi kepolisian ya.Soal gimana sih pertemuan Kapolri itu keliling -keliling Kejaksaan maupun keliling -keliling ke tempatnya TNI begitu ya.Dia cerita bahwa ini memang inisiatifnya Pak Kapolri.Jadi pertemuan itu terjadi setelah Satgas PKH menggelar rapat di kantor Kemenhan.

25:53

Di hari Senin pagi kan ada rapat dulu kan?

25:56

Oh Satgas Penertipan Kawasan Hutan PKH.

25:59

Nah setelah itu baru Kapolri mendatangi kantor Kejaksaan Agung dan kantor Mabesteni.Nah gua tanya, apa yang lucu dan seru dalam pertemuan tertutup di...Kantor Kejaksana Agung.Dia bilang, mas awal -awal duduk di ruangan besar, ruangan aula besar memang terasa agak kikuk.Tapi Pak Jaksa Agung mendinginkan suasana.Kemudian Jaksa Agung berbicara duluan nih kan sebagai tuan rumah juga kan.

26:27

Dia bilang bahwa hubungan poli sama Kejaksana Agung kan seperti adik kakak.Banyak Jaksa yang istrinya polisi.Banyak polisi yang istrinya Jaksa.Banyak Polisi yang menantunya jaksa juga.Seperti Abang Ade dan seluruh seluruh.Maksudnya, Mas Syahir, segala macam.

26:45

Dan juga pas konferensi per kan ada bilang tuh, bahwa siapa namanya, Kapolri kan bilang Jakso Agung itu sebagai Abang Asuh.Ada kan?Makanya sangat cair begitu.Nah, terus ditanya lagi, gimana kalau misalkan di Mabesteni?Ya sama cair, karena hubungannya kan mitra strategis gitu kan berdua segala macam.Tapi berbeda di Kejaksana Agung yang di Aula Besar, kalau di Mabesteni itu dia duduknya di Aula Besar.

27:14

kursi -kursi tertentu.Jadi, Panglima TNI sama Kapolri dengan para kepala staf.

27:20

Oh, round table gitu ya?

27:21

Round table, lalu disini bintang -bintang 3 dan bintang 2 dan seterus -terusnya begitu.Dan mereka kan sempet nyanyi bersama juga gitu kan.Nyanyi bersama di panggung gitu kan.Dan itu bisa dilihat juga di videonya.Dan setelah itu memang, ya sekarang sih situasinya ya agak sejuk, agak cooldown lah.Landai ya?

27:38

Landai begitu.

27:39

Tapi Shin, kalau kita baca juga ya perkembangan kasus itu terakhir, meskipun secara internal, di TNI, Kejaksaan, maupun Polri itu sudah landai adem.Rupanya masih membuat tegaduhan, tapi itu dari Kejaksaan sendiri.Kemarin sempat ada pemberitaan bahwa Febri yang semula dipolisi sudah ditetapkan menjadi tersangka, begitu ditangani oleh Kejaksaan, tiba -tiba statusnya menjadi saksi.Nggak berapa lama kemudian, nggak ada hitungan jam tuh ya, kemudian Kejaksaan Agung meralat lagi kasus Febri -Adriansa, statusnya Febri, itu kembali menjadi tersangka.

28:18

Dan juga tuh gue dari laporan apa namanya reporter kita yang di ngepost di Kejaksanagung dia bilang setelah kapus PENKUM itu berbicara, dia nelfonin wartawan -wartawan, meralat omongannya itu.

99.9% Accurate90+ LanguagesInstant ResultsPrivate & Secure

Transcribe all your audio with Cockatoo

Get started free
28:30

Tapi yang menarik adalah di luar dinamika ya di antara elit -elit itu kita ketahui juga bahwa Ci di DPR ada manuver juga, tiba -tiba nih oke lah DPR itu sebagai lembaga perwakilan rakyat gitu tapi kok tiba -tiba mereka masuk nih bikin timsendiri, pengen masuk, pengen dilibatkan, FOMO nih, FOMO gak sih?Dengan membuat tim panitia kerja, gimana tuh, apakah mereka misalnya melaporkan dan mengkonsultasikan pembentukan Panja ini kepada Bang Dasko.Karena kan kita ketahui untuk urusan politik dan hukum salah satu bidang yang ditangani itu adalah di bawah Bang Dasko.Gimana tuh ceritanya, Ci?

29:17

Sebetulnya hari Rabu ketika penggeledahan di Cipete itu terjadi, Komisi 3 DPR, khususnya di pimpinan ya, ini Gerubak -gerubuk nih, bertanya -tanya ini sebenarnya barang apa nih?

29:29

Mereka buta juga ini, kasus apa?Petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!

29:32

Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!

29:32

Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!

29:38

Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!Mereka buta petak!

29:40

Mereka buta petak!M ada nama Febri Adiansyah di Kejaksaan Agung yang terseret dalam kasus pengledahan yang dilakukan oleh Polri karena yang terinfo oleh DPR bahwa pengledahan itu dilakukan untuk kasus batu bara yang berkaitan dengan blackout di Sumatera waktu itu hubungannya dengan Febri apa?hubungannya apa?dan Febri ini kan nama yang high profile gitu kan meskipun mitra nya Komisi 3 nah Komisi 3 melihat perkembangan diskusi di masyarakat dan lain sebagainya melihat ada Ada potensi percikan nih antara Kejaksaan Agung dan Polri yang dua -duanya ini mitranya Komisi Tiga.Kemudian, inisiatif lah Komisi Tiga dipimpin oleh Habibur Rahman sebagai Ketua Komisi untuk membuat satu pertemuan yang sebetulnya pertemuan ini sangat terbatas, dihadiri oleh pimpinan -pimpinan Komisi Tiga.di ruang pimpinan komisi 3 untuk membahas apa yang harus kita lakukan sebagai DPR untuk ikut serta dalam paling gak menyelesaikan persoalan ini.

30:44

Kemudian, Habibur Rahman menyampaikan, gimana kalau kita nyari tahu dulu petanya seperti apa.Kemudian di forum itu, pimpinan -pimpinan Komisi Tiga ini menghubungi masing -masing jaringan mitranya.

30:58

Kejaksaan dan kepolisian ya.

31:00

Kejaksaan, dikepolisian, dan lain sebagainya.Ada satu pimpinan Komisi Tiga yang berbicara sama kita kang, dia menghubungi jenderal bintang 2 di Polri ya dan menanyakan ini kasusnya seperti apa dan jenderal bintang 2 itu bilang bahwa ini masih dalam proses dan lain sebagainya tambahlah mereka bingung kan tidak puas dengan jawaban itu akhirnya mereka memutuskan untuk yaudah bagaimana kalau kita membentuk Panja.Kemudian didiskusikan, kenapa nggak Pansus, kenapa Panja?Karena mitranya, dua -duanya hanya mitra komisi tiga nih, gitu.Kalau Pansus kan melibatkan komisi yang lain, sedangkan itu tidak merempet ke instasi lain sedangkan mereka ingin fokus aja di situ.

31:46

Jadi gua wawancara juga beberapa anggota Komisi Tiga.Dia bilang memang pembentukan Panja ini mendadak.Karena lagi -lagi Komisi Tiga tidak mengetahui duduk perkara antara kejaksaan dan kepolisian di awal -awal di Air Rabu itu.Dan beberapa anggota Komisi Hukum juga sedang berada di luar Jakarta.Nah, dan mereka juga sebenarnya mempertanyakan kenapa tidak dibuat pansus.Kenapa?

32:09

Karena kan dalam...Seluruh peristiwa dari hari Rabu sampai katakanlah Sabtu segala macam itu kan ada lembaga lain yang selalu disebut -sebut.Yaitu TNI.Dan TNI juga bagian dari Satgas Penertipan Kawasan Hutan.Dan kalau misalkan kita lihat juga pemberitaan ya, nggak lama setelah penggeledahan.Itu kan TNI mendatangi polda Metro Jaya.

32:33

Itu banyak sekali yang datang ke sana dan membuat pertanyaan juga di publik.Lo ngapain datang ke polda Metro Jaya di tengah kasus?-penggerian ini, seperti itu.Tapi dilalah ya memang suatu konsensus, suatu kesepakatannya adalah membuat panjah.

32:47

Nah, Ci, tadi kan gue juga pertanyaan -pertanyaan juga ya, karena ini manuver dari Komisi 3 di DVR, apakah mereka mengkonsultasikan keputusan mereka untuk membuat panjah yang mengawasi jalannya kasus ini itu, dengan wakil ketua DPR, Sumi Dasko Amat.

33:07

Ketika rencana pembentukan itu, tidak ada komunikasi antara pimpinan Komisi Tiga dengan Dasko.Tapi setelah Panja itu terbentuk, barulah mereka mengkomunikasikan bahwa kita akan membentuk Panja dan lain sebagainya.Karena kan membutuhkan tanda tangan pimpinan DPR kan, dalam hal ini Dasko sebagai wakil ketua DPR bidang salah satunya bidang hukum dan politik gitu kan nah sebetulnya di hari Jumat itu Senkang komisi tiga itu sudah mendengar bahwa oh perkaranya Febri ini akan dilimpahkan ke kejaksaan agung nah kemudian mereka semakin bulat lah dekatnya untuk bikin panja kenapa?ini untuk mengawal kasus supaya kasus ini nggak melempem karena ketika Febri di Di pikiran Komisi Tiga Waktu itu, ketika kasus perkara Febri ini dilimpahkan ke Jakarta dan segala macamnya, mereka khawatir perkara ini kemudian nggak akan tuntas.Kemudian mereka membuat satu skema untuk Panja itu.Dan hari Sabtunya, hari Sabtu sekitar pagi sampai siang gitu, orang -orang yang ada di pimpinan Komisi 3, beberapa anggota DPR juga yang ada di Komisi 3 itu bertemu dengan pimpinan di Polda Metro Jaya dan juga pejabat di Kejaksaan Agung.

34:20

PLT Kejaksa, PLT Jampitsus ya setelah Febri mundur.

34:23

Betul.Pertemuan itu di mana?Di Plaza Senayan.Deket lah sama DPR ya.Dan di situ pimpinan Komisi 3 ini menyampaikan kepada pejabat di Kejaksaan Agung dan jugadi Poldamitor Jaya untuk mereka meminta atau menyarankan ada rotasi di dalam tubuh Kejaksaan Agung.

34:44

Khususnya di Jambitsus yang menangani perkaranya Febri.Betul.

34:48

Nah makanya, Ci Kang, kalau kita misalkan diskusi atau wawancara Panja di komisi 3, mereka selalu membilang bahwa harus ada pembaruan, penyegaran, mutasi, rotasi di internal jampitsus, jasa agung muda, pidanah khusus, kejahatan agung, begitu kan.Kenapa?Karena mereka juga meragukan nih, kalau misalkan kasusnya Febri diusut di kejahatan agung, khususnya di jampitsus, yang mana Febri itu adalah bekas kepalanya atau mantan kepalanya sebagai jampitsus, Dan di bawahnya itu masih orang -orangnya febri.Ya pasti kan ini gak akan diusut -untas perkara ini.Makan jeruk lah ya.Makannya mereka selalu menyuarakan perlu ada penyegaran, pembaruan, dan seterus -terusnya.

35:29

Dan setelah pembentukan ini, barulah lapor ke Suhmi Dasko Amat ya Ci?

35:33

Ya, dan mereka juga konferensi pers ya.Mereka dalam arti Komisi 3 ini konferensi pers di DPR, di gedung DPR.Dan meminta sejumlah anak magangnya untuk Hadir dalam konferensi pers itu.Untuk apa?Duduk di belakang pimpinan komisi tiga.

35:49

Seolah -olah?

35:50

Dapat dukungan dari mahasiswa, kan pake jaket mahasiswa.

35:52

Padahal itu anak magang DPR.Itu kuningnya kuning mana?Bukan partai kan?

35:57

Kuning kampus.

35:59

Nah Kang, dengan berbagai dinamika, pengledahan, pertemuan dan rapat -rapat, dan ujungnya adalah masyarakat menonton saja perkara ini, yang dilihat juga belum ada penyelesaian yang sesungguh -sungguhnya begitu ya, gimana sikap tempo nih Kang?

36:13

Jadi ada dua sikap utama yang diambil oleh Tiempo dalam menyikapi dinamika politik di seputaran kasus Febri -Adrian Saini.Yang pertama, ini semakin mempertegas bahwa Indonesia itu bukan negara hukum, tapi negara kekuasaan.Dari apa?Kita melihatnya dari bagaimana perkara -perkara yang sangat krusial, penting, dan bukaan pelanggaran hukum itu sendiri bisa dinegosiasikan dan dibicarakan dan diselesaikan secara politik.Ini diselesaikan di mana?Siapa yang menangani?

36:47

Nah ini sebenarnya kalau menurut prinsip negara hukum ya sudah siapa yang menangani kasus disitulah kasus itu ditangani sampai betul -betul tuntas tanpa ada intervensi dari kekuasaan dalam hal ini presiden.Yang kedua ini juga sebenarnya banyak orang atau publik juga berharap, wah kalian saling buka saja kasus ini sehingga boroknya bisa saling diketahui.Tetapi kita tahu lah bahwa ketika ada dua institusi, apalagi dua lembaga yang kita sama -sama tahu lah tidak bersih begitu dan mereka punya sama -sama saling punya kasus kita tidak bisa mengharapkan sepenuhnya bahwa penuntasan atau pengungkapan kasus korupsi itu dipakai sebagai standar tertinggi.Karena kasus -kasus yang dimiliki oleh masing -masing institusi atau lembaga itu akan dipakai sebagai alat untuk saling menyantre institusi.Dan itu yang kebetulan terjadi pada kasus kejaksaan versus kepolisian.Itu sih, Nci, sikapnya.

37:46

Dan ini pun pernah terjadi sebelumnya, kan, Ci Cak?Versus buaya juga nggak selesai.Rebaik kasus hukum kayak misalkan simulator juga tidak selesai ketika itu kan.Lagi -lagi ini mengulang sejarah saja.Karena lagi seperti yang Rikang bilang bahwa negara ini bukan negara hukum.Adalah negara kekuasaan.

38:02

Betul.

38:03

Oke, saksikan terus Bocor Alus Politik di Youtube Tempo .co dan Spotify.Sampai jumpa.Bye -bye.Tahu, tahu, tahu.

Get ultra fast and accurate AI transcription with Cockatoo

Get started free →

Cockatoo