Tapi, apakah benar kamu pernah ngata -ngatain koruben cong di depan anak -anak?Terus, kalau masalah kenapa muncul sampai ada isu 200 juta, 280 juta?Kamu tahunya itu gara -gara apa itu?Masalah yang pesugihan itu, kamu beneran pesugihan?Tau di kasus sangat sensitif.Karena menurut gue ini kan masalah keluarga ya.
Ada anak.Tapi karena Wenda memang beberapa kali ngubungin gue untuk menggunakan hak jawab.supaya bagus, gua harus ngubungin Ruben juga.Karena kan biar gimana kenal dua -duanya.Jadi kemarin tuh tim udah ngubungin Kor Ruben ya?Udah, tapi memang Kor Rubennya waktunya belum bisa.
Mungkin gua akan lebih melihat.titik masalahnya dimana Sarwenda pengen pakai hak jawabnya apa ya itu kan kalau salah -salah kalau benar -benar ya kalau misalnya emang ada kesalahan yang harus aku rasa salah ya aku harus mengakui itu dan aku mengakui aku salah ada beberapa hal ya memang kamu juga perlu klarifikasi lah ya oke jadi ini kan awalnya itu dari mana awalnya kenapa sampai akhirnya jadi rame menurut kamu awalnya dari mana?
awal dari aku salah karena aku adalah seorang public figure dan bagaimanapun keadaan emosi aku, mestinya pada saat di publik aku tetap harus menjaga tutur kata aku.
Kamu merasa awalnya itu dari yang kamu live itu atau karena tidak diizinkan untuk ketemu anak gitu awalnya?Terus akhirnya dibahas masalah nafkah yangberhenti.
Masalah itu tuh ko, itu kan menurut aku, itu masalah pribadi.Masalah ranah keluarga yang seharusnya dibahas di personal gitu.Tapi, tiap kali aku tanya, tiap kali aku ini pun tidak ada respon.Jadi ya, akhirnya itu bisa sampai ke publik, aku juga bingung, gitu loh.Karena kan posisinya, kalau nafkah, dan saya tidak pernah sama sekali melarang.Itu yang paling penting pertama dulu.
Saya tidak pernah membatasi, saya tidak pernah melarang anak saya ketemu sama ayahnya.Karena bagaimanapun, saya punya cerita dengan dia.
Gitu.
Saya usaha, saya tanya, gitu.Tapi tidak ada respon.Jadi saya juga bingung harus kayak gimana.Akhirnya dilempar ke pengacara.Dan kadang -kadang dilempar ke anak.Dan anak -anak kan ya masih anak -anak.
Ada kadang jam waktu mereka pegang handphone dan tidak, gitu loh.Secara personal saya juga tidak... lebih sangat jarang mengecek handphone anak -anak saya karena menurut saya waktu dia anak -anak dengan beliau mereka mau chat, mereka mau telepon, silahkan saya juga tidak pernah membatasi itu aku kurang paham, maksudnya kan kamu ngubungin Koruben saya ngubungin beliau tapi tidak ada respon dari beliau untuk masalah waktu dia sama anak -anak gitu ya misalnya kita lagi chat nih lagi chat tentang anak atau apa saya tanya sampai yang terakhir deh anak -anak ulang tahun gitu, dia pun tidak respon.
Itu aja sebelum itu, dia sudah 6 bulan tidak chat saya.
Maksudnya kalau misalnya memang dia ingin ketemu anak, ya chat saya, saya udah bilang dari awal.tanya jadwal lah.Karena kan anak -anak ada hobi -hobi mereka, ada impian -impian mereka yang perlu kita support.Jadi ada jadwal -jadwal mereka yang sudah pasti.Saya juga udah bilang, iya ayah ini ada jadwal anak -anak, ini bisanya kapan nyocokin jadwal.tapi tidak ada respon.
Maksudnya tidak ada respon ini biar orang nggak salah kapra ya?Nggak ada respon sama sekali, nggak dibales, atau ada balesan tapi nggak jelas jawabannya?
Ada yang nggak jelas, ada yang tidak dibales sama sekali.Sampai aku tanya, karena yang terakhir ini, pada saat setelah ulang tahun anak -anak juga, akhirnya kan setelah 6 bulan, Niko, terakhir aku chat -an tuh Desember.Terakhir aku chat -an tuh Desember.Nah sebelum itu juga, Dia ganti nomor kok.Ganti nomor, tapi aku gak tau.Jadi aku chat ke nomor dia yang lama terus dong, yang aku tau nomornya gitu.
Tapi emang ganti nomor pas kamu cek?
Nah, terus pada saat itu ada Onyo.Jadi aku tanya sama Onyo, Onyo ini kok bunda chat ayah gak delivered ya?Gitu loh.Onyo bilang ganti nomor.Baru aku minta kirimin nomornya.Terus saya bilang dong, Bukannya saya mau ikut campur dengan kehidupan kamu yang baru, tapi tolong diinfokan kalau ganti nomor.
Kan kalau misalnya kita ganti nomor, orang yang ganti nomor yang harus info dong kok.Atau saya yang harus nyari -nyari?Saya jadi bingung gitu loh.Dia nggak infokan gitu loh.Jadi akhirnya saya cari dong.Bukannya mau mengganggu, tapi kalau bisa demi kenyamanan anak -anak kalau ganti nomor, infokan ke saya gitu.
Berarti ada miscom di situ, ya?
Ada miscom di situ.Nah, setelah itu chat tuh di nomor yang satu ini, gitu.Jadi, udah chat di nomor yang satu ini, terus udah kayak gitu, terakhir chat di nomor yang satu ini.lalu.Udah 6 bulan gak chat -chat, gitu.Akhirnya anak -anak ulang tahun.
Anak -anak ulang tahun itu beberapa hari sebelumnya, karena kan memang kalau sebelum satu tahunan meninggal, Almarhum Papiaku katanya satu tahun itu kita tidak boleh mengadakan festa, gitu.Jadi, anak -anak cuma makan -makan keluarga doang, gitu.Dan belum ditentukan kapan waktu itu.Karena anak -anak waktu itu mau balet, ada lomba, jadi mereka tuh harus ada latihan.Jadi, disesuaikan dengan jadwal anak -anak, terus baru muncul jamnya.Aku udah chat dari beberapa hari sebelumnya.
Sudah chat.Ayah, Ada di sini acara, kalau bisa datang ya.Dikabarin bisa atau tidak, biar disiapkan kalau mau meja atau apa.Tidak direspon.Tidak direspon.Akhirnya di hari H dia baru respon.
Dia baru bilang, maaf aku ada syuting.Maksudnya aku, kalau dia responnya pada saat itu, kan kita masih bisa diskusikan.Aku juga udah bilang, oh gitu.Tapi ayah, kita kan sebenarnya bisa diskusi dan sebenarnya tahu tiap kali anak ulang tahun itu tanggal berapa.
Berarti komunikasinya tidak lancar.
Betul.
Iya?
Iya.
Udah ada miskom, komunikasi nggak lancar.
Nah, terus setelah itu disalahkan aku sama orang -orang di luar sana kalau misalnya, kenapa tiba -tiba ngecatnya?Tidak tiba -tiba.Saya nge -chat benar -benar dari beberapa hari sebelumnya, dan kenapa jamnya segitu, ya diatur sama jam anak -anak.Tapi kalau misalnya memang ada komunikasi yang baik bisa didiskusikan, semuanya bisa didiskusikan sebenarnya dengan baik.
Oke.Berarti di part yang itu, kamu ngerasa ada kesalahan dikamunya atau memang karena keadaan jadi semuanya jadi salah ya?Di part yang itu ya, yang tadi.Atau kamu nggak tau jawabannya?
Saya bingung sih.
Bingung ya?
Ya kalau jadi aku sekarang bingung.
Oke.Terus kenapa kamu nggak klarifikasi masalah ini seperti kayak sekarang gitu?
Karena menurut aku ini adalah masalah pribadi.Sebenarnya semua ini Aku inginnya dibicarakan secara pribadi.Tapi selalu dilempar, ngomong aja sama pengacara, ngomong aja sama pengacara.Ini anak -anak bareng kan, bukan anak -anak pengacara.Jadi ada hal yang bisa kita lempar ke pengacara, ada hal yang bisa kita kondisikan berdua, dan demi kebaikan anak -anak, menurut saya seperti itu.
Sebenernya waktu itu permintaan maaf yang kamu bikin itu arahnya buat?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeArah aku minta maaf itu ya karena sebagai public figure, aku tahu kalau misalnya omongan aku itu tidak pantas di ranah publik.Jadi aku minta maaf mencontohkan segala sesuatu yang tidak baik.Makanya aku lebih memilih diam.Kalau misalnya ditanya, banyak nggak yang aku simpan?Sangat banyak.
Oke.Tapi dari hal itu sebenarnya, lu ada kesadaran nggak kalau apa yang lu lakukan itu menyakiti, pasti menyakiti perasaannya?Ada kesadaran nggak di situ?
Ya kalau aku ada di posisi itu, ya ada perasaan tidak nyaman.
Berarti kan dari situ ada ruang koreksi lah.
Beberapa bulan ini lebih memilih berdiam.
Supaya nggak salah ngomong.
Bukan juga, untuk mengkoreksi diri sendiri.
Kenapa lu ada kesadaran itu datangnya?
Satu, aku nggak mau bikin uruh hara.Dua, aku tidak mau melibatkan banyak orang.Karena kalian boleh, misalnya, ajarin aku kalau aku salah.Tapi tidak untuk menghina dan memfitnah.Ranahnya sudah banyak ini.Aku tahu aku salah.
Aku juga tahu kalau misalnya aku mau memperbaiki ini.
Tapi, kan aku yang lakuin.Jadi, Aku nggak mau melibatkan banyak orang di dalam ini.Makanya aku lebih milih diam.
Karena kamu tahu kamu kan punya anak ya?
Betul.Sebagai single fighter lah istilahnya sekarang.Nggak gampang sebenernya kalau menenggepi anak -anak.Dan ketika berita ini blow up, aku sangat takut anak -anak aku tahu gitu.Tentang berita -berita di luar sana atau kayak gimana.Aku bisa ngecekin message -nya di mereka atau kayak gimana, tapi...
Karena aku nggak bisa ngejaga temen -temennya mereka atau kayak gimana yang berhubungan sama mereka, gitu.
Dan...Thank you.Dan ternyata ada berita yang emang udah nyampe ke Cici.Bukan dari aku, bukan dari ini.Aku juga nanya, kok bisa tau?
Berita apa itu?
Ya, tentang kegaduhan di luar sini.
Mereka jadi kena ini juga, kena bully atau gimana?
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeYa.Satu hal yang aku mau klarifikasi dengan benar di sini adalah anak -anak aku itu anak -anak yang baik.anak -anak yang sangat sopan, berpesona.Jadi, tidak ada satu kali pun mereka bertutur kata yang di luar sana bilang Nia tahu ngomongin orang pencitraan.Itu tidak benar sama sekali.Ketika aku dengar berita itu, aku langsung telepon Nia.
Aku telepon Sus ya.Sus tanyain, emang Nia tahu pencitraan apa?Nia, Nia tahu pencitraan apa itu?Saya baru pertama kali dengar.Tapi dengan kata -kata itu, Anak saya dibully, di media sosial sekolahnya dibully.Dibilang anak gak tahu diri, anak ini, anak itu.
Saya sebagai ibu, saya bener -bener sakit hati, sedih sekali karena anak saya tidak melakukan hal itu.Tapi dia dihujat sama orang -orang yang tidak tahu melakukan hal seperti itu.Apa?
Kalau yang aku tangkep, kalau dari pihak yang gak suka sama kamu, itu ada terkesan kamu mempengaruhi anak -anak untuk tidak dekat sama ayahnya.Terkesan kamu itu mempersulit koruben untuk ketemu anak -anak.Maaf ya, ini gue berdasarkan dari yang mengkritik kamu gitu.Apa itu beneran?
Dari awal sampai sekarang, aku selalu bilang dan konsisten, aku tidak pernah mempersulit.Dan aku tidak pernah mempengaruhi anak -anak.
Bagaimana cara membuktikan itu ya?
Sebelum terjadinya percaraan ini, aku juga udah sempat tanya ke anak -anak.bagaimana kalau misalnya ayah sama bunda tidak satu rumah lagi.Jadi perceraian ini terjadi bukan tiba -tiba.Memang sudah ada lama sekali dan prosesnya panjang.Dan di dalam proses itu ada anak -anak juga.Kenapa ada anak -anak?
Ada hal -hal yang mereka ketahui.Seperti ternyata aku baru tahu kenapa mungkin ada rasa amarah, Ya karena anak -anak itu mendengar pada saat, jadi mereka tidur.Nih, Cici tidur nih.Tapi ada pertikaian sedikit, gitu.Ya, pertikaian lah.Dan aku selalu bilang, boleh nggak kalau misalnya mau ngomong, kita di ruangan lain.
Jangan di lokasi yang sama, walaupun anak -anak tidur, gitu.Tapi tetap ada percekcohan di sana, jadi ternyata Cici mendengar itu.Jadi dia pura -pura tidur.
Dari mana kamu tau Cici, dong?
Karena Cici yang ngomong akhirnya.
Oh.
Cici ngomong, ayah marahin tuh gara -gara ini, dia kan gak suka kan sama keluarga yuk.Aku kaget, kenapa Cici bisa bilang kayak gitu?Iya, ayah denger.Kapan denger ya?Ayah tuh kebangun tau bun, pada saat kalian ngomong.Ayah dengerin, tapi ayah pura -pura tidur.
Jadi makanya aku selalu bilang, boleh gak ditempatin yang lain, gitu.Selalu aku bilang kayak gitu, tapi selalu ditempatin yang sama.Jadi, disitu aku kayak terpukul sekali.
Dari pas kalian masih bersama?
Masih bersama.Pada saat Onyo hadir gak lama anak -anak ada si kolok.
Kenapa kamu...ke sekolah ke anak -anak?
Trigger awalnya adalah waktu itu Cici Talia tantrum.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeGara -gara apa dia tantrum waktu itu kalau?
Tantrum, gak tahu kenapa.Jadi dia tuh kayak tiba -tiba jadi kayak nangis, bisa pukul -pukul gitu loh.Tantrum kayak gitu.Jadi aku kayak, aku sebagai seorang ibu sedih dan dia ada melakukan sesuatu hal di sekolah yang menurut aku Aku tahu dari gulunya, ya menurut aku, aku sebagai orang tua bener -bener kayak terpukul sekali, kenapa bisa kayak gitu.Kenapa itu?
Kok bisa?
Aku juga kaget kok.Itu pada saat aku denger, aku sedih banget.
Di psikolog itu, dia terapi tuh.
Iya.
Apa penyampaian psikolog ke kamu mengenai kondisi?
Menjadi dia juga tidak mudah kok.
Kenapa?
Di umur segitu.Aku melihat, dia anak yang sangat sensitif, dan banyak hal yang dia pelajari, lebih cepat daripada umur dia seharusnya.Salah satu contohnya ya dengan kasus -kasus kayak gini, dia lihat luaran di berita kayak gimana, gitu.
Aku juga ngomong sama dia pelan -pelan.Karena kan, ya anak kecil, kita ada keinginan.Anak kecil pun ada keinginan.
Kalau aku dari dulu kok menghormati keinginan sama -sama, kita cari jalan tengah.
Apalagi Cici udah umur 11 tahun, jadi udah mulai bisa vokal, mengetarakan apa yang dia pikirkan sebenarnya.Aku selalu bilang, apa yang Cici lihat di luar sana?Berita atau apapun dari teman.dari siapapun, gitu.Kalau Cici nggak ngerti, tolong tanya sama Bunda.Biar Bunda bisa jelaskan.
Pernah nggak dia nanya kayak mengenai papanya gitu ke...
Yang kaget sih dia tiba -tiba tau pengacara papanya.Karena posisinya kan dia nggak tau, dia nggak kenal sama sekali.Terus aku tanya, kenapa bisa tau?Iya.Jadi pada saat temennya Lia nge -scroll gitu ya kan, medsos.Ada dia dan temennya juga tanya, gitu lah.
Jadi tau dari temennya.
Terus apa yang tercipta di kepalanya itu gara -gara tau itu?
Kenapa sih dia ngomong kayak gitu?
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
— Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeTerus kamu jelasin apa?
Aku tanya yang mana?
Biar spesifik ya?
Biar spesifik.Karena kan podcast -nya dia banyak banget ya, Ko.Jadi aku nggak tau yang dia tau tuh yang mana, gitu loh.
Podcast atau itu maksudnya?
Wawancara -wawancara.Dia kan banyak, gitu.Dan aku nggak tau spesifik yang dia lihat sama temennya itu, yang dia tau, yang temennya tanya itu yang mana.Tapi sampai sekarang dia nggak mau kasih tau.Ya itulah.Terus dia nggak mau dibahas lagi.
Jadi...Pesugihan dia nggak nanya?
Nggak ada.
Kalau itu dia nggak nanya?
Nggak ada.
Tapi masalah yang pesugihan itu, kamu beneran pesugihankah?Maaf ya, saya mau, maksudnya gue harus objektif sekali gitu.Maaf, saya minta maaf sekali.
Nggak maaf kok aku senyum, karena aku syuting kok disitu.
Syuting?
Aku syuting program KBP, The Lost Word.Ada videonya.
Program di Youtube?
Program di Youtube, dan waktu itu pada saat Covid, jadi dijualnya tuh dionline kok tiketan gitu jadi kalau mau beli eh mau nonton harus beli gitu itu kamu yang punya program atau bukan beliau yang punya program aku syutingnya juga sama jordi juga gitu terus emang lagi ke gunung kawi itu emang dia tuh ada rute malang berapa kota lah nah aku dapetnya yang di Gunung Kawi diaturnya, karena kan ya kita sebagai artis yaudah dateng aja dong, karena kan itu syuting horror gitu, jadi aku kesitu ya emang syuting horror bukannya berita -berita di luar sana itu sama sekali tidak benar.
Kalau di situ kamu memang ada melakukan ritual -ritual nggak pas syuting itu?
Jadi pas datang, kita disuruh kayak maturnuhun lah.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeOh kayak ijin ya?
Ijin.Jadi ada adat di situ yang harus dilakukan, harus Makan nasi kuning deh, pokoknya bareng -bareng tapi semuanya sama bareng -bareng sama kru.
Adat lah gitu ya?
Iya, ritual.Ritual nggak ya jatuhnya itu?
Tradisi lah.
Tradisi ya.
Adat.
Kebiasaan orang sana untuk menghormati.Menghormati, karena kita datang ke sana ijin, mau syuting gitu.
Tapi nggak dikasih tau kalau saya mau pesugihan gitu -gitu?Nggak kan?Nggak ada begitu -gitu?
Nggak ada, nggak ada.Nggak ada kata -kata pesugihan itu seribu persen, nggak ada.
Kamu oke kalau saya teleponin pesulap merah?
Boleh.
Boleh ya?Karena isu ini yang ngebawa awalnya persulap merah yang aku tahu.Jadi biar langsung gitu loh.Bro, lagi ngapain?Ini gue kan sebelumnya lagi podcast sama Sarwenda.Ini tiba -tiba gue lagi ngomongin masa persugihan.
Dan gue inget kan yang ngebawa awalnya masalah persugihankan dari lu dulu tuh.Nah ini kan kebetulan ada Sarwenda langsung.Beliau ada depan gue.Lu pengen ngomong langsung gak sama Sarwendanya?Biarin nih ya.
Ini enak nih dikonfrontir langsung kan.Jadi gimana sebenernya?Sakta aja tuh menutup.
Bener -bener aku syuting gitu, jadi kita syuting, aku juga nggak tau kunciannya bawa kemana -mana, pokoknya dia mengenalkan lokasi sini, lokasi sini dijelaskan satu -satu gitu buat kebutuhan syuting, itu yang pasti.Lokasi ini, lokasi ini syuting, dikasih tau, dikasih tau, dikasih tau, yaudah.Itu juga semuanya sebenarnya ada tayangannya gitu.Udah setelah itu saya nggak pernah ke situ lagi sama sekali.Tayangannya itu kebetulan program dari MOP ya, KBP.Jadi, saya personally gak ada gitu.
Saya tanya Jordi, Jordi pun gak ada.
Di Youtubenya ada?
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeDi Youtubenya gak ada, karena itu tiket berbayar.Tapi, the lost word, tapi ini apa, ada fans -fans yang ngirimin aku bukti -buktinya, waktu itu aku juga sempat posting sebenarnya.Gitu, jadi kayak ada teaser -teaser kan, nah teaser -teaser itu kan ada di medsosnya, nah teasernya ada.Kan mereka kasih gitu, iya buat menghormati gitu loh.Jadi kita semua bukan aku doang gitu loh.Jadi semua tim disitu melakukan kayak maturnuhun lah, adat disitu.
menghormati adat gitu untuk melakukan proses syuting disitu dan kuncen yang nemenin aku pun udah ngomong kok di media sosial kalau misalnya tidak ada ritual tidak ada pesugihan sama sekali yang aku lakukan gitu tapi berita itu sepertinya tidak naik ya kalau fakta biasanya susah naik Udah clear ya berarti ya?
Udah clear berarti.Aku kesana secara profesional untuk syuting.Kita nggak bisa membuat semua orang sayang sama kita atau suka sama kita.Yang bisa kita lakukan adalah kita menjaga diri kita sendiri, orang sekitar kita, dan ya kita udah kasih tau faktanya seperti ini, ya balik lagi biar mereka mau terima ya sudah, nggak mau ya sudah.Kita ya udah legowo aja.
Jadi satu sama lain, saling meluruskan aja gitu.Pokoknya poinnya udah jelas.Ya, makasih banyak.Thank you.Siap.Jadi, isu yang mengenai ada orang yang bilang kalau kamu punya asisten dulu, terus dia menjadi saksi kalau kamu melakukan
pesugihan itu, kamu nggak kenal ya?
Nggak kenal.
Terus kalau masalah kenapa muncul sampai ada isu 200 juta, 280 juta, kamu tahunya itu gara -gara apa itu?
Dari pihak pengacara sana, kan?
Itu kenapa?
Jadi awalnya, tiba -tiba ada debt collector datang ke rumah aku pada saat aku lagi live call.
Ini setelah kalian udah pisah ya?
Udah pisah, udah pisah.Debt Collector.Otomatis itu posisinya aku kaget.Karena ya sebagai seorang perempuan ya Pak, dan aku seumur hidup nggak pernah disamperin Debt Collector.Dan security aku di bawah juga panik.Bun -bun ada.
Berapa orang?Debt Collector yang dateng.Gede -gede.Ada videonya.
Berapa orang?
Dua.Gede -gede.Gitu.Aku bingung.Cari apa?Gitu loh.
Ini ada tagihan mobil.Masalahnya mobilnya nggak ada di aku juga.
Mobil itu atas nama siapa?
Kalau di surat yang Depkolektor lihat, bukan atas nama aku pastinya.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeOh, tapi kenapa cari kamu?
Katanya Depkolektornya, asistennya bilang di sini mobilnya.
Asistennya siapa?
Asistennya beliau bilang mobilnya di sini.
Oh, itu keterangan si debt collector itu?
Betul.Ada bukti chat yang dikasih sama asistennya, eh apa, debt collector -nya juga.Katanya asistennya bilang, di sini kali, gitu.Makanya debt collector -nya datang ke rumah aku.
Permasalahannya apa?
Belum dibayar.
Oh, berarti itu mobil di kredit, ya?
Iya, di kredit.Belum dibayar.
Mobilnya ada di mana?
Gak tau.Gak ada di rumah aku.Aku juga gak tau bentuk mobilnya yang mana.
Mobil apa nama mobilnya?
Range Rover, ya?
Range Rover?
Betul.
Yang kemudian itu atas nama?
Atas nama...Koruben?
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
— Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeApa penipu kali itu?The Collector nya penipu?
Tapi nomor asistennya yang dikasih lihat, aku konfirmasi benar.
Jadi akhirnya setelah Debt Collector datang, kemudian...
Aku bilang sama Debt Collector ya, boleh dilihat apakah ada mobilnya di sini.Saya aja nggak pernah lihat bentuk mobilnya tuh yang mana gitu.
Jadi berakhirnya gimana tuh?
Akhirnya dia kan datang sempet rada tinggi lah.Intimidasi juga?Iya, sangat.Jadi aku juga bilang, ya mohon maaf, di sini nggak ada.Dan posisinya waktu itu juga anak aku mau pergi, ada anak aku yang pulang.Jadi, ya keadaan cemas ada dong, dan keadaan sangat tidak nyaman ada dong.
Dan kemudian, habis itu, aku langsung chat ke beliau.Ini kenapa ya, kok bisa ada ke sini, gitu.Tapi, di responnya, apa ya?
Check dulu?
Nih, aku chat.
Tapi itu dibalas?Katanya udah ganti nomor?
Enggak.Ini udah nomor baru yang aku tanya.Akhirnya.Ini nomor baru.Nah, habis ini, yang aku kemarin chat, aku pindah rumah, ternyata bukan nomor ini lagi, udah ganti lagi.Aku nggak tau.
Oke, satu -satu ya.Jadi, kamu chat itu intinya apa?
Jadi, pertama, pengacara aku tanya ke pengacaranya.Ini ada...
Oh, kamu sampaikan ke pengacaramu.Betul, ya kan.Terus suruh hubungi pengacaranya.Gitu?
Ya, suruh hubungi pengacaranya.Terus kayaknya gak direspon, jadi...
Kamu chat langsung?
Aku chat juga, gitu.Di sini ada...Ya, intinya debt collector dateng lah.Debt collector dateng.Gak dimales.Ini 8 November.
intinya nggak dibalas.
Nah, 15 November aku chat lagi.Ayo kita ketemuan yuk.Duduk, cari solusi.Nggak dibalas lagi.20 November, aku chat lagi.Kapan kita mau nyelesaikan masalah anak -anak dan biar mencari solusi lah.
Nah, akhirnya 20 November, dia bales.Gitu loh.
Berarti belum ganti nomor.
Belum ganti nomor.Gitu loh.
Dia bales nggak poin yang Mas Adeb kolektor?
Nggak, nggak ada sama sekali.Dia tidak membahas.Jadi dia cuma kayak, jadwal anak -anak mana?Nah, aku kasih nih jadwal anak -anak nih, panjang banget nih.Senen, sah, sah, rabu, gini.Aku udah kasih nih.
Ini jadwalnya tanpa daktigiatan, gini, gini, gini.Terus dia mau nanya, kapan ada waktu buat dia?Maksudnya kan di jadwal ini, ada waktu yang kosong.Jadi, maksudnya aku cocokin sama waktu anak -anak juga.
Mungkin maksudnya adalah lu kasih tau dia yang mana jadwal dia bisa ketemu anak -anak.
Nah, ini udah kok.Jadi, ini sampai ada jamnya.Anak -anak berarti kan setelah ini free.
Oh, maksudnya dimasukin jadwal juga.Oh, enggak -enggak.Yang aku tangkap.Mungkin maksudnya beliau masukin jadwal juga di jadwal anak -anak nanti jam sekian ketemu ayah gitu.
Enggak, enggak.Jadi kapan bisa untuk ayahnya?Ada.Aku bilang kalau mau minggu gak apa -apa.Aku bilang kayak gitu.Setengah anak -anak ke gereja biasanya kan juga begitu.
Aku bilang anak -anak ke gereja dulu.Oke minggu aku jemput pulang ya gereja.Aku bilang oke jam berapa sampai rumah ayah biar anak -anak bisa siap -siap makan -makan dulu gitu.Nah aku gak pernah.Gak pernah.
Ketemu akhirnya gitu.
Ketemu akhirnya.Atau anak -anak ketemu gitu lho.Terus udah kayak gitu, nggak apa -apa.Terakhir aku chat -an sama dia.Sampai nilai foto -in rapor anak -anak.Aku pun foto -in.
Nah, terakhir chat itu akhirnya...Desember 2020.
2025?
Iya, 2025.Dia udah gak pernah chat lagi.Sampai akhirnya 2 Juni.Ini 2 Juni, aku chat Ayah tanggal 5 Juni ulang tahun.Ada acara makan -makan di jam segini -segini.Ayah, kalau bisa dateng nanti kabarin ya.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeDia tidak bales.Sampai akhirnya dia bales di tanggal 5.Gitu, di tanggal 5.Dan aku bilang, ya...Dia bilang, ini jam live.Oh, gitu ya.
Aku bilang...Soalnya aku udah...Sibuk kerja.Aku udah chat dari Selasa sebenernya.Jadi kalau ada waktu sebenernya kalau buat kita koordinasi, aku juga bilang gitu.Jadi...
Tapi kalau Ayah baru kasih tahunya tanggal 5, kita kan gak ada waktu buat koordinasi.Aku bilang kayak gitu.Jadi maksudnya kalau...Ya kan aku udah chat dari tanggal 2.Ya kalau kita mau koordinasi, maaf ini gak bisa jam -jam segini.Aku kan bisa kasih tau, oh ini anak -anak karena ada balet -balet.
Komunikasi gak lancar.
Iya, betul ya.Jadi, akhirnya dia tanya lagi.Anak -anak libur sampai kapan?Segini -segini dia ada umroh gitu.Tapi anak -anak ada lomba juga, gitu.Aku bilang, tanggal 6 bisa ya?
Aku tanya lagi, oke.Tanggal 16 bisa ya?Oke.Oke, pasti aku sampaikan.Aku tanya berkali -kali.Kan tanggal 16 dia mau janjian.
15, aku chat.Ayah, besok jadi ketemu anak -anak jam berapa?Nggak dibalas.Aku tanya lagi, malam, itu pas siang aku tanya, malam aku tanya lagi.Ayah, gimana besok?Aku mau atur waktu buat anak -anak besok.
Maksudnya ya anak -anak kan perlu persiapan, mandi dulu, makan dulu, dan lain -lain.Jadi biar aku bisa atur waktunya gitu.Tapi nggak dibalas lagi, gitu.
Sebenernya kamu nggak ada keberatan kalau anak -anak sama ayahnya gitu?
Aku gak ada keberatan, cuman kan ada beberapa hal yang sudah kita diskusikan lah, beberapa hal beberapa hal kesehatan yang perlu diperhatikan ketika bareng sama anak -anak gimana.
Udah tinggal duduk bareng aja.
Bener, emang aku sangat ingin sekali duduk ngobrol, aku sangat terbuka sekali gitu loh.Aku malahan bilang, kapan kalau misalnya emang kita bisa duduk ngobrol, selesaikan baik -baik, itu malah lebih bagus.
Terus kenapa akhirnya nyangkut ke masalah rumah, masalah 200 juta.
Jadi gini kok, aku rasa ya setelah aku Ini, puter balik gitu.Rumah yang sekarang ditinggalkan ini, itu masih ada tanggungan di bank.Nominalnya juga fantastis.Menurut aku, ini nominalnya banyak, gitu.Pada saat kita sebelum perceraian, kita sudah membuat surat notaris.Pembagian harta.
Ini berdasarkan pengadilan atau kalian berdua saja?
Notaris.Berdua dengan pengacara.Ini kita diskusi loh.Aku ada chatnya, kita diskusi dengan baik -baik.Jadi diskusi hak asur dimana, pembagiannya apa.Dari awal aku minta, yaudah gak apa -apa, aku hanya minta satu aset ini aja.
Aset waktu itu ada berapa?Ada empat.
Aku cuma minta satu aset ini aja.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeAset yang di Cilandak?
Ya, di Cilandak.
Yang tiga?
Yang tiga gak apa -apa buat dia.
Tiga itu apa aja?
Tiga ada rempoha, ada vila, ada apartemen.
Oke.Udah?
Pembagian begitu?Ada pembagian.Udah begitu.Terus?Terus dia bilang, jangan.Udah kamu dua aja.
Biar adil.Oh, bagus.Dua -dua.Dan ada chatnya juga.Kamu bisa capture chat ini untuk dijadikan bukti.
Oke.Fair lah.
Dia bilang kayak gitu.Terus aku bilang, oke.Tapi ini masih ada di bank.Yang aku tahu, yang di bank itu tadinya cuma yang si Landa.
Oh, kamu tau kalau Cilandak itu dijaminkan di bank?
Dijaminkan di bank.
Kamu taunya dijaminkan di bank buat apa yang Cilandak?
Yang Cilandak itu dijaminkan di bank.Jadi gini, rumahnya awalnya surat tanahnya udah lunas.Emang dari perusahaan.Setahu aku ya.
Itu beli rumah atau tanah doang yang Cilandak?
Rumah, tanah.Kau hitungan tanah.Jadi, orang biasa jual tanah karena rumahnya udah... udah emang dibeli tanahnya untuk dihancurin gitu loh kan ada kan rumah tua iya rumah tua banget yang emang bener -bener orang kalau beli rumah itu pasti buat dihancurin gitu beli tanah istilahnya jadi ibaratnya beli tanah jadi beli tanah emang beli tanah terus yang direnovasi apanya bangun ulang dong kok oh berarti dia bangun ulang soalnya aku nangkep di berita katanya kamu meminta rumah itu direnovasi Itu beritanya.
Saya nggak tahu ini berita benar atau tidak.Ini yang saya tanggap ya.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeMaaf ya, Ko.Maksudnya mungkin ada berita -berita yang dari Koko, aku nggak pegang medsos.Jadi akhir -akhir ini untuk menetralisir keadaan aku sendiri juga, aku tidak membaca berita -berita di luar sana.
Makanya aku langsung tanya ke kamu aja ya.Soalnya berita yang aku dapet itu, kamu katanya minta renov rumah itu.
Enggak.Dari awal kita bangun ulang.
Oh berarti dibangun?Diratakan terus dibangun?
Dibangun.Dari awal emang kita udah diskusi untuk bangun ulang.
Yang beli tanahnya siapa waktu itu?
Ruben.
Oke.Dia beli nih.
Dia beli tanah.
Terus kemudian dibangun rumahnya?
Iya, dihancurin rumahnya.Dibangun, desain juga.Siapa yang minta dibangun?Desain bareng -bareng.Kan bareng -bareng.
Oh, rencananya buat apa rumah itu?
Iya, buat bareng.Karena waktu itu belum ada kepikiran sama sekali akan...Belum berpisah?Belum berpisah gitu lho kok.
Dibangun lah rumah itu?
Dibangun lah rumah itu.
Setelah itu, rumah itu sudah dibangun, sertifikatnya itu dijaminkan di bank gitu?
Jadi...Dia bilang sertifikatnya dijaminkan ya untuk biaya bangun rumah.
Oh, karena mau bangun.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKarena mau bangun, gitu.Kamu tau?Aku taunya semalem sebelum dia harus aku misalnya tanda tangan.Dia selalu kayak gitu kok.Jadi, emang tidak..
Komunikasi ini tidak baik dari pada saat pernikahan.Jadi, pokoknya apa yang dia ngomong, aku harus..Lu tanda tangan, tanda tangan.Jadi, aku dikasih tau malam, besok ikut ya.Ke bank, tanda tangan.
Tanda tangan apa?Ya tanda tangan.
Tapi dia jelaskan kalau ini uangnya nanti buat bangun rumah itu kan?
Dia jelaskan tapi nggak secara detail kok.Nggak rinci.Ya pokoknya ya ini buat bangun rumah.Uangnya berapa aku nggak tahu.Jadi ya udah.Karena emang...
Memang rumah tangganya berbeda kok.
Oke, oke.Tapi setelah itu, memang keterangan dari pengacaranya Ruben, Pak Minola itu bilang kalau dia bayar kan, Ruben tuh 250 juta selama 41 kali.
Dia nggak selalu bayar 250 juta.Bayarnya nominalnya beda -beda.Iya, ada yang beda katanya memang.Dan menurut aku ada satu etika yang tidak sesuai.Tolonglah data -data pribadi boleh nggak ditutup?
Masih ada data pribadi.
Iya, dari pengacara.Itu kan pengacara tau etika mestinya.Nomor apa, nomor apa.tampilin harusnya ditutup ya, kayak alamat ditampilin, semua alamat juga ketampil, nomor rekening, gitu.Menurut saya itu pengacara, tapi tolong tau etika yang mana.
Oh, waktunya pada saat nunjukin bukti, kagak disensor dulu gitu ya?
Gak ada, gitu loh.Menurut aku, bukannya pengacara tau etika ya mestinya, gitu loh.Apalagi itu almarhum papi aku, papi aku dan Papi aku udah gak ada, gitu.Apa yang lo mau bahas, gitu.Dan ini bukan suatu aib.Yang menurut aku, ini suatu kebanggaan.
Papi aku sangat sayang banget sama cucu -cucunya.Jadi, dia emang kontraktor kok dari dulu.Papi aku dari dulu kontraktor.Jadi, akhirnya dia bilang, yaudah.Sini, gue yang bangun aja.Gue mau bangun buat cucu gue.
Dia bilang kayak gitu dengan sangat happy -nya.Terus gue bilang, gak usah apa -apa.Udah istirahat aja.Maksudnya, Santai -santai aja.Dia bilang, enggak.Ya udah.
Aku kan pakai desain interior juga.Semua vendor keluarin harga.Papi aku keluarin harga.Harga paling murah.Spek paling bagus.Ngomong apa.
Dia nggak ada duitin.Satu peser pun.Ini punya keluarga.Nggak mungkin diduitin, gitu lho.Jadi udah vendor nih datang.Ini sebelum bangun rumah ya.
Vendor datang.Ada 3 atau 4 vendor.Berapa belas?Berapa puluh?Berapa belas?Berapa puluh?
Gitu, ya kan?Papi aku kasih.Jebret.Paling murah.Akhirnya di -vendor ke papi.
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
— Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeDefender ke papi.
Ya ini istilahnya by pitching kan jatuhnya kan.Bukan aku sembarangan karena ini papi aku.Malahan aku udah bilang dari awal sama papi, gak usah, pih.Suruh orang lain aja.Papi gak usah capek, gitu maksudnya aku.Nikmatin hidup aja lah, gitu.
Jadi tetep uangnya dari Ruben kan yang ngasih kan?
Iya.Dia bayar.Aku selalu bilang kok, hitam putih dia yang bayar.Gitu loh.Maksudnya aku, kita kan pada saat ini, pada saat itu tuh masih menikah ya kok.Jadi ya bareng -bareng gitu loh.
Bareng -bareng ini maksudnya gimana?
Bareng -bareng ini.Dia bayar, dia bayar, dia bayar, dia bayar.Habis itu mandat.
Setelah lebih dari 41 kali pembayaran itu?
Mandat, ya.Mandat.Terus, tapi pembangunan tuh udah setengah.Dan sempet...Berhenti 6 bulan kalau nggak salah.
Ini aku tangkap setelah dia mengeluarkan 11 miliar lebih.
Aku nggak tau nominalnya lagi dihitung juga sama ini.
Kalau menurut pengacaranya beliau kan begitu ya.
Dan karena itu aku juga lagi print, coba rekening korannya langsung gitu ditandain.Maksudnya ya cocok logi lah kok.Itu juga lagi didata juga sama.
Tapi intinya Ruben yang bayar dulu nih terus kan ya.uangnya itu dari hasil ini, dijaminkan sertifikat.
Dijaminkan sertifikat.
Yang nilainya kamu gak tau?
Gak tau.
Dia bayarkan.
Karena aku nanya ke Bang pun sekarang, Bang gak mau ngasih tau aku, berapa sih nominalnya?Ya itu, itu itu nanti, nanti kita lanjutkan nanti.Ini udah mandat abis itu kan.Makanya sempat 6 bulan tidak ada pembangunan gitu.Tapi kan, kadang tuh kalau bangun rumah kok, lu gak bisa tinggalin setengah.Semen kurang lu harus beli gitu.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKalau enggak, Bangunannya rusak atau apa gitu loh.Jadi, papi aku ada pake duit dia sendiri juga.Gitu loh.
Oh, nalangin?
Nalangin dong.Karena ya namanya rumah anak.
Iya, iya.
Pasti dia nalangin gitu loh.Bangun lah.
Biar lanjut.
Biar lanjut lah, gitu.Karena kan rumah pondok indah juga sewa, Pong, ternyata.
Ternyata ini maksud?
Ya, karena awalnya aku nggak tau.Dibilangnya mau beli, ini mau beli, gitu loh.Jadi, awalnya aku tau.di apartemen.Pada saat Covid.Terus dia bilang, yaudah kita pindah rumah aja.
Aku bilang, kan kita masih ada rumah di Rempoa.Kenapa gak mau pindah di Rempoa?Gitu loh.Kita gak habisin -habisin duit lagi buat sewa rumah.Aku gak mau.Aku bilang kayak gitu.
Terus, dia bilang sama aku, gak apa -apa ini kita rumahnya mau beli.Tapi boleh coba, istilahnya... yaudah tinggal dulu aja gitu loh tapi beli gitu dia bilangnya makanya aku bilang ini emang bener kita mau ini beli atau nanti mau dibeli kalau itu bagaimana bahasanya ya dia bilangnya iya pokoknya tenang aja lah ini pasti dibeli gitu loh istilahnya jadi dia lagi membuat aku mau pindah kondok indah ini gitu tapi mau bikin pindah ini dia tuh tiba -tiba ngomongnya kok jadi gini ikut yuk dateng nih kita tinggal sini ya maksudnya gimana Kan aku udah bilang, jangan boros gitu loh.Kita abis dari apartemen, dia bilang, terlalu sumpek lah apartemen gitu.Kita pindah ke rumah yang lebih besar.Terus aku bilang, ya ngapain gitu loh.Kita pindah aja dulu ke Rempoa, kan kita masih ada rumah gitu loh.
Ya buat apa kita harus sewa, terus kita sendiri punya rumah.Aku mikirnya kayak gitu kok.Maksudnya ya, sebagai istri pasti maunya hemat lah.
Lah yang rumah yang di...
Dan kita mau bangun rumah kan?
Iya, yang cilandak gitu.
Nah cilandak, maksudnya aku kan mau bangun rumah nih.
Iya.
Ngapain kita harus ngeluarin duit buat sewa rumah?
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeYang buat bangun rumah di Cilanda, kemauan siapa?Kemauan berdua atau siapa dulu?
Iya barengan, barengan.
Siapa yang awalnya beride gitu?
Ya karena kan kita udah muter -muter nih Iko, jadi pada saat Covid kita akhirnya muter -muter cari rumah yang sesuai gitu, karena kan jadi dia nggak begitu mengerti desain gitu, dan aku suka banget desain, karena kan dari dulu pake aku kontrol.
Cuma yang ide untuk kita beli barengan gitu?
Barengan, barengan.
Yang menginisiasi.Kalo kayak aku disini kan Ci Olive menginisiasi.
Kalo keputusan dirumah aku mayoritas semuanya dia.dulu ya, pada saat ini.
Oh, berarti dari koruben, menginisiasi, kita cari rumah.
Iya, rumah.
Buat kita bangun, gitu.
Betul.Maksudnya?Ya, kalau misalnya mau cari rumah, ini sesuai nggak dengan kebutuhan?Terus aku kasih tau, kamu kan butuhnya ruangan ini, ini, ini.Kayaknya kalau ini, renoffnya rada susah, gitu loh.Istilahnya aku yang konsultasi lah.
Dia nanya ini, ini, ini, aku kasih tau, gitu.Akhirnya, yaudah, kita berpikir, yaudah, bangun rumah aja, gitu.Bangun rumah.Nah ini kan..
Lanjut ke.
.Ini, Pondok Indah.Pondok Indah akhirnya aku baru tau sewa.Dan ketika itu, sewaannya juga udah mau habis.Maksudnya aku ngapain kita buang -buang duit buat bayar sewa lagi?Berarti kan kita harus cepet selesaikan rumah kan?
Iya, biar gak boros.
Biar gak boros.Nah, waktu itu rumah belum selesai.Sewa udah mau habis.Aku bilang, yaudah gak apa -apa, aku balik lagi aja ke apartemen, atau rempah, gitu.Ya gak harus sewa lagi, kita kosongin aja, gitu.Mungkin barang -barang yang gak cukup, kita taruh aja yang di cipete.
Cipete, maksudnya ya di box -box.Kalau perlu ambil, perlu ambil, gitu.Kan pindah rumah juga capek ya, ko.Pindah rumah itu kan butuh waktu yang lama.Dia tetap gak mau.Maunya?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeTernyata, ko.Aku kirain di apartemen kita bisa pindah Jadi ada kiriman kasur baru lah ke rumah Pondok Indah.Kasur buat siapa?Aku nggak pesan.Aku bilang gitu.Nisih kuruh kirim Bapak ke apartemen.
Jadi mungkin dia sudah ada planning buat tinggal di sana bersama yang lain.Security diomelin abis -abisan dong.Karena kenapa bisa ketahuan ke aku kalau mau kirim kasur ke apartemen.
Tapi kamu nggak ada bukti kan itu?
Nggak ada.Tapi kita ada berantem.Dia juga tau mestinya.
Kita lanjut ke masalah rumah yang dibangun.Karena akhirnya pakai uang papamu.
Iya, akhirnya pakai uang papi aku dulu dong.Papi aku santai, tenang gitu terus.Tapi aku bilang, ya nggak bisa, Pak.Ini kan secara profesional, gitu loh.Lo harus, ya kalau misalnya emang udah mandek, ya udah lah mau gimana lagi, gitu.Dan pada saat mau pindah itu, akhirnya rumah udah hampir mau jadi.
Itu sisa uang berarti pakai uang papamu semua?
Pakai uang Papa sama pakai uang aku.
Oh, kalian patungan.
Jadi...Yang di Papi tuh nominalnya masih lumayan lah, ko.
Berarti koruben itu 11 miliar lebih.Kamu keluarin uang juga nggak?
Uang?
Keluarin.Berapa banyak kamu keluarin uang?
Aku lagi hitung juga, ko.
Sejauh ini yang kamu hitung berapa?Itu sama Papamu ya?
Nggak, nggak, nggak.Nggak sama Papi.
Oh, kamu sendiri nih buat lanjutin pembangunan?
Benar.Papimu punya pengeluaran gimana?Ada juga.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
— Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeItu diganti sama koruben?
Terakhir mami aku chat, setelah papi aku sudah pass away, dia lempar ke pengacara.
Oke.Yang kamu keluarkan berapa?Berapa?20 miliar?
Belum selesai ngitungnya.
Belum selesai.Ada buktinya?
Ada.
Tidak omong kosong lah istilahnya gitu?Enggak kok.
Makanya ini kan lagi dihitung.Kalau misalnya omong kosong pasti aku...Karena kan balik ke kamu lagi.
20 miliar.
keluar gitu nah terus ini masih berlanjut hitung ya ko karena kan bangun rumah itu kan gak bisa instan yang kayak tiba -tiba ini gitu jadi harus ntar bangun lagi apa dan bil -bilnya kan iya cicil -cicil kan iya dan bilnya kan banyak ya ko kamu simpen bil -bilnya nah ini lagi minta ke semua vendor -vendor terus di dalam rumah itu ada lift ya ada lift itu kemauan kamu enggak anak -anak Oh, anak -anak dia mau?Anak -anak.Aku malahan seumur -umur di rumah, aku paling jarang pakai lift kok.Hampir aku nggak pernah pakai liftnya.Karena aku, ya menurut aku, aku jalan aja.Jalan naik tangga, aku lebih suka.
Kan ya?Ya nggak?Di rumah, aku yang paling nggak pernah pakai lift.Karena menurut aku ya...Anak -anak yang minta gitu dan emang aku maunya jalan.
Soalnya aku tangkepnya itu kalau di luar kamu itu banyak mau.Maaf ya.Ini kan dari yang kontra ya.Kalau yang dukung aku lihat ya dukung.Mas Moran dukung gitu kan.Pasti tidak ada yang bisa kita perdebatkan di situ.
Tapi kan aku liatnya dari yang kontra ya.Kalau dari yang kontra kesannya kamu banyak maunya gitu loh.
Ya, yang kontra kan pasti udah gak suka lah.Enggak, aku gak...Menurut aku lift itu, sampai aku nyari liftnya yang hemat listrik kok.Karena anak -anak mau.Sampai aku cari pitching beberapa lift.Pokoknya, aku mau maintenance rumah itu murah.
Dari masalah rumah ini, ada yang mau kamu klarifikasi nggak dari berita yang ada di luar sana?
Rumah Taman Ngga kita udah sangat dingin, udah bertahun -tahun lah kok sebenernya.Dan gongnya itu akhirnya berpisah pada saat rumah pondok indah mau habis kan.Akhirnya kita berantem.dan akhirnya memutuskan untuk perpisahan, gitu.Dan akhirnya terjadilah harta semuanya dibaginya gimana -gimana dan itu...Termasuk hak asuh.
Hak asuh.Itu juga diomonginnya dengan baik -baik sebenarnya.
Berarti everything baik -baik dari Allah.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeEverything baik -baik, gitu.Dan aku bilang, tadi balik lagi.Aku bilang gini, kalau misalnya...Aku cuma mau satu aset tadinya kan.Tapi dia bilang bagi dua.Oke, gitu.
Tapi kan ini masih dicicil di bank.Gimana, Ayah?Aku tetap yang lunasin.Habis itu, kita baru balik nama.
Gitu.
Aku yang tanggung jawab.Oke.Jadi, aku ngerasa ya ini berarti sudah terselesaikan dong.Tiba -tiba...Aku tiap kali chat gitu ya, kadang aku tanya, gimana ayah membayar rumah aman nggak, gitu.Ada juga aku mention, gitu.
Aman kok, nggak apa -apa, gimana -gimana, gitu.Terus tiba -tiba, ada surat kok.Ke rumah, surat peringatan pembayaran.
Oh, ada tunggakan?
Tunggakan, gitu.Aku konfirmasi ke dia.Ayah, ini kenapa ada surat?Katanya, nggak apa -apa, gimana ini?Nggak kok, udah apa, gitu lho.Udah, katanya.
Ya, ya.Aku tanya, bang?Bang juga nggak mau buka.Maksudnya.
Kenapa banknya nggak mau kasih tau kamu?
Nggak mau kasih tau, karena aku bukan debiturnya.Katanya aku bukan debiturnya, gitu loh.Jadi, informasinya tidak bisa disampaikan ke aku, gitu loh.Jadi, dia bilang, udah.
Ada beda informasi lah.
Jadi, beliau udah bilang, udah bayar.Tapi, kenapa surat datang?
Iya, beda informasi.
Benar.Aku konfirmasi ke bank, dong.Nanya.Dia bilang, dia tidak bisa memberikan informasi.Karena saya bukan debiturnya.
Gitu.Jadi penyelesaiannya bagaimana itu?
Nah itu yang bikin saya dari kemarin itu sebenarnya saya bingung.Penyelesaiannya kayak gimana.Dan ini suratnya udah sampe dia mau dilelang.
Oh udah ada isi disitu?
Iya.Udah call 5 kalau itu sebutannya ya.Call 5 ya.Call 5 udah mau dilelang.Akhirnya kok, aku ke bank.Ini rumah saya yang tempatin.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeSaya pun mentok sama beliau.Beliau nggak balas saya sama sekali, gitu loh.Saya juga bingung, gitu.Pengacara saya tanya ke pengacara dia.Juga diputer -puter doang, gitu.Ini mau diselesaikan atau tidak, gitu kan.
Maksudnya diputer gimana ya?
Ya nggak tau.Nggak jelas.Jawabannya nggak jelas, gitu.Nanti saya tanya lagi.Nggak kok, Bang.Udah aman.
Gini, gini, gini.Tapi, saya pas ke bank.Ya ini sih udah mau proses lelang, gitu loh.
Itu beneran dari bank?Ada berita begitu bahwa ini...
Beneran.Akhirnya saya ke bank...
Nggak tanya udah berapa lama emang?
Dari tahun 2024 ya?Dari tahun 2024 kok.Jadi, akhirnya aku bilang kayak gini, gimana kalau misalnya overcredit, pindahkan ke saya.Utangnya berapa?Saya tanya dulu dong.Nggak dikasih tau juga awal.
Saya bilang, saya mau bayar apa?Kalau saya nggak tau, utang yang harus saya bayar.Bang apa ya?
Ya, bagaimana ya bayarnya ya?
Nah, jadi maksudnya saya gini, saya mau membayar yang bukan utang saya.Saya berusaha lah.Karena menurut saya itu adalah rumah impian anak -anak saya.Dan rumah peninggalan ayah saya.Kenapa saya selalu bilang rumah peninggalan ayah saya?Karena itu bangunan terakhir dia sebelum dia ninggal.
Jadi saya sayang sekali sama rumah itu.
Sayang sekali karena ada kasih sayang ayah saya di situ.yang dia selalu bangga bawa cucu -cucunya pada saat pembangunan.Saya mau membayar tunggakan itu, saya yang bayar tadinya.Saya udah bilang, yaudah gak apa -apa.Pengacara saya bilang sama pengacaranya, yaudah gitu, boleh.Tapi pada saat itu, tukar nama ya, langsung balik nama gitu loh, biar... selesailah masalah.
Saya udah gak mau pusing lagi karena menurut saya hidup saya udah sangat terlalu pusing gitu dengan perputaran kayak gini terus dan dan saya mau hidup tenang gitu.Saya tanya lagi ke bank, berapa?Berapa?Gak bisa gitu.Tapi ini kalau mau over credit gimana sampai akhirnya pengacara datang ini datang gitu ke bank.
Sampai akhirnya keluar lah ya satu nominal.Saya bilang Pertamanya harus cash, saya bilang.Saya kalau cash saya nggak kuat.
Berapa nominalnya yang keluar itu?
14M kok.
14M.
Yang sisa yang harus dibayar?
Iya, tapi itu juga udah dikasih keringanan dan lain -lain gitu loh.Karena udah nunggu lama kan bunganya juga masih...
Berarti sudah sempat dibayar ke bank berapa?
Itu nggak dikasih tau kok.
Karena supaya ketahuan nominalnya diambil.
Betul loh.Aku juga udah tanya.Nggak dikasih tau.Ini aja minta nominal 14M ini keluar.Itu karena aku bilang aku akhirnya mau bayar.
Dia kan harus ada datanya dong orang bayar kan?
Nggak dikasih kok.Nggak dikasih.Hah?
Bagaimana sih?Nggak paham aku ini.
Aku juga capek kok.
Coba aku tanya orang yang lebih ngerti nanti ya.
Nah, itu nggak dikasih juga datanya.Aku cuma minta berapa sih nominalnya dipinjem gitu.Nah, ini udah oke nih.Kata pengacara aku.Ngomong sama pengacaranya.Udah oke.
Tiba -tiba ganti lagi.SWING AROUND!kalau cuma kayak gitu pindah nama.Harus dibayar balik uang klien saya.Jadi saya bayarin tunggakan yang ada ini.Dan saya juga harus balikin dia duit, katanya.
Oh, jadi maunya, deal -dealannya, kamu bayar sisanya 14 M di bank, terus uang ruben yang sudah keluar kamu ganti, gitu kan?
Iya, ganti.Terus nanti dia bilang di media, kalau misalnya, ya itu rumah Sarwenda.Setelah dia jelek -jelekin saya semuanya kayak gini.Tapi menurut saya gini, pembagian yang sudah diatur dari awal tuh apa intinya?Dan aku tadinya tuh taunya cuma BDN kan, kok.Cuma yang CPT.
Aku taunya cuman yang Cipete di bank.Terus, karena rumah rempohak udah, rumah rempohak tuh istilahnya gak ada yang tinggal aku.Tapi kan itu bagian aku kan.Jadi aku tanyalah, ayah surat rumah rempohak dimana?Aku bilang kayak gitu.
Kenapa kamu tanyain tuh?
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeKarena rumah rempoh nggak ada yang tinggal, aku bilang lebih baik dijual aja lah.Aku bilang kayak gitu.
Tapi di pembagian gonogi ini tuh udah punya kamu?
Udah punya aku.Udah punya aku.
Sama yang cepet, ya?
Sama yang cepet, ya.Aku bilang, gimana kalau dijual aja?Aku bilang, aku mau jual.Mendingan ditabungin buat anak -anak aja duitnya.Aku bilang kayak gitu.Tiba -tiba dia infoin aku.
Kan ada di bank.Kapan dia infoin?Setelah perceraian.
Kamu baru tau?
Baru tau, kalau yang rempoh.Hah?
Oh, dijaminkan juga?
Dijaminkan juga.Aku nggak tau.
Kenapa dijaminkan?Buat apa?
Ya, aku nggak tau kok.
Kamu banyak nggak taunya ya dalam pernikahan ini.
Karena di pernikahan ini terlalu berbeda kok dengan pernikahan lainnya.Terus dia minta surat vila.Kenapa akhirnya dia?berkoar?Kenapa akhirnya dia pengacara yang ngomong ke publik?Aku rasa itu karena surat Vila.
Jadi awalnya dia minta surat Vila.Kasih dong surat Vilanya, gitu loh.
Vila kan punya dia ya?
Punya dia, tapi ada di aku.Jadi itu buat pegangan aku nanti pada saat udah balik nama, Di perjanjian itu, notaris, udah ada tulisan.Balik nama, surat Vila, aku kasih ke dia.Surat Cipete, dia kasih ke aku.
Oh, udah ada di notaris?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeUdah ada di notaris.
Oh iya.Ikutin aturan itu aja?
Iya.Gitu maksudnya?Betul.Tapi kan sedangkan... ...yang aku mau bayarin, ntar dia bilang minta bayarin, gitu kan.Itu aja gak jelas.Terus tiba -tiba, ini mandek nih.
Yang omongan rumah tadi kita ngomongin tuh.Udah mandek sampe di situ aja kok.Nggak ada respon, jawabannya nggak ada, gitu.Terus tiba -tiba minta surat tilak.Gimana tuh?Pengacara aku kan pasti nggak kasih, kan?
Kita selesaikan dulu ini.Mau diselesaikannya bagaimana?Aku sangat ingin menyelesaikannya, tapi sampai akhirnya aku berpikir, aku sudah merelakan.Jadi aku pindah aja.Kalau memang mau dilelang, dilelang.Aku cuma mau ya, apa yang menjadi ceripaya aku di sana, orangtuaku, ya balikin lagi aja, gitu.
Jadi aku mau membangun sesuatu hal yang baru lagi.
untuk hidup yang lebih nyaman dan damailah kok.
Berarti alasan kamu untuk pindah sekarang kamu di rumah baru itu kamu beli atau kamu kontrak?
Kontrak kok.Kontrak karena keadaannya sangat tiba -tiba dan aku mengambil keputusan ini juga sangat berat buat aku gitu.Jadi ya pasti aku mencarikan tempat yang nyaman dulu buat anak -anakkarena terakhir ada debt collector datang lagi kok.
Kata dari pengacaranya Bang Minola itu nggak ada dia konfirmasi ke bank kalau bank itu tidak pernah mengirim debt collector.
Jadi, debt collector yang datang itu debt collector mobil, debt collector pinjol, dari handphone, kartu kredit bank, semuanya ngeteknya ke nomor aku.
Oh, bukan rumah ya?
Bukan rumah.
Rumah tidak pernah kirim debt collector ya?
Bukan rumah.Rumah mengirimkan surat lelang.
Iya.Berarti benar omongan dia.Soalnya kalau gue nggak salah tangkap, Mba Minola bilang kalau dari bank nggak pernah ngirim debt collector.
Nggak.Ini, oh bukan.Debt collector -nya itu dari mobil.Mobil.Tunggal ke mobil.Dari pinjol.
Siapa yang pinjol?Atas nama siapa pinjolnya?
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
— Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freePokoknya lihat aja gimana.Yang pasti bukan atas nama aku.
Atas nama siapa?
Atas nama beliau.Tiga mobil yang datang.Untung itu keadaan jam 10 maleman.Gitu.Tiga mobil yang datang.
Beneran itu, Ko Ruben?
Nomornya, sih.
Oh, nomornya?Oke, oke.Jadi, dia minta...
Ada KTP -nya juga, Ko.
Oke.Karena kan itu perlu di cross -check semua.
Iya, iya.Ada KTP -nya, ada ini, gitu.
Karena kalau enggak kan nanti simpang siul juga.
Oh, enggak, enggak.Iya, ada.
Pokoknya dia dimintanya ke kamu.
Ya, dia datang ke rumah aku.
Kenapa dia minta ke kamu?
Aku juga enggak tahu, Ko.Aku enggak turun.
Loh, kamu enggak tanya?
Aku enggak turun.
Oh, siapa yang turun?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeItu security di bawah.Aku udah gak mau ketemu -temu itu lagi deh, trauma aku kok.Dep kolektor, pokoknya dep kolektor.
Jadi gak kelar itu masalah dep kolektor pinjol itu ya?
Maksudnya aku gini, aku bilang kalau ada dep kolektor, saya tidak meminjam duit.Jadi tidak meminjam apa -apa.Kalau saya, maksudnya bilang sama sekuriti saya, kalau ada dep kolektor datang, jangan panggil saya lagi, saya trauma, saya takut.Ya iyalah kok, saya di rumah.Saya perempuan.Dua anak saya perempuan, gitu.
Tiba -tiba kayak gitu didatengin banyak orang, didatengin ini, ini.Ya ada kepanikan lah dalam diri saya.Itu pasti, gitu.Dan saya merasa gak nyaman di situ jadinya, gitu.Dan saya gak mau anak -anak saya melihat ini semua, gitu loh.Kan saya aja panik.
Gimana anak saya kalau misalnya pas lagi turun ngeliat orang sebanyak itu datang ke rumah, gitu loh.Tiga mobil kok.
Terus, apa yang membuat kamu akhirnya melaporkan akun -akun di sosmed, sampai akhirnya berujung ada boykot Sarwenda?
Saya sebagai seorang ibu bagi anak -anak saya.Saya pun tetap menjadi anak bagi ibu saya.Mama saya baca berita dari teman -teman, dia sakit.
Dan dia merasa sedih, sakit hati anaknya dikatain dan difitnah yang paling penting.Dan difitnahnya bukan cuma Di fitnah saya doang, tapi di fitnah keluarga -keluarga saya.Dan itu udah masuk karena fitnah kok.
Dan sarah lah istilahnya.Mama saya langsung bilang, yaudah.Makanya pengacara saya kenapa beda kok.Karena yang pengacara ini, mama saya yang tunjuk, laporkan.
Karena ini sudah mencemarkan nama baik keluarga dan almarhum papa saya.Dan sudah mengandung unsur...
Almarhum papa dibilang apa emang?
Ya pokoknya udah di fitnal lah kok.
Aku gak baca yang part itu soalnya, maksudnya di fitnal.
Iya, maksudnya ada beberapa akaun jadinya yang di...Aku pun...
Maksudnya...Papamu dibilang apa begitu?Biar aku bisa tangkep ya.Dibilang apa?
Menumbalkan pesugian.
Dibilang apa?
Dibilang aku tuh...Aku menumbalkan papaku.
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeUntuk?
Pesugian Gunungkawi.
Oh, jadi kamu dibilang menumbalkan papamu untuk pesugian Gunungkawi.
Betul.Aku dikatakatain dengan bahasa yang tidak pantas.Apa itu?Lonella, jual di** lah.Emang Cindo kan emang pasti jual di**, gitu.Kayak, mami aku sedih lah anaknya yang dia dididik, dia sayang baik -baik.
Ya, diomongin kayak begitu.Jadi ya, dan ada beberapa account jadinya yang dilaporin.
Nah, dari situ, dari petisi itu, di Trash itu aku lihat ada capture -an, kamu kesannya pake baser itu.Bayar P100 apa gitu, gue gak ngerti.Tapi disitu dibilangnya kamu pake buzzer.Buru -buru ngerti buzzer.Bagaimana membuktikannya kamu gak pake buzzer ya?
Membuka rekeningku, membuktikan aku ada transfer buzzer, gak gitu.
Tapi kamu berani bersumpah kamu udah pake buzzer begitu?
Ya berani bersumpah aku, karena emang bener -bener aku gak pake buzzer gitu loh.Ya emang ada fans -fans yang emang sangat mensupport dan selalu kalau misalnya pada saat live sebelum kejadian ini pun gitu ya mereka banyak bikin vt vt kita mereka banyak nonton kita live dan itu kita ngobrol di live itu kan orang real ya kok oh jadi itu yang kalau yang ngedukung tuh orang asli lah maksudnya iya jadi maksudnya kita ngobrol gitu loh dan waktu itupernah ngadain acara gathering, ketemuan bareng, mereka lunch gitu.
Bukan robot -robotan yang dibayar gitu untuk ngebazerin, bukan gitu.
Sebenernya pada saat kejadian itu aku sempat berpikir, jadi dulu aku kan pada saat masih muda, aku punya fanbase loh.
Pada saat nikah, aku punya fanbase, gitu.
Tapi sempat kecewa juga karena dari dulu kan aku selalu hidupnya dihina.Iya, dihina ntar sama ini, sama itu, gitu.Jadi menurut aku, di dunia ini aku tuh sendiri.Terus ketika adanya mereka tiba -tiba, ya pada saat aku live bareng sama Gio, gitu.Jadi terbentuklah Sarjo ini.Aku baru mulai percaya kayak, beneran ada lagi ya?
Ada ya?Yang... yang bisa sayang, bisa support, dan bisa real gitu ke aku.Jadi pada saat itu aku baru mulai main sosmed lagi.Baru mulai liat -liat lagi.Karena aku selalu terharu ngeliat effortnya mereka kalau misalnya mereka bikin VT gitu.Karena aku tau, aku dulu ngedit.
Jadi tau kalau ngedit itu kan nggak gampang.Jadi aku selalu kalau bisa komen.Dan aku baru berasa ini beneran ada orang -orang yang bisa sayang juga gitu.Ya.Pada saat badai ini, aku sempat takut kayak mereka beneran masih ada gak buat aku.gitu.
Tapi ya, terima kasih buat kalian yang masih selalu ada.Sorry.
Ada beberapa poin yang memang harus Sarwenda evaluasi ya.
Karena ada beberapa hal yang...
Aku tahu seharusnya mau ke gimana pun keadaan emosi aku yang lagi nggak stabil.Kalau misalnya kita sebagai public figure, kita mau mencontohkan sesuatu hal yang baik di public.Dan waktu itu aku salah karena aku ada bicara sesuatu hal yang tidak pantaslah di publik.Mestinya aku nggak begitu.Jadi aku minta maaf juga telah mencontohkan hal yang tidak baik.Karena aku sebagai ibu aku juga nggak mau anak aku ngomong seperti kayak gitu di publik.
Dan aku juga udah belajar.Aku tahu aku kalau ngomong mungkin ada sebagian menurut orang ngomongnya terlalu cepat -cepat.Aku juga belajar.belajar bagaimana caranya untuk lebih berturut -turut kata lebih baik lagi gitu.
Dan juga mungkin ada beberapa hal yang pada saat live kemesraan -kemesraan ya mungkin harus maksudnya dievaluasi karena kan biar gimana itu memang kan budaya Indonesia kan kita tinggal di Indonesia kurang bagus dilihat itu sempat terpikirkannggak, Wen?
Kenapa awalnya aku live di rumah?Karena aku mau melihat tumbuh kembang anak -anak aku, dan aku harus tetap bekerja.Jadi aku senang ketika aku kerja, anak aku main di depan.Walaupun kadang kalau yang sering nonton live tau, suka berisik gitu.Tapi aku nggak mau ninggalin momen sama mereka, tapi aku harus kerja.Makanya dari dulu aku selalu live di rumah.
Bukan karena...Hanya live bareng sama Gio doang.Tapi semua brand juga biasanya ke rumah.Tapi mungkin karena intensnya aku live -nya sama Gio, dan akhirnya aku dekat sama dia, ini yang menjadi masalah.Orang -orang merasa tidak pantas, gitu.Karena anak -anak ada di situ.
Aku akan coba, gitu.Mungkin ada beberapa pekerjaan yang bisa aku kerjakan di rumah, dan ada beberapa pekerjaan yang aku akan kerjakan di luar.Supaya tidak ada omongan yang tidak enak lagi.
Nah, kalau untuk urusan nafkah, itu kan dari koruben ke anak -anak.Kamu maunya gimana akhirnya itu?
Dari masa pernikahan, bil yang aku kasih ke dia selalu bentuknya kayak gitu.Dan rinci.
Kenapa model kayak begitu dari awal nih, Kak?
Aku ada notes -nya kok.
Nih, lihat tuh ya.Udah lama nggak ini.
Konsepnya emang mau dari kamu begitu atau dari koruben yang mau begitu?
Karena dia kan nanyanya detail.Jadi, aku pun orangnya detail.Aku kasih tau sampai 5 .520 .000.Aku pasti kasih, gitu loh.Jadi...
Intinya kamu report, nanti rembes, gitu?
Iya, rembes.
Oh, oke.Tapi kalau dilihat di situ, memang jumlahnya banyak sekali ya yang kamu minta.Katanya satu bulan 200 juta, ya?
Nih, koko lihat juga.Nggak selalu kok, kadang ada bayar anak sekolah, mungkin nominalnya lebih tinggi gitu.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
— Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeMaksudnya lebih tinggi dari 200 juta?
Nggak, nggak.200 juta itu paling banyak deh kok kayaknya.Oh, variatif?Nggak, iya.Gak lebih, ini ada 100 lebih gitu.Jadi itu beda -beda.
Oh, jadi nggak selamanya sebulan itu 200.Ada yang 100, ada yang 200.
Benar, benar.
Itu kamu maunya gimana sekarang?
Itu dari awal kita mau berpisah, Aku udah bilang kasih sayang ke anak -anak ataupun kehidupan anak -anak yang seperti biasanya kayak gimana, biarkan mereka seperti biasanya.Karena aku tidak mau karena perceraian ini mereka jadi terganggu.Karena perceraian ini terjadi nggak ada sangkut pautnya sama mereka, gitu loh.Jadi dari awal udah ngomongin baik -baik dan ini sistem emang dari waktu aku mulai baru nikah, belum punya anak.
Udah rembes.Terus itu kan kalau lihat dari pengeluaran, itu pengeluaran sebesar itu, itu kemauan siapa?Itu kayak kursus, kayak apa?Itu dari kemauan kamu atau kemauan koruben atau dari mana?
Les itu kan dari awal anak -anak udah les, sebelum perceraian juga udah les.Jadi les itu kenapa, aku juga selalu nanya anak -anak, butuh gak kamu?Misalnya ada pelajaran yang dia tidak bisa, dia mau les, butuh gak kamu?Kalau kamu gak butuh gak apa -apa, aku tidak akan memaksakan kamu les, gitu.Tapi kalau kamu butuh kamu les, gitu.Karena menurut aku, anak aku udah jadi anak yang broken home.
Istilahnya kan seperti itu.Aku gak mau sampai mereka cari nyaman di luar.
Cari nyaman di luar adalah ketika kita lebih nyaman cerita sama orang luar daripada di dalam rumah.Apalagi anaknya perempuan.Jadi aku selalu mencoba mengajak anak -anak aku berdiskusi kalau misalnya mengambil keputusan biar mereka merasa terlibat dalam masalah ini gitu.Jadi aku tanya, mereka butuh les gak?
Mereka mau les.Mandarin mau les?Mau.Balet mereka sangat suka.
Sebagai orang tua ngeliat anak -anaknya sangat happy dan mereka berprestasi.Setiap kali lomba, pasti ya dapetnya lumayan bagus lah kok, gitu.Tapi kan kalau di sini lomba kita keluarin duit kok, keluarin modal.Kita mau lomba, kita udah bayar lomba.Lombanya keluar negeri, kita bayar tiket.
Pada saat lombang kita bikin baju baru, beli sepatu balet.Sepatu balet kalau dipakai -pakai berapa lama sekali harus ganti.Stocking juga kan dipakai, gampang robek gitu.Dan mereka balet tuh seminggu bisa 4 kali.Ini kan kita bisa diskusi, aku juga pernah nanya.Kan ini emang sistemnya rembes dari awal.
Dia pun udah bilang, sampai anak -anak kuliah saya akan menanggung.
Kalau anggap ko Ruben udah nggak bisa menanggung gimana?
Dari Desember tahun lalu, ini udah berapa bulan, udah tidak menanggung lagi, memang.
Iya, itu karena dia merasa dia nggak boleh ketemu anak -anak, katanya.
Kan udah dibaca, kokoh.Aku tidak bisa.menyulitkan dia ketemu anak -anak.Aku pun menawarkan terakhir.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeMungkin dia lagi kesulitan keuangan, mungkin.
Dan aku tidak menagihkan duit lagi ke dia selama ini 6 bulan, berarti Desember terakhir itu.Habis itu aku tidak pernah menagihkan duit sama sekali ke dia.Menurut aku, kalau memang...
Pengeluarannya berarti kamu yang handle.
Aku yang handle semuanya.
Terus katanya kenapa pas ditanyakan rincian nafkah untuk apa aja, Wenda katanya marah -marah.Ya, begitu beritanya.
Gak ada yang marah -marah kok.Sekarang gini, aku tulis, misalnya kebutuhan anak.Masa kalau boleh ngomong kok, kebutuhan anak -anak semua orang beda -beda aku rasa.Jadi kita tidak boleh menyamaratakan, gitu loh.Bukannya sombong, bukannya apa.Tidak ada kesombongan di dalam sini.
Hanya ingin menjelaskan bahwa kebutuhan anak -anak berbeda -beda.Itu pun sudah yang aku, yang aku tagihkan ke dia.Ada tulisan di bagi dua, di bagi tiga.Ada aku bagi porsi aku dan ada yang aku tidak masukkan kerincian itu kok.Karena menurut aku, aku sebagai ibunya juga, aku mau menanggung juga.Gitu kok.
Istilahnya gini, kita beli sepatu kok.Brand A, 500 ribu.Brand B, 5 juta.Brand C, 50 juta.Istilahnya gitu.Jadi ya tidak bisa disamakan.
Kamu beli sepatunya yang brand mana.
Gitu loh.Paham, paham.Cuma kan kalau netizen kan melihatnya biayanya besar banget.
Maksudnya gini loh kok.Kebutuhan anak -anak itu beda -beda.Aku ingin memberikan yang terbaik buat anak aku.Iya.
Dan terbaik untuk setiap orang tua beda -beda.
Betul.
Jadi nominal yang aku kasih ke dia, itu banyak juga yang aku tanggung sendiri.Dan aku tidak masukin bil itu.
Kenapa kamu nggak masukin bil itu?
Ya karena sebagai ibunya, aku mau beliin anak aku yang terbaik.Aku mau beliin dia sepatu, aku mau beliin dia baju yang kayak gini, aku mau beliin dia yang kayak gini.Dia minta ini, aku mau beliin ini ya.Menurut aku, setelah aku bisa ya, aku akan memenuhi itu, gitu loh.Anak aku ngasih aku prestasi yang menurut aku membanggakan, kenapa aku nggak bisa kasih mereka yang terbaik kalau aku bisa?
Berarti ke depannya uang itu bagusnya gimana?Soalnya jadi masalah terus ya?
Ya mungkin baiknya ke depannya kalau memang ayahnya mau bertanggung jawab untuk anak -anak, ayahnya bisa langsung bikinin kartu buat anak -anak, ayahnya pegang, transfer isi di situ, biar ayahnya tanggung jawab sendiri.kepada anak -anak nanti gimana.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeOh, maksudnya ini bikinin rekening khusus buat anak?
Khusus buat anak, biar ayah masuk situ, masukin duitnya ke situ, gitu.Terus...Nggak usah lewat kamu, gitu?Nggak usah lewat aku, nggak apa -apa.Semua biaya anak aku yang tanggung aja, biarkan itu menjadi tabungan buat anak -anak dari ayah.
Oh, paham -paham.Jadi maksud kamu ke depannya, ayah tuh bisa bikin kerkening, khusus buat kewajiban dia ke anak -anak, nanti anak -anak bisa ngambil sendiri ke dia, untuk sehari -hari anak -anak kamu aja yang tanggung.
Iya, buat semuanya anak -anak aku yang tanggung gitu, biarkan menjadi tanggung jawab ayah kepada anak -anaknya aja.
Iya, tetep kan dia pengen memberikan gitunya.
Jadi supaya nggak ada lagi yang bisa dipermasalahkan, aku pengen banget anak -anak damai, aku juga damai.
Jadi sebenarnya kenapa bisagua gak butuh 200 juta lu, gitu.
Itu tuh karena ada komen -komen sering yang komen gini, balikin anak lu kalau lu gak bisa biayain 200 juta, gitu.
Oh, ketrigger.
Ya, aku jawab, gitu.Gua gak butuh 200 juta lu.
200 juta lu kan sebenarnya bukan Ruben yang ngomong, itu kan netizen.
Iya, gitu.
Iya netizen, kan.
Bener, gitu.Cuman kan Ya bagaimanapun ya kebawa emosi.Karena menurut aku, aku sayang banget sama anak -anak aku kok.
Tapi itu tidak bagus.
Iya aku tahu, makanya aku minta maaf.
Dan karena biar bagaimanapun kan koruben itu pernah memberikan kebaikan pasti dalam hidupmu juga.Plus minus lah, semua orang kan pasti ada lebih ada kurangnya.Itu yang pasti jadi sorotan buat netizen.Sebenarnya masalah ini nggak akan kemana -mana kalau emang akhirnya bisa dari awal tuh komunikasinya bagus ya?
Aku pengen banget kok komunikasi dengan baik, aku pengen banget bisa ngobrol gitu, aku pengen banget bisa ngobrol beneran, nggak dilempar -lempar ke mangacara, aku pengen banget kok.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeDiselesaikan baik -baik, dimulai baik -baik, diselesaikan baik -baik, dan sudah selesai baik -baik, biarkan kita hidup jalan masing -masing.Istilahnya seperti itu kan kok.Dan bersatu ketika ada anak.
Tapi sulit ya?Sekarang ini sulit?Didoakan semoga ke depannya bisa lancar.Karena biar bagaimanapun, kalau dari POV saya, saya sebaiknya kan dari awal memang tidak mau mengundang, karena menurut saya terlalu sensitif.Tapi karena kamu butuh tempat untuk bicara, maka saya kalau kasih, saya harus mengundang juga ke RUBEN supaya saya tetap bisatengah.
Kenapa?Karena menurut saya kalian kedua orang tua.Anak itu tidak ada.Kalau tidak ada kamu, tidak ada koruben.Betul kan?Dan biar bagaimanapun koruben pasti ada kebaikannya yang dikasih ke kamu dan ke anak.
Begitu pula kamu.Tapi sayangnya memang kehidupan tidak berjalan semulus apa yang kita pikirkan.Di tengah jalan berpisah.Ada yang bisa koperatingnya bagus.ada yang dari awal bagus, ada yang ribut dulu akhirnya jadi bagus untuk anak -anak, ada yang nggak bagus -bagus sampai kapanpun.Tapi paling nggak, kalian bisa bicara dari hati, dan saya doakan semoga masalah ini bisa segera selesai tanpa harus terlalu jauh di publik ya.
Karena biar gimana dampaknya pasti paling besar ke anak -anak ya.
Itu yang aku pengenin aku selalu bilang, boleh nggak kita selesaikan pribadi?
Tapi, apakah benar kamu pernah ngata -ngatain koruben com di depan anak -anak.Itu dari berita yang kita dapat.
Ya nggak pernah lah kok.Sumpah kok.Sumpah aku nggak pernah.Itu kan gimana pun bapaknya anak -anak.
Kamu yakin ya?
Aku yakin.
Bisa pertanggung jawabkan?
Bisa pertanggung jawabkan.Bisa tanya ke anak -anak, pernah nggak aku ngatain kayak gitu di depan anak -anak?
Tidak mungkin.Saya aja kalau berantem, saya nggak mau di depan anak -anak.Saya nggak mau anak -anak saya mendengar kata -kata yang kasar atau kayak gimana.Bagaimana bisa saya ngomong kayak gitu depan anak -anak?
Terus hasil mediasi kemarin, itu bagaimana hasilnya?
Aku udah berjanji di Hakim Mediator kalau misalnya tidak, ya hasil itu biarkan kami bertiga yang...Aku, Hakim Mediatornya, dan beliau, gitu.Jadi, aku menjaga rapat, seperti setiap kali, dan nggak bakal ngomong ke siapa -siapa, gitu.Maaf ya.
Jadi, permintaan dari Hakim Mediator jangan di...
Nggak boleh.Nggak boleh, gitu.Dan aku sangat menghargai itu, karena menurut aku itu privasi -privasi yang ada di dalam, gitu.Jadi ya, Aku sangat meng -keep itu.
Semua harus komit lah.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeBetul.
Karena kan biar semuanya baik.Benar.Iya udah.Kalau begitu ada lagi yang mau disampaikan?Udah nggak ada?
Nggak ada kok.Semoga segala sesuatunya bisa cepat selesai.
Cepat selesai.Semoga netizen bisa satu suara untuk mendoakan Ruben dan juga Sarwenda supaya bisa menyelesaikan masalah mereka.Karena itu biar bagaimanapun kamu pernah menjadi bagian dari hidup Ruben, Truben pernah jadi bagian dari hidup kamu.Dan kalian punya anak, ya.Yang terbaik, saya doakan.Pokoknya sini bukan untuk membela atau menyurutkan siapa.
Ini bukan tentang menangkap.Ini untuk kebaikan anak.Thank you.
Get ultra fast and accurate AI transcription with Cockatoo
Get started free →
