SEMUA DITUDUH BUZZER‼️ SIAPA YANG PALING KENA DI PODCAST INI⁉️
KOPDES udah jelas ini lebih parah daripada MPG.Begitu gua ngeliat ada berita 30 juta untuk orang latihan militer -militer.
Tapi itu kan gak perlu harus dilakukan juga sih.Itu poinnya.
What's the reason behind that?Karena ini bukan gua yang ketawain.Ini tetangga kita sebelah, negara -negara tetangga akan ketawa mati ngeliat itu.
Hentikan, hentikan.Tiap hari demo dengan intimidasi, dengan apa segala macem ya.Orang kalau mendukung MPG, orang intimidasi.Ada juga itu, orang dukung MPG di doxing.Ada juga.Sampai satu abad pun negara kita akan tetap seperti ini.
Gak ada kecuali bro, karena negara kita dari awal sudah didesain seperti ini agar mudah dieksploitasi orang asing.Contohnya, ambil balik FreePod coba kalau bisa.
Bang, beneran maafkan mas.Gak apa -apa santai, kenalin dulu.
Selamat mas.Udah pernah ketemu Gema belum?Pertama kali.Terima kasih banyak.Saya suka nontonin dia, bagus -bagus banget.
Serius.Saya termasuk yang nontonin kemarin tuh..Sebenarnya banyak yang kagum sih dengan POV -nya, panggilnya Mas AJ ya?Mas Media.Karena kritis -kritisnya Mas Media itu menurut aku juga kritis yang berdasar lah, punya dasar sendiri kan.
Aku sampai nge -research mengenai Mas media itu, orang game segala macem gitu.Wah ini orang pinter, makanya hari ini aku bikin pertemuan ini.Tujuannya sebenarnya kita mau cari POV masing -masing, yang mana POV ini sebenarnya bisa sampai ke masyarakat juga akhirnya mendewasakan cara berpikir.Karena kan kepala manusia ini kan banyak di Indonesia ya.Sebenarnya kan masalah komunikasi kita tuh ke publik ini seperti apa?Saya juga ngerasa kayak, kok pemerintah komunikasinya begini ya?
Apa kita salah ya?Jadi makanya ada Mbak Uta juga, dia bisa juga bercerita lah ya sama Gema.Gue panggil Gema aja ya.
Titel lu panggil Gema juga, pake data juga Mas Gema.Iya, kalo gua mah...
-happy aja, Bang.
Sayangnya gua udah level baser, kurang ajar.Duit kagak dapet, basernya dapet.
Pokoknya aku mulai.Jadi poinnya, mau denger dulu dari POV -nya Mas Media.Jadi kita bahas apa, Mas?
MBG, Pak?
MBG dulu.Satu -satu.Setelah itu komdes, ya.Yang ada di hutan itu.Iya kan?Abis itu latihan militer.
Abis itu sekolah rakyat.Panjang, nih.Nah.Efisiensi.Kan kemarin kan udah ada evaluasi nih.Dari budget, kemudian ada yang ditangkap, segala macem.
Menurut mas media.Kan aku sempet denger mas media bilang, sepertinya pemerintah tidak mendengar.Tapi dengan adanya ini, mendengar nggak?Menurut mas media.Nah itu dulu deh.POV dari situ dulu aku pengen dengar gitu.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeJadi kalau dari segi efisiensi anggaran, pemerintah memang bilang akan dikurangi ya.Jadi 268 triliun.Tapi sebetulnya, Yang dikurangi adalah dana cadangannya.Praktis belum betul -betul dikurangi.Pak Purbaya bilang akan ada pengurangan 40 triliun lagi.Tapi menurut saya begini, follow the money.
Anggaran itu mengikuti perencanaan kebijakan.Ketika sudah satu setengah tahun, baru dikurangi anggaran, diulang lagi, di -restart lagi, berarti ada yang salah sejak awal kebijakan ini.Maka sejak awal kami itu sudah sampaikan, Bang, jangan semasif ini SPPG, vendor -vendor besar, dan pengelolaan yang sangat tersentralisasi.Maka dari awal kami itu sudah sampaikan, Bang, sebelum MBG ini berjalan, kami sudah hitung satu per satu jumlah ibu hamil berapa, balita berapa, masyarakat miskin berapa, anaknya, dan daerah 3T.Jumlahnya itu hanya sekitar 67 triliun, Bang, kalau tepat sasaran.Jadi jauh sekali.
268 ke 67 triliun.itu kan jauh sekali.Kenapa jadi besar sekali marginnya?Karena inefisiensi dari pengelolaannya.
Itu juga udah dihitung?
Itu sudah kami hitung juga.Potensi kebocoran anggaran, makanannya udah terbuang, dan kemudian korupsi juga sudah terjadi.Jadi ada ruang kesempit sebetulnya.Saya berharap pemerintah merombak total kebijakan ini.Bukan menghentikan?Saya klirkan bahwa moratorium itu kan banyak hal maknanya.
Bisa dihentikan dulu 3 bulan, kemudian restart ulang.Bisa nggak sambil jalan?Ini yang saya analogikan dengan biskolah.Kalau seandainya biskolahnya rusak, sambil jalan kan nggak bisa.Harus masuk bengkel dulu.Makanya dihentikan dulu.
Dan juga jangan lupa, kita perlu lihat akar masalahnya.Andai kan ada 10 persoalan.mungkin kita perlu lihat satu persoalan yang paling signifikan dulu yang harus diselesaikan.Dan menurut saya persoalan paling besar mungkin bukan hanya higienitas, pengelolaan dapur, audit, dan lain -lain.Tapi yang paling besar itu adalah soal siapanya, Bang.Siapa yang punya dapur -dapur ini?
Sepanjang yang punya dapur ini adalah partai politik, Ormas, TNI, polisi.Polisi juga sudah Launching berapa jumlah SPPG -nya, TNI berapa, menuju 2000 kalau TNI.Polisi sudah seribuan lebih.Belum lagi ormas -ormas yang lain.Sepanjang pengelolaannya punya konflik kepentingan, ini nggak akan selesai, Bang.Sama seperti kita membuat audit.
Katakanlah sekarang kan dorongannya audit.Kayak pasang CCTV di kandang ayam.Kita ingin tahu siapa yang maling.Tapi kalau yang maling adalah yang punya kandang ayam gimana?Nggak akan itu ya?Nggak akan itu.
Nah, sebetulnya logik -logik ini sesederhana membahasakannya ke publik saja.Saya dosen, saya akademisi peneliti, kami sudah bikin studinya.Kami sampaikan, bahkan kami undang BGN juga hadir dalam peluncuran studinya, itu tahun 2024.
Respon saat itu dari BGN -nya bagaimana?
Ya responnya kami sudah membaca, kami akan melakukan A, B, C, D, E. Tapi banyak hal yang memang di luar logika dan prediksi kami.Kami nggak pernah membayangkan ada vendor -vendor besar yang kemudian ada pengadaan kaos kaki dan lain -lain itu.Itu kenapa?Sebetulnya dalam hal pelaksanaan kebijakan ya, fondasinya dulu harus benar.Kayak bangun rumah, fondasinya harus benar.Berapa lantai?
Sekarang fondasinya kan sudah hancur, berantakan, Bang.SPPG itu sudah terlanjur dikontrak, mau dihentikan kontraknya mereka pasti juga akan teriak.Pasti protes.Dan sudah ada kan kemarin tuh, udah banyak.Dan sudah horizontal sekarang antara pendukung MBG dengan yang kontraknya.Jadi kayak buah simalakama nih ya.
Ini kan hukum tabur tuwai.Apa yang terjadi hari ini adalah buah dari yang kita kerjakan di masa lalu.Jadi sejak awal ini sudah salah.Nah ketika pondasi rumahnya ini sudah berantakan bang, retak sudah dari awal, Lantai 1 sudah retak, mau dibangun lagi lantai 2.Tahun ke -3 mau dilanjutkan lagi.Saya khawatirnya, 2029, kan tahun ke -5 ya, hancur, lebur, semuanya.
Apa maknanya?Uang negara hilang.Ini masif sekali uangnya, Bang, yang beredar di proyek MBG.Hanya MBG ini yang korupsinya itu harian.Ini bukan pendapat saya, ini bisa mungkin Bang Nensu juga melihat banyak komen -komen netizen ya,Salah satu yang dikirim ke saya, saya bisa lihatkan screenshotnya beberapa hari yang lalu.
Supplier Tempe, dia mendapatkan proyek sebagai supplier dan harus bayar balik uangnya.Jadi kickback kira -kira begitu.Dan itu terjadi harian.Nah, sekarang solusinya gimana?Makanya kami sampaikan, solusinya juga struktural.Jangan fokus pada dapur yang bermasalah dihentikan dan lain -lain.
Lagi -lagi saya hanya ingin bilang, solusinya adalah selesaikan siapanya ini.Oke.Berarti pelakunya?Karena kalau kita hanya akan tangkap -tangkapin orang, itu bukan struktural.Kita harus..
Akan begitu aja terus?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeAkan begitu aja.Apa iya sampai 2029 kita akan disuguhi tangkap -menangkap?Tentu tidak.Jadi dorongan kami sebagai masyarakat sipil, akademisi hari ini, kan kerja itu butuh mikir.Saya yakin kawan -kawan ini juga sudah memikirkan solusinya.Duduk lagi bersama, apa adanya saja.
Pesan saya itu sederhana.Kalau seandainya memang kebijakan ini bermasalah, just admit it.Publik akan...
Memangnya tidak ada kayak respon bahwa, iya memang ini bermasalah nih kebijakan kita.
Kita evaluasi itu gak ada.Sebagian perwakilan pemerintah kan mengakui ya, ada persoalan, ada masalah, meskipun kita juga menyayangkan.Karena Ini udah 1 ,5 tahun lebih uang sudah hilang gitu ya.Karena ini kan bukan ngelola perusahaan, Bang.Ini uang -uangnya dari pajak, gitu.Makanya beda antara MBG ini dengan wak -wak haji atau dermawan ngasih uang ke orang -orang di kampungnya ya.
Kan di kampung -kampung haji itu kaya loh, Bang.Dan mereka ngasih uang itu dermawan, itu uang dia sendiri.Kalau presiden ngasih makan rakyat,itu bukan uang Presiden.Itu uang rakyat.Makanya yang kami sampaikan itu, Bang.
Kita nggak menolak negara memberikan makan pada rakyatnya.Itu kewajiban negara.Kita bahkan juga nggak menolak bansos itu ditutup, dihentikan, dan lain -lain.Kita hanya ingin bilang, sekarang hak mereka 15 ribu, tapi dipangkas oleh penyelenggaran negara setengahnya, sehingga yang mereka terima, saudara -saudara kita terima, itu sangat -sangat kecil sekali, gitu.Dan lagi -lagi, Bang, yang menyakitkan kan itu juga dana pendidikan.
Iya, ikut masuk di situ, ibaratnya.
Pasti ada trade -off, ya.Secara tidak langsung dirasakan oleh sekolah -sekolah, perawatan sekolah, beasiswa, guru honore.Bayangkan, Bang, untuk bayar gaji guru honore itu sebetulnya hanya butuh 5 % dari APBN.Tapi kenapa tidak terwujud sampai hari ini?Saya dibesarkan oleh guru SD.Dan uang pensiun seorang guru SD itu punya sekitar 3 juta, Bang.
Perjalanan panjang karir jadi guru, ibu saya puluhan tahun.Dan itu belum termasuk guru -guru SD lainnya, guru honorer yang gajinya lebih kecil dari, mohon maaf ya, gaji proyek -proyek pemerintah.Ini sangat tidak fair.Karena ini human capital investasi di masa depan.Diskusi seperti ini, Bang, adanya di podcast -podcast ini, di kolom -kolom komentar platform media sosial, saya tidak melihat diskusi ini lahir dan muncul di Senayang Saya merasa bahwa diskusi di dalam rapat terbatas pemerintah itu tidak terjadi dengan baik.Karena tidak tertransparansi juga dengan baik.
Tidak serkomunikasikan juga dengan baik.Seorang Prabowo Subianto dipidato dimimbar.Beliau seorang militer gagah, kuat, keras di mata para menteri itu.Saya nggak melihat ada satu orang menteri yang tunjuk tangan mengkritik MBG, Bapak salah, ini salah, ini salah, dan kemudian kita perbaiki.Andai ada video potongan itu, Bang.Menteri yang mengkritik keras Pak Prabowo, dan Pak Prabowo mendengar.
Tapi kalau di forum publik seperti itu kayaknya agak kurang ajar ya?Saya nggak tau.Di balik layar ada nggak ya?Kalau di balik layar oke lah.Saya nggak tau.Soalnya saya ngobrol sama Pak Purbaya tadi barusan.
Itu beliau menyampaikan bahwa memang ada masukan -masukan ke arah Pak Prabowo itu terjadi gitu loh.Kan Pak Purbaya pegang keuangan ya.Ketika ada kebijakan yang terjadi, beliau juga menyampaikan POV -nya dia.
Saya berharap itu terjadi, Bang.Jujur saja.Karena kalau kami dari masyarakat sipil, itu sudah bottleneck -nya terlalu banyak.Ibarat 1 -10 ya.Kami tuh berharapnya 4 -5 -6, netral.Kalau Abang lihat studi yang kami lakukan, itu di bagian terakhir itu rekomendasi, Bang.
Kami juga ingin ini programnya benar.Maksudnya pengen sama -sama?Iya.Tapi sekarang POV pemerintah, kadang kalau bertemu masyarakat sipil, kita itu udah minus 3.Lagi jelek lah.Menganggap pemerintah jelek -jeleknya.
Dan semua jadi baser nih posisinya.Oh dia udah jadi baser kemarin.
Udah jadi baser pemerintah.Dia kemarin udah jadi baser pemerintah.
Walaupun gua gak tau lu sebenernya posisinya sebenernya baser pemerintah.Itu awalnya kan gara -gara lu bahas MBG kan?Gak juga.Itu awalnya gara -gara apa?Awalnya gara -gara gua nggak ikut maki -maki presiden, maksudnya itu.
Iya, karena kan sekarang kalau kita nggak kritik dengan cara provokasi atau kurang keras, Basel lah.Pasti dibilangnya basel.Ya itu dari analisa yang tadi, itu memang benar juga gitu loh.Karena masalahnya sekarang kan antara komunikasi, antara atas dan bawah ini tidak berjalan dengan bagus gitu kan.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeMasa kalau misalnya nggak mengkritisi, Kemudian dibilang buzzer.Kalau misalnya lo apresiasi, lo dibilang buzzer juga.
Cuma lo banyak kan apresiasi.
Lo kurang keripik.Kan gue udah jelas, Bang.Kalau gue kan udah memang di pemerintah.Baru gue CBD -kan itu.CBPS.
Saya lihat begini, Bang.Penguji pemerintah, menurut saya boleh.
Ya udah berapa kali diuji juga tuh.
Muji boleh.Tapi kalau boleh saya klirkan, Bang.Ada tiga kemungkinan memuji pemerintah sekarang.Ini bahasa netizen ya.Jilat.Satu, ingin mendapatkan jabatan.
Komisaris tuh, gue udah bilang tuh.
Kedua, sudah mendapatkan jabatan.Iya.Ketiga, cinta tanah air.Iya.Kan masih banyak yang cinta tanah air juga, Bang.Memuji pemerintah.
Saya tuh berharap yang ketiga ini, Bang.Iya.Cuma sekarang susah dibedakan.Udah campur aduk.
Udah campur aduk, lu ngerasa gitu kan?
Iya, jadi dikit dibilang buzzer, Bang.Gimana?Teman -teman mahasiswa gue tuh juga banyak yang pro -pemerintah.Jadi teman -teman mahasiswa yang pro -pemerintah diam -diam lah.Kalau misalnya tadi Bang Media tadi bilang kan, ada nih penjual tempe, gitu kan?DM bisa gue liatin, gitu kan.
Saya juga, Bang, waktu ke Aceh Timur itu kan, ke pedalaman, anak -anak itu di apa, ditanya, dapet MBK gak?Dapet.Wah, seneng banget mukanya, gitu.Itu juga bisa jadi contoh, gitu kan.Terus juga, kalau misalnya teman -teman mahasiswa ada WA atau DM, gue kan, Kak, kasihan banget kita diintimidasi di kampus.Kalau misalnya kita apa, jadi kita terpaksa lah harus ngikutin arus, gitu.
Jadi kan ada intimidasi sekarang tuh kalau misalnya lo belap -belap, gitu kan.lo bazer, lo cair, atau, wah calon komisaris, gitu.Bang, gue bukan orang partai.Juga masuk politik nggak ada, gitu.2023, gue masuk ke podcast, gue suarakan nasionalisme, habis itu ya udah, oh ada kontestasi politik.Yaudah gue coba lah, gitu.
Kan gak ada yang namanya anak siapa, yang namanya dapet apa, gitu.Ya karena ada merit lokasi, terus gue dilihat kualifikasi, oh yaudah, coba lo.Lo bukan lewat orang dalem, gitu ya?Ada siapa orang dalem gue?Karena lo bisa dituduh seperti itu, kan?Kalau misalnya bang apa?
Bang media tadi dihidupkan oleh apa?Ibu gue emang kerja serabutan.Gue pun beasiswa bidik misi juga.Susah.Sampai kuliah gue ke Inggris, ke Amerika, ke Perancis.Semua kuliah beasiswa.
Tapi kalau gue memilih untuk Oke, gue pengen berkontribusi untuk pemerintah.Kemudian gue langsung dicap, wah lu simpanan pejabat, wah lu ini, gitu kan.
Oh, berarti udah baca komentar ya?
Eh, kan tadi bilangnya ini.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeEnggak, soalnya di komentar saya pernah baca itu.
Oh, Anda memperhatikan itu?
Saya mengevaluasi.Karena kan kolom komentar itu kan bervariasi ya, ada begitu banyak komentar dan saya kan mendata itu semua, memang kerjaan gue begitu.Salah satu yang...
Jangan -jangan lo nimbrung juga ya.
Enggak, gue pake akun yang lain.
Jadi maksud gue gini bang, jadi ada orang yang terintimidasi, ini termasuk mungkin perempuan juga kan.
Iya, betul.
Aduh, gue kalau misalnya kayak ulta nih ntar gue dikatain kayak gitu juga.Betul.Udah lah, gue gak usah lah bersuara.Jadi takut.Gitu, jadi takut.
Iya.
Dan ujungnya dia jadi...Akun anonim, bela pemerintah ada juga, berantem.
Bisa jadi fasis juga jadinya.
Iya, berantem di kolom komentar gitu.
Iya, dan itu akhirnya udah menjadi satu kebiasaan baru.Aku udah mulai merasa itu sangat mengganggu.
Mengganggu.
Dan bagaimana caranya menetralisir ini semua, makanya aku berharap ada dialog -dialog seperti itu.yang akhirnya kita buka ini semua ke publik supaya publik itu melihat bahwa apa yang sebenarnya kita lakukan ini nggak ada faydahnya.Kalau kita bicara substansi, kita bicara substansi.Kayak tadi kan bicara substansi.Jema, lu ada bantahan belum dari masalah yang disampaikan dari media tadi?Poin -poinnya tuh sebenernya apa yang gue sampein di konten -konten gue sama inline.
Pada dasarnya sama, dan ini orang cinta negara.Itu dulu.Kan kelihatan dengan orang itu memberikan opini dia, tendensinya itu pansos, tendensinya itu mencari followers sama orang yang benar -benar akademisi.Yang ini kan akademisi.Cuma masalahnya, Ada satu hal yang mungkin saya bisa berikan masukan.Kita percaya bahwa kita berempat ini adalah orang yang cinta NKRI.
Kalau nggak, nggak mungkin ada diskusi ini.
Sayangnya semua lah.
"Your service and product truly is the best and best value I have found after hours of searching."
— Adrian, Johannesburg, South Africa
Want to transcribe your own content?
Get started freeKita pingin negara ini jadi lebih baik.Nah, saya belum pernah pertegas secara resmi dimanapun.Saya pertegas dulu.Saya, 2022 -2025, saya penasehat senior kepala staff presiden.Berarti saya sudah di istana.Jadi jangan lagi bilang bahwa saya itu ngincer posisi.
Tidak.Orang tahu saya astronaci kok.Saya masuk di istana sebagai penelitian senior kepala staff presiden urusan waktu itu jamannya Pak Jokowi.Waktu saya bikin konten kritik tentang PPKM.Itu kritik gua paling keras.Kritik masyarakat, kritik pemerintah, gua dipanggil presiden, ditawarin.
Mau nggak bantu?Supportful.Jadi di jamannya Pak Jokowi pun saya sering memberikan masukan.Dengan cara yang benar.Di era Pak Prabowo saya tidak menjawab, karena saya sibuk dalam urusan saya.Tapi saya tetap memberikan sama seperti beliau ini.
Cuma ada satu hal yang perlu kita ketahui bersama, ini orang lupa.Indonesia itu sangat terkenal dengan SKS, Roro Jonggrang Style, Sistem Kebut Semalam.Mau siapapun presidennya, apapun proyeknya, pasti SKS.Dari dulu sampai sekarang.Catatan saya, 2005 itu jamannya, kalau sekarang Pak Prabowo punya MBG.Kalau Pak SB punya BLT.
Pak Jokowi punya IKN.Semuanya punya fitur -fitur masing -masing ini.Tapi kalau kita lihat 2005, Itu gagal 45%, salah sasaran itu Belting.Iya kan?Bank sos COVID, akhirnya Pak Jawari itu ketangkep juga karena korupsi.Duit COVID pun dikorupsi.
Iya kan?Raskin juga gagal, bocor.Hanya sepertiga yang nyampe tahun 2012.PKH, itu bagus sekali padahal, ya program keluarga, apa itu, harapan.Itu kerugiannya 7 triliun by BPK.Bansos umum 2025 juga 500 triliun, belum tepat sasaran.
Jadi, yang harus kita sepakatin dulu, mau apapun programnya, mau apapun presidennya, semua itu dilakukan SKS tanpa persiapan, tanpa koordinasi, dan semuanya gagal.Itu dulu.Jadi tidak ada ceritanya Presiden A, Presiden B, kalau Anda mau berhasil, ganti the whole masyarakatnya, Pasti berhasil loh.Ganti pakai apa?Sama siapa?I don't know.
Itu yang pertanyaan.Mungkin Thanos dipanggil kan?Atau kedua?Netizen?Netizen suruh menjawab misalnya.Atau apapun lah.
Nanti digoreng lagi.Tapi prinsipnya ini bukan masalah siapa presidennya.Kalau kita melihat dari tahun 2005, semua program dibuat secara terburu -buru, tidak koordinasi dengan benar, dan semuanya tidak ada yang berhasil 100%.Kenapa bisa terjadi?Itulah kearifan lokal kita karena sudah dijajah 3 ,5 abad dan tidak belajar apapun.Itu kesimpulan.
Saya adalah orang yang sangat realistik.Saya tidak melihat, saya tidak punya kepentingan juga.Tapi kalau saya harus mengamati, yang bermasalah adalah ketika sudah ada tanda dilarang stop, dilarang parkir, Anda masih ngetemp di situ.Semua bermula dari masyarakat bawah yang pada akhirnya...Kebiasaannya.Yes.
Dan naik ke atas jadi orang DPR, naik ke atas kepilih orang partai.Jadi kalau kita lihat, jangan top -down.
Bottom -up -nya udah masalah.Gue pernah denger nih satu kalimat, menurut gue, iya juga ya.Kadang -kadang kan masyarakat tersesat dengan siapa yang mereka pilih sebagai perwakilannya.Tapi yang dia pilih kan dia -dia juga.
Itu dia poinnya.
Ngerti ga sih?Maksud gue ketawa gitu.
Kalau gue ngeliat, Jadi sebenarnya ini sih, ya kan dulu juga gitu.
Saya tambahin dikit.
Beliau ini orang pinter.Tapi lagi stres.Kalau saya sudah melewati stres itu.Dengan kondisi gua ketawa dan ga peduli, banyak gua ngomong.Santai -santai aja.Beliau ini masih punya harapan.
Kalau saya sudah tidak berharap apapun.Itu bedanya saya dan dia.Lu masih berharap kan bro?Ada harapan 45 kan?Harapan gua ada 0.Kenapa?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKarena sudah tidak bisa tertolong lagi.Sampai satu abad pun negara kita akan tetap seperti ini.
Kecuali?
Gak ada kecuali, bro.
Kecuali ada Thanos, katanya.
Karena negara kita dari awal sudah didesain seperti ini agar mudah dieksploitasi orang asing.Contohnya, ambil balik FreePod coba kalau bisa.Itu udah menjawab semua podcast ini.Lo ambil balik FreePod, dan usir semua perusahaan -perusahaan minyak yang ada di Indonesia, yang asing.Pak Presiden gak bisa ambil balik FreePod?Kita bisa merdeka karena apa, itu aja jawabannya.
Nah berlandas kan dari situ, kita sudah tahu, kita berada di negara yang tak berharap.Dan satu -satunya cara untuk bertahan adalah beradaptasi dengan kondisi ini.Jangan berharap terlalu banyak pada pemerintah, berjuang sendiri, hidup sendiri, dan itulah caranya untuk bertahan.
Agak berat kalau kayak begitu, Pak.
Mau yang lebih ringan?Coba pindah negara lain.Tunjukkan ke saya, di tahun 2026, negara mana yang bisa lebih enak hidupnya dari Indonesia?Dengan konteks?Dengan konteks, tanpa kerja.bisa hidup enak.
Tunjuin ke saya.Saya hidup di Amerika juga loh.
You got the point.
Jadi, saran saya, wujudkan.Karena tadi dia mau jawab.Sebelum lu kasih jawaban, gua cuma saran satu hal.You are smart, Kamu peneliti dan kamu cinta negara, cuma satu.Lu berharap terlalu banyak untuk sebuah sistem yang tidak boleh ditaruh harapan.Nanti sakit hati ujung -ujungnya.
Bagaimana itu?
Aduh, gua jadi bingung gitu.
Saya suka, Bang, refleksinya.Nihilistik banget.Iya, jadi agak pesumis sekali ya.Tapi saya mungkin juga ingin eksplorasi ini ya, Bang.Ini bukan diskusi yang saya kira ini harus dilakukan.Memang ada anggapan bahwa tadi sistemnya yang bermasalah, kemudian masyarakatnya.
Ada teorinya cultural determinism, di mana sebuah negara itu menyalahkan unsur budayanya.Budayanya pemalas, dll.Kebiasaan.Dan ini yang diingatkan oleh Aceh Moglu dalam bukunya, Bahwa sebetulnya yang jadi masalah paling besar itu adalah strukturnya.Jadi ini poin of view yang lain tadi yang disampaikan oleh Mas Gita.Strukturnya.
Jadi ketika strukturnya diperbaiki menurut Aceh Moglu ya, ada harapan kemudian budayanya berubah.Karena tesisnya begini, Bang.Kalau seandainya kita menuduh misalkan masyarakatnya pemalas, juga ada studinya yang bilang bahwa masyarakat itu bekerja lebih banyak jumlah jamnya daripada pejabat itu.
Bisa.
Andai jam kerja menentukan jumlah gaji, maka kita akan melihat masyarakat bawah juga kaya.Tapi kan tidak ada masyarakat yang kerjanya 14 jam, gajinya UMKM.bahkan di bawah UMR.Artinya ada ketimpangan struktural, masalah pengupahan yang tidak adil.Jadi ada diskusi juga struktural menjadi sebuah masalah.Nah dalam kacamata akademik biasanya kita nggak menutup satu hal dan kemudian membuka yang lain.
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeIni sebagai sebuah dinamika sosial adalah hal yang biasa.Tetapi yang paling mungkin dikontrol 280an juta orang dibandingkan seratusan menteri dan wakil menteri di pemerintah.Sangat rasional bahwa kita perlu merubah yang struktural ini saja.Mungkin ada harapan, walaupun Mas Gema tadi mention ya, terlalu berharap juga menyakitkan.Kalau bicara sakit, ya saya sudah sakit juga sebetulnya.Dua tahun, Bang, bahas MBG ini.
M, B, dan G. Tiga huruf ini, ya.Dan saya nggak tahu sampai kapan kita bahas MBG ini.Seharusnya kita bahas masalah yang jauh lebih ini, ya.Tetapi karena publik sebetulnya menunggu.Ada nggak solusi yang kemudian bisa menyelesaikan persoalan ini?Dan kemudian membalikkan tesis banyak orang bahwa memberikan makan rakyat itu gak ada masalah sepanjang dilakukan dengan benar.
Iya, pelaksananya benar, pengawasannya benar, jangan ada lagi dadang yang mengambil uang.Makanya kalau kayak laptopnya bervirus nih Bang sekarang, itu reboot, reset, install, ulang.Jangan banting.Nah, sebetulnya masukan masyarakat itu tulus loh Bang.Saya nggak melihat, oke ada buzzer ya, ada yang kemudian saya kasihan juga dengan kawan -kawan di dalam pemerintah.Mungkin kawan -kawan saya juga banyak, Bang, di dalam pemerintah.
ASN dianggap antek -antek Prabowo dan lain -lain.Itu juga nggak baik.Tetapi juga jangan lupa, saya sepakat inilah masyarakat kita.hari ini, dan sekarang yang paling mungkin adalah fokus pada substansi masalah.Jadi jangan sampai ada yang nyerang personal, saya nggak setuju ada yang nyerang Mas Gema, kemudian Mbak Ulta.Jadi kita perlu bahasa yang lebih baik, komprehensif.
Andaikan ya Pak Prabowo, ini hari apa nih ya, Ini hari Rabu.Kamis pagi beliau berpidato.Saya akan hentikan 3 bulan moratorium MBG ini.Saya reset ulang.Kemudian pastikan nggak ada konflik kepentingan dan targetnya tepat sasaran dan lain -lain.Mungkin, ada harapan sedikit mungkin ya Mas Gimbal.
Saya nggak tahu ada nggak kaitannya dengan IHSG dan keberanian mengambil keputusan.Karena orang -orang yang sekarang mendapatkan manfaat dalam hal ini, konflik kepentingan, itu adalah kawan -kawannya Di sekitar penguasa juga.Berani nggak menegur kawan sendiri?Bukan menegur ya.Keluar dari rombongan, suruh keluar dari rombongan, kemudian berbicara dengan bahasa.
Justru kalau menurut saya keberanian Presiden itu yang sekarang adalah tetap melanjutkan itu dan mengevaluasi terus dan menangkap orang dekatnya.Ini kalau misalnya bahas Abang Hasan Asbi, ini bukan orang yang jauh 100 kilo, 1 kilo.Tapi kan kembali lagi, orang teriak, ini ada penyelewengan di sini, ada isu begini -begini.Tapi kan negara ini nggak bergerak dengan isu, negara ini tidak bergerak dengan rumor.Tentu walaupun sudah ada isu, sudah ada rumor, dikumpulkan.Tadi Bang Densu cerita, gua aja diintrogasi gini -gini, Bang Densu aja bisa ngelawan.
Apalagi white collar crime yang terselubung seperti itu.Tapi kan Presiden tetap bekerja.Siapapun itu, walaupun saya sayangi, tapi saya tetap lebih sayang kepada warga negara saya.Untuk menjalankan.Pesan itu maksudnya yang mau disampaikan.Jadi, gua sayang banget.
lu, gitu.Tapi gue tetap sayang sama, lebih sayang kepada warga negara saya, gitu.Gue takut, misalkan, dia bilang, hentikan, hentikan, tiap hari demo dengan intimidasi, dengan apa, segala macem, ya.Orang kalau mendukung MPG, terintimidasi, ada juga itu.Orang dukung MBG di doxing, ada juga.
Iya, cuma kan orang yang dukung MBG yang pada kumpul di jalan itu saya baca, oh terima duit nih sama panci.Jadi kesannya jadi jelek, lu ngerti gak sih maksudnya?Cuma kalau gue ngelihat dari satu sisi.Ya, dia kan dikasih wanton transport ya, ibaratnya.Untuk pergi kesana gitu.Berarti kayak ada yang koordinir.
Jadi, orang tuh jadi bertanyanya bahwa ini sebenarnya lu protes dari hati, apa memang ada kepentingan yang menunggangi lu di belakang, gitu loh.
Iya, terus semua orang kalau misalnya ada pergerakan juga ada juga.Tuh kan beberapa yang menggerakkan mereka gitu.
Iya, rahasia umum lah ibaratnya seperti itu.Iya, rahasia umum gitu.
Tapi kan intinya kalau di gue, mengukur keberanian presiden itu adalah tetap menepati janjinya.Ini kan janji kampanye.Ini kan janjinya kepada masyarakat yang memilih beliau, berapa persen?58 persen masyarakat yang memilih beliau untuk, dan jangan dibilang, wah ini tidak ada sosialisasi dulu.Selama kampanye itu sosialisasi.
58 persen sekarang menjadi target di Threats.
Jadi target gitu kan.Dan juga indikator, survei bilang 72 ,8 persen masyarakat itu puas dengan MBG gitu.Nah kalau misalnya tadi ada Bank Askar, 72 ,8 persen.Itu 3 bulan yang lalu.
Di sosmed nggak begitu kita ngeliatnya.
Iya itu, lu bubble, lu kepentuk bubble.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeIni kan gue bicara fakta yang ada aja gitu.
Tapi memang benar.Jadi sosmed itu tuh banyak banget dipenuhi begitu kan.Tapi ketika gue turun Bang ke Aceh gitu ya, gue tersentuh banget itu.Anak -anak itu berkumpul.Gue tes, lo tau gak siapa yang datang sini?Ibu -ibu tau gak ini yang datang siapa?
Gak tau.Ini anak -anak tau gak siapa yang datang?Artinya kan mereka...berkumpul secara spontan, kan?Terus gue tanya, pada dapet MBG kah adik -adik?Dapet.
Enak gak?Enak, gitu.Nah, dan mereka tuh ingin ini dilanjutkan.Maksud gue tuh gini, ketika Pak Presiden, gitu ya, dan ini bukan yang dia lakukan spontan, gitu.Sebelum beliau kembali ke Indonesia, Pilpres sebelum diterpilih jadi presiden, orang sekitar Rambalang tuh udah dikasih makan gratis.Gimana sih cara agar beliau tuh bisa menyentuh ke masyarakatnya langsung, langsung ke perut anak -anak yang lagi lapar, belajar gitu ya.
Dari orang tua yang nggak ngasih makan anaknya pergi belajar, nggak bisa fokus di sekolah, nah itu yang pengen disentuh.Jadi keberanian Presiden itu bukan menghentikan MBG, tapi melanjutkan MBG di tengah semua tekanan ini.
Oke, tahan bentar.Aku udah paham nih substansinya.Kalau dari Pemedia sebenarnya masalah memberimakannya oke.You juga oke.Sama -sama oke.Karena penerima manfaatnya itu bisa merasakan.
Berarti tidak ada masalah di sana.Permasalahan dari Pemedia adalah pelaksanaannya itu memang dia sudah ukurkan dulu.Dan akhirnya kejadian.Bahasa gampangnya begini, kok lu tetep jalanin?Kok lu gak antisipasi?Sekarang udah kejadian, ini uang kita semua ada di sana.
Nah sekarang dengan kejadian kayak begini, kok respon lu cuma begitu?Ini yang bedanya cuma di situ doang nih.
Gak cuman dong, gak tau gue.Tiga lu ditangkap pimpinannya langsung, bukan anak -anak buahnya lagi ya.Tiga orang pimpinannya langsung pucuknya nih.Itu 3T.Sekarang kan refocusing untuk ke daerah -daerah 3T.Dan tampungan dari Selios, dari mana -mana gitu ya, ditampung oleh pemerintah, oleh Pak Prabowo.
Pak Prabowo sendiri yang bilang, jangankan hasil riset.Beliau ketemu orang di desa, dengar sama kupingnya ini ngomong apa, langsung diomongin sama menteri.Misalnya,masalah, masalah ada menteri ini yang bisa mengkritisi presiden di dalam rapat itu.Ya nggak usah bawa -bawa militer deh, gitu.Zaman dari zaman dulu kagak ada juga menteri yang kayak gitu.
Oh itu lu mendengar langsung itu?
Iya, Pak Presiden itu kalau misalnya dia temu di jalan, kan dia sering interaksi dengan warga.Dia kalau mendengar apa, gitu, masjid kita bocor, Pak.Ini gentengnya udah ini.Langsung.
Oh, itu langsung di -notes sama dia?
Jangankan di -notes, ini panggil, langsung perbaikin, gitu.Apalagi hasil riset yang sudah, apa namanya, secara ilmiah, metodologisnya kita nggak, ya...
Berarti kalau gue tangkap dari Mbak Ulta, presiden kita bagus, nih.
Kalau gue bagus.Kalau gue pasti bagus, lah.
Cuma...
Cuma di sosmed itu kenapa presidennya nggak bagus?Gue pernah dapet itu, mungkin Prof Buma sama Bang Media juga pernah dapet bahwa...Gerakan, gerakan sosmed itu sudah tidak organik dan ini yang ngomong, ya gue kan baru pengamat, intelijen, geopolitik, baru lah.Tapi kan ini yang ngomong udah senior gitu.Ada, udah ada senior yang ngomong seperti itu.Kagak usah, gue kagak ngomong hoax.
"I'd definitely pay more for this as your audio transcription is miles ahead of the rest."
— Dave, Leeds, United Kingdom
Want to transcribe your own content?
Get started freeGue kagak ngomong hoax, jadi tenang.Ini tidak akan di -take down.Iya, iya, iya.Udah ada itu, gue lupa namanya.Cuma ada, udah tersebar di mana -mana.
Takutnya kan hoax ya?
Oh, kagak.Soalnya yang ngomong hoax, lu serang juga.
Iya kan?Jadi saling serang.
Ngerti kan?Jadi yang..Di valid nih, valid.
Iya, valid.Jadi aku, kalau aku pribadi dari POV ku ngerasa bahwa.. ..kalian bisa damai nggak sih semuanya?Ini kan kalau kalian ribut -ribut semua, kita juga akhirnya yang kena.Punten.
Ada yang memilih untuk tetap netral dan objektif.Ketika dia tidak bersuara, kita itu kena hanteman dan fitnah bahwa kita baser.Akhirnya kan nggak fair juga.Lu bilang gini, lu yang pertama nih yang berasa korban ngomong gini, kebebasan berpengaruhkami dibungkam.Tapi lo ngebungkam orang lain.
Dengan cara...Ngebully orang.Iya, ngebully gitu.Jadi akhirnya sosial media itu jadi ruang bully.Bukan jadi ruang substansi untuk berbicara dan berdialog.Itulah kenapa gue bawa ke sini.
Supaya kita semua sama -sama nonton.Dan harus gentle.Ketika lo melakukan sebuah perbuatan yang memprovokasi, ya lo harus bilang bahwa ini adalah bentuk provokasi yang gue lakukan karena gue kesel, gitu loh.Jangan lo berlindung dibalik sesuatu, gitu loh.
Kebebasan berpendapat.Iya, kebablasan jadinya, gitu loh.
Sebenernya kondisi masyarakat sekarang, Bang, dari 10 orang, dari 100 % ya, yang buat pendidikan tinggi itu sekitar 12%.Itulah kenyataan.
Saya nggak masuk di situ.
Saya nggak sekolah.
Saya masuk di bawah.Saya kayaknya di 80.
Tapi kemudian kan dalam konteks bernegara semua kan harus didengar.
Iya, betul.
Tapi ada peran masyarakat yang 12 % ini yang berpendidikan tinggi.Mereka bagus -bagus kok, Bang, komennya di media sosial.Karena berpendidikan tinggi ya.Bahkan memberikan saran -saran.Jadi menurut saya di titik hari ini kita cuma perlu mengevaluasi ke dalam tanpa kemudian harus menutup bangkai ini.Ini udah tercium, Bang.
Korupsinya udah tercium.Maksudnya salah satu contoh menutup bangkai, ya.Salah satunya bikin survei bahwa ini ABCD disukai masyarakat.Saya sampai sekarang belum melihat metodologi detailnya ya.Mungkin nanti bisa dikirim.Tapi banyak metodologi survei yang dilakukan hari ini hanya sekedar ibu, bapak, adek, anak suka nggak dengan MBG.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeKurang luas ya?Nggak bisa, Bang, ditanya begitu.Sebenarnya nggak bisa gitu juga.
Kalau ditanya, siapa tuh yang bikin survei?Gue bilang kan, survei itu oleh indikator.Nah, siapa yang bayar?Kan gue tanya sebaliknya sama lo.
Lo bingung juga siapa yang bayar.Ntar saya akan jawab.Nah, maksudnya adalah ada metodologinya.Kenapa nggak bisa, Bang?Sebab masyarakat itu dapat makan itu lebih baik daripada kita.dapat makan sama sekali.
Itu psikologi.Itu psikologi.
Iya.Tetapi kan juga kita tidak bisa menafikan bahwa masyarakat sebetulnya jangan -jangan butuh yang lain selain MBG.Itu kenapa kami lakukan survei juga.Apa butuhnya, Bang?Satu itu, ini menurut hasil survei kami ya.Ini kan standar makanan.
Dari empat opsi, ada sepuluh opsi, empat yang terbesar itu satu itu adalah uang.Kita juga nggak bisa bilang uang itu, oh masyarakat Sangat -sangat money orienting?Nggak juga.Bisa jadi.Nah, kedua adalah pendidikan, uang sekolah, dan ketiga kesehatan.MBG itu ada peringkat keempat.
Nah, artinya ada kebutuhan mandatori, spending lain yang jangan -jangan lebih baik, lebih efektif, lebih dibutuhkan oleh keluarga.Itulah yang dimaksud.lapangan kerja supaya bisa ada uang.Atau conditional cash transfer tadi, misalkan PKH.Mas Gema sudah sampaikan tadi, meskipun dengan ada kebocoran juga, tadi Mas Gema sudah mention data bagus sekali.Jadi ada proses pengambilan kebijakan yang matang, Bang.
Dan harus dilakukan berbasis data.Saya nggak bilang bahwa studi kami lebih baik daripada yang lain, tapi biarkan logiknya berpikir, Bang.Netizen itu cerdas sekali.
Yang gue tangkap adalah ketidakpuasan antara costumer sama si ininya, ibaratnya begitu.
Belum puas aja.Jadi ketika masyarakat tidak puas, menurut saya tidak apa -apa.Cuman kan masyarakat beda -beda bahasanya, menampaikan.Dan menurut saya sepanjang ruang diskusi itu bisa terus dibuka.Seperti Bang Densu, Mas Gimau memberikan banyak saran juga.Saya kira itu baik.
Tapi kita berpacu dengan waktu juga, Bang.Jangan cuma diskusi doang disini, tapi nggak didengerin gitu.Kalau seandainya didelay perbaikannya sebulan aja, kan biaya satu hari itu 1 ,9 juta.ya.Bisa menghemat ya?30 triliun.
30 triliun itu, kalau hitung -hitungan sederhana ya, itu bisa membayar gaji guru, guru -guru.Bahkan BPJS Kesehatan, PBI, itu bisa di cover.Untuk menggratiskan semua mahasiswa, kalau mau digratiskan ya di perguruan tinggi negeri, itu hanya butuh sekitar 50 triliun.Jadi ada banyak kebutuhan lain, ini hanya sebagai perbandingan saja.Ada banyak kebutuhan lain yang jangan -jangan pemerintah perlu berpikir lebih arif.MBG jalan terus aja, tetapi juga jangan seugal -ugalan ini.
Itu saja, Bang, yang sebetulnya kami terus sampaikan, terus sampaikan.Fair lah.
Kan gua bilang tadi.
End of discussion.Ini Cinta Negara udah selesai, kan?Duh, ya itu.Yang penting jangan sakit hati.
Menurut gua fair itu.Yang sekarang jadi isu terbaru adalah kokdes ini.Ini permasalah baru yang akan jadi.Gini lho, sorry.MBG aja belum kelar, datang KOPDES.Tunggu, aku mau nanya dulu, gimana pandangan dia?
Dia pasti udah punya gitu -gitu kan.Larinya kemana nih, Gos?
Yang apa nih?Yang KOPDES dulu.
"99% accuracy and it switches languages, even though you choose one before you transcribe. Upload → Transcribe → Download and repeat!"
— Ruben, Netherlands
Want to transcribe your own content?
Get started freeYang jujur dong.
Kalau KOPDES tuh sebenarnya kalau dikelola dengan benar, satu KOPDES tuh bisa untung 600 jutaan per bulan.Ini kalau benar ya?Kalau benar ya.Makanya, kadang -kadang dia potong jalur kan, tengkulaknya disikat kan.Makanya opening gua tadi, gua langsung aja langsung jebret udah ke realitinya, kita itu pada dasarnya kayak begitu, ya kan?Dan kalau misalnya kita mau sukses harus adaptif, oke?
Cobdesh, udah jelas ini lebih parah daripada MBG.MBG, segila -gilanya MBG, senyeleweng -nyelewengnya MBG, itu masih ada petani, yang barang dagangannya diabsorb pemerintah dan akhirnya demand pool inflation -nya membuat harga naik karena ada demand.
Masih ada memberikan keuntungan lah.
Yes.Begitu gua ngeliat ada berita 30 juta per hari untuk per orang, per bulan atau per hari itu, untuk orang.latihan militer -militer, saya tau lah itu untuk bela negara, itu untuk cinta negara.Tapi itu kan nggak perlu harus dilakukan juga sebenarnya.What's the reason behind that?Karena ini bukan gue yang ketawain, ini tetangga kita sebelah, negara -negara tetangga akan ketawa mati ngeliat itu.
saya mau nanya sama dia, lu setuju gak latihan militer?
gak, jadi ini harus dulu harus objektif dong gue objektif, objektifnya dari pemerintah pertama tadi, kita harus lurusin dulu bahwa tidak ada tuh gaji guru dipotong bahwa tidak ada tuh misalnya pemerintah aja itu ya untuk KIP misalnya tuh ada 15 triliunan itu bisa untuk mahasiswa, termasuk gue kan Produk -produk bidik misi itu kan ke IPS sekarang, gitu kan.Jadi, orang -orang bisa kuliah, anak -anak miskin kayak gua bisa punya kesempatan, gitu kan.Itu malah makin banyak sekarang.Gak ada yang dipotong itu program -program yang terdahulu, malah ditambahin, gitu kan.Nah, kita masuk ke Latsar Mil, latihan dasar militer.Emang kalau misalnya dilihat ya, Wah, latihan dasar militer, ngapain sih?
Nah, gue tuh agak ini juga, jadi...
Ayo lah.
Bukan, bukan agak ini gitu.
Lu mau larinya ke mental, tapi nyambung apa enggak nih?
Maaf, bentar ya.Ini tuh memang dinamakan latihan dasar militer jadi orang menjadi rancu, gitu.Wah, lu ngapain nih?Komado, apa gimana?Pindah senjata.Ini tuh sudah dilakukan sebenarnya sudah lama.
Dan jangankan negeri ya, yang swasta juga ada yang melakukan.
Sorry, saya boleh tambahin dikit ya?Gua buka sekolah pilot di Amerika.Dari nol sampai pilot komersial.Di Amerika dari tahun 90 -an 6 bulan selesai.Gua pecah rekor dunia.Gua bisa didik orang 90 hari, 80 hari selesai.
Kerjanya Senin sampai Minggu terbang, makan, belajar, tidur, terbang, makan, belajar, tidur.Mereka bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba, bisa mencoba.lulusan Amerika, kualitasnya juga bagus, disiplinnya juga bagus, karena pada takut mati bawa pesawat, kalau nggak disiplin mati kan?Itu aja bisa, dan waktunya cepat.Jadi kalau kita fokusnya efisiensi, ya aku rasa lebih baik waktu yang dibuang tadi itu kirim dia sekolah marketing, kirim dia sekolah apa, itu akan lebih baik.Langsung aja gue realistis.
Nah, itu.
.Nah, itu dia gimana?Prof lu tadi menegasikan tesa lu yang pertama, malah udah.
.Iya, maksudnya, maksud dia adalah itu bisa, yang mau dicapai itu bisa dengan program lain yang lebih masuk akal.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeIya, jadi ini gue jelaskan langsung aja.Bukan berarti latihan itu jelek.Tetapi kita itu mesti sensitif dengan apa yang sekarang terjadi di luar.Bocornya itu video, bocornya itu video.di luar, itu langsung ditafsirkan sebagai keugal -ugalannya pemerintah terhadap semua program.Padahal mungkin ada benefit mental dan seterusnya.
Udah pasti ada.Itu yang tidak dijaga.
Iya, tapi ada korban jiwa juga.Nah, itu yang akhirnya menjadi polemik juga.
Artinya kan apa?Kalau kamu nggak usah ada sosial media, nggak perlu dimasukin ke barak, taruh di Pulau Edam sana misalnya.
Udah lu training deh, push up, mau apa, tutup.
Semua itu kan karena lu bocorin ke sosial media.Sudah tahu kondisi lagi panas, ngapain harus di -feeding?
Seperti ini keluar.Kalau gue dari pemerintah itu sudah pasti kita kan berduka sekali dengan kehilangannya lima nyawa itu ya.Pemerintah menanggung duka sedalam -dalamnya untuk itu.Tapi sebenarnya ada kesalahpahaman juga nih tentang Lazarmil itu.Itu tidak ada.dasar militer yang bagaimana untuk menyiapkan untuk perang.
Karena ada yang di dalamnya itu peserta, yang disabled juga ada.Jadi memang bukan, tujuannya bukan fisik memang, tapi pembentukan karakter, disiplin, integritas.lulusannya ini nanti ya yang akan kembali ke desa ini yang akan menggerakkan perekonomian desa dan tujuan dari KDKMP ini bukan hanya lo kayak transaksional tapi bagaimana lo menggerakkan masyarakat itu menjadi kooperasi nanti biaya -biaya yang ditanggung oleh pemerintah selama 2 tahun nanti Agrinas akan mempelopori sistemnya dan kemudian akan kembali ke masyarakat lagi gitu dan termasuk juga yang tadi lo bilang tuh Bang memotong jalur -jalur tengkulang Jadi pernah kita ke desa gitu kan, kita bilang nih, misalnya di sosmed itulah, gas melon 16 ribu, heboh orang.Jadi kita tuh sudah terlalu lama, bagi mereka itu bahkan Tengkulak itu adalah orang baik, gitu.Karena mereka nggak ada pilihan lagi.Iya, betul.
Kalau itu aku setuju.Mereka nggak ada pilihan.Mereka nggak ada pilihan di mana mereka dieksploitasi pun, mereka merasa nyaman.Jadi ketika kita kasih, Ini loh, sebenarnya harganya segini, gitu.Oh, bohong nih, gitu kan.Bohong nih, nggak ada nih, segini.
Padahal memang segitu, Bang, harganya, Bang.Nah, itu yang berusaha dipotong oleh pemerintah, dan para manajer ini nanti di sana, itu bukan hanya menggerakkan sistem.Lo bayar ya?Oke, catat.Bayar ya?Bukan, tapi bagaimana dia bisa mengelola koperasi, gotong royong, terus ini masyarakat, terus sampai...
Makanya Lazhar Mil itu belum selesai.Gak bisa begini dong.Lu masih mikir -mikirnya begini -begini kan?Itu dia mau -mau senjata itu masalahnya.
Lu harus fair dong.Itu kagak nyambung.bro bukan bentuk latihannya juga tapi kaya gitu kok gak naik berarti kan permasalahan dari mana lagi dan lasarmil tuh bukan lasarmil aja bang ya nanti dia akan ada pelatihan manajerial lagi iya kalau itu oke cuma kan sekarang begini maaf saya luruskan dulu semua hal ini ya saya orang yang paling menurut saya saya di tengah sekali dia saya ini pribadi saya gak ke kiri gak ke kanan saya liatnya selalu coba liat dari dua sisi saya kalau liat itu pada saat ada kooperasi desa ini, kemudian persiapan manajernya ini saya mikir, ini orang latihan militer buat apa ya?Dia mau pergi perang atau gimana?Jujur lho, lu pasti melihatnya begitu dan lu gak bisa salahin orang ketika melihat begitu.Akhirnya apa?
Isu yang negatif akhirnya muncul.Sekarang kan sampean dari bakob nih.Pengen dong image -nya pemerintah, terutama Pak Presiden, bagus dong.Ya kan bagaimana caranya menjaga image itu supaya bagus kan?Tolonglah.Kan gitu kan?
Enggak tolong, memang itu udah pekerjaan kita.Dan habis itu, setelah itu bukan pemerintah defensif terus melanjutkan ya, itu udah dievaluasi.di evaluasi, di berhentikan sementara dan di fokuskan kepada latihan -latihan yang kecil kita teliti satu -satu korban jiwa itu ada yang head stroke, ada yang tuberculosis ada bawaan ada pengecekan di awal yang kita tidak yang tidak se -specific itu nah itu nanti akan dievaluasi dan juga pokoknya ini yang Prof Gemar sampaikan nanti gue sampaikan juga nah ini enaknya dong
Gue hadirin bakwongnya langsung.Jadi enak bro kalau diskusi kayak begini.Karena begini poinnya.Orang harus clear ngelihat semua.Masalahnya adalah kadang -kadang dicampur adup.Pelatihan bagus -bagus.
Militerisasi yang dilakukan untuk melatih mental, arahnya memang bagus -bagus.Lu jangan bilang militerisasi latihannya tidak bagus, bagus itu.Cuma tepat sasaran nggak.Konteksnya apa dulu, gitu kan.Nah, pemerintah juga nggak boleh nih, tiba -tiba begitu ngelakuin kesalahan, Nggak kok gini, nggak bisa juga dong.
Ya kan gue udah jelaskan tadi, kalau misalnya latihan militernya itu tidak seperti yang, kalau lo bayanginnya, ya gue nggak bisa nyalakan juga.Mungkin asumsi semua banyak orang kan, gitu kan.
Dia tiba -tiba ada di got lu orangnya.
"Cockatoo has made my life as a documentary video producer much easier because I no longer have to transcribe interviews by hand."
— Peter, Los Angeles, United States
Want to transcribe your own content?
Get started freeLu sendiri aja kan lihat ya.Jadi kan gue atlet bulu tangkis, dia atlet basket.Kita dulu kalau latihan fisik kayak orang gila, bisa mati.Tapi gue nggak pikir sejata waktu itu.Sekarang gue ngerti dong, kami pakar, seragam militer.Bukan salah lah pikir sejata.
Karena memang tidak pas gitu.Tidak pas aja.Jadi kalau idenya Kopdes, menurut gue itu Ide core ya, MBG saya setuju, ide nya bagus, dan itu kan tidak hanya di..Konsepnya bagus, tidak hanya di Indonesia, negara lain ada.
Menserianya baik.Menserianya baik.
Kopdes itu juga bisa membuat orang belanja lebih murah, kayak Debi bilang, gas melon bisa 16 ribu.Subsidi masuk -masuk situ.Bagus, it's okay.Semuanya baik.Tapi yang saya juga kritisi, tolonglah, yang wajar -wajar bikin kopdes di tengah kuburan, gimana ceritanya?Ada di hutan.
Iya kan, ibaratnya tengah hutan.
Nah, iya kan, ntar gue dibilang pembelaan, gue ada jawabannya.
Jatuh, jatuh dulu, jatuh dulu.Maksudnya begini, pelaksanaan sebuah program itu memang di Indonesia, saya selalu bilang di dalam ekonomi atau apapun, kita itu cenderung kehujanan baru beli payung sama beli tola angin, krok, ketimbang.
Itu tidak pernah ada.
Di Indonesia itu belum mengenal yang namanya emergency response plan.Itu belum ada.Jadi harus kejadian dulu, ada korban jiwa dulu, baru dikerjain.Itu yang tadi gue bilang, sistem kebut semalam.Sampein.
Gue sampeinnya gue jatuh nih.
Gue setuju itu.Karena apa yang disampaikan sama itu garis besarnya bener.Kadang -kadang gini, gue juga setuju Pak Purbaya ngomong gini.Kan setiap proyek itu kan gak langsung bagus.Jadi kan kita evaluasi, itu benar.Cuma kan kalau sudah ada, maksudnya kalian orang pintar ya.
Benar kan ya?Betul Bang.Karena disiplin itu kan universal ya.Common sense.Dosen, jurnalis, pilot, ibu rumah tangga juga bisa disiplin tanpa harus dilatih oleh militer.Jadi kalau boleh usul ya, memang dari awal pendefinisian kooperasi itu udah keliru.
Jadi kalau boleh dicatat, Bang.Jadi kooperasi itu dari bahasa Latin, kemudian dalam bahasa Inggris itu kooperatif, dalam bahasa Belanda itu kooperati.Jadi jadi kooperasi.Artinya kerjasama.Bekerja bersama -sama.Yang terjadi di KDMP ini bukan kooperasi.
Komando operasi.Sangat top down, Pak Prabowo punya imajinasi kooperasi yang tidak sama, bertolak belakang dengan kooperasinya Muhammad Hatta.Karena Muhammad Hatta itu gerakan masyarakat, bagaimana Muhammad Hatta mendorong kooperasi di bandar, kemudian dari bawah ke bawah.Yang sekarang terjadi adalah kerjasama antara Agrinas dengan Babinsa.Bahkan di KDMP Blitar itu sampai mau mengundurkan diri dari KDMP, pengurus desanya, karena tidak dilibatkan sama sekali.Dan satu lagi yang menyakitkan, Bang.
Ini menggunakan dana desa.Dipakai oleh institusi lain.Bahkan kalau boleh balik lagi satu tahun yang lalu, bulan Juni, kenapa jadi ada puluhan ribu KDMP itu?Karena ada surat sakti dari Kementerian Keuangan, kalau tidak menerikan kooperasi, dana desa tidak akan diturunkan.Jadi dari awal sudah dikunci oleh regulasi, nggak bisa ngapa -ngapain.Dan sekarang kalau KDMP -nya bermasalah, itu 6 miliar, kemungkinan uangnya itu ya akan diambil dari danalisa.
Dan siapa yang mau tanggung jawab?Dan satu lagi yang nggak boleh dilupakan ya.Yang membedakan dengan MBG tadi ya, Mas Gema sudah sampaikan.Ada 5 orang yang meninggal karena pelatihan ini.Ini harus diinvestigasi.APBN hilang, mungkin bisa kita kembalikan.
Nyawa ini nggak bisa kembali.Dan ini anak -anak ex -mahasiswa, mereka mencari kerja.Ada 8 juta pengangguran di Indonesia hari ini, dan 1 jutanya itu perguruan tinggi.Dan tau nggak, Bang, yang meninggal kemarin adalah mahasiswa, dia sarjana perguruan tinggi.Ini orang pintar, yang kemudian nggak bisa mendapatkan lapangan kerja yang baik, dan kemudian menjadi manager, mohon maaf ya, manager toko klontong.Bahkan dia juga nggak tinggal di desa tempat dia lahir.
Dari segi keadilan pun juga aneh.Orang di desa itu, harusnya pekerjaan adalah untuk masyarakat desa.Tapi ada orang lain di desa kemudian mengambil pekerjaan di desa itu.Jadi ada banyak irasionalitas dalam kebijakan ini, Inilah yang dipertanyakan oleh publik.Dan irasionalitas ini terjadi dalam hitungan hari.MBG belum selesai.
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeTerus berjalan.Terus berjalan.KOPDES belum selesai.Makanya Mas Gema tadi bilang, ini hancur lebur implementasi program pemerintah.Saya tuh ngajar untuk mahasiswa TNI yang S2 ini, soal big data, negosiasi, politika luar negeri, geopolitik, supaya TNI tuh terhormat prajurit yang memilikibisa berdialog.
Nggak ada dalam imajinasi saya sebagai dosen, membayangkan prajurit itu akan menjadi petani dalam programnya PSN Pemerintah Food Estate, atau melatih warung kelontong.Nggak pernah ada dalam imajinasi saya.Yang ada dalam imajinasi saya seperti Mas Gemah sampaikan tadi, latih di inkubasi pelatihan kooperasi, dll.KDMP ini bergulir, kami sudah bikin studi.Nggak tahu waktu itu saking rajinnya.Sama seperti MPG.
Dan kami sampaikan.Kami bikin survei.Kita wawancara kepala desa.Seratusan lebih kepala desa.Per kepala desa satu jam.Ada seratusan jam ngobrol dengan kepala desa itu.
Dan mereka bilang.Mereka satu, 76 % itu nggak setuju dana desa dipakai.Ini duit dia, dia nggak setuju diambil oleh Pak Prabowo.Yang kedua, mereka sampaikan persoalan kooperasi di Indonesia, di kampung mereka, itu adalah satu, kompetensi dari pengurus kooperasi.Kedua, akses pasar.Yang ketiga itu infrastruktur dan dukungan pembiayaan.
Dari logika riset, sebetulnya kan ketemu, solusinya apa.Jadi solusinya bukan bangunan, yang tadi Mas Gilmah bilang, ada yang di hutan, ada yang...Ini tidak pernah ada dalam logika kooperasi modern.Kalau pemerintah lihat bagaimana kooperasi berkembang dengan baik di Brazil, di Singapura, di Amerika Latin, nggak begini kooperasi itu.Yang menyakitkan lagi, Bang, sekarang banyak ahli yang bilang bahwa ini adalah membangun dari atas dan lain -lain.No!
Ini nggak membangun dari atas.Ini menibban di bawah merampok dana desa.Sebagian bahkan bilang, oh, karena kondisinya di desa, kepala desa juga banyak yang korups, dan lain -lain.
Maaf, aku langsung pada poin.Jika program ini tetap berjalan, menurut studi yang sudah dilakukan Mas Mada,resiko terbesarnya?
Lapangan kerja.Karena lapangan kerja itu nggak cuma di kota, tapi ada di desa juga.Dan dana desa itu sebagian itu menciptakan pekerjaan, Bang.Walaupun juga akhirnya dikontrol oleh pusat, tapi sebagian itu dimanfaatkan oleh buruh.penambang pasir dari proyek -proyek pemerintah, dan dana desa itu hilang sekarang, berkurang signifikan.Dan satu lagi yang berbahaya, Bang, menurut saya.
MBG bermasalah, Kopdes bermasalah.Trust dari masyarakat akan hilang.Trust dari...Saya nggak mau menakuti -nakuti, saya nggak mau menonomi krisis ya.Saya tambahin juga satu lagi konteks ya.Ada 8 ribu, sekarang datanya ya, orang Indonesia yang ganti keluarga negara.
Dan mayoritas adalah anak muda.kenapa mereka ganti keluarga negara?Nyari kerja di Indonesia dengan logika seperti itu gimana?Walaupun saya sepakat di luar negeri juga nggak gampang nyari pekerjaan ya.Tetapi dalam konteks ini saya hanya ingin pemerintah juga reflektif begitu ya.Bahwa kalau ini nggak diselesaikan, ada persoalan A, B, C, D yang akan terjadi.
Jadi dari segi perspektif kebijakannya kan mitigasi.Jangan sampai terjadi.Dan bolanya ada di pemerintah sekarang.
Prinsipnya gini, Tadi disampaikan bahwa ada kemungkinan orang itu butuh selain MBG.Gua akan balik karena core -nya sebenarnya yang gede MBK.COPDES ini ya selama dia bisa kelola bagus ya, ini kayak bisnis lah, bikin toko kelontong, potensi cuan 600 juta, udah gitu aja.Potensi diambil cuannya berapa?Nah itu kita nggak tau.Ya, yang penting kalau...
Dia tau nggak terkira -kira?Kita hitung.
We never know posisi sekarang, karena ini juga baru jalan juga.Ya, semoga itu nggak ternoda.
Semoga, kita semua pasti maunya begitu.
Gua lebih fokus kepada 268 triliun duit ini loh.Karena gini, yang gua punya studi, Dan gua sebagai orang yang realistis, kita ngeliat gini, kalo lu stop ini MBG, ini barang udah kepalang basah.Sorry ngomong ya, kasarnya gini.Lu udah hamil, lu mau aborsi atau enggak?Begitu lu berhenti yang namanya 1 bulan, 2 bulan, mampus petani itu.Karena barangnya udah terlanjur, dia udah tau ini pemerintah akan beli kan?
Itu satu, itu problem.Ini udah kepalang basah.Nah yang kedua, kalo misalnya kita liat, seandainya ada fungsi lain, misalnya oke kasih BLT dan seterusnya, gua punya studi disini, BLT tanpa syarat itu terbukti gagal.Itu udah satu.Tapi memang ini kembali kepada percayaan Presiden.Presiden kita itu value -nya apa?
Pak Prabowo itu orang yang sangat sederhana.Value -nya adalah saya tidak ingin rakyat saya kelaparan.Kalau gitu jangan pakai stunting.Hapus kata stuntingnya.Saya ingin orang -orang di desa yang nggak punya uang buat makan, supaya dia tidak makan micin aja tiap hari, akhirnya bego ibaratnya gitu, kasih makan yang benar.4 sehat, 5 sempurna.
Hapus kata stunting.Karena stunting ini yang digoreng.yang selalu jadi parameter data, kan?Memang faktanya WHO bilang, lu 1000, Golden Age itu 1000 hari, lu lewat 1000 hari, kelar, pasti bermasalah otak maupun fisik.
Ya, itu dulu.
Jadi kalau kita mau ikutin value -nya Presiden, Presiden ingin kasih makan masyarakat, seperti yang tadi Anda bilang, saya dari awal udah baca, nasionalismenya Pak Prabowo itu tidak ingin rakyatnya kelaparan.Karena terinspirasi dari mertuanya.Langsung nggak ada pangan.Ikut nih, oke kasih makan.Nah, dengan demikian, Kita harus tau presiden kita value -nya kasih makan orang.Berarti makanan yang turun langsung ke masyarakat itu adalah keinginan dari pemimpin negara kita.
Kita lihat, apakah kita tidak bisa convert itu ke pendidikan?Sekarang ini deh, kita lihat fakta aja.Berapa banyak anak yang bolos sekolah ketika dia lapar?Dia lebih pilih makan.Lebih pilih makan.Dan itu semua orang bilang, namanya orang Indonesia kalau ditawarin makan pasti mau pilih makan.
Ya sudah.kasih mereka makan.Karena kalau dikasih duit, jatuhnya bisa beli macam -macam.Bayar utang dan seterusnya.Makanya goalnya apa?Mau efisiensi, BLT bagus.
Kalau mau bikin rakyat kelaparan tidak lapar, ya udah glontorin kasih orang makan.Daripada uang ini yang sudah program sebelumnya terbukti tidak efisien, lu ulangi lagi sekarang.Kasih duit lagi.Di era yang sekarang.Selain di korupsi, masyarakatnya sendiri instead of kasih anaknya makan, yang ada ikutin arisan atau ikut judi online.Karena terbukti, data yang terima BLT dengan data KTP yang terdaftar judi online PPATK bilang sama orangnya.
Mau ngomong apa lu?Gitu loh.Jadi kan dari sini kan, ini adalah the best from the worst.Pertanyaan saya, waktu saya berikan saran tentang EBG, ngapain lu sampe SMA?Udah sampe SD aja, India aja sampe SMP.
Iya, biar itu lanjut kan.
Efisiensinya itu nilainya kurang lebih sekitar 40 -an triliun.Kalau dia memangkas kategorinya, nah sekarang kalau memang pangkasannya adalah stunting, anak SD pun gak usah kasih makan.Ibu hamil menyusui sama bayi.Kencengin di situ, beliin susu.Asam folat semuanya.Genjot di situ.
Tapi kalau stunting ini kita hapus, supaya tidak kelaparan, sampai SD.Kita bukan negara kaya, tapi MBG budgetnya nomor dua tertinggi setelah Amerika, itu kan tidak masuk akal.India mungkin karena banyak vegetarian, jadi cuma berapa?80 triliun dengan masyarakat yang lebih banyak.Nah, itu yang harus segera dan akhirnya setelah gua kasih saran, ini yang gua mau bilang ke masyarakat, hei, pemerintah itu mendengar.Karena saya pernah di KSP, ada program KSP Mendengar, sekarang Pak Dudung bikin KSP Mendekat.
Jadi pemerintah dengar.Cuma jadi pemerintah itu kan banyak keterkaitan, tidak bisa bikin kebijakan yang terlalu cepat berubah juga.Iya, dia perlu waktu maksudnya.Perlu waktu.Tapi buktinya didengar, sekarang kan 3T dijalankan itu.Di pangkas kategori.
Ya sudah, kita doakan.Fungsinya saya sebagai pengamat, ya cukup lasang -lasang.
Nggak usah turun ke jalan, karena itu bukan tugas kita.Dari saya.Karena aku melihatnya kritik -kritik itu kan sebenarnya sebagai Alaram.Dan juga sebagai pengingat bahwa ada sesuatu yang nggak beres.Kalau menurut aku begitu.Pastikan ada yang ketika dia kritik, dia pengen kritiknya langsung dikerjakan.
Ada yang bisa ngerti proses.Ada yang menurut dia prosesnya segini, dan itu perbedaan kepala.Dan menurut aku semuanya punya tujuan baik.Betul.Tujuan baiknya adalah bagaimana caranya kita menggunakan uang anggaran ini untuk kebaikan dan kemajuan negara.Cuma masalahnya, kembali ke komunikasinya.
Banyak banget orang yang berasumsi bahwa Negara tidak mendengar.Mendengar kok.
Oke.
Dia sempat ngomong tuh, negara tidak mendengar.Jadi akhirnya kan masing -masing punya perseksi masing -masing.Kalau aku melihat dari kedua sisi, sebenarnya negara mendengar.Cuma responnya tidak secepat apa yang kalian mau.Gitu kan?Ada yang negara nggak dengar?
Transcribe all your audio with Cockatoo
Get started freeAda.Kenapa dia nggak dengar?Karena menurut negara mungkin ini bukan prioritas dulu, ini yang prioritas dulu.Ini yang gua tangkap ya, ini dari dua sisi gitu.Tapi kan semua kembali kepada Bakongnya ya.
Iya.Makanya Bang Densu dan abang -abang sekalian, kalau dari bakong tuh sekarang punya strategi, jadi presiden kita tuh kan orang yang tulus ya.Gue mencintai presiden itu bukan karena politik.Gue bukan politisi, gue bukan anggota partai, gue cuma akademisi sama, pulang dari Inggris, kerja di Inggris, 23 ribu ponseling, gaji gue bawa pulang ke sini.Jadi tadi kalau dibilang banyak orang -orang yang keluar, gue yakin juga banyak anak -anak muda yang kayak gue juga, gajinya ribuan ponseling di luar, Dia balik, kerja buat negara itu patriotisme.Bukan kerja demi transaksi, itu ada juga pasti.
Gitu kan?Nah, tapi yang disorot cuman yang itu aja tuh.Tapi kan lu tetep mau digaji, dong.
Gak mungkin, dong.
Gak apa -apa.Gue demi Tuhan.Ini kan struktur.Ya udah, menjalankan SOP.Gak mungkin juga gue gak digaji.Tapi gue mencintai Pak Presiden ini bukan karena gue anggota Patay, tapi... gue melihat di Tulus, orang Tulus yang bahkan di awal dia bilang, udah kita kerja aja, kita gak usah umbar -umbar nah salah juga, ternyata memang kerja dan harus di umbar -umbar zaman sekarang gitu kan pamer -pamer lah ya ya tunjukkan gitu kan, agar ruang publik tidak diisi oleh narasi -narasi yang lo gak tau kenapa itu di tengah gunung gitu jadi konsepnya bakom dan strateginya sekarang selalu hadir di ruang publik, di ruang narasi dan Siapapun lo mau dihajar kayak apapun, lo harus hadir.
Karena lo gak tau.Dari seratus orang yang mendengar, mungkin ada satu gak apa -apa.Mungkin ada dua gak apa -apa.Tapi jangan biarkan seratus itu mendengarkan narasi -narasi yang salah.
Harus ada yang bisa ngimbangin.
Gue pun rela kalau bisa dikata -katain, diapain gak apa -apa.Mungkin ada satu, dua, udah bersyukur.Nah itulah yang sedang dilakukan sekarang.
Kuat juga mentalmu ya.Berarti bisa kuat mental tanpa latihan militer ya?Bisa.Bisa juga.Oke.Gue kasih lo kesempatan.
Ini gue tutup ya.Udah ya.Nanti sesi 2 lah ya.Udah habis waktu gue.Ada lagi yang mau disampaikan?
Boleh setelah akhir aja.Boleh.Silahkan.Kalau saya boleh memberikan saran.Menjadi bakom sekalipun.Tidak perlu dan tidak harus mencintai Presiden.
Andai ada yang harus ditangisi sekarang bukan Pak Presiden.Ada anak yang meninggal bunuh diri di NTT, nggak bisa beli pensil.Ada banyak yang kelaparan.Ada kelas menengah yang terpojok.Tangisi mereka.Nggak perlu menangisi Presiden.
Tidak perlu mencintai Presiden berlebihan.Pak Presiden itu manusia 2 triliun.Dan ini refleksi sederhana sebetulnya.Jadi gunakan saja bahasa masyarakat.Karena siapapun yang ada di pemerintah itu perwakilan masyarakat.Pak Presiden menjadi Presiden bukan untuk 58%.
Andai ada yang 40 -an persen ini mengkritik Pak Presiden.Itu bukan karena dia benci.Dia adalah rakyat Indonesia.They are part of this country.Bahkan mereka bisa jadi sayang sekali dengan negaranya.Jadi menurut saya ada yang perlu dirubah menurut saya.
Berarti kritikan itu sebenarnya bentuk rasa sayang.
dengan cara yang lebih gusar aja sih sebenernya Terus di tanya, ini surveinya siapa yang bayar ya jangan gitu ntar gue tanya juga lo siapa yang bayar Iya kan?
Iya, iya, iya.
Oke, kalau begitu Gema, tutup ya.Udah.Ya, tutup.Pesen saya cuma satu.Gua setuju.Kita itu orang Indonesia satu kapal.
"The accuracy (including various accents, including strong accents) and unlimited transcripts is what makes my heart sing."
— Donni, Queensland, Australia
Want to transcribe your own content?
Get started freeKita sekarang dipolarisasi.Ada yang benci, ada yang nggak.Eh, kita satu kapal.Lu kalau tenggelam, mati bareng kita.Dan tolong lah belajar 3 ,5 abad udah kena politik adu domba.Masa lu nggak belajar, gitu loh.
Kita dulu bisa merdeka dengan bambu runcing lawan kita pakai pistol.Karena kita ada gotong royong di tengah vineka tunggal ika.Sekarang kita harus gotong royong mau suka tidak suka sama presidennya, we have to survive, karena di negara manapun kalau kita tidak kerja, kita juga mati siapapun presidennya.
Jadi kita harus melihat substansi, melihatnya dari dua arah, kritik silahkan kritik, tapi gua juga gak setuju ketika akhirnya gua dituduh jadi basen ketika gua tidak provokatif.
Bahkan lebih menyakit, kan Bang, kita udah khusnuzon, berharap pemerintah berubah, kita dituduh antek -antek asing, kita dibayar asing, silahkan buka, buka semuanya, pemerintah datang ke kantor kami, kami kasih detailnya.Ayo lah.Makanya, kayak Bang Gema bilang tadi, kita semua mencintai negara, jadi nggak harus begitu juga.Jadi saya kira diskusi ini menarik, terima kasih.Sama -sama, terima kasih.Thank you.
Minum dulu kuliahunya.Good discussion.
Get ultra fast and accurate AI transcription with Cockatoo
Get started free →
